Home
Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging | Progres Tol Pekanbaru - Dumai Digesa | Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun | 10 Capres Elektabilitas Tertinggi, Wow Anies Baswedan Melesat | Anies Evaluasi Proyek-Proyek di Jakarta | MK Dinilai Rusak Demokrasi Jika tak Batalkan PT 20 Persen
Selasa, 24 Oktober 2017
/ Metropolitan / 13:56:58 / Kakan Kemenag Riau: Full Day School Jangan Sampai Matikan Madrasah /
Kakan Kemenag Riau: Full Day School Jangan Sampai Matikan Madrasah
Senin, 19 Juni 2017 - 13:56:58 WIB

PEKANBARU - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau meminta, kebijakan lima hari sekolah atau "full day school" tidak mematikan sekolah pendidikan agama atau madrasah.

"Kita berharap, kebijakan itu (full day school) tidak mengurangi peran madrasah di Riau," ucap Kepala Kemenag Provinsi Riau, Ahmad Supardi Hasibuan di Pekanbaru, Senin.

Ia menyebut, waktu normal pembelajaran di sekolah dimulai dari pukul 07.00 Wib sampai 14.00 WIB. Belajar di madrasah diniyah dari pukul 15.00 Wib hingga 18.00 Wib, dan di rumah pada malam hari.

Seperti Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) secara umum merupakan milik masyarakat setempat, dan dibiayai sepenuhnya oleh mereka.

Keberadaan MDTA telah terbukti dan teruji dalam membina serta mendidik anak-anak di bidang pendidikan agama, karena di sekolah mereka cuma mendapatkan sedikit yakni tiga jam pelajaran agama dalam sepekan.

"Jika bukan hal ini yang diterapkan, maka full day school ini akan mematikan MDTA dan madrasah diniyah. Jumlahnya madrasah cukup banyak, dan berada di setiap masjid di Riau," katanya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah mulai tahun ajaran 2017/2018 akan memberlakukan kegiatan belajar penuh satu hari bagi anak usia sekolah bertujuan baik, terutama di daerah.

Pihak sekolah akan lebih meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengoptimalkan dan secara bersama-sama menerapkan tiga basis pendidikan yakni sekolah, lalu di rumah atau keluarga, dan lingkungan.

Sebab, katanya, pendidikan tidak cuma diberikan sekolah atau madrasah saja, melainkan didapat dari tempat tinggalnya, dan lingkungan sekitar turut mempengaruhi pola pikirnya.

"Kalau ini dimaksudkan, maka full day school sangat bagus. Anak didik bisa tetap belajar di MDTA, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan yang sejenis," tegasnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy pekan lalu mengatakan, penerapan kebijakan delapan jam belajar dengan lima hari sekolah di tahun ajaran 2017/2018 menguntungkan madrasah diniyah.

"Justru dengan semakin banyak waktu siswa belajar, maka madrasah diniyah dapat diintegrasikan dengan pembentukan karakter. Madrasah diniyah justru diuntungkan karena akan tumbuh dijadikan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat bersinergi dengan sekolah dalam menguatkan nilai karakter religius," ujarnya.

Dia menjelaskan melalui pendidikan belajar delapan jam itu, jangan dibayangkan siswa akan berada di kelas sepanjang hari.

"Nantinya guru akan mendorong siswa untuk belajar dengan berbagai metode seperti bermain peran dan dari bermacam-macam sumber belajar, bisa dari seniman, petani, ustadz, pendeta. Banyak sumber yang bisa terlibat, tetapi guru harus tetap bertanggung jawab pada aktivitas siswanya," tambah dia.

Kebijakan itu merupakan implementasi dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menitik beratkan lima nilai utama, yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas.

"Peraturan terkait hal tersebut segera diterbitkan dan segera kita sosialisasikan," cetus dia. [Antara]

   
 
Nih! 5 Fakta Menarik Black Hole yang Perlu Anda Ketahui
Senin, 23 Oktober 2017 - 10:12

Kuok Adventure Motor Trail Akan Jadi Destinasi Wisata Kampar
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:49

Kemas Gelar Menaja Kata Jilid III dalam Rangka Sumpah Pemuda
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:42

Bupati Inhil dan Istri Jenguk Annisah, Bocah 11 Tahun Penderita Tumor Ganas
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:39

Duet Andi-Suyatno Dikabarkan Direstui Ketum Golkar
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:35

Gerindra Ngotot Tolak Perppu Ormas, Ini Alasannya
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:29

Waduh! Elektabilitas Pak Jokowi Masih di Bawah 30 Persen
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:24

Terpercik Api Las, Sepeda Motor Pria di Selatpanjang Ini Hangus
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:15

Kenapa Cowok Sejati Harus Tetap Nyetir Mobil
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:08

Pengakuan Deddy Corbuzier, Ayahnya Sopir Mikrolet
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:55

Jangan Cuma Densus Tipikor, Densus Anti-Hama Juga Diperlukan Petani
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:44

Polisi Amankan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal di Siak
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:38

Persatuan Jaksa: Densus Tipikor tak Bisa Lakukan Penuntutan
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:28

Populasi Muslim di Kanada Berkembang Pesat
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:25

Barcelona akan Tawarkan Kontrak Seumur Hidup untuk Messi
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:23

Menteri LHK: RAPP tidak Mau Ikuti Aturan Pemerintah
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:21

Penolakan AS Atas Panglima TNI Dipertanyakan Banyak Pihak
Senin, 23 Oktober 2017 - 08:16

Egy Maulana Vikri Diinginkan 3 Klub Eropa
Minggu, 22 Oktober 2017 - 21:09

Pelindo Upayakan Serap Potensi Ekspor 13 Juta Ton CPO Riau
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:54

Kapolda Riau Klarifikasi Berita Negara Tak Butuh Tentara, Konteksnya Berbeda
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:48

Fadli Zon: Infrastruktur dari Utang Persulit Pemerintah
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:41

Anies Siapkan Program untuk Pondok Pesantren
Minggu, 22 Oktober 2017 - 20:38

Elektabilitas Prabowo Tempel Jokowi, Ini Kata Gerindra
Minggu, 22 Oktober 2017 - 18:38

Reklamasi Dilanjutkan, HMI Minta Jokowi Copot Menteri Luhut
Minggu, 22 Oktober 2017 - 18:26

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com