Home
Populasi Harimau Sumatera Ditaksir Tinggal 400 Ekor | Pekanbaru Hujan Deras, Polantas Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir | Kuduk Anies Merinding Saat Cium Janggut Rasulullah | Rakyat Harus Pilih Pemimpin Yang Kembalikan UUD 1945 Asli | PPL dan Petani Basmi Hama Tikus di Lahan Sawah Bungaraya | Serentak se-Indonesia, KPU Siak Gelar Seni Budaya "Pemilu Berdaulat Negara Kuat"
Minggu, 22 April 2018
/ Nasional / 13:20:00 / Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi? /
Benarkah Penganiayaan Novel Sebagai Konspirasi?
Senin, 19 Juni 2017 - 13:20:00 WIB

JAKARTA - Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar berpendapat, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior pada KPK Novel Baswedan cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa. Tetapi, kasus tersebut menurutnya adalah konspirasi yang dilakukan oleh segolongan orang.

Maka dari itu, menurutnya sangat wajar jika Novel beranggapan ada pejabat tinggi sekelas jenderal polisi yang terlibat dalam kasus tersebut. "Kasus NB (Novel Baswedan) cenderung bukan sekadar tindak pidana biasa, tetapi suatu konspirasi yang dilakukan sekelompok orang. Karena itu jika dikatakan ada pejabat tinggi, apakah itu polisi atau orang sipil terlibat, saya kira tidak ada masalah," kata Bambang saat dihubungi Republika.co.id, Senin (19/6).

Bambang melanjutkan, maksud Novel mengeluarkan pernyataan adanya indikasi jenderal polisi terlibat, kemungkinan karena yang bersangkutan ingin dilakukan penyeledikan lebih lanjut. Mestinya, pernyataan tersebut membuat polisi lebih tertantang untuk mengungkap kasus penganiayaan tersebut secara tuntas.

"Mungkin maksud Novel agar pernyataan dia itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di sinilah tantangan buat Polri untuk mengungkap kasus NB secara tuntas," ucap Bambang.

Seperti diketahui, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan buka suara mengenai kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Dalam sebuah wawancara kepada Time, Novel mengatakan bahwa serangan itu terkait sejumlah kasus korupsi yang ditanganinya.

Novel kemudian berharap polisi bisa segera menemukan pelakunya. Namun, sekitar dua bulan sejak peristiwa itu terjadi, polisi hingga kini belum menemukan pelakunya. Novel pun menduga ada "orang kuat" yang menjadi dalang serangan itu.

Bahkan, dia mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi ikut terlibat. "Saya memang mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat," kata Novel kepada Time.
Sumber : Center



   
 
Hari Ini, 1000 Sertifikat Tanah Warga Sik Dibagikan
Jumat, 20 April 2018 - 15:53

Selain Lakukan Pemerasan, Pemilik Swalayan Top 99 Juga Larang Karyawatinya Berjilbab?
Jumat, 20 April 2018 - 15:31

Mahfud MD: Lawan Jokowi Bukan Prabowo, Tapi Gatot Nurmantyo
Jumat, 20 April 2018 - 14:12

Pernyataan Moeldoko Bukti Istana Takut Dengan Kebangkitan Umat Islam
Jumat, 20 April 2018 - 14:08

Bupati Amril Dijadwalkan Hadiri Pelatihan Keterampilan Berusaha Season 8
Jumat, 20 April 2018 - 14:01

Saatnya Perjuangkan Ekonomi Umat
Jumat, 20 April 2018 - 13:52

Warga Panipahan Tanggal 27 Tikam Nomor urut 1
Jumat, 20 April 2018 - 13:48

Tokoh Masyarakat Dua Kecamatan Rapatkan Barisan Menangkan Syamsuar-Edi
Jumat, 20 April 2018 - 13:44

Pelaksanaan TMMD Kodim 0314/Inhil di Keritang Memasuki Hari ke-19
Jumat, 20 April 2018 - 13:39

Bupati Kampar Ajak Seluruh Masyarakat Menabung Di Bank Riau Kepri
Jumat, 20 April 2018 - 13:35

Sekda Inhil Pelajari Sistem Adminduk Kota Tangerang Selatan
Jumat, 20 April 2018 - 13:29

Mudahkan ASN yang Akan Pensiun,
Pemkab Inhil Bersama PT Taspen dan Bank Mandiri Syariah Gelar Sosialisasi Layanan Klaim Otomatis
Jumat, 20 April 2018 - 13:27

Dishub Bengkalis Kurangi Jadwal Keberangkatan Penyeberangan, Ini Alasannya
Kamis, 19 April 2018 - 21:19

Speed Boat Karya Budi Tenggelam di Perairan Indragiri
Kamis, 19 April 2018 - 21:12

Tinggal 4 Perusahaan yang Ekspor Cangkang Sawit Akibat Pajak Tinggi, 2 Dari Riau
Kamis, 19 April 2018 - 20:57

Program ICCTF di Sungai Tohor, Pemkab Meranti dan UR Panen Raya Ikan Keli
Kamis, 19 April 2018 - 20:54

Kapal Banyak Masuk, DPRD Riau Minta Pemprov Lirik Pendapatan di Pesisir
Kamis, 19 April 2018 - 20:50

Cawapres Prabowo Sudah Mengerucut Ke Gatot, Anies Dan TGB
Kamis, 19 April 2018 - 20:40

Survei: Kebanyakan Pemilih Jokowi Berpendidikan SMP Ke Bawah
Kamis, 19 April 2018 - 20:34

Karyawan Ini Ketahuan Mengutil di Swalayan Top 99, Pemilik Swalayan Malah Peras Rp 24 Juta
Kamis, 19 April 2018 - 20:24

Setelah Diperiksa Polisi, Pelapor Rocky Gerung Bingung Langkah Ke Depannya
Kamis, 19 April 2018 - 14:50

Ustaz Somad Minta Umat Gemar Membaca dan Menulis
Kamis, 19 April 2018 - 14:39

Kasus Sukmawati Masih Ditangani Polda Metro Jaya
Kamis, 19 April 2018 - 14:38

Wakapolri: Anggota Polri Diamkan Peredaran Miras Ditindak
Kamis, 19 April 2018 - 14:03

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com