Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Minggu, 21 Oktober 2018
/ Nasional / 08:42:45 / Film G30S/PKI Diintervensi TNI? Ini Jawaban Pemeran Soeharto /
Film G30S/PKI Diintervensi TNI? Ini Jawaban Pemeran Soeharto
Minggu, 01 Oktober 2017 - 08:42:45 WIB

JAKARTA - Kabar yang mengatakan pada saat pengambilan gambar film G-30S/PKI para kru dan pemain diintervensi tentara dibantah oleh pemeran Soeharto di film tersebut. Sebagai aktor yang hidup pada masa itu, Amoroso Katamsi mengatakan apa yang dikisahkan di film tersebut benar adanya.

"Bohong itu, tidak ada. Tentara yang ada di situ melatih saja dan tidak banyak. Tidak ada menghalang-halangi," kata sang aktor, Amoroso Katamsi, di ruang tunggu acara Nonton Bareng dan Seminar Film G-30S/PKI di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9).

Ketika pengambilan gambar dilakukan, Amoroso yang memerankan sosok presiden kala itu merasa tak begitu bermasalah. Akan tetapi, ia merasa harus berhati-hati karena dapat dengan mudah dikritik apabila aktingnya tak tepat.

"Tentu saya harus sangat hati-hati karena itu akan mudah dilihat oleh orang kalau tidak tepat. Sedangkan masalah yang lainnya saya tidak memperhatikan," terang dia.

Dalam memerankan sosok Soeharto, Amoroso mengaku melakukan pendekatan keaktoran. Ia berpikir bagaimana caranya berusaha untuk memainkan karakter Soeharto dengan benar.

"Tentu saya mempelajari situasi-situasi yang ada pada saat itu. Sehingga, apa yang ada dengan situasi jadi match. Kira-kira begitu," papar Amoroso.

Pada kesempatan itu ia berharap, generasi penerus bangsa jangan sampai lupa sejarah. Ia juga menyebutkan, apabila ada pandangan yang menganggap film itu tak benar, tergantung dari sudut pandang mana.

"Kalau saya sebagai pemain, yang kemudian saya mengalami bagaimana terjadi sebelum 65, saya mengatakan ini benar," kata dia.

Menurutnya, pandangannya tersebut terlepas dari masalah dramatiknya film itu. Menurutnya itu wajar karena film G-30S/PKI bukan film dokumenter, melainkan film cerita. Film cerita, kata dia, harus ada unsur dramatik dan sebagainya.

"Tapi terjadinya peristiwa yang begktu kelam, ada enam jenderal yang diculik dan dikubur di lubang buaya itu nyata. Dokumentasinya banyak, koran banyak yang muat," tutur Amoroso. [ROL]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com