Home
Nelson Angkat Bertekad Pertahankan Predikat A Pengadilan Negeri Pelalawan | Begini Lho Cara Tepat Memperlakukan Wajah Berjerawat | Pemko Diminta Klarifikasi Kelangkaan Garam di Pekanbaru | Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia | Erick Thohir Minta Buklet SEA Games Segera Diganti | 30 Kepala Suku Papua Ikuti Manasik Haji
Senin, 21 08 2017
/ Mozaik / 21:35:02 / Begini Bela Negara dan Bangsa Melalui Masjid /
Begini Bela Negara dan Bangsa Melalui Masjid
Rabu, 07 Desember 2016 - 21:35:02 WIB

JAKARTA - Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II DMI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, 7 Desember 2016.

Di penghujung acara Rakernas tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi pemateri Bela Negara. Karena peran Masjid dinilai sangat penting untuk membela negara dan membangun bangsa. Jenderal Gatot mengatakan, Masjid di Indonesia berbeda dengan Masjid di negara lain.

Masjid yang ada di Indonesia bukan milik negara, tapi milik masyarakat karena masyarakat yang membangunnya dengan cara bergotong royong. Pasti di Masjid mengajarkan tentang kehidupan yang baik berdasarkan aturan-aturan Islam.

"Pasti itu ada, untuk bela negara dan hal-hal baik, dari dulu sejak perjuangan dulu, semua perjuangan dikobarkan dari Masjid," kata Jenderal Gatot kepada Republika usai penutupan Rakernas II DMI, Rabu (7/12).

Menurut Panglima TNI, sekarang masjid yang ada harus diramaikan dengan kuliah subuh dan pelajaran lainnya. Artinya, Masjid bukan hanya tempat ibadah tapi juga tempat belajar setiap saat.

Ketika tausiyah memakai pengeras suara, orang-orang yang tidak datang ke Masjid pun tetap bisa mendengarkan dan belajar. Karenanya, ia mengimbau, jangan ada tausiyah yang menggunakan bahasa kasar di masjid.

Ketua Bidang Sarana, Hukum dan Wakaf PP DMI, Natsir Zubaidi mengatakan, mitra kerja Dewan Masjid sekarang sudah melihat potensi Masjid karena Masjid mempunyai peran yang cukup besar untuk pembangunan umat dan bangsa Indonesia.

Melalui Masjid-masjid yang tersebar di seluruh Indonesia bisa mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat. "Misalnya mensosialisasikan program keumatan dan keIndonesiaan," ujarnya.

Sesuai tema Rakerna II DMI yakni Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid, Berdayakan Masjid untuk Ummat dan Bangsa. Ke depannya, DMI akan fokus pada upaya memakmurkan Masjid dan dimakmurkan Masjid. Natsir menjelaskan, ada beberapa program yang akan menjadi fokus perhatian.

Salah satunya, Masjid akan didorong untuk mengenal ekologi. Jadi, pengurus dan jamaahnya harus bisa menciptakan sanitasi, tempat wudhu dan lingkungan yang bersih di sekitar Masjid. Mereka juga bisa membuat gerakan penanaman pohon di lingkungannya.

Ia menerangkan, DMI juga sudah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebab, ancaman narkoba terhadap Bangsa Indonesia sangat berbahaya.

Sehingga, diperlukan peran Masjid untuk memerangi narkoba dengan cara memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada jamaah Masjid yang terdiri dari anak-anak, remaja dan orang tua. "Bisa dikatakan memerangi narkoba melalui Masjid dan Jamaah Masjid," jelasnya.

Ia menambahkan, kedepannya juga akan mendorong Masjid untuk mempunyai program pendidikan. Minimal pendidikan untuk anak usia dini. Sebagai langkah dan upayanya, DMI bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sementara, untuk mewujudkan konsep memakmurkan dan dimakmurkan Masjid. Natsir menilai, kedepannya Masjid perlu didorong untuk memiliki badan usaha. Misalkan Masjid mempunyai toko di lingkungan sekitar Masjid atau di pasar. Nantinya, keuntungan dari toko tersebut dipakai untuk memakmurkan Masjid dan memakmurkan jamaahnya.

Selain itu, dikatakan dia bisa juga dengan konsep lain. Contohnya, Masjid mempunyai lembaga pendidikan semacam kursus. Bisa juga masjid dijadikan sebagai objek wisata jika memiliki nilai histori atau potensi.

Selain itu, jika arsitektur Masjidnya sangat bagus, berpotensi juga untuk dikunjungi jamaah dari berbagai daerah. Sehingga bisa menciptakan potensi perekonomian yang baik bagi masyarakat di sekitarnya. [rol]

   
 
Akhir Agustus, Golkar Putuskan Calon untuk Pilkada 2018
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:25

Sopir Truk Rekam Oknum Pungli, Kapolri: Polisi Memeras Kena Pidana
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:17

Bendera Indonesia Terbalik, #ShameOnYouMalaysia Jadi Trending Topic
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:15

Chelsea Perlu Bangun Pondasi Tim yang Kuat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:10

Yasonna Yakin Napi Teroris Yang Dapat Remisi Sudah Taubat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:05

Stafsus Presiden: Tidak Ada Salahnya Pertukaran Budaya Dengan Tiongkok
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:00

Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:56

PSPS Amankan Tiga Poin Krusial
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:49

Alasan di Balik Perceraian Caisar dan Indadari
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:54

Kredit Mobil 10 Tahun, Untung Apa Buntung
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:46

Toyota Beberkan Keunggulan Penggerak Roda Belakang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:39

Wow! Peneliti Pastikan Cadangan Air Es di Planet Mars Ada, Nih Penjelasannya!
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:26

Golkar Yakin Jokowi Menang 65%, PKB: Terlalu Pagi Ngomong Pilpres
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:18

Ini Alasan Din Syamsuddin Dukung Deddy Mizwar Jadi Cagub Jabar
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:13

Dicerai Caisar, Indadari Tunggu Pertanggungjawaban di Akhirat
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:02

Bupati Inhil Resmikan e-Bilik Sekaligus Pimpin Rapat Bersama Insan Pers
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:48

Bupati Inhil Ajak Sukseskan Festival Kelapa Internasional
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:47

LIPI Imbau Nelayan Maninjau Musnahkan Ikan Predator
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:18

Lima Smartphone Terlaris di Kuartal 2 Tahun Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:15

PBB Verifikasi 16.056 Nama Pulau Milik Indonesia
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:13

Setelah Pensiun dari MotoGP, Rossi Bakal Jajal Balapan Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:10

Belum Teken Kontrak Barunya, Messi Segera Ikuti Jejak Neymar?
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:09

Syahrini Bakal Diperiksa Bareskrim Soal Kasus First Travel
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:06

Mantan Penasehat KPK: Pak Jokowi Layak Digelari Pahlawan Penghutang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:01

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com