Home
Fenomena Aneh Sapi Beranak Dengan Dua Kepala di Indragiri Hulu | Tiga Calon Haji Asal Bengkalis Batal Berangkat | Pengamat: Jokowi Ketar-ketir Dengan Manuver Prabowo | Bupati Syamsuar Berharap Agar Pelaksanaan MTQ Dari Putra Putri Asli Siak | Syamsuar Sampaikan Harapan Agar Hubungan Baik Antara sesama Alumni Terus Terjaga | Serahkan Berkas Caleg ke KPU, Perindo Inhu Targetkan 1 Fraksi di DPRD
Selasa, 17 Juli 2018
/ / / /
Sapi Brahman Cross Sangat Berpotensi Dikembangkan di Siak
Kamis, 10 Agustus 2017 - 08:42:22 WIB

SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak mengapresiasi kepada kelompok tani yang telah berhasil mengembangkan 160 iduk sapi brahman cross, menghasilkan 15 Pedet (anak sapi). Bantuan Induk sapi brahman cross dari Australia ini merupkan program nasional, Yang bertujuan upaya mensabilkan harga daging sapi secara nasional dan juga Kabupaten kota mampu berkontribusi bagi pembangunan peternakan nasional serta percepatan swasembada daging.

Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Siak Susilawati sesusai acara penadatangan MOu antara Pemkab Siak dengan Bank Indonesia perwakilan Riau tentang program pembibitan sapi brahman cross kemarin Senin di Dayun mengungkapkan, Sapi brahman cross merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat yang dilaksanakan pada akhir tahun 2016 berjumlah 160 ekor, yang terseber di lima kecamatan berada di tujuh kelompok Tani.

“Kita akan terus berupaya membantu para kelompok tani dalam meningkatkan populasi sapi, serta menaikan produksi ternak dengan upaya melalui Program UPSUS SIWAB Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting yang telah berjalan saat ini juga saat ini kita juga telah menerapkan program (Inseminasi Buatan (IB) serta Intensifikasi Kawin Alam (IKA). Saat ini polasi Sapi dikabupaten siak keseluruhan berjumlah 22,133 ribu ekor, terdiri dari sapi bali dan sapi BC. ”

“Untuk kecamatan yang menerima adalah Kecamatan Siak, Kandis, Tualang, Dayun dan Kerici Kanan. Berkat ketekunan para petani dalam memelihara sapi BC serata pengawasan, pengawal yang di lakukan oleh para Babinkantimas TNI AD, yang semula jumlah induk sapi brahman cross 160 ekor, pada pertengahan juli kemarin sudah mendapatkan 15 ekor pedet (anak sapi) saat ini keseluruhan BC berjumlah 175 ekor”.

Di libatkankannya TNI sebagai pengawal ternak sapi Brahman Cross TNI Angkatan Darat sudah melakukan MOu dengan Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan didalam pengawalan, pengawasan ternak sapi Brahman Cross ini. Pada tahun 2016 ini pengadaan sapi Brahman Cross dari kementrian pertanian hanya diberikan kepada tiga Provinsi saja, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Aceh dan Riau. Sedangkan dari lima kabupaten di riau yang menerima sapi Brahman Cross salah satunya Kabupaten Siak.

Dalam waktu dekat sapi Brahman Cross ini akan lahir lagi dari laporan yang di sampaikan dari setiap Kelompok yang memelihara sapi BC Kelompok Tani Makumur Dayun kebuntinganya 90 % Kelompok Tani Darma Bakti Kerinci Kanan kebuntinganya 40%, Kelompok Lembu Sejahtera Siak Kebuntingannya  30% Kelompok Mudi Rahayu 50% Anugrah Tani Maju 25% Kelompok Tani Mutiara di Tualang 20% Kelompok Sinar Tani 80%.

Ia juga menjelasakan Sebelum penandatangan Mou yang dilakukan antara pemkab siak dengan Bank Indonesia melalui dan CSR nya, dalam rangka untuk meningkatkan SDM calon petani. BI telah memberangkatkan 20 orang para petani sapi BC Siak Ke kabupaten Boyo Lali, Jogjakarta, dalam rangka Studi banding untuk melihat langsung kekandang sapi BC keberhasilan para kelompok tani disana dalam mengelola sapi BC.

Kemudian Bank Indonesia memberikan pelatihan kepada calon petani sapi BC Siak, dengan tujuan sapi BC ini merupakan sapi unggulan yang memiliki banyak turunanynya. Diharapkan para petani mampu mengelola turunnya dengan baik sehingga dapat menghasilkan tidak hanya dari penjualan Pedet saja, tetapi ada penghasilan tambahan dari pengelolaah limbah ternak.

Kerjasama yang dilakukan Pemkab Siak dengan Bank Indonesia ini berlangsung selama tiga tahun, diharapkan setelah masa kerjasama ini berhakir para petani sapi BC bisa mandiri, dan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

Saat ini yang menjadi kendala para petani adalah dalam pemasaran pupuk non organik baik cair maupun padat yang di hasilkan dari sisi makanan dan kotoran Sapi BC, Belum memiliki wadah berupa Forum Claster Brahman Cross, dengan Forum ini dapat memudahkan para petani didalam pemasaran pupuk organik yang siap dipasarkan, pengelolaan, serta Koordinasi antara Kelompok tani Sapi BC terang Susilawati.

Perwakilan Manajemen BI (Bank Indonesia) Riau Ridwan Mulawarman mengungkapakan. Dipilihnya jenis sapi Bahman Cross karena jenis ini sapi ungulan yang menghasilkan beberapa turunan. Sapi ini Berasa dari Australia merupakan jenis sapi yang tumbuh perkawinan silang. Teknik budi daya sapi Brahman Cross sangat cocok dilaksanakan pada lahan perekebunan sawit, dengan penerapan pola integrasi sapi sawit. Sawit menjadi subur, sapi dengan mudah berkembang karena banyak pakan yang tersedia.

Tidak hanya sapi aja yang memiliki nilai jual, tetapi organiknya juga bermanfaat, terutama dampak lingkungan pupuk non organik yang dihasilkan bermanfaat untuk memulihkan tanah yang rusak tercemar akibat limbah, bagai mana tanah kita yang sudah subur seperti ini sudah barang tentu akan bertambah bagus hasil tanamannya. Bayang kan saja tanah yang rusak bisa menjadi normal.

Kemudian yang kedua nilai kesehatan turunan dari organik ini akan menyehatkan tidak hanya kita sebagai manusia pemakan tanaman yang berasal dari pupuk kimia, Tanamannya menjadi bagus, hewan-hewan yang kita pelihara juga tidak mengandung unsur-unsur bakteri kimiawi selama ini kita kenal, jadi paling tidak tubuh kita sudah ada anti bodi terhadap penyakit dari luar.

Diharapkan nilai ekonomi turunan-turunan yang sudah dilatih dari pangan fermentasinya, dari pupuk cair dan pupuk padat serta festisida cairnya, ekonomi turunannya bisa harian.  Setelah di hitung nilai turunan yang di bapat pertahun bisa mencapai 12-13 juta pertahun sama dengan harga pedetnya.

Ridwan menuturkan bank Indonesia tidak membantu selesai sampai disini aja, kita akan membina para petani, memberikan alat pengiling pakan sapi serta akan membantu kelompok tani dalam mempromosikan produk pupuk organik aktif yang diberi nama Mutiara Siak ke masyarakat riau secara luas.(Rml/Hms)

   
 
Produk CPO dari Riau Belum Terimbas Konflik Dagang AS
Senin, 16 Juli 2018 - 08:56

Satu Korban Terjepit Kapal Tongkang Akhirnya Meninggal
Senin, 16 Juli 2018 - 08:39

Bupati Wardan Tepuk Tepung Tawar 89 CJH Korpri Inhil
Senin, 16 Juli 2018 - 08:34

Kantor Jaringan BRK Menjadi Layanan Perbankan Pertama Di Senayang Kabupaten Lingga
Minggu, 15 Juli 2018 - 08:01

Hazard Blak-blakan Ingin Hengkang dari Chelsea
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:55

Pengamat: Jokowi Ingin Redam Manuver PKB
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:53

Bupati Anambas Resmikan Kantor Kas ke 41 Bank Riau Kepri di Kecamatan Palmatak
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:04

Pemkab Kepulauan Anambas Wujudkan CSR Dari Bank Riau Kepri Berupa Musholla
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:48

Akhirnya Menteri Susi Pudjiastuti Tuti Dapat Ijazah SMA, Begini Perjalanannya
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:15

Inhil Mengharapkan Generasi Muda Menjadi Generasi Penerus Bangsa
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:11

Produksi Kelapa Capai 10 Juta Perhari, Dewan Inhil Sebut Melibatkan UMKM adalah Solusi Terbaik
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:08

Rp 2,2 T DBH Riau Masih Tunda Bayar oleh Pusat
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:06

Yuk, Kenali Gejala Campak dan Rubella Serta Pencegahannya
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:04

Sistem InPAS, Bupati Inhil: Ini Terobosan Cerdas di Era Digital
Minggu, 15 Juli 2018 - 05:59

Jelang Asian Games, Antisipasi Karhutla Dimaksimalkan
Kamis, 12 Juli 2018 - 22:43

Pendaftaran Caleg Diprediksi Membludak Dimenit Terakhir
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:49

Harga Tandan Buah Segar Naik Rp22,39 per Kilogram
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:47

Dinas Peternakan Tingkatkan Pengawasan Hewan Qurban
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:45

Gerindra Dapat Laporan Warga Kapolda Sumut Tidak Netral
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:28

Akan Habis Kontraknya 2020, Empat Blok Migas Laku Dilelang
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:59

228 Calon Haji Siak Siap Berangkat ke Jeddah
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:45

Pemerintah Diminta Utamakan Pengangkatan Guru Honorer K2
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:43

Survei KedaiKOPI: Jokowi dan Prabowo Kurang Religius
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:36

Prancis Menunggu Inggris atau Kroasia di Final
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com