Home
U Give Me Love Jadi Single Perdana Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik | Pengamat: Program Kuota Gratis Kemendikbud Pembohongan Publik | Kejari Rohil Berhasil Selamatkan Kerugian Negara dari Kasus Korupsi Dana Media | Kisruh Politik Malaysia Picu Penuruan Harga TBS Riau | Covid Masih Melejit, Pemko Pekanbaru akan Perluas PSBM | Deklarasi KAMI Riau Kembali Diundur, Ini Alasannya
Rabu, 30 09 2020


Dua Ayat yang Membuat Rasulullah Menangis Tersedu-sedu


Kamis, 21 Januari 2016 - 01:50:33 WIB
Segala sesuatu yang ada di alam raya nan luas ini pada hakikatnya adalah bukti kemahakuasaan dan kemahabesaran Allah SWT, sekaligus menjadi bukti dan tanda-tanda akan keberadaan-Nya (wujud). Orang-orang yang selalu berpikir dan memahami alam ini dengan seksama, akan menemukan bahwa dirinya sendiri adalah bagian yang amat kecil, jika dibandingkan dengan kekuasaan-Nya yang luas tak terbatas.

Allah SWT berfirman: ''Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, benar-benar ada tanda-tanda bagi ulul albab. Mereka itulah yang selalu menyebut nama Allah, baik dalam keadaan berdiri, duduk, atau ketika berbaring. Dan orang-orang yang memikirkan penciptaan langit dan bumi. Mereka kemudian berkata, 'Wahai Tuhan kami, segala yang Engkau ciptakan ini tidak ada yang sia-sia. Maha Suci Engkau, karena itu, lindungilah kami dari siksa api neraka'.'' (QS 3: 191-192).

Ayat ini turun ketika Nabi SAW sedang shalat tahajud di malam hari. Setelah selesai shalat, beliau langsung tersungkur menangis, karena tidak kuasa ketika memahami betapa dalamnya makna yang dikandung pada ayat ini. Tidak cukup kata-kata untuk menjelaskannya.

Hal inilah yang dikatakan oleh Nabi SAW ketika ditanya oleh istrinya, Aisyah, karena heran melihat Nabi SAW menangis, tidak seperti biasanya. Ada dua hal yang membuat Nabi SAW menangis. Pertama, kesadaran beliau, betapa besarnya kekuasaan Allah SWT di alam semesta raya ini. Fenomena alam yang mencakup pergantian siang dan malam, keteraturan alam raya dan isinya, menjadi tanda-tanda bahwa Allah yang mengatur itu semua dengan baik.

Kedua, kesadaran bahwa rahasia-rahasia yang ada di alam ini tidak akan pernah terkuak, selain dengan pengamatan dan penelitian yang seksama melalui proses tafakur (berpikir). Alam raya adalah kenyataan yang dapat kita lihat sehari-hari. Masih banyak sekali pengetahuan baru yang masih menjadi misteri di alam ini.

Dengan proses tafakur, rahasia-rahasia itu akan terungkap lebih jauh. Umat manusia akan mampu memperoleh petunjuk Ilahi, jika tafakur itu dapat memberikan kesadaran bahwa ternyata manusia itu adalah sebagian dari makhluk-makhluk Allah SWT yang terkecil di alam ini. Sehingga dengan itu, serta-merta mereka mengakui dengan tulus dan penuh kesadaran, bahwasanya apa yang diciptakan-Nya tidaklah sia-sia.

Semuanya memiliki kegunaan yang begitu besar bagi umat manusia. Kesadaran ini kemudian menjadikan diri manusia untuk selalu mengingat Allah SWT dalam keadaan apa pun. Bahkan, dalam setiap desah napasnya, yang keluar adalah nama Allah. Karena tahu bahwa Dia selalu mengawasi manusia melalui alam ciptaan-Nya. Manusia adalah makhluk lemah dan tidak memiliki kekuatan apa-apa.

Dengan begitu, tidak ada yang perlu untuk disombongkan. Kesadaran manusia untuk selalu tafakur terhadap alam semesta dan zikir atau mengingat keagungan dan kekuasaan Allah dalam segala hal, itulah yang menjadi ciri-ciri orang yang Allah SWT sebut sebagai ulul albab, sebagaimana sosok Nabi Muhammad SAW.

 
Sumber : Pusat Data Republika

 
   
Pokok Pikiran : Index
Perang Total Atau Kalah Total?...
Jokowi yang Abangan Mencomot Atribut NU Dan Hilangkan Legasi Gus Dur...
Generasi Muda Indonesia yang Tanguh, Cerdas dan Berkualitas Dimata Dun...
Perbedaan Prinsip Membuat Hatta Memilih Bercerai dengan Sukarno...
MUI, Politik Identitas, dan Siasat Melemahkan Umat Islam...
"Bank Riau Kepri Menjadi Bank Syariah, Suatu Wacana"...
Memburu Malam Lailatul Qadar...
MENAKAR KINERJA PANSUS ...
MENGAPA MENTERI KEHUTANAN HARUS DIGUGAT...
 
 
 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com