Home
Ribut Pribumi karena Ada yang Membuka Jin dari Botol | Dukung Program Pusat,Pemkab Inhil Persiapkan Penerapan Transaksi Non Tunai | Jokowi Menikmati Manuver Gatot, Buktinya Sampai Sekarang Tidak Dipecat | Tolak Perppu Ormas, Gerindra Kompori Parpol Koalisi Pemerintah | Margarito: Densus Tipikor Akan Menguntungkan Jokowi | Objek Wisata Kasang Kulim Menanti Layanan Trans Metro Pekanbaru
Sabtu, 21 Oktober 2017
/ Metropolitan / 13:39:29 / Takjil dan Bukber, Pencetus Kantong Jebol Selama Ramadhan /
Takjil dan Bukber, Pencetus Kantong Jebol Selama Ramadhan
Senin, 19 Juni 2017 - 13:39:29 WIB

RIAUTRUST.com - Sebagai momentum penuh perayaan, bulan Ramadhan sangat identik dengan berbagai macam pengeluaran yang sering tidak dijumpai di hari-hari biasa. Salah satu fenomena klasik yang kerap ditemui adalah pengeluaran yang membengkak dan bahkan kehabisan dana di penghujung Ramadhan.

Konsultan keuangan dan penulis buku 'Finchickup', Farah Dini, menjelaskan ada beberapa penyebab yang menjadikan pos pengeluaran acap kali membengkak di bulan Ramadhan. Penyebab tersebut antara lain acara buka puasa bersama yang sering dijadikan ajang berkumpul dengan teman-teman yang jarang ditemui jika tidak ada momen yang tepat.

Pengaturan keuangan Ramadhan menurut Farah utamanya ada pada bujeting yang memang susah dilakukan. Pertama, kita harus tahu dulu pengeluaran di Ramadhan apa saja. Yang paling besar tentu untuk buka puasa, baik di rumah maupun di luar rumah. Di rumah pun kita kerap lapar mata, semua takjil dan makanan utama ingin dibeli atau dibuat sendiri. Padahal belum tentu juga dihabiskan.

“Nah kita harus set bujet untuk takjil segala macam, untuk masak di rumah dari sahur sampai makan malam itu berapa. Dari tujuh hari, yang kita mau bukber bareng di luar berapa kali, kita set dua kali misalnya. Kemudian tentukan kita mau pergi sendiri apa sama keluarga? Kalau sendiri, berarti kita bujet untuk satu orang, Kalau keluarga, berapa anggota keluarga yang ikut. Kalau kita mau bukber, mau undang keluarga besar, tanggungan siapa? Enggak taunya tanggungan kita sama suami, berarti kita harus set bujet, kalau mau begitu pastikan, kalau mau bukber diluar bukbernya di mana, berapa bujet yang mau dihabiskan,” paparnya kepada Republika.co.id, dalam acara Diskusi Interaktif Jelang Berbuka, "Cerdas Kelola Keuangan di bulan Ramadhan – Ayo #DoITCERDAS”, di Jakarta belum lama ini.

Farah menyarankan ketika bukber bersama teman, jangan takut untuk mengeluarkan saran untuk cari tempat bukber yang murah. Terkadang kita hanya ikut saja tempat bukber yang sudah ditentukan meskipun mahal. “Sekali bukber di luar untuk sendiri Rp 100 ribu, seminggu dua kali bukber, berarti sebulan ada delapan kali bukber, biaya bisa mencapai Rp 800 ribu. Harus ingat uang jangan dihabiskan untuk bukber,” ujarnya,

Untuk dana buka puasa di rumah dan di luar, juga untuk sahur, Farah mengatakan dananya sama seperti makan di bulan sebelumnya. Bulan puasa sama dengan bulan sebelumnya untuk pengeluaran karena gaji tetap sama. “Untuk buka puasa berarti uang makan pagi sama siang, untuk sahur berarti uang makan malam kita, jumlahnya tak boleh lebih dari pengeluaran harian di bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya.

Selain kebutuhan buka puasa bersama, lanjut Farah, kenaikan biaya dibulan Ramadhan ada pada pengeluaran rumah tangga atau utilitas. Pengeluaran rumah tangga seperti penggunaan listrik, air, gas dan bahan-bahan pokok juga sering melonjak. Ini lantaran lebih sering memasak saat Ramadhan.

Jadi lebih hemat masak sendiri atau jajan di luar? Menurutnya, bisa dengan patungan jika buka bersama di kantor. Atau bisa potluck, masing-masing orang yang ikut bukber bawa makanan. “Cari alternatif, bukan berrati tidak bukber sama sekali. Bukber adalah ajang silahturahmi, alternatif dipikirkan, agar pengeluaran tetap terjaga seperti pengeluaran di hari biasa,” tambahnya. [ROL]

   
 
PILPRES 2019: AHY Kandidat Terkuat Demokrat
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49

KPK Diingatkan Tak Gegabah Tetapkan Setya Novanto Sebagai Tersangka
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:43

Ngadu ke Bawaslu, PBB Yakin Penuhi Persyaratan KPU
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:36

Allah Menangguhkan Azab Para Pendosa
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:27

Jalan Rusak, Rute "Tour de Siak" Hingga Malaka Dibatalkan
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:25

Motif Ombak Bono Dalam Batik Raup Omzet Hingga Rp300 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:23

Pulau-pulau Reklamasi Sebaiknya Dijadikan Pangkalan Militer
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:15

Keliru Anies Dilaporkan Ke Polisi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:11

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tikus, BC Selatpanjang Tutup Mata?
Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:52

Pemerintah Jokowi Dinilai Menjauh dari Cita-cita Reformasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:44

Qualcomm Pamer Smartphone 5G Pertama
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:40

Walhi Kasih Saran Kepada Anies Terkait Reklamasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:36

RAPP Terancam Setop Operasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:27

Terlanjur Pamer Aurat di Sosial Media
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:22

Orang Indonesia Paling Sering Plesir ke Singapura
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:19

Nokia 7 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5,1 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:14

Pemko Dumai Targetkan 4.000 Wanita Menikah Lakukan Pemeriksaan Kanker Serviks
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:59

Sadis, Suami Kapak Istrinya Hingga Tewas di Desa Muara Takus
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:55

Tersandung Korupsi Lampu Jalan Pekanbaru, Dua Anggota LSM Ditahan
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:49

Alumni ITB Bantah Klaim Luhut, Hasil Kajian Tolak Reklamasi
Kamis, 19 Oktober 2017 - 22:01

Valentino Rossi Sebut Yamaha dalam Situasi Sulit
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:58

Hutan Tanaman Industri Berhenti Operasi, RAPP Terancam Tutup
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:52

Anies Kembali Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:50

Anies-Sandi Minta Kejati DKI Kawal Proyek Terancam Molor
Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:46

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com