Home
Hotman: SMS Hary Tanoe Berisi Bahasa Idealisme Bukan Ancaman | Gubri Siap Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbir | Rusak Berat, Pemudik Keluhkan Kondisi Jalan Menuju Pelabuhan Tanjung Buton | Ramalan Jack Ma Tentang Pekerjaan Bergaji Tinggi di Masa Depan | Siap-siap Basah! Seluruh Riau Berpeluang Diguyur Hujan Jelang Shalat Ied | Amien Rais akan Berlebaran di Pekanbaru
Rabu, 28 Juni 2017
/ Riau Region / 19:19:09 / Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak /
Diduga Buang Limbah ke Sungai
Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak
Senin, 06 Februari 2012 - 19:19:09 WIB

TEMBILAHAN - Sejumlah warga yang berdomisili di sekitar PT Pulau Sambu di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir kembali mengeluhkan minimnya perhatian yang diberikan pihak perusahaan selama ini.

Apalagi sejak dua tahun terakhir, perusahaan kelapa (Kopra) terbesar di Negeri Seribu Jembatan ini tidak menerapkan manejemen pengelolaan limbah berdasarkan aturan yang berlaku. Sehingga kuat dugaan, perusahaan milik investor Malaysia telah membuang limbah B3 ke Sungai Kateman. Karena persoalan ini sudah lama terjadi, warga mendesak agar Pemkab Inhil menindak tegas perusahaan tersebut.

"Kondisi ini bisa dilihat dengan berubahnya kadar air yang ada di Sungai Kateman sejak beberapa tahun terakhir. Warga tidak bisa lagi menggunakan air sungai sebagai sumber air minum, karena sudah tercemar oleh limbah PT Pulau Sambu. Meskipun ada peninjauan dari pihak Pemkab dan anggota dewan setiap tahunnya, tapi kondisi ini tetap saja berlangsung, terkesan perusahaan ini dibiarkan saja tidak menerapkan manajemen pengolahan limbah sebagai mana mestinya. Pernah beberapa bulan lalu, ikan yang ada di sungai ini banyak mati akibat tercemar limbah," ujar Jumri, salah seorang warga Kateman, baru-baru ini.

Dikatakannya, selain adanya indikasi terkait lemahnya penangganan limbah, keberadaan PTPulau Sambu dinilai belum memberikan kontibusi yang cukup kepada masyarakat di sekitar daerah operasionalnya. Hal itu terbukti masih banyaknya dijumpai kepala keluarga (KK) yang berada disekitar perusahaan yang hidup dibawah garis kemiskinan. Padahal, PTPulau Sambu sudah ada sejak tahun 1978 atau sekitar 30 tahun lalu.

Selama ini, warga yang berdomisili di sekitar perasional PT Pulau Sambu hanya mendapatkan iming-iming belaka, akan diberikan bantuan. Tapi, nyatanya hanya beberapa kegiatan yang dapat mereka salurkan kepada masyarakat disana.

"Dulu, pihak perusahaan pernah menjanjikan untuk menyediakan bantuan air bersih dan listrik bagi warga Kateman, tapi sampai saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi," ujar tokoh masyarakat Kecamatan Kateman, H Mastar Abbas.

Dikatakannya, sejak dirinya menjadi lurah di Desa Sungai Guntung pada tahun 80-an, pihak PT Pulau Sambu telah menjanjikan berbagai macam bantuan yang termasuk kedalam program Community of Development (CD), namun sampai saat ini hanya segelintir saja yang direalisasikan.

"Selama ini kami hanya diberi janji-janji belaka, padahal perusahaan ini sudah 30 tahun beroperasi di daerah kita. Kami berharap kondisi ini hendaknya disikapi pihak Pemkab dan anggota dewan," ujarnya.(fad)

   
 
Bareskrim Cekal HT Bepergian ke Luar Negeri
Jumat, 23 Juni 2017 - 23:02

Paspor Habib Rizieq Bakal Dicabut...
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:57

Pemerintah Tetapkan Harga BBM Baru, Cek Daftarnya
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:52

Malam Ini Jemaah Naqsabandiyah Takbiran
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:49

Warga: Ini Banjir Paling Parah di Pekanbaru
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:45

Hary Tanoe Ditetapkan Sebagai Tersangka
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:39

Penting Pilih Bahan Makanan Sehat dan Terjamin
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:32

Pilot Terjebak Banjir Pekanbaru, Dua Pesawat Terlambat Terbang
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:31

Banjir Terus Genangi Daerah Sepanjang Sungai Sail Pekanbaru
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:27

Gubernur: Solusi Banjir Pekanbaru Butuh Koordinasi Semua Pihak
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:24

Geger Pria Diduga Kades di Mojokerto Tidur di Atas Tumpukan Uang
Jumat, 23 Juni 2017 - 15:19

Basement Grand Central Hotel Pekanbaru Tergenang Air Setinggi 2 Meter Lebih
Jumat, 23 Juni 2017 - 15:15

Sisir Tempat Keramaian, Polda Riau Tekan Angka Premanisme Jelang Lebaran
Jumat, 23 Juni 2017 - 15:13

Alasan Ahok Harus Dipindah dari Mako Brimob Versi IPW
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:59

Jamaah Naqsabandiyah Jalani Puasa Hari Terakhir
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:52

Jasa Penyewaan Mobil 'Banjir' Rezeki Tahunan
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:44

Arab Buat 13 Tuntutan untuk Qatar, Termasuk Tutup Aljazirah
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:41

Kecelakaan di Jalan Mulus, Empat Warga Riau Meninggal Dunia di Jambi
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:31

Banjir Jadi Kado HUT Pekanbaru ke 233
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:27

Mohamed Salah, Pemain Termahal Sepanjang Sejarah Liverpool
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:25

Berani, Turki Kirim Tentara dan Mobil Lapis Baja ke Qatar
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:22

Petinggi PKS Heran Ahok Masih Ditahan di Mako Brimob
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:20

Gubri Minta Pariwisata Pekanbaru Lebih Menggeliat
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:17

Batalkah Puasa Wajib tanpa Udzur? Ini Hukumnya!
Jumat, 23 Juni 2017 - 09:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com