Home
Nelson Angkat Bertekad Pertahankan Predikat A Pengadilan Negeri Pelalawan | Begini Lho Cara Tepat Memperlakukan Wajah Berjerawat | Pemko Diminta Klarifikasi Kelangkaan Garam di Pekanbaru | Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia | Erick Thohir Minta Buklet SEA Games Segera Diganti | 30 Kepala Suku Papua Ikuti Manasik Haji
Senin, 21 08 2017
/ Riau Region / 19:19:09 / Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak /
Diduga Buang Limbah ke Sungai
Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak
Senin, 06 Februari 2012 - 19:19:09 WIB

TEMBILAHAN - Sejumlah warga yang berdomisili di sekitar PT Pulau Sambu di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir kembali mengeluhkan minimnya perhatian yang diberikan pihak perusahaan selama ini.

Apalagi sejak dua tahun terakhir, perusahaan kelapa (Kopra) terbesar di Negeri Seribu Jembatan ini tidak menerapkan manejemen pengelolaan limbah berdasarkan aturan yang berlaku. Sehingga kuat dugaan, perusahaan milik investor Malaysia telah membuang limbah B3 ke Sungai Kateman. Karena persoalan ini sudah lama terjadi, warga mendesak agar Pemkab Inhil menindak tegas perusahaan tersebut.

"Kondisi ini bisa dilihat dengan berubahnya kadar air yang ada di Sungai Kateman sejak beberapa tahun terakhir. Warga tidak bisa lagi menggunakan air sungai sebagai sumber air minum, karena sudah tercemar oleh limbah PT Pulau Sambu. Meskipun ada peninjauan dari pihak Pemkab dan anggota dewan setiap tahunnya, tapi kondisi ini tetap saja berlangsung, terkesan perusahaan ini dibiarkan saja tidak menerapkan manajemen pengolahan limbah sebagai mana mestinya. Pernah beberapa bulan lalu, ikan yang ada di sungai ini banyak mati akibat tercemar limbah," ujar Jumri, salah seorang warga Kateman, baru-baru ini.

Dikatakannya, selain adanya indikasi terkait lemahnya penangganan limbah, keberadaan PTPulau Sambu dinilai belum memberikan kontibusi yang cukup kepada masyarakat di sekitar daerah operasionalnya. Hal itu terbukti masih banyaknya dijumpai kepala keluarga (KK) yang berada disekitar perusahaan yang hidup dibawah garis kemiskinan. Padahal, PTPulau Sambu sudah ada sejak tahun 1978 atau sekitar 30 tahun lalu.

Selama ini, warga yang berdomisili di sekitar perasional PT Pulau Sambu hanya mendapatkan iming-iming belaka, akan diberikan bantuan. Tapi, nyatanya hanya beberapa kegiatan yang dapat mereka salurkan kepada masyarakat disana.

"Dulu, pihak perusahaan pernah menjanjikan untuk menyediakan bantuan air bersih dan listrik bagi warga Kateman, tapi sampai saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi," ujar tokoh masyarakat Kecamatan Kateman, H Mastar Abbas.

Dikatakannya, sejak dirinya menjadi lurah di Desa Sungai Guntung pada tahun 80-an, pihak PT Pulau Sambu telah menjanjikan berbagai macam bantuan yang termasuk kedalam program Community of Development (CD), namun sampai saat ini hanya segelintir saja yang direalisasikan.

"Selama ini kami hanya diberi janji-janji belaka, padahal perusahaan ini sudah 30 tahun beroperasi di daerah kita. Kami berharap kondisi ini hendaknya disikapi pihak Pemkab dan anggota dewan," ujarnya.(fad)

   
 
Akhir Agustus, Golkar Putuskan Calon untuk Pilkada 2018
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:25

Sopir Truk Rekam Oknum Pungli, Kapolri: Polisi Memeras Kena Pidana
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:17

Bendera Indonesia Terbalik, #ShameOnYouMalaysia Jadi Trending Topic
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:15

Chelsea Perlu Bangun Pondasi Tim yang Kuat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:10

Yasonna Yakin Napi Teroris Yang Dapat Remisi Sudah Taubat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:05

Stafsus Presiden: Tidak Ada Salahnya Pertukaran Budaya Dengan Tiongkok
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:00

Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:56

PSPS Amankan Tiga Poin Krusial
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:49

Alasan di Balik Perceraian Caisar dan Indadari
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:54

Kredit Mobil 10 Tahun, Untung Apa Buntung
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:46

Toyota Beberkan Keunggulan Penggerak Roda Belakang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:39

Wow! Peneliti Pastikan Cadangan Air Es di Planet Mars Ada, Nih Penjelasannya!
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:26

Golkar Yakin Jokowi Menang 65%, PKB: Terlalu Pagi Ngomong Pilpres
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:18

Ini Alasan Din Syamsuddin Dukung Deddy Mizwar Jadi Cagub Jabar
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:13

Dicerai Caisar, Indadari Tunggu Pertanggungjawaban di Akhirat
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:02

Bupati Inhil Resmikan e-Bilik Sekaligus Pimpin Rapat Bersama Insan Pers
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:48

Bupati Inhil Ajak Sukseskan Festival Kelapa Internasional
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:47

LIPI Imbau Nelayan Maninjau Musnahkan Ikan Predator
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:18

Lima Smartphone Terlaris di Kuartal 2 Tahun Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:15

PBB Verifikasi 16.056 Nama Pulau Milik Indonesia
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:13

Setelah Pensiun dari MotoGP, Rossi Bakal Jajal Balapan Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:10

Belum Teken Kontrak Barunya, Messi Segera Ikuti Jejak Neymar?
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:09

Syahrini Bakal Diperiksa Bareskrim Soal Kasus First Travel
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:06

Mantan Penasehat KPK: Pak Jokowi Layak Digelari Pahlawan Penghutang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:01

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com