Home
Bupati Kampar Tinjau Langsung Kondisi Pedesaan | 75 Persen Habitat Harimau dan Gajah ada Dalam Kawasan Konsesi Perusahaan di Riau | Kornas #2019GantiPresiden Minta Jokowi Tidak Nyapres | #2019GantiPresiden, Gerakan Yang Tidak Ingin Kehancuran Berlanjut | Kwik Kian Gie: Presiden Harus Berani Keluarkan Dekrit | Eks Relawan Jokowi: "Bantuan Langsung Lempar" Buat Rakyat Seperti Binatang
Rabu, 25 April 2018
/ Ekbis / 21:56:42 / Kartel Energi Penyebab Subsidi Tarif Listrik 900 VA Dicabut /
Kartel Energi Penyebab Subsidi Tarif Listrik 900 VA Dicabut
Jumat, 16 Juni 2017 - 21:56:42 WIB

JAKARTA - Pemerintah dinilai gagal mengendalikan kartel energi, sehingga harus mencabut subsidi listrik 900 volt ampere dan mengorbankan 18,7 juta pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang umumnya masyarakat miskin.

“Tarif listrik seharusnya tidak perlu naik kalau pemerintah serius kendalikan spekulan atau kartel energi. Ini bukti kegagalan pemerintah mengendalikan kartel,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo Soekartono, dalam keterangannya, Jumat (16/6/2017).

Dia mengungkapkan, kartel tersebut justru bisa mengendalikan pemerintah melalui Kementerian ESDM karena mereka menguasai 80 persen pasokan listrik PLN sebagai independent power producer (IPP). Adapun, PLN hanya memproduksi 20 persen listrik.

"BUMN seharusnya mengaplikasikan pasal 33 UUD 1945, tetapi ini tidak. Listrik kita umumnya pakai batu bara yang ditambang dari permukaan tanah, tetapi harganya lebih mahal dari negara lain yang tidak punya batu bara,” ungkapnya.

Seperti diketahui, harga listrik di Indonesia US$11 sen/kWh, atau lebih tinggi dari negara sekelas Amerika Serikat (US$3 sen/kWh), Eropa dan Korea Selatan (keduanya US$6 sen/kWh).

Sementara itu, untuk sesama negara Asia, harga listrik di Bangladesh 'hanya' US$3 sen/kWh, Malaysia US$6 sen/kWh, Vietnam US$7 sen/kWh dan Kamboja US$9 sen/kWh.

Bambang menilai pencabutan subsidi listrik 900 VA ini juga mengakibatkan multiplier effect yang panjang sehingga kelompok masyarakat miskin semakin terpuruk.

Perlu diketahui, pencabutan subsidi listrik juga akan memukul sektor usaha mikro dan kecil seperti penjual bakso. Sebab, jumlah UMK yang menikmati listrik 900 VA sebanyak 50 persen.

Dampak lainnya adalah muncul masalah keamanan, terutama di perkampungan yang belum tersedia penerangan jalan umum oleh PLN. "Jelas, kartel energi menyebabkan harga listrik mahal dan lebih kejam dari kartel pangan. Presiden Jokowi harus berani membenahi masalah ini,” ucap Bambang. [VIVA]

   
 
PPK Tembilahan Hulu Laksanakan Gerak Jalan Santai
Senin, 23 April 2018 - 23:12

Sekda Inhil: Perjuangan RA Kartini Diharapkan Menjadi Motivasi bagi Kaum Perempuan
Senin, 23 April 2018 - 23:09

Ketua Kosgoro Inhil Ikuti Orientasi Fungsionaris Golkar Riau
Senin, 23 April 2018 - 23:06

Muslimat NU Inhil Ajak Masyarakat Mampu dan Perusahaan Peduli Sesama
Senin, 23 April 2018 - 17:28

Pamsimas Desa Tanjung Darul Takzim Belum Rampung, Ini Jawaban Kades
Senin, 23 April 2018 - 17:22

Fahri Hamzah: Perpres Hanya Legalkan Pekerja Kasar Asing Masuk Indonesia
Senin, 23 April 2018 - 17:04

Bagi-bagi Sembako Jurus Jokowi Agar Kembali Terpilih
Senin, 23 April 2018 - 17:00

Prabowo Oke, Anies Oke Dan Gatot Juga Oke: Tanggapan Untuk Denny JA
Senin, 23 April 2018 - 16:54

Kerja Puluhan Tahun Diselesaikan Tiga Tahun, Bulan Ini RTRW Riau Diprediksi Tuntas
Senin, 23 April 2018 - 16:40

Panwaslu Dalami Dugaan Politik Uang Cagubri di Bengkalis
Senin, 23 April 2018 - 16:34

Akan Tenggelamkan Empat Desa, Mahasiswa Tolak Pembangunan Waduk Rokan
Senin, 23 April 2018 - 16:31

Melemah, Hari Ini Rupiah Nyaris Tembus Rp14.000/USD
Senin, 23 April 2018 - 16:28

Banyak Dukungan, Gatot Nurmantyo Diminta Cepat Cari Parpol
Senin, 23 April 2018 - 16:26

Elemen Masyarakat Siak Ramaikan Acara Haul Sultan Siak
Senin, 23 April 2018 - 16:10

Pascapenangkapan Harimau Bonita, BBKSDA Riau Tetap Pertahankan Tim untuk Patroli
Senin, 23 April 2018 - 16:03

Terbongkar Praktek Aborsi di Inhu, Sudah Praktek sejak 2017
Senin, 23 April 2018 - 11:55

Pengamat: Aher Kader PKS yang Tepat Dampingi Prabowo
Senin, 23 April 2018 - 11:48

Bupati Meranti Buka MTQ Ke-10 Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi
Senin, 23 April 2018 - 11:41

Jelang Ramadhan, Plt Gubri Tinjau Pasar Pusat Pekanbaru
Senin, 23 April 2018 - 11:39

Anies Diserbu Anak-Anak Turki
Senin, 23 April 2018 - 11:30

Pengamat: Anies Bisa Tingkatkan Elektabilitas Prabowo
Senin, 23 April 2018 - 11:23

Gerindra Incar Kursi Ketua DPRD Dumai di Pileg 2019
Senin, 23 April 2018 - 11:18

Populasi Harimau Sumatera Ditaksir Tinggal 400 Ekor
Minggu, 22 April 2018 - 06:59

Pekanbaru Hujan Deras, Polantas Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir
Minggu, 22 April 2018 - 06:56

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com