Home
Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging | Progres Tol Pekanbaru - Dumai Digesa | Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun | 10 Capres Elektabilitas Tertinggi, Wow Anies Baswedan Melesat | Anies Evaluasi Proyek-Proyek di Jakarta | MK Dinilai Rusak Demokrasi Jika tak Batalkan PT 20 Persen
Selasa, 24 Oktober 2017

Oleh : SUHERYENI
Generasi Muda Indonesia yang Tanguh, Cerdas dan Berkualitas Dimata Dunia


Jumat, 14 April 2017 - 17:35:41 WIB
Daya saing sumber daya manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi yang masih rendah menjadi persoalan serius bangsa Indonesia menghadapi era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pendidikan  hal yang sangat penting bagi sebuah bangsa. Karena perkembangan dan kemajuan suatu bangsa dapat diukur melalui tingkat dan kualitas pendidikan serta tingkat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). 

Dalam upaya mengangkat citra dan martabat Bangsa Indonesia di mata dunia internasional, yang kini berada pada tingkat yang tidak menggembirakan, perlu adanya revitalisasi pendidikan dalam arti perubahan-perubahan sistem pendidikan secara fundamental dan konstektual. Karenanya upaya peningkatan daya saing bangsa penting. Menyampaikan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan perguruan tinggi.

Meningkatkan daya saing adalah melakukan perubahan paradigma dalam Pendidikan merupakan salah satu kunci penanggulangan kemiskinan dalam jangka menengah dan jangka panjang. Namun, sampai saat ini masih banyak orang miskin yang memiliki keterbatasan akses untuk memperoleh pendidikan bermutu, hal ini disebabkan antara lain karena mahalnya biaya pendidikan dan orang miskin memang tidak ada biaya untuk pendidikan dikarenakan lebih mengutamakan biaya untuk makan. Bagi masyarakat kurang mampu dikarenakan masih kurang tepat sasaran bantuan baik itu dari pemerintah maupun pihak kampus dan sekolah yang dilakukan sekolah maupun univesitas.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi, dan keahlian dalam bidangnya mengambil peran dalam upaya peningkatan daya saing sumber daya manusia dengan melakukan reorientasi akademik dari berorientasi riset menuju socio-enterpreneur university. Harus ada perubahan, publikasi tidak ada gunanya jika hasilnya tidak bisa diimplementasikan ke masyarakat. Melalui semangat socio-enterpreneur university. Tidak hanya fokus mengejar gelar, namun juga komersialisasi produk untuk didistribusikan ke masyarakat revitalisasi pendidikan di Indonesia.

Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan strata 1 Pendidikan profesi adalah sistem pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana yang menyiapkan peserta didik untuk menguasai keahlian khusus. Lulusan pendidikan profesi mendapatkan gelar profesi. setelah bergelar S.E, seseorang menempuh pendidikan profesi Akuntan, maka dia bergelar S.E. Ak. Dan sebagainya.

Dalam pendidikan perlu perombakan sistem pendidikan kejuruan atau sekolah vokasi di Indonesia. Ia ingin peserta didik yang berasal dari pendidikan vokasi dapat langsung diserap sebagai tenaga kerja yang memiliki daya saing global. Saya minta dilakukan perombakan dan langkah perbaikan yang konkret  dalam keahlian atau skill terhadap sistem pelatihan pendidikan vokasi kita, dalam rapat terbatas membahas pendidikan vokasi, langkah pertama, harus dilakukan reorientasi pendidikan vokasi ke arah kebutuhan kerja. Para peserta didik harus digenjot agar dapat memenuhi yang dibutuhkan dunia kerja. Reorientasi ini akan berimbas pada perubahan kurikulum, baik di ruang kelas maupun praktik lapangan.

Kedua, meminta reorientasi pendidikan itu melibatkan dunia usaha dan industri. Hal ini akan mempermudah menentukan jenis tenaga kerja seperti apa yang sedang dibutuhkan. Sektor-sektor unggulan, misalnya maritim, pariwisata, pertanian dan industri kreatif. Itu harus difokuskan. Ketiga, juga minta proses pembukaan sekolah kejuruan di seluruh Indonesia harus dipermudah.

Lainnya, ia menekan, perlu dipastikan bahwa sekolah kejuruan itu terintegrasi dengan sistem pendidikan vokasi yang diterapkan pemerintah. Dimana kita ketahui bersama dalam jangka waktu 10 hingga 20 tahun mendatang, Indonesia akan dibanjiri usia produktif. Oleh karena itu, mereka harus dipersiapkan sejak sekarang. Menunjukkan bahwa pengangguran pada lulusan pendidikan vokasi adalah yang tertinggi dan disusul lulusan SMA dan SMP. Jika tidak disiapkan dengan baik, akan jadi potensi masalah. Utamanya potensi pengangguran di usia muda.

Untuk itu kita harus fokus siapkan SDM Indonesia yang berkualitas sehingga bisa melakukan lompatan kemajuan mengejar ketertinggalan dengan negara lain, Dunia kini seperti terhubung tanpa sekat. Apa yang dilakukan sebuah negara bisa diketahui oleh negara lain, demikian pula sebaliknya. Kesalingtergantungan tampak dalam hal ekonomi. Ketika suku bunga The Fed (bank sentra Amerika), naik sebesar 0,25 – 0,50 basis poin, misalnya. Pasar uang dunia langsung bereaksi merespons kebijakan tersebut. Keterhubungan antarnegara juga terjadi dalam perdagangan komoditas dan jasa yang memunculkan persaingan. Komoditas dan jasa mengincar pasar yang sanggup menyerap produk, di manapun berada. Di lain sisi masyarakat di berbagai belahan dunia berupaya mendapatkan barang dan jasa berkualitas dengan harga terjangkau.

Agar kita  generasi muda bisa ikut dalam tantangan tersebut dan memenangkan persaingan meningkatkan daya saing. Salah satu ukuran daya saing berinvestasi adalah kemudahan membuka usaha (ease of doing business) yang dilansir oleh Bank Dunia. Sederhananya, semakin konduksif peraturan di sebuah negara dalam mendukung pembukaan sebuah usaha, peringkatnya semakin tinggi. Ada 10 hal yang dijadikan indikator kemudahan berbisnis. Diantaranya kemudahan memulai bisnis, izin konstruksi, penyediaan listrik, kemudahan mendapatkan kredit, pajak.

Keseriusan pemerintah untuk menaikkan peringkat investasi, ditunjukkan ketika 10 Mei 2015 Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Delegasi Standard & Poors Rating Services di Istana Merdeka, Jakarta. Merupakan perusahaan besar dalam industri pemeringkatan perdagangan efek, dalam kunjungan dibicarakan  capaian reformasi ekonomi termasuk pelaksanaan paket kebijakan ekonomi Indonesia. Pemerintah sadar peringkat dari lembaga ini sangat penting. Soalnya, peringkat yang dikeluarkan masih dipandang oleh investor sebagai salah satu pedoman untuk berinvestasi di Indonesia.

Meningkatkan daya saing Indonesia juga ditentukan oleh mutu pendidikan dan pelatihan generasi muda indonesia yang tanguh, cerdas dan berkualitas. Bangun dari keterlenaan dari bersantai menghabiskan waktu yang tak bermanfaat. Agar kalian mampu mengharumkan negeri ini dimata dunia. Agar masyarakat kita lebih sejahtera tidak hanya sebagai konsumen semata tapi sebagai produsen Kita ciptakan usaha dan lapangan kerja. Tidak hanya mencari pekerjan setelah tamat baik dari sekolah maupun kuliah atau universitas. Siapkan diri kita maju bersama saling membantu satu sama lainya mengapai cita- cita  negeri ini Tanpa ada

Untuk itu generasi muda haruslah lebih giat dalam mengembangkan usaha usaha, kita mohon kepada pemerintah untuk memperhatikan penganguran. Disebab tingkat pengangguran semakin tahun semakin banyak, kebanyakan mereka bukan tidak berpendidikan dikarenakan keterbatasan modal dalam usaha dalam mengembangkan sumber daya alam (SDA). Dikarenakan indonesia kaya akan sumber alam untuk dikelola hasilnya sebaik mungkin ini kebanyakan dari sektor pertanian, perikanan dan perkebunan. Jika pengangguran berkurang maka tingkat ekonomi masyrakat semakin baik tindak kriminal berkurang tidak ada tindak moral menyimpang yang meresahkan masarakat. Dengan keberhasilan generaasi muda membuat masyrakat lebih nyaman, tercipta sejahteran dan bahagia menjalankan aktifitas keseharian kita secara bersama-sama.

 
   
Pokok Pikiran : Index
Generasi Muda Indonesia yang Tanguh, Cerdas dan Berkualitas Dimata Dun...
Perbedaan Prinsip Membuat Hatta Memilih Bercerai dengan Sukarno...
MUI, Politik Identitas, dan Siasat Melemahkan Umat Islam...
"Bank Riau Kepri Menjadi Bank Syariah, Suatu Wacana"...
Memburu Malam Lailatul Qadar...
MENAKAR KINERJA PANSUS ...
MENGAPA MENTERI KEHUTANAN HARUS DIGUGAT...
Dua Ayat yang Membuat Rasulullah Menangis Tersedu-sedu...
Ampuhnya Doa Orang Tua untuk Anaknya...
 
 
 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com