Home
Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging | Progres Tol Pekanbaru - Dumai Digesa | Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun | 10 Capres Elektabilitas Tertinggi, Wow Anies Baswedan Melesat | Anies Evaluasi Proyek-Proyek di Jakarta | MK Dinilai Rusak Demokrasi Jika tak Batalkan PT 20 Persen
Selasa, 24 Oktober 2017
/ Riau Region / 19:19:09 / Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak /
Diduga Buang Limbah ke Sungai
Warga Desak PT Pulau Sambu Ditindak
Senin, 06 Februari 2012 - 19:19:09 WIB

TEMBILAHAN - Sejumlah warga yang berdomisili di sekitar PT Pulau Sambu di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir kembali mengeluhkan minimnya perhatian yang diberikan pihak perusahaan selama ini.

Apalagi sejak dua tahun terakhir, perusahaan kelapa (Kopra) terbesar di Negeri Seribu Jembatan ini tidak menerapkan manejemen pengelolaan limbah berdasarkan aturan yang berlaku. Sehingga kuat dugaan, perusahaan milik investor Malaysia telah membuang limbah B3 ke Sungai Kateman. Karena persoalan ini sudah lama terjadi, warga mendesak agar Pemkab Inhil menindak tegas perusahaan tersebut.

"Kondisi ini bisa dilihat dengan berubahnya kadar air yang ada di Sungai Kateman sejak beberapa tahun terakhir. Warga tidak bisa lagi menggunakan air sungai sebagai sumber air minum, karena sudah tercemar oleh limbah PT Pulau Sambu. Meskipun ada peninjauan dari pihak Pemkab dan anggota dewan setiap tahunnya, tapi kondisi ini tetap saja berlangsung, terkesan perusahaan ini dibiarkan saja tidak menerapkan manajemen pengolahan limbah sebagai mana mestinya. Pernah beberapa bulan lalu, ikan yang ada di sungai ini banyak mati akibat tercemar limbah," ujar Jumri, salah seorang warga Kateman, baru-baru ini.

Dikatakannya, selain adanya indikasi terkait lemahnya penangganan limbah, keberadaan PTPulau Sambu dinilai belum memberikan kontibusi yang cukup kepada masyarakat di sekitar daerah operasionalnya. Hal itu terbukti masih banyaknya dijumpai kepala keluarga (KK) yang berada disekitar perusahaan yang hidup dibawah garis kemiskinan. Padahal, PTPulau Sambu sudah ada sejak tahun 1978 atau sekitar 30 tahun lalu.

Selama ini, warga yang berdomisili di sekitar perasional PT Pulau Sambu hanya mendapatkan iming-iming belaka, akan diberikan bantuan. Tapi, nyatanya hanya beberapa kegiatan yang dapat mereka salurkan kepada masyarakat disana.

"Dulu, pihak perusahaan pernah menjanjikan untuk menyediakan bantuan air bersih dan listrik bagi warga Kateman, tapi sampai saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi," ujar tokoh masyarakat Kecamatan Kateman, H Mastar Abbas.

Dikatakannya, sejak dirinya menjadi lurah di Desa Sungai Guntung pada tahun 80-an, pihak PT Pulau Sambu telah menjanjikan berbagai macam bantuan yang termasuk kedalam program Community of Development (CD), namun sampai saat ini hanya segelintir saja yang direalisasikan.

"Selama ini kami hanya diberi janji-janji belaka, padahal perusahaan ini sudah 30 tahun beroperasi di daerah kita. Kami berharap kondisi ini hendaknya disikapi pihak Pemkab dan anggota dewan," ujarnya.(fad)

   
 
Nih! 5 Fakta Menarik Black Hole yang Perlu Anda Ketahui
Senin, 23 Oktober 2017 - 10:12

Kuok Adventure Motor Trail Akan Jadi Destinasi Wisata Kampar
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:49

Kemas Gelar Menaja Kata Jilid III dalam Rangka Sumpah Pemuda
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:42

Bupati Inhil dan Istri Jenguk Annisah, Bocah 11 Tahun Penderita Tumor Ganas
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:39

Duet Andi-Suyatno Dikabarkan Direstui Ketum Golkar
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:35

Gerindra Ngotot Tolak Perppu Ormas, Ini Alasannya
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:29

Waduh! Elektabilitas Pak Jokowi Masih di Bawah 30 Persen
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:24

Terpercik Api Las, Sepeda Motor Pria di Selatpanjang Ini Hangus
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:15

Kenapa Cowok Sejati Harus Tetap Nyetir Mobil
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:08

Pengakuan Deddy Corbuzier, Ayahnya Sopir Mikrolet
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:55

Jangan Cuma Densus Tipikor, Densus Anti-Hama Juga Diperlukan Petani
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:44

Polisi Amankan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal di Siak
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:38

Persatuan Jaksa: Densus Tipikor tak Bisa Lakukan Penuntutan
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:28

Populasi Muslim di Kanada Berkembang Pesat
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:25

Barcelona akan Tawarkan Kontrak Seumur Hidup untuk Messi
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:23

Menteri LHK: RAPP tidak Mau Ikuti Aturan Pemerintah
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:21

Penolakan AS Atas Panglima TNI Dipertanyakan Banyak Pihak
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:16

Egy Maulana Vikri Diinginkan 3 Klub Eropa
Minggu, 22 Oktober 2017 - 21:09

Pelindo Upayakan Serap Potensi Ekspor 13 Juta Ton CPO Riau
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:54

Kapolda Riau Klarifikasi Berita Negara Tak Butuh Tentara, Konteksnya Berbeda
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:48

Fadli Zon: Infrastruktur dari Utang Persulit Pemerintah
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:41

Anies Siapkan Program untuk Pondok Pesantren
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:38

Elektabilitas Prabowo Tempel Jokowi, Ini Kata Gerindra
Minggu, 22 Oktober 2017 - 18:38

Reklamasi Dilanjutkan, HMI Minta Jokowi Copot Menteri Luhut
Minggu, 22 Oktober 2017 - 18:26

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com