Home
Ketika Habib Rizieq dan Ustaz Somad Muncul di Survei Capres | Soal Kasus Habib Rizieq, Ini Solusi dari Jimly | Prabowo-Anies Lebih Menarik Ketimbang JK-Anies | Pj Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka | Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning Riau Open 2018, PBSI Riau Gelar Rapat Persiapan | Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan dari Granat
Jum'at, 23 Februari 2018
/ Lifestyle / 14:11:37 / Jangan Sampai Bokek Setelah Mudik Lebaran /
Jangan Sampai Bokek Setelah Mudik Lebaran
Senin, 19 Juni 2017 - 14:11:37 WIB

RIAUTRUST.com - Sesuai tradisi, kita umumnya meluangkan waktu, dan tentu saja uang, untuk mudik saat Lebaran. Setelah setahun pergi merantau mencari rejeki di kota lain, sekarang saatnya kembali ke kampung halaman untuk menjaga silaturahmi serta melepas rindu dengan keluarga, sanak saudara dan teman-teman lama. Tentunya sangat menyenangkan.

Perjuangan untuk mendapatkan tiket pulang kampung yang harganya melonjak dari harga normal di hari biasa, segera terlupakan saat kita bertemu dengan orang tua atau sanak saudara. Begitu juga keletihan karena harus melakukan perjalanan berjam-jam menembus antrean panjang langsung sirna begitu sampai di kampung halaman.

Banyak kegiatan yang kita lakukan saat di kampung halaman untuk melepas kangen dan berlibur, bahkan menambah ibadah. Buka bersama, reuni kecil-kecilan dengan teman-teman lama, bersedekah, mengunjungi tempat wisata alam, peninggalan sejarah, atau wisata kuliner. Wah, banyak rencana yang ingin dilakukan saat pulang kampung.

Kegiatan-kegiatan di atas pasti membutuhkan dana yang seringkali tidak sedikit, apalagi kalau kita pulang kampung dengan pasangan dan anak-anak. Sering terjadi orang yang habis-habisan untuk pulang kampung hingga menguras habis seluruh tabungannya yang seharusnya diperuntukkan sebagai dana darurat. Kembali ke tempat kita mengais rejeki dengan keadaan bokek (tidak punya uang).

Berikut adalah beberapa trik yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah hal di atas terjadi.

Perencanaan
Sangat disarankan membuat perencanaan yang lengkap dan detail untuk menghadapi pulang kampung atau liburan, bahkan jauh hari sebelum saatnya. Tempat tujuan dan jenis aktivitas perlu disepakati bersama dengan anggota keluarga yang lain. Moda transportasi menuju tempat tujuan dan akomodasi selama di lokasi juga perlu dipikirkan.

Umumnya tiket transportasi, terutama penerbangan, akan lebih murah kalau kita beli jauh sebelum keberangkatan. Penerbangan hari Selasa, Rabu, dan Kamis umumnya relatif lebih murah dibanding hari lain. Begitu juga dengan penerbangan di jam-jam yang ajaib, seperti penerbangan pertama atau penerbangan terakhir.

Dengan membuat perencanaan jauh hari sebelum waktunya, memberi kita kesempatan untuk melakukan riset kecil-kecilan untuk menetapkan budget yang diperlukan. Selain itu kita juga bisa menyiapkan jadwal kegiatan setiap harinya sehingga kita tidak mati gaya di lokasi berlibur. Bagi kita yang masih menjadi karyawan, perencanaan juga membantu untuk pengajuan cuti di tempat kerja.

Pendanaan
Setelah kita menetapkan budget, maka kita perlu membuat rencana pendanaannya. Dengan perencanaan yang jauh sebelum saatnya, memungkinkan kita untuk menyisihkan dana setiap bulan dalam memenuhi budget, sehingga tidak memberatkan di detik-detik terakhir sebelum keberangkatan.

Pendapatan-pendapatan besar yang tidak rutin, seperti bonus atau THR, dapat dipertimbangkan untuk menjadi salah satu sumber dana. Disarankan untuk tidak menggunakan keseluruhan pendapatan tidak rutin ini sebagai sumber dana. Sisihkan dahulu bagian yang diperuntukkan bagi hal-hal penting lainnya, seperti uang sekolah anak, dana darurat, dan lain-lain.

Simpan dana yang disiapkan untuk mudik ini pada instrumen yang dapat diakses di kampung halaman. Bank yang memiliki ATM adalah contoh instrumen tempat menyimpan dana.

Saat pulang kampung, bawalah HANYA instrumen di atas, agar tabungan kita tidak jebol saat setelah liburan. Pastikan budget ini sudah ditambahkan beberapa persen untuk menjaga terjadinya keadaan darurat yang di luar rencana.

Sangat disarankan untuk membuat rencana dan pendanaan ini jauh-jauh hari sebelumnya. Setelah kembali dari pulang kampung adalah saat yang tepat untuk mulai merencanakan kebutuhan pulang kampung yang berikutnya, karena masih sangat membekas di ingatan kita biaya-biaya apa saja yang diperlukan. Selain itu pembentukan dana pun cukup panjang waktunya sehingga penyisihan setiap bulannya menjadi ringan.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan selamat pulang kampung. Jangan lupa membawa oleh-oleh untuk tetangga, rekan kerja dan teman-teman. Safe trip!

Balik dari pulang kampung belajar lagi tentang keuangan yaa. Untuk bulan depan (July) ada workshop di 2 kota yaitu Surabaya cek disini https://bit.ly/cpmmsby dan https://bit.ly/wkrdsby atau di Jakarta dan seluruh info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com



(detik.com).

   
 
Budi Gunawan Diisukan Jadi Cawapres, Ini Penjelasan PDIP
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:46

Alfedri Minta Semua Pihak Waspada Ancaman Karlahut
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:37

Kebakaran 5 Ha Lahan Gambut Kampung Penyengat Berhasil Dipadamkan
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:34

Forkompinda Bahas Sejumlah Isu Penting yang Terjadi Dalam Sebulan
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:31

Sebulan Berhenti, Bus Damri Jurusan Siak-Kandis Kembali Dioperasikan
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:23

Habib Rizieq: Saya Akan Umumkan Sendiri Kepulangan Saya
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:18

Anies Dukung Sudirman Said di Pilgub Jateng
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:15

Kasus Penyerangan Ulama, Ini Komentar Habib Rizieq
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:12

Habib Rizieq Sudah Sempat Pesan Tiket Kepulangan
Kamis, 22 Februari 2018 - 08:08

Polri Minta MUI Dinginkan Gejolak Umat Islam soal Penyerangan Pemuka Agama
Kamis, 22 Februari 2018 - 07:45

Pj Bupati Inhil Ikuti Rakornas Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018
Rabu, 21 Februari 2018 - 21:56

Alumni Al-Azhar Sebut TGB Tepat Memimpin Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 21:50

99,9 Persen PK Ahok Bakal Ditolak
Rabu, 21 Februari 2018 - 21:42

Perayaan "Perang Air" di Selatpanjang Berlangsung Meriah
Rabu, 21 Februari 2018 - 21:31

Panen Padi Perdana, Koramil Tempuling Hasilkan Rata-Rata 2 Ton per Hektare
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:59

1.125 Koperasi di Riau Terancam Dibubarkan, Meninggalkan Masalah
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:53

Pertalite Riau Termahal se-Indonesia, DPRD Bentuk Pansus Pajak Bahan Bakar
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:45

Menutup Open Tournament, Ini Kata Alfedri
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:41

Memasuki Kemarau, Plt Bupati Siak Himbau Masyarakat Bahaya Karhutla
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:38

PSMTI Galang Dana se- Indonesia Atas Nama Paguyuban
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:35

Polres Inhil Silaturrahmi Kamtibmas dengan Tokoh Agama dan Masyarakat
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:30

Serangan ke Ulama, ICMI Minta Polisi Bertindak Profesional
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:48

Umumkan Batal Pulang, Rizieq Shihab Singgung PK Ahok
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:41

Septina : Ustadz Abdul Somad Kebanggaan Riau
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:35

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com