Home
Masyarakat Perbatasan Enggan Pakai Pelat BM, Ini Kata Sekdaprov Riau | Pembangunan Dua Flyover di Pekanbaru Selesai Desember Tahun Ini | Pasca Kebakaran, Pelajar SMPN 4 Pekanbaru Tetap Belajar, Ini Alasannya | Danau Khayangan Banyak Pungli, Dispar Pekanbaru Cari Investor Pengelola Berpengalaman | Ambruk Sejak 2012, Permohonan Rehab Bendungan Kebun Nopi Kurang Direspon Gubri | Sekda Inhil: Cuti HM Wardan dan Rosman Sudah Diajukan ke Gubernur Riau
Jum'at, 19 Januari 2018
/ Nasional / 13:25:01 / Yusril akan Mediasi GNPF MUI dengan Pemerintah /
Yusril akan Mediasi GNPF MUI dengan Pemerintah
Senin, 19 Juni 2017 - 13:25:01 WIB

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengaku akan memenuhi tawaran Habib Rizieq Syihab agar ia membentuk forum rekonsiliasi antara GNPF MUI dengan pemerintah. Permintaan Habib Rizieq itu disampaikan melalui rekaman suara usai acara talkshow kasus Rizieq di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta, Jumat (16/6) lalu.

Yusril mengatakan bersedia menjembatani para ulama dan aktivis dengan pemerintah. Dia siap mengajukan formula rekonsiliasi yang dinilainya dapat diterima kedua pihak demi kesatuan dan persatuan bangsa.

"Anda kan tahu, posisi saya berada di tengah, Insyaallah hubungan pribadi saya dengan para ulama/muballigh dan tokoh-tokoh aktivis, begitu juga hubungan saya dengan tokoh-tokoh kunci baik di pemerintahan maupun di badan legislatif dan yudikatif sangatlah baik," kata Yusril melalui keterangannya, Ahad (18/6).

Yusril berpendapat adanya rekonsiliasi antara GNPF MUI, Habib Rizieq dan sejumlah tokoh ulama yang lain, serta para aktivis yang dituduh makar sangatlah penting bagi memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa. Yusril berkeyakinan para tokoh itu semuanya beriktikad bagi untuk memajukan umat, bangsa dan negara. Mereka sering berbeda pendapat dengan pemerintah dinilainya adalah hal wajar dalam kehidupan demokrasi.

Sebaliknya juga, pemerintah kini sedang menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan pembangunan bangsa dan negara. Untuk menyelesaikan tantangan itu, pemerintah memerlukan stabilitas sosial dan politik, keamanan yang kondusif, serta dukungan dari seluruh komponen bangsa.

"Energi pemerintah harus difokuskan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi dan pembangunan bangsa seluruhnya,  sehingga beban-beban lain di bidang politik mestinya bisa dikurangi," kata dia.

Yusril mengatakan dia mengenal baik Habib Rizieq dan sejumlah ulama/muballigh serta aktivis yang sekarang ini sedang menghapi berbagai permasalahan hukum. Kasus-kasus yang dihadapi sedang berada di tahap penyelidikan dan penyidikan. Terhadap permasalahan itu, Yusril mengatakan, pemerintah seyogianya bersikap bijak dan mengedepankan dialog serta langkah persuasif, bukannya melakukan langkah penegakan hukum yang potensial menuai kontroversi terhadap mereka.

Untuk itulah, pemerintah dinilai perlu melakukan pendekatan baru yang lebih simpatik dengan merangkul  tokoh-tokoh ulama dan aktivis yang berada di luar pemrintah. Dengan demikian, tidak perlu ada suasana tegang, apalagi timbul anggapan pemerintah melakukan "kriminalisasi" terhadap ulama dan aktivis.

"Saya berkeyakinan, Presiden Jokowi tidak mungkin akan mempunyai pikiran untuk mengkriminalkan ulama dan aktivis. Karena itu mispersepsi dalam penegakan hukum ini, harus dicarikan jalan keluarnya," kata Yusril. [rol]

   
 
Tokoh Muda Minang: Hukum Tajam Ke Ustadz Zulkifli, Tumpul Ke Viktor Laiskodat
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:35

Zulkifli: Apa Yang Saya Sampaikan Adalah Hadis Nabi
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25

KPU Inhil Umumkan Hasil Kesehatan 3 Peslon Bupati
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:14

Zulaikha Wardan Lantik PAC Dan Ranting Muslimat NU Tempuling
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:12

Bupati Inhil Ingatkan ASN Agar Pahami Peraturan Perundang-undangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09

Anies Ragu Menjawab Tantangan Sofyan Djalil?
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:06

Pimpinan DPR: Utang Negara Semakin Mengkhawatirkan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:02

Sekdako Pekanbaru M.Noer Dipanggil Bawaslu, Ayat Cahyadi: Biarkan Saja
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:58

Layanan Pertolongan Kecelakaan Gratis Bagi Warga Pekanbaru, Cukup Tekan 119
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:53

Semua Balon Pilgubri Belum Lengkap Berkasnya, Firdaus Masih Kurang SKCKnya
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:49

Telah Lahir Bayi Gajah di Suaka Margasatwa Balai Raja Bengkalis
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:47

Ustaz Zulkifli Tersangka Atas Dugaan Ujaran Kebencian
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:42

Emil Sebut Ustaz Somad Inspirasi Dakwahnya Lewat Kekuasaan
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:38

Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Ini Isi Ceramah Ustaz Zulkifli
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:36

Ini Pendapat Ketua MUI Maaruf Amin Soal Mahar Politik
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:33

Pernyataan Lengkap La Nyalla Soal Uang Saksi Prabowo
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:30

Warga Desa Batang Duku dan PT SPM Bekerjasama Buat Embung
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:23

Penjualan Baik, Harga TBS CPO Sawit Riau Naik Rp55,52/Kg
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:21

Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:13

Bagaimana Cara Cetak Foto di Atas Cappucino?
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:36

Gubri Pastikan Jalan Okura-Perawang Siak Dibangun Tahun ini
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:33

Daihatsu Sudirman Sudah Cetak 30 SPK All New Terios, Ini Harganya
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:28

Bupati Inhil Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 011 Desa Sungai Ambat
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:57

Ketua DPRD Inhil Minta ASN Tidak Sibuk Soal Pilkada
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com