Home
HTI RAPP Berhenti Beroperasi, Pemkab Siak Mulai Kaji Ancaman PHK | Ribut Pribumi karena Ada yang Membuka Jin dari Botol | Dukung Program Pusat,Pemkab Inhil Persiapkan Penerapan Transaksi Non Tunai | Jokowi Menikmati Manuver Gatot, Buktinya Sampai Sekarang Tidak Dipecat | Tolak Perppu Ormas, Gerindra Kompori Parpol Koalisi Pemerintah | Margarito: Densus Tipikor Akan Menguntungkan Jokowi
Sabtu, 21 Oktober 2017
/ Nasional / 13:20:00 / Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi? /
Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi?
Senin, 19 Juni 2017 - 13:20:00 WIB

JAKARTA - Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar berpendapat, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior pada KPK Novel Baswedan cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa. Tetapi, kasus tersebut menurutnya adalah konspirasi yang dilakukan oleh segolongan orang.

Maka dari itu, menurutnya sangat wajar jika Novel beranggapan ada pejabat tinggi sekelas jenderal polisi yang terlibat dalam kasus tersebut. "Kasus NB (Novel Baswedan) cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa, tetapi suatu konspirasi yang dilakukan sekelompok orang. Karena itu jika dikatakan ada pejabat tinggi, apakah itu polisi atau orang sipil terlibat, saya kira tidak ada masalah," kata Bambang saat dihubungi Republika.co.id, Senin (19/6).

Bambang melanjutkan, maksud Novel mengeluarkan pernyataan adanya indikasi jenderal polisi terlibat, kemungkinan karena yang bersangkutan ingin dilakukan penyeledikan lebih lanjut. Mestinya, pernyataan tersebut membuat polisi lebih tertantang untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut secara tuntas.

"Mungkin maksud Novel agar pernyataan dia itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di sinilah tantangan buat Polri untuk mengungkap kasus NB secara tuntas," ucap Bambang.

Seperti diketahui, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan buka suara mengenai kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

Novel kemudian berharap polisi bisa segera menemukan pelakunya. Namun, sekitar dua bulan sejak peristiwa itu terjadi, polisi hingga kini belum menemukan pelakunya. Novel pun menduga ada "orang kuat" yang menjadi dalang serangan itu.

Bahkan, dia mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi ikut terlibat. "Saya memang mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat," kata Novel kepada Time.
Sumber : Center



   
 
Ketum Golkar Dikabarkan Retujui Duet Andi-Suyatno
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:54

PILPRES 2019: AHY Kandidat Terkuat Demokrat
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49

KPK Diingatkan Tak Gegabah Tetapkan Setya Novanto Sebagai Tersangka
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:43

Ngadu ke Bawaslu, PBB Yakin Penuhi Persyaratan KPU
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:36

Allah Menangguhkan Azab Para Pendosa
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:27

Jalan Rusak, Rute "Tour de Siak" Hingga Malaka Dibatalkan
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:25

Motif Ombak Bono Dalam Batik Raup Omzet Hingga Rp300 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:23

Pulau-pulau Reklamasi Sebaiknya Dijadikan Pangkalan Militer
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:15

Keliru Anies Dilaporkan Ke Polisi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:11

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tikus, BC Selatpanjang Tutup Mata?
Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:52

Pemerintah Jokowi Dinilai Menjauh dari Cita-cita Reformasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:44

Qualcomm Pamer Smartphone 5G Pertama
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:40

Walhi Kasih Saran Kepada Anies Terkait Reklamasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:36

RAPP Terancam Setop Operasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:27

Terlanjur Pamer Aurat di Sosial Media
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:22

Orang Indonesia Paling Sering Plesir ke Singapura
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:19

Nokia 7 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5,1 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:14

Pemko Dumai Targetkan 4.000 Wanita Menikah Lakukan Pemeriksaan Kanker Serviks
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:59

Sadis, Suami Kapak Istrinya Hingga Tewas di Desa Muara Takus
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:55

Tersandung Korupsi Lampu Jalan Pekanbaru, Dua Anggota LSM Ditahan
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:49

Alumni ITB Bantah Klaim Luhut, Hasil Kajian Tolak Reklamasi
Kamis, 19 Oktober 2017 - 22:01

Valentino Rossi Sebut Yamaha dalam Situasi Sulit
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:58

Hutan Tanaman Industri Berhenti Operasi, RAPP Terancam Tutup
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:52

Anies Kembali Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:50

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com