Home
Populasi Harimau Sumatera Ditaksir Tinggal 400 Ekor | Pekanbaru Hujan Deras, Polantas Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir | Kuduk Anies Merinding Saat Cium Janggut Rasulullah | Rakyat Harus Pilih Pemimpin Yang Kembalikan UUD 1945 Asli | PPL dan Petani Basmi Hama Tikus di Lahan Sawah Bungaraya | Serentak se-Indonesia, KPU Siak Gelar Seni Budaya "Pemilu Berdaulat Negara Kuat"
Minggu, 22 April 2018
/ Metropolitan / 13:39:29 / Takjil dan Bukber, Pencetus Kantong Jebol Selama Ramadhan /
Takjil dan Bukber, Pencetus Kantong Jebol Selama Ramadhan
Senin, 19 Juni 2017 - 13:39:29 WIB

RIAUTRUST.com - Sebagai momentum penuh perayaan, bulan Ramadhan sangat identik dengan berbagai macam pengeluaran yang sering tidak dijumpai di hari-hari biasa. Salah satu fenomena klasik yang kerap ditemui adalah pengeluaran yang membengkak dan bahkan kehabisan dana di penghujung Ramadhan.

Konsultan keuangan dan penulis buku 'Finchickup', Farah Dini, menjelaskan ada beberapa penyebab yang menjadikan pos pengeluaran acap kali membengkak di bulan Ramadhan. Penyebab tersebut antara lain acara buka puasa bersama yang sering dijadikan ajang berkumpul dengan teman-teman yang jarang ditemui jika tidak ada momen yang tepat.

Pengaturan keuangan Ramadhan menurut Farah utamanya ada pada bujeting yang memang susah dilakukan. Pertama, kita harus tahu dulu pengeluaran di Ramadhan apa saja. Yang paling besar tentu untuk buka puasa, baik di rumah maupun di luar rumah. Di rumah pun kita kerap lapar mata, semua takjil dan makanan utama ingin dibeli atau dibuat sendiri. Padahal belum tentu juga dihabiskan.

“Nah kita harus set bujet untuk takjil segala macam, untuk masak di rumah dari sahur sampai makan malam itu berapa. Dari tujuh hari, yang kita mau bukber bareng di luar berapa kali, kita set dua kali misalnya. Kemudian tentukan kita mau pergi sendiri apa sama keluarga? Kalau sendiri, berarti kita bujet untuk satu orang, Kalau keluarga, berapa anggota keluarga yang ikut. Kalau kita mau bukber, mau undang keluarga besar, tanggungan siapa? Enggak taunya tanggungan kita sama suami, berarti kita harus set bujet, kalau mau begitu pastikan, kalau mau bukber diluar bukbernya di mana, berapa bujet yang mau dihabiskan,” paparnya kepada Republika.co.id, dalam acara Diskusi Interaktif Jelang Berbuka, "Cerdas Kelola Keuangan di bulan Ramadhan – Ayo #DoITCERDAS”, di Jakarta belum lama ini.

Farah menyarankan ketika bukber bersama teman, jangan takut untuk mengeluarkan saran untuk cari tempat bukber yang murah. Terkadang kita hanya ikut saja tempat bukber yang sudah ditentukan meskipun mahal. “Sekali bukber di luar untuk sendiri Rp 100 ribu, seminggu dua kali bukber, berarti sebulan ada delapan kali bukber, biaya bisa mencapai Rp 800 ribu. Harus ingat uang jangan dihabiskan untuk bukber,” ujarnya,

Untuk dana buka puasa di rumah dan di luar, juga untuk sahur, Farah mengatakan dananya sama seperti makan di bulan sebelumnya. Bulan puasa sama dengan bulan sebelumnya untuk pengeluaran karena gaji tetap sama. “Untuk buka puasa berarti uang makan pagi sama siang, untuk sahur berarti uang makan malam kita, jumlahnya tak boleh lebih dari pengeluaran harian di bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya.

Selain kebutuhan buka puasa bersama, lanjut Farah, kenaikan biaya dibulan Ramadhan ada pada pengeluaran rumah tangga atau utilitas. Pengeluaran rumah tangga seperti penggunaan listrik, air, gas dan bahan-bahan pokok juga sering melonjak. Ini lantaran lebih sering memasak saat Ramadhan.

Jadi lebih hemat masak sendiri atau jajan di luar? Menurutnya, bisa dengan patungan jika buka bersama di kantor. Atau bisa potluck, masing-masing orang yang ikut bukber bawa makanan. “Cari alternatif, bukan berrati tidak bukber sama sekali. Bukber adalah ajang silahturahmi, alternatif dipikirkan, agar pengeluaran tetap terjaga seperti pengeluaran di hari biasa,” tambahnya. [ROL]

   
 
Hari Ini, 1000 Sertifikat Tanah Warga Sik Dibagikan
Jumat, 20 April 2018 - 15:53

Selain Lakukan Pemerasan, Pemilik Swalayan Top 99 Juga Larang Karyawatinya Berjilbab?
Jumat, 20 April 2018 - 15:31

Mahfud MD: Lawan Jokowi Bukan Prabowo, Tapi Gatot Nurmantyo
Jumat, 20 April 2018 - 14:12

Pernyataan Moeldoko Bukti Istana Takut Dengan Kebangkitan Umat Islam
Jumat, 20 April 2018 - 14:08

Bupati Amril Dijadwalkan Hadiri Pelatihan Keterampilan Berusaha Season 8
Jumat, 20 April 2018 - 14:01

Saatnya Perjuangkan Ekonomi Umat
Jumat, 20 April 2018 - 13:52

Warga Panipahan Tanggal 27 Tikam Nomor urut 1
Jumat, 20 April 2018 - 13:48

Tokoh Masyarakat Dua Kecamatan Rapatkan Barisan Menangkan Syamsuar-Edi
Jumat, 20 April 2018 - 13:44

Pelaksanaan TMMD Kodim 0314/Inhil di Keritang Memasuki Hari ke-19
Jumat, 20 April 2018 - 13:39

Bupati Kampar Ajak Seluruh Masyarakat Menabung Di Bank Riau Kepri
Jumat, 20 April 2018 - 13:35

Sekda Inhil Pelajari Sistem Adminduk Kota Tangerang Selatan
Jumat, 20 April 2018 - 13:29

Mudahkan ASN yang Akan Pensiun,
Pemkab Inhil Bersama PT Taspen dan Bank Mandiri Syariah Gelar Sosialisasi Layanan Klaim Otomatis
Jumat, 20 April 2018 - 13:27

Dishub Bengkalis Kurangi Jadwal Keberangkatan Penyeberangan, Ini Alasannya
Kamis, 19 April 2018 - 21:19

Speed Boat Karya Budi Tenggelam di Perairan Indragiri
Kamis, 19 April 2018 - 21:12

Tinggal 4 Perusahaan yang Ekspor Cangkang Sawit Akibat Pajak Tinggi, 2 Dari Riau
Kamis, 19 April 2018 - 20:57

Program ICCTF di Sungai Tohor, Pemkab Meranti dan UR Panen Raya Ikan Keli
Kamis, 19 April 2018 - 20:54

Kapal Banyak Masuk, DPRD Riau Minta Pemprov Lirik Pendapatan di Pesisir
Kamis, 19 April 2018 - 20:50

Cawapres Prabowo Sudah Mengerucut Ke Gatot, Anies Dan TGB
Kamis, 19 April 2018 - 20:40

Survei: Kebanyakan Pemilih Jokowi Berpendidikan SMP Ke Bawah
Kamis, 19 April 2018 - 20:34

Karyawan Ini Ketahuan Mengutil di Swalayan Top 99, Pemilik Swalayan Malah Peras Rp 24 Juta
Kamis, 19 April 2018 - 20:24

Setelah Diperiksa Polisi, Pelapor Rocky Gerung Bingung Langkah Ke Depannya
Kamis, 19 April 2018 - 14:50

Ustaz Somad Minta Umat Gemar Membaca dan Menulis
Kamis, 19 April 2018 - 14:39

Kasus Sukmawati Masih Ditangani Polda Metro Jaya
Kamis, 19 April 2018 - 14:38

Wakapolri: Anggota Polri Diamkan Peredaran Miras Ditindak
Kamis, 19 April 2018 - 14:03

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com