Home
Sebulan Buron, Bandit Begal Angkutan Online Dibekuk Polres Kuansing di Lampung | Legislator Minta Pengawasan Hewan Qurban Ditingkatkan | Dibangun Lima Lantai, Unilak bakal Memiliki Gedung Pasca Sarjana | Produk CPO dari Riau Belum Terimbas Konflik Dagang AS | Satu Korban Terjepit Kapal Tongkang Akhirnya Meninggal | Bupati Wardan Tepuk Tepung Tawar 89 CJH Korpri Inhil
Senin, 16 Juli 2018
/ DPRD Inhil / 09:05:09 / Dewan Inhil Masih Ragukan Upaya Penyelamatan Kebun Rakyat /
Dewan Inhil Masih Ragukan Upaya Penyelamatan Kebun Rakyat
Kamis, 10 Agustus 2017 - 09:05:09 WIB

TEMBILAHAN - Upaya penyelamatan kebun kelapa rakyat untuk tahun anggaran 2017 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sepertinya akan gagal atau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Ungkapan pesimistis itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil, Edi Gunawan saat berbincang dengan awak media di ruangan Komisi II DPRD Inhil yang berada di Jalan Soebrantas Tembilahan, Selasa (8/8/2017).

Menurutnya, dengan memiliki sebanyak 18 eskavator yang telah didistribusikan kepada camat, sistem swakelola lebih tepat dilaksanakan daripada sistem kontraktual. Swakelola akan menghemat anggaran sehingga tanggul yang dibangun akan lebih banyak hasil daripada kontraktual.

"Dengan demikian akan lebih banyak kebun kelapa yang diselamatkan. Sayangnya,  sistem swakelola untuk membangun tanggul yang diterapkan tahun 2017 ini, baru sedikit yang terlaksana, padahal ini sudah memasuki bulan 8 tahun 2017," ungkapnya.

Adapun alasan keterlambatan itu disebabkan, Camat selaku pihak yang diberikan tanggungjawab untuk mengelola pembuatan tanggul merasa kesulitan untuk melaksanakannya.

"Faktor cuma satu, camat tidak mampu menyediakan biaya terlebih dahulu sebelum anggaran tersebut, baru setelah pekerjaan siap bisa dicairkan di keuangan. Saat ini hanya beberapa camat yang melaksanakan, selebihnya tidak," kata pria yang akrab disapa Asun.

Padahal, untuk sistem kontraktual saja, ujar Asun, ada proses bertahap untuk pencairab anggaran sehingga rekanan mempunyai modal dalam melaksanakan pekerjaan, namun untuk sistem swakelola ini pihak yang bertanggungjawab harus bertanggungjawab penuh urusan biaya hingga pekerjaan selesai.

"Bagaimana mereka mampu. Harus ada kebijakan yang dilakukan untuk menyikapi ini. DPRD tidak bisa melakukan itu, DPRD hanya memberikan saran dan masukan, namun pelaksanaannya di ekskutif, " tegasnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat, Komisi II DPRR Inhil berencana akan memanggil pihak terkait agar bisa ditemukan solusi untuk mengatasi masalah ini. "Sekarang apakah ada kemauan kita untuk menyelamatkan kebun kelapa rakyat. Alat ada, dana ada, ayo kita selamatkan kebun rakyat," imbuhnya. [zul]

   
 
Dinas Peternakan Tingkatkan Pengawasan Hewan Qurban
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:45

Gerindra Dapat Laporan Warga Kapolda Sumut Tidak Netral
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:28

Akan Habis Kontraknya 2020, Empat Blok Migas Laku Dilelang
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:59

228 Calon Haji Siak Siap Berangkat ke Jeddah
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:45

Pemerintah Diminta Utamakan Pengangkatan Guru Honorer K2
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:43

Survei KedaiKOPI: Jokowi dan Prabowo Kurang Religius
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:36

Prancis Menunggu Inggris atau Kroasia di Final
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:25

Popularitas #2019GantiPresiden Yang Meningkat Jadi Referensi Jokowi
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:05

Fahri: Jika Dipimpin Anis, PKS Bisa Nomor 2 Di Pemilu 2019
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:31

Untuk Pertama Kalinya Perempuan di Arab Saudi Boleh jadi Notaris
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:24

Disperindag Pekanbaru Cek Izin Jual Miras 2 Swalayan ini, Hasilnya Beda
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:21

PKS Targetkan 10 Kursi di DPRD Pekanbaru
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:11

Siak Kembali Dipercaya Tuan Rumah Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Wanabakti
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:01

Bupati Wardan Ajak Seluruh Masyarakat Bersinergi dengan Kades
Rabu, 11 Juli 2018 - 08:57

Kecewa Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Ditengah Jalan Antara
Rabu, 11 Juli 2018 - 08:45

Cari Yamaha NMAX Bekas Jangan Sampai Tertipu, Ini Kisaran Harganya
Selasa, 10 Juli 2018 - 17:01

GNPF Ulama Jalankan Pesan Habib Rizieq
Selasa, 10 Juli 2018 - 16:40

TGB Dukung Jokowi, GNPF: Dia tak Bersama Kami Lagi
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:46

PKS: Bukan Salah Anies Kalau Diminta Tinggalkan Jakarta
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:28

Demokrat Izinkan Jokowi Comot TGB
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:18

Jaga Harga Beras Sesuai HET, Bulog Riau-Kepri Lanjutkan Operasi Pasar
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:03

Harga TBS Sawit Riau Naik jadi Rp1.686,80 dari Segini Sebelumnya
Selasa, 10 Juli 2018 - 14:45

Jadwal Keberangkatan CJH Indragiri Hilir, 20 Juli
Selasa, 10 Juli 2018 - 14:35

Ustadz Somad dan Syamsuar Panen Kurma Bersama IDPA Riau
Selasa, 10 Juli 2018 - 14:33

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com