Home
Nelson Angkat Bertekad Pertahankan Predikat A Pengadilan Negeri Pelalawan | Begini Lho Cara Tepat Memperlakukan Wajah Berjerawat | Pemko Diminta Klarifikasi Kelangkaan Garam di Pekanbaru | Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia | Erick Thohir Minta Buklet SEA Games Segera Diganti | 30 Kepala Suku Papua Ikuti Manasik Haji
Senin, 21 08 2017
/ Nasional / 13:25:01 / Yusril akan Mediasi GNPF MUI dengan Pemerintah /
Yusril akan Mediasi GNPF MUI dengan Pemerintah
Senin, 19 Juni 2017 - 13:25:01 WIB

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengaku akan memenuhi tawaran Habib Rizieq Syihab agar ia membentuk forum rekonsiliasi antara GNPF MUI dengan pemerintah. Permintaan Habib Rizieq itu disampaikan melalui rekaman suara usai acara talkshow kasus Rizieq di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta, Jumat (16/6) lalu.

Yusril mengatakan bersedia menjembatani para ulama dan aktivis dengan pemerintah. Dia siap mengajukan formula rekonsiliasi yang dinilainya dapat diterima kedua pihak demi kesatuan dan persatuan bangsa.

"Anda kan tahu, posisi saya berada di tengah, Insyaallah hubungan pribadi saya dengan para ulama/muballigh dan tokoh-tokoh aktivis, begitu juga hubungan saya dengan tokoh-tokoh kunci baik di pemerintahan maupun di badan legislatif dan yudikatif sangatlah baik," kata Yusril melalui keterangannya, Ahad (18/6).

Yusril berpendapat adanya rekonsiliasi antara GNPF MUI, Habib Rizieq dan sejumlah tokoh ulama yang lain, serta para aktivis yang dituduh makar sangatlah penting bagi memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa. Yusril berkeyakinan para tokoh itu semuanya beriktikad bagi untuk memajukan umat, bangsa dan negara. Mereka sering berbeda pendapat dengan pemerintah dinilainya adalah hal wajar dalam kehidupan demokrasi.

Sebaliknya juga, pemerintah kini sedang menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan pembangunan bangsa dan negara. Untuk menyelesaikan tantangan itu, pemerintah memerlukan stabilitas sosial dan politik, keamanan yang kondusif, serta dukungan dari seluruh komponen bangsa.

"Energi pemerintah harus difokuskan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi dan pembangunan bangsa seluruhnya,  sehingga beban-beban lain di bidang politik mestinya bisa dikurangi," kata dia.

Yusril mengatakan dia mengenal baik Habib Rizieq dan sejumlah ulama/muballigh serta aktivis yang sekarang ini sedang menghapi berbagai permasalahan hukum. Kasus-kasus yang dihadapi sedang berada di tahap penyelidikan dan penyidikan. Terhadap permasalahan itu, Yusril mengatakan, pemerintah seyogianya bersikap bijak dan mengedepankan dialog serta langkah persuasif, bukannya melakukan langkah penegakan hukum yang potensial menuai kontroversi terhadap mereka.

Untuk itulah, pemerintah dinilai perlu melakukan pendekatan baru yang lebih simpatik dengan merangkul  tokoh-tokoh ulama dan aktivis yang berada di luar pemrintah. Dengan demikian, tidak perlu ada suasana tegang, apalagi timbul anggapan pemerintah melakukan "kriminalisasi" terhadap ulama dan aktivis.

"Saya berkeyakinan, Presiden Jokowi tidak mungkin akan mempunyai pikiran untuk mengkriminalkan ulama dan aktivis. Karena itu mispersepsi dalam penegakan hukum ini, harus dicarikan jalan keluarnya," kata Yusril. [rol]

   
 
Akhir Agustus, Golkar Putuskan Calon untuk Pilkada 2018
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:25

Sopir Truk Rekam Oknum Pungli, Kapolri: Polisi Memeras Kena Pidana
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:17

Bendera Indonesia Terbalik, #ShameOnYouMalaysia Jadi Trending Topic
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:15

Chelsea Perlu Bangun Pondasi Tim yang Kuat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:10

Yasonna Yakin Napi Teroris Yang Dapat Remisi Sudah Taubat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:05

Stafsus Presiden: Tidak Ada Salahnya Pertukaran Budaya Dengan Tiongkok
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:00

Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:56

PSPS Amankan Tiga Poin Krusial
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:49

Alasan di Balik Perceraian Caisar dan Indadari
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:54

Kredit Mobil 10 Tahun, Untung Apa Buntung
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:46

Toyota Beberkan Keunggulan Penggerak Roda Belakang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:39

Wow! Peneliti Pastikan Cadangan Air Es di Planet Mars Ada, Nih Penjelasannya!
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:26

Golkar Yakin Jokowi Menang 65%, PKB: Terlalu Pagi Ngomong Pilpres
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:18

Ini Alasan Din Syamsuddin Dukung Deddy Mizwar Jadi Cagub Jabar
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:13

Dicerai Caisar, Indadari Tunggu Pertanggungjawaban di Akhirat
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:02

Bupati Inhil Resmikan e-Bilik Sekaligus Pimpin Rapat Bersama Insan Pers
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:48

Bupati Inhil Ajak Sukseskan Festival Kelapa Internasional
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:47

LIPI Imbau Nelayan Maninjau Musnahkan Ikan Predator
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:18

Lima Smartphone Terlaris di Kuartal 2 Tahun Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:15

PBB Verifikasi 16.056 Nama Pulau Milik Indonesia
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:13

Setelah Pensiun dari MotoGP, Rossi Bakal Jajal Balapan Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:10

Belum Teken Kontrak Barunya, Messi Segera Ikuti Jejak Neymar?
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:09

Syahrini Bakal Diperiksa Bareskrim Soal Kasus First Travel
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:06

Mantan Penasehat KPK: Pak Jokowi Layak Digelari Pahlawan Penghutang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:01

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com