Home
Hotman: SMS Hary Tanoe Berisi Bahasa Idealisme Bukan Ancaman | Gubri Siap Lepas Ribuan Peserta Pawai Takbir | Rusak Berat, Pemudik Keluhkan Kondisi Jalan Menuju Pelabuhan Tanjung Buton | Ramalan Jack Ma Tentang Pekerjaan Bergaji Tinggi di Masa Depan | Siap-siap Basah! Seluruh Riau Berpeluang Diguyur Hujan Jelang Shalat Ied | Amien Rais akan Berlebaran di Pekanbaru
Senin, 26 Juni 2017
/ Nasional / 13:20:00 / Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi? /
Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi?
Senin, 19 Juni 2017 - 13:20:00 WIB

JAKARTA - Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar berpendapat, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior pada KPK Novel Baswedan cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa. Tetapi, kasus tersebut menurutnya adalah konspirasi yang dilakukan oleh segolongan orang.

Maka dari itu, menurutnya sangat wajar jika Novel beranggapan ada pejabat tinggi sekelas jenderal polisi yang terlibat dalam kasus tersebut. "Kasus NB (Novel Baswedan) cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa, tetapi suatu konspirasi yang dilakukan sekelompok orang. Karena itu jika dikatakan ada pejabat tinggi, apakah itu polisi atau orang sipil terlibat, saya kira tidak ada masalah," kata Bambang saat dihubungi Republika.co.id, Senin (19/6).

Bambang melanjutkan, maksud Novel mengeluarkan pernyataan adanya indikasi jenderal polisi terlibat, kemungkinan karena yang bersangkutan ingin dilakukan penyeledikan lebih lanjut. Mestinya, pernyataan tersebut membuat polisi lebih tertantang untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut secara tuntas.

"Mungkin maksud Novel agar pernyataan dia itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di sinilah tantangan buat Polri untuk mengungkap kasus NB secara tuntas," ucap Bambang.

Seperti diketahui, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan buka suara mengenai kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

Novel kemudian berharap polisi bisa segera menemukan pelakunya. Namun, sekitar dua bulan sejak peristiwa itu terjadi, polisi hingga kini belum menemukan pelakunya. Novel pun menduga ada "orang kuat" yang menjadi dalang serangan itu.

Bahkan, dia mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi ikut terlibat. "Saya memang mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat," kata Novel kepada Time.
Sumber : Center



   
 
Bareskrim Cekal HT Bepergian ke Luar Negeri
Jumat, 23 Juni 2017 - 23:02

Paspor Habib Rizieq Bakal Dicabut...
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:57

Pemerintah Tetapkan Harga BBM Baru, Cek Daftarnya
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:52

Malam Ini Jemaah Naqsabandiyah Takbiran
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:49

Warga: Ini Banjir Paling Parah di Pekanbaru
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:45

Hary Tanoe Ditetapkan Sebagai Tersangka
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:39

Penting Pilih Bahan Makanan Sehat dan Terjamin
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:32

Pilot Terjebak Banjir Pekanbaru, Dua Pesawat Terlambat Terbang
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:31

Banjir Terus Genangi Daerah Sepanjang Sungai Sail Pekanbaru
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:27

Gubernur: Solusi Banjir Pekanbaru Butuh Koordinasi Semua Pihak
Jumat, 23 Juni 2017 - 22:24

Geger Pria Diduga Kades di Mojokerto Tidur di Atas Tumpukan Uang
Jumat, 23 Juni 2017 - 15:19

Basement Grand Central Hotel Pekanbaru Tergenang Air Setinggi 2 Meter Lebih
Jumat, 23 Juni 2017 - 15:15

Sisir Tempat Keramaian, Polda Riau Tekan Angka Premanisme Jelang Lebaran
Jumat, 23 Juni 2017 - 15:13

Alasan Ahok Harus Dipindah dari Mako Brimob Versi IPW
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:59

Jamaah Naqsabandiyah Jalani Puasa Hari Terakhir
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:52

Jasa Penyewaan Mobil 'Banjir' Rezeki Tahunan
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:44

Arab Buat 13 Tuntutan untuk Qatar, Termasuk Tutup Aljazirah
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:41

Kecelakaan di Jalan Mulus, Empat Warga Riau Meninggal Dunia di Jambi
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:31

Banjir Jadi Kado HUT Pekanbaru ke 233
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:27

Mohamed Salah, Pemain Termahal Sepanjang Sejarah Liverpool
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:25

Berani, Turki Kirim Tentara dan Mobil Lapis Baja ke Qatar
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:22

Petinggi PKS Heran Ahok Masih Ditahan di Mako Brimob
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:20

Gubri Minta Pariwisata Pekanbaru Lebih Menggeliat
Jumat, 23 Juni 2017 - 14:17

Batalkah Puasa Wajib tanpa Udzur? Ini Hukumnya!
Jumat, 23 Juni 2017 - 09:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com