Home
Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia | Erick Thohir Minta Buklet SEA Games Segera Diganti | 30 Kepala Suku Papua Ikuti Manasik Haji | Dukungan Golkar Gerus Elektabilitas Jokowi | Hina Presiden dan Kapolri, Siswa SMK Diamankan Polisi | Di Balik Viralnya Paskibra Bercadar
Minggu, 20 08 2017
/ Metropolitan / 09:52:10 / Ribuan Usaha Sarang Walet di Siak Tak Memberikan Bantuan PAD /
Ribuan Usaha Sarang Walet di Siak Tak Memberikan Bantuan PAD
Kamis, 10 Agustus 2017 - 09:52:10 WIB

SIAK - Maraknya penangkaran sarang burung walet yang ada di Kabupaten Siak dinilai belum mampu memberikan kontribusi apa-apa pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah setempat, kata Ketua Asosiasi Burung Walet Siak, Suhaimi.

"Meskipun jumlah penangkaran sarang burung walet di Siak sangat begitu banyak, namun terbukti tidak mampu berkontribusi sedikitpun terhadap PAD Kabupaten Siak," kata Suhaimi di Siak, Rabu.

Dia menyebutkan, gedung penangkaran sarang walet yang ada di Kabupaten Siak secara keseluruhan diperkirakan mencapai 1.100 bangunan.
   
Selain belum mampu memberi kontribusi pada peningkatan PAD kabupaten Siak, penangkaran sarang walet tersebut juga masih banyak yang belum mengantongi izin, baik itu dari segi Izin Mendirikan Bangunan, Izin usaha ataupun analisis dampak lingkungan atau AMDAL.
   
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak Heriyanto menyebutkan, usaha penangkaran sarang burung walet yang ada di Kabupaten Siak satu pun belum ada mengantongi izin.
   
"Belum ada diantara mereka yang mengantongi izin dari dinas terkait," katanya menyambungkan.
   
Sehubungan dengan itu Hendri Pangaribuan selaku Wakil Ketua DPRD Siak  mengatakan, pihaknya melalui komisi III sudah pernah melakukan hearing (pemanggilan) terhadap instansi-instansi yang berkaitan dengan pengurusan penangkaran sarang walet ini.
   
Kendati demikian, lanjut dia, masih banyak yang harus dibenahi, baik itu Perda yang mengatur penangkaran sarang walet, mulai dari masalah perizinan maupun pungutan pajaknya.
   
Sedangkan Peraturan Daerah tentang izin dan pemungutan pajak sarang burung walet sudah ada sejak tahun 2008, yakni Perda nomor 4 tahun 2008 dan peraturan Bupati Nomor 26 tahun 2010.
   
"Mengingat hasil PAD kita dari sektor ini masih minim, pembahasan mengenai ini harus kita segerakan, agar kedepan bisa memberikan kuntribusi terhadap PAD Kabupaten Siak," kata Hendri.
   
Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Siak Kaharuddin mengakui, bahwa pihaknya sejauh ini memang belum ada menertibkan bangunan-bangunan penangkaran sarang burung walet yang tidak mengantongi izin.
   
Menurutnya, meskipun kabupaten Siak sudah memiliki Perda yang mengatur segala sesuatunya tentang usaha sarang walet, namun perlu adanya evaluasi dan pembenahan ulang. Sebab, sejak diberlakukannya SOTK baru ini, pengurusan perizinan ataupun rekomendasi teknis pun mengalami perubahan.
   
"Ini sudah menjadi persoalan lama sejak tahun 2008. Kita perlu adanya evaluasi-evaluasi pada Perda, sebab kepentingan dalam pengurusan izin secara teknis telah berpindah sesuai SOTK yang baru," kata dia. [Antara]

   
 
Chelsea Perlu Bangun Pondasi Tim yang Kuat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:10

Yasonna Yakin Napi Teroris Yang Dapat Remisi Sudah Taubat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:05

Stafsus Presiden: Tidak Ada Salahnya Pertukaran Budaya Dengan Tiongkok
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:00

Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:56

PSPS Amankan Tiga Poin Krusial
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:49

Alasan di Balik Perceraian Caisar dan Indadari
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:54

Kredit Mobil 10 Tahun, Untung Apa Buntung
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:46

Toyota Beberkan Keunggulan Penggerak Roda Belakang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:39

Wow! Peneliti Pastikan Cadangan Air Es di Planet Mars Ada, Nih Penjelasannya!
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:26

Golkar Yakin Jokowi Menang 65%, PKB: Terlalu Pagi Ngomong Pilpres
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:18

Ini Alasan Din Syamsuddin Dukung Deddy Mizwar Jadi Cagub Jabar
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:13

Dicerai Caisar, Indadari Tunggu Pertanggungjawaban di Akhirat
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:02

Bupati Inhil Resmikan e-Bilik Sekaligus Pimpin Rapat Bersama Insan Pers
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:48

Bupati Inhil Ajak Sukseskan Festival Kelapa Internasional
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:47

LIPI Imbau Nelayan Maninjau Musnahkan Ikan Predator
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:18

Lima Smartphone Terlaris di Kuartal 2 Tahun Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:15

PBB Verifikasi 16.056 Nama Pulau Milik Indonesia
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:13

Setelah Pensiun dari MotoGP, Rossi Bakal Jajal Balapan Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:10

Belum Teken Kontrak Barunya, Messi Segera Ikuti Jejak Neymar?
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:09

Syahrini Bakal Diperiksa Bareskrim Soal Kasus First Travel
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:06

Mantan Penasehat KPK: Pak Jokowi Layak Digelari Pahlawan Penghutang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:01

BRK Serahkan 1 Unit Mobil Pick Up untuk Bengkalis
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 17:58

Perkosa Keledai Beramai-ramai, 15 ABG di Maroko Tewas Terkena Rabies
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 17:56

Kembali Berjoget, Caisar Ceraikan Istrinya
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 17:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com