Home
WhatsApp Keluarkan Fitur Baru, Mudahkan Pantau Lokasi Teman Real-Time | HTI RAPP Berhenti Beroperasi, Pemkab Siak Mulai Kaji Ancaman PHK | Ribut Pribumi karena Ada yang Membuka Jin dari Botol | Dukung Program Pusat,Pemkab Inhil Persiapkan Penerapan Transaksi Non Tunai | Jokowi Menikmati Manuver Gatot, Buktinya Sampai Sekarang Tidak Dipecat | Tolak Perppu Ormas, Gerindra Kompori Parpol Koalisi Pemerintah
Sabtu, 21 Oktober 2017
/ DPRD Inhil / 09:05:09 / Dewan Inhil Masih Ragukan Upaya Penyelamatan Kebun Rakyat /
Dewan Inhil Masih Ragukan Upaya Penyelamatan Kebun Rakyat
Kamis, 10 Agustus 2017 - 09:05:09 WIB

TEMBILAHAN - Upaya penyelamatan kebun kelapa rakyat untuk tahun anggaran 2017 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sepertinya akan gagal atau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Ungkapan pesimistis itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil, Edi Gunawan saat berbincang dengan awak media di ruangan Komisi II DPRD Inhil yang berada di Jalan Soebrantas Tembilahan, Selasa (8/8/2017).

Menurutnya, dengan memiliki sebanyak 18 eskavator yang telah didistribusikan kepada camat, sistem swakelola lebih tepat dilaksanakan daripada sistem kontraktual. Swakelola akan menghemat anggaran sehingga tanggul yang dibangun akan lebih banyak hasil daripada kontraktual.

"Dengan demikian akan lebih banyak kebun kelapa yang diselamatkan. Sayangnya,  sistem swakelola untuk membangun tanggul yang diterapkan tahun 2017 ini, baru sedikit yang terlaksana, padahal ini sudah memasuki bulan 8 tahun 2017," ungkapnya.

Adapun alasan keterlambatan itu disebabkan, Camat selaku pihak yang diberikan tanggungjawab untuk mengelola pembuatan tanggul merasa kesulitan untuk melaksanakannya.

"Faktor cuma satu, camat tidak mampu menyediakan biaya terlebih dahulu sebelum anggaran tersebut, baru setelah pekerjaan siap bisa dicairkan di keuangan. Saat ini hanya beberapa camat yang melaksanakan, selebihnya tidak," kata pria yang akrab disapa Asun.

Padahal, untuk sistem kontraktual saja, ujar Asun, ada proses bertahap untuk pencairab anggaran sehingga rekanan mempunyai modal dalam melaksanakan pekerjaan, namun untuk sistem swakelola ini pihak yang bertanggungjawab harus bertanggungjawab penuh urusan biaya hingga pekerjaan selesai.

"Bagaimana mereka mampu. Harus ada kebijakan yang dilakukan untuk menyikapi ini. DPRD tidak bisa melakukan itu, DPRD hanya memberikan saran dan masukan, namun pelaksanaannya di ekskutif, " tegasnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat, Komisi II DPRR Inhil berencana akan memanggil pihak terkait agar bisa ditemukan solusi untuk mengatasi masalah ini. "Sekarang apakah ada kemauan kita untuk menyelamatkan kebun kelapa rakyat. Alat ada, dana ada, ayo kita selamatkan kebun rakyat," imbuhnya. [zul]

   
 
Enam Unit Ruko di Simpang Siabu Ujung Batu Terbakar
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:59

Ketum Golkar Dikabarkan Retujui Duet Andi-Suyatno
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:54

PILPRES 2019: AHY Kandidat Terkuat Demokrat
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49

KPK Diingatkan Tak Gegabah Tetapkan Setya Novanto Sebagai Tersangka
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:43

Ngadu ke Bawaslu, PBB Yakin Penuhi Persyaratan KPU
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:36

Allah Menangguhkan Azab Para Pendosa
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:27

Jalan Rusak, Rute "Tour de Siak" Hingga Malaka Dibatalkan
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:25

Motif Ombak Bono Dalam Batik Raup Omzet Hingga Rp300 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:23

Pulau-pulau Reklamasi Sebaiknya Dijadikan Pangkalan Militer
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:15

Keliru Anies Dilaporkan Ke Polisi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:11

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tikus, BC Selatpanjang Tutup Mata?
Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:52

Pemerintah Jokowi Dinilai Menjauh dari Cita-cita Reformasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:44

Qualcomm Pamer Smartphone 5G Pertama
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:40

Walhi Kasih Saran Kepada Anies Terkait Reklamasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:36

RAPP Terancam Setop Operasi
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:27

Terlanjur Pamer Aurat di Sosial Media
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:22

Orang Indonesia Paling Sering Plesir ke Singapura
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:19

Nokia 7 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5,1 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:14

Pemko Dumai Targetkan 4.000 Wanita Menikah Lakukan Pemeriksaan Kanker Serviks
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:59

Sadis, Suami Kapak Istrinya Hingga Tewas di Desa Muara Takus
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:55

Tersandung Korupsi Lampu Jalan Pekanbaru, Dua Anggota LSM Ditahan
Jumat, 20 Oktober 2017 - 07:49

Alumni ITB Bantah Klaim Luhut, Hasil Kajian Tolak Reklamasi
Kamis, 19 Oktober 2017 - 22:01

Valentino Rossi Sebut Yamaha dalam Situasi Sulit
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:58

Hutan Tanaman Industri Berhenti Operasi, RAPP Terancam Tutup
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com