Home
Pemerintah Batalkan Rencana Jenderal Polri Jadi Plt Gubernur | Omset Pasar Tradisional Menurun, APPSI Riau Akan Data Alfamart dan Indomaret | Rakor Perdana, Pj Bupati Inhil Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik | Fahri Hamzah: Saya akan Gulung' Nazaruddin dan Kawan-Kawan | Pemkab Apresiasi Keberhasilan Polres Siak Berantas Pungli | Plt Bupati Siak: Kawasan Cina Town Pasar Lama Siak Masuk Cagar Budaya
Rabu, 21 Februari 2018
/ Nasional / 13:20:00 / Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi? /
Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi?
Senin, 19 Juni 2017 - 13:20:00 WIB

JAKARTA - Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar berpendapat, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior pada KPK Novel Baswedan cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa. Tetapi, kasus tersebut menurutnya adalah konspirasi yang dilakukan oleh segolongan orang.

Maka dari itu, menurutnya sangat wajar jika Novel beranggapan ada pejabat tinggi sekelas jenderal polisi yang terlibat dalam kasus tersebut. "Kasus NB (Novel Baswedan) cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa, tetapi suatu konspirasi yang dilakukan sekelompok orang. Karena itu jika dikatakan ada pejabat tinggi, apakah itu polisi atau orang sipil terlibat, saya kira tidak ada masalah," kata Bambang saat dihubungi Republika.co.id, Senin (19/6).

Bambang melanjutkan, maksud Novel mengeluarkan pernyataan adanya indikasi jenderal polisi terlibat, kemungkinan karena yang bersangkutan ingin dilakukan penyeledikan lebih lanjut. Mestinya, pernyataan tersebut membuat polisi lebih tertantang untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut secara tuntas.

"Mungkin maksud Novel agar pernyataan dia itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di sinilah tantangan buat Polri untuk mengungkap kasus NB secara tuntas," ucap Bambang.

Seperti diketahui, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan buka suara mengenai kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

Novel kemudian berharap polisi bisa segera menemukan pelakunya. Namun, sekitar dua bulan sejak peristiwa itu terjadi, polisi hingga kini belum menemukan pelakunya. Novel pun menduga ada "orang kuat" yang menjadi dalang serangan itu.

Bahkan, dia mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi ikut terlibat. "Saya memang mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat," kata Novel kepada Time.
Sumber : Center



   
 
Peringati HPN 2018, Donor Darah PWI Diikuti Prajurit TNI
Selasa, 20 Februari 2018 - 08:10

Pjs Bupati Inhil: ASN Harus Menjaga Netralitas
Selasa, 20 Februari 2018 - 08:07

Nazaruddin Segera Seret Fahri Hamzah ke KPK
Senin, 19 Februari 2018 - 17:01

Pengurus 212: Habib Rizieq Tak Akan Pulang
Senin, 19 Februari 2018 - 16:47

Maruarar Sirait Minta Maaf Tak Undang Anies ke Podium Persija
Senin, 19 Februari 2018 - 16:26

Masyarakat Sakai Tuntut PT Ivo Mas Ganti Rugi Rp4,58 Triliun, Ini Hitung-Hitungannya
Senin, 19 Februari 2018 - 15:44

MUI Minta Polisi Usut Tuntas Motif Penyerangan Tokoh Agama
Senin, 19 Februari 2018 - 15:35

Sore Ini Gugat Ke Bawaslu, PBB Siap Pidanakan Seluruh Komisioner KPU
Senin, 19 Februari 2018 - 15:30

Sport, Politik Dan 2019: Anies vs Jokowi Dalam Piala Presiden
Senin, 19 Februari 2018 - 15:25

Syaukani Dilantik PAW Anggota DPRD Bengkalis
Senin, 19 Februari 2018 - 15:21

Aziz Sampaikan Ide Pada Musrenbang Kampar
Senin, 19 Februari 2018 - 15:19

Plt Gubri Tetapkan Status Siaga Darurat Hingga 31 Mei
Senin, 19 Februari 2018 - 15:17

Sudah 549 Hektar Terbakar Akibat Karlahut di Riau
Senin, 19 Februari 2018 - 15:15

Festival Perang Air Tingkatkan Kunjungan Wisata
Senin, 19 Februari 2018 - 09:52

BEM Politeknik Bengkalis Gelar Bakti Sosial
Senin, 19 Februari 2018 - 09:48

Kebutuhan Beras Dumai Diharapkan Dari Pertanian Lokal
Senin, 19 Februari 2018 - 09:42

Hari Ini Pemprov Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karlahut
Senin, 19 Februari 2018 - 09:37

Pjs Bupati Inhil: Pantai Solop Dinilai Mampu Mengangkat Ekonomi Masyarakat Tempatan
Senin, 19 Februari 2018 - 09:19

Daftar Klasemen LCGC Paling Laris di Awal 2018
Minggu, 18 Februari 2018 - 06:46

Yusril: PBB Selalu Dipersulit Ikut Pemilu
Minggu, 18 Februari 2018 - 06:41

Ratusan Perusahaan Mendaftar Pembangunan Dua Fly Over di Pekanbaru
Minggu, 18 Februari 2018 - 06:27

Jalin Silahturrahmi, Pjs Bupati Inhil Sambangi Kantor Panwaslu
Minggu, 18 Februari 2018 - 06:23

Ditanya Soal Pilpres 2019, Ini Jawaban Tuan Guru Bajang
Minggu, 18 Februari 2018 - 06:18

16 Ribu Siswa SMP/MTs Siap Ikuti UN, 81 Sekolah UNBK
Minggu, 18 Februari 2018 - 06:13

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com