Home
Amien Rais: Zulkifli Hasan Hanya Bersandiwara Politik | Dua Pilihan Munculnya Capres Alternatif di Pilpres | Aktivitas Galian C Tidak Sengaja Temukan Peninggalan Kuno Bagian dari Candi Muara Takus | Disparbud Rohul Inventarisir Lokasi Obyek Wisata | Ertiga Baru Akan Segera Menyusul Xpander ke Luar Negeri | Pj Bupati Inhil Buka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat SMA Sederajat
Jum'at, 27 April 2018
/ Riau Region / 19:19:09 / Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak /
Diduga Buang Limbah ke Sungai
Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak
Senin, 06 Februari 2012 - 19:19:09 WIB

TEMBILAHAN - Sejumlah warga yang berdomisili di sekitar PT Pulau Sambu di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir kembali mengeluhkan minimnya perhatian yang diberikan pihak perusahaan selama ini.

Apalagi sejak dua tahun terakhir, perusahaan kelapa (Kopra) terbesar di Negeri Seribu Jembatan ini tidak menerapkan manejemen pengelolaan limbah berdasarkan aturan yang berlaku. Sehingga kuat dugaan, perusahaan milik investor Malaysia telah membuang limbah B3 ke Sungai Kateman. Karena persoalan ini sudah lama terjadi, warga mendesak agar Pemkab Inhil menindak tegas perusahaan tersebut.

"Kondisi ini bisa dilihat dengan berubahnya kadar air yang ada di Sungai Kateman sejak beberapa tahun terakhir. Warga tidak bisa lagi menggunakan air sungai sebagai sumber air minum, karena sudah tercemar oleh limbah PT Pulau Sambu. Meskipun ada peninjauan dari pihak Pemkab dan anggota dewan setiap tahunnya, tapi kondisi ini tetap saja berlangsung, terkesan perusahaan ini dibiarkan saja tidak menerapkan manajemen pengolahan limbah sebagai mana mestinya. Pernah beberapa bulan lalu, ikan yang ada di sungai ini banyak mati akibat tercemar limbah," ujar Jumri, salah seorang warga Kateman, baru-baru ini.

Dikatakannya, selain adanya indikasi terkait lemahnya penangganan limbah, keberadaan PTPulau Sambu dinilai belum memberikan kontibusi yang cukup kepada masyarakat di sekitar daerah operasionalnya. Hal itu terbukti masih banyaknya dijumpai kepala keluarga (KK) yang berada disekitar perusahaan yang hidup dibawah garis kemiskinan. Padahal, PTPulau Sambu sudah ada sejak tahun 1978 atau sekitar 30 tahun lalu.

Selama ini, warga yang berdomisili di sekitar perasional PT Pulau Sambu hanya mendapatkan iming-iming belaka, akan diberikan bantuan. Tapi, nyatanya hanya beberapa kegiatan yang dapat mereka salurkan kepada masyarakat disana.

"Dulu, pihak perusahaan pernah menjanjikan untuk menyediakan bantuan air bersih dan listrik bagi warga Kateman, tapi sampai saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi," ujar tokoh masyarakat Kecamatan Kateman, H Mastar Abbas.

Dikatakannya, sejak dirinya menjadi lurah di Desa Sungai Guntung pada tahun 80-an, pihak PT Pulau Sambu telah menjanjikan berbagai macam bantuan yang termasuk kedalam program Community of Development (CD), namun sampai saat ini hanya segelintir saja yang direalisasikan.

"Selama ini kami hanya diberi janji-janji belaka, padahal perusahaan ini sudah 30 tahun beroperasi di daerah kita. Kami berharap kondisi ini hendaknya disikapi pihak Pemkab dan anggota dewan," ujarnya.(fad)

   
 
Segudang Penyebab yang Membuat Rupiah Melemah
Kamis, 26 April 2018 - 13:15

Pertemuan Jokowi Dengan Tokoh Alumni 212 Direstui Habib Rizieq
Rabu, 25 April 2018 - 20:58

Rizal Ramli Didzolimi Jokowi?
Rabu, 25 April 2018 - 20:50

Anton Tabah: Tiongkok Sudah Ambisius Kuasai Indonesia Sejak Era Majapahit
Rabu, 25 April 2018 - 20:42

Peneliti Kedai Kopi: Prabowo Sebaiknya tak Nyapres
Rabu, 25 April 2018 - 20:35

Gatot Komentari Isu Parpol-Parpol Tutup Pintu untuk Dirinya
Rabu, 25 April 2018 - 20:27

Tidak Lama Lagi E-Samsat Siap Diluncurkan Di Riau Melalui Bank Riau Kepri
Rabu, 25 April 2018 - 20:16

Agar Selalu GCG Bank Riau Kepri Berkoordinasi Dengan KPK
Rabu, 25 April 2018 - 20:13

Survei: Capres Alternatif, Elektabilitas Gatot Tertinggi
Rabu, 25 April 2018 - 20:05

Mahasiswa Inhil Geruduk Gedung DPRD Minta Pemda Perhatikan Petani Kelapa
Rabu, 25 April 2018 - 14:13

Sekda Inhil Buka Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu di Tanah Merah
Rabu, 25 April 2018 - 14:05

Kades Kayu Ara Ogak Komentari Proyek Mangkrak Pembuatan Tiang Listrik PVC
Rabu, 25 April 2018 - 14:00

Yusril Sebut Rezim Jokowi Tunduk pada China soal TKA
Rabu, 25 April 2018 - 13:54

Temukan Jerat Harimau di SM Kerumutan, BBKSDA Riau Awasi Aktivitas Perburuan
Rabu, 25 April 2018 - 13:16

Pasar Lama Padat, Pasar Central Jembatan Padamaran Segera Difungsikan
Rabu, 25 April 2018 - 13:14

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Cenaku
Rabu, 25 April 2018 - 13:02

Disdukcapil Kuansing Batasi Pencetakan KTP Elektronik
Rabu, 25 April 2018 - 13:01

Dua Pejabat Baru Polres Kepulauan Meranti Dilantik
Rabu, 25 April 2018 - 12:59

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Pekanbaru Naik
Rabu, 25 April 2018 - 12:57

Mendagri Ingatkan ASN Jaga Netralitas
Rabu, 25 April 2018 - 12:53

MTQ Kecamatan Rupat Utara Wahana Tampilkan Potensi Desa
Rabu, 25 April 2018 - 12:51

Kabar Gembira, ADD dan DD Triwulan I Sudah Ditransfer
Rabu, 25 April 2018 - 12:48

Tahun Ini Proyek Multiyears Pulau Rupat Dilanjutkan
Rabu, 25 April 2018 - 12:46

Bupati Kampar Tinjau Langsung Kondisi Pedesaan
Selasa, 24 April 2018 - 17:47

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com