Home
Dokumen Tak Lengkap, Partai Idaman dan 12 Parpol Tak Ikut Pemilu | Wapres Jusuf Kalla Bela Anies Baswedan soal "Pribumi" | Tanggul Jebol, Limbah Pabrik PKS PT EMA Kepenuhan Cemari Sungai | Pakar Kritisi Sifat Kegentingan Memaksa Perppu Ormas | Ini Alasan JK tak Setuju Densus Tipikor | Soal Reklamasi, Luhut: Silahkan Anies dan Sandi Temui Saya
Rabu, 18 Oktober 2017
/ Lifestyle / 12:57:43 / Gawai Ganggu Kesehatan Anak di Cina dan HK /
Gawai Ganggu Kesehatan Anak di Cina dan HK
Minggu, 08 Oktober 2017 - 12:57:43 WIB

HONG KONG - Anak-anak di wilayah Cina, Hong Kong, menghabiskan "terlalu banyak waktu" pada alat elektronik dibandingkan dengan sebaya mereka di tempat lain. Demikian peringatan para peneliti dari University of Hong Kong (HKU) baru-baru ini.

Para peneliti tersebut menyarankan orang tua agar membatasi waktu yang digunakan anak mereka untuk "berkutat" dengan gawai demi kesehatan fisik dan mental mereka. Satu studi yang dilakukan para peneliti HKU tahun lalu, yang meneliti 7.585 siswa sekolah dasar, memperlihatkan hampir 75 persen anak-anak yang diteliti menghabiskan lebih dari dua jam per hari pada perangkat digital. Sementara itu anak di Beijing yang menghabiskan waktu pada gawai berjumlah 47 persen dan di Amerika Serikat 20 persen.

Dalam satu studi lain, para peneliti dari Fakultas Kedokteran HKU mempelajari penggunaan peralatan digital oleh 681 anak pada 2011, ketika mereka berusia lima tahun, demikian laporan Xinhua. Lalu para peneliti itu mengikuti perkembangan mereka ketika mereka berusia sembilan tahun.

Temua mereka memperlihatkan bahwa untuk setiap jam per hari yang digunakan untuk nonton televisi atau bermain gim video, risiko gangguan mental dan fisik meningkat secara dramatis, kata para peneliti tersebut sebagaimana dikutip radio RTHK.

Anak-anak yang berusia sembilan tahun hampia 20 persen lebih mungkin untuk kelebihan berat untuk setiap jam yang ia habiskan untuk menonton televisi setiap hari dalam usia lima tahun. Setiap tambahan jam untuk menonton televisi juga meningkatkan kemungkinan gangguan prilaku sebanyak 44 persen, sementara kemungkinan gangguan emosi naik sampai 38 persen, kata para peneliti itu.

Anak yang main gim video juga memperlihatkan bahwa peluang mereka untuk mengalami gangguan emosi naik sebanyak 23 persen. Risiko hiperaktif juga lebih tinggi, kata mereka.


Sumber : Antara

   
 
Politisi Sebut Taj Mahal Bukan Budaya India
Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:22

Karni Ilyas Ungkap Reporternya Diusir di Kawasan Reklamasi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:18

Panglima: Jangan Sekali-kali Kita Jadi Pengkhianat Bangsa
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:47

Bupati Inhil Paparkan Potensi Daerah Di Hadapan Investor Malaysia
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:40

Setdaprov Riau Sebut Realisasi APBD Baru Mencapai 47,5 Persen
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:37

Berikut Harga Kelapa Sawit Minggu Ini
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:32

Tanjak Dirancang Jadi Ikon Souvenir di Riau
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:30

Polres Siak dan Pemkab Siak MoU Untu Rekrutmen Polri
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:25

Pemko Selesaikan Ganti Rugi Lahan Jalan Soebrantas
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:23

Ini Pesan JK untuk Anies-Sandi Bangun Jakarta
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:44

Demokrat Jakarta: Anies Mau Tunjukkan Diri Berpihak Pada Warga Miskin
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:42

Giliran Organda Sumbar Tolak Angkutan Online Beroperasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:40

Sandiaga Uno Penuhi Nazar, Tak Bakal Terima Gaji Sebagai Wagub
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:37

Sekdaprov Riau Ungkap Alasan Anggaran Beasiswa Dicoret
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:30

Dispar Riau Kembangkan Tanjak Melayu Sebagai Souvenir
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:26

Gerombolan IQ Satu Digit
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:20

Anies Tegaskan Masih Tolak Reklamasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:09

Dewan Inhil Sebut Banyak Masyarakat Miskin Belum Tercover Kuota BPJS
Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:55

Bupati dan Kapolres Inhil Sepakat Bina Siswa Berprestasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:54

Harris- Yopi Maju Di Pilgubri, Ini Kemungkinan Terbesarnya
Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:08

BRK Raih Juara I Lomba Perpustakaan Khusus Tingkat Provinsi Riau 2017
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:57

215 mahasiswa Stikes hang tuah Pekanbaru belajar di Siak
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:49

RTRW, Pemprov Tunggu Keputusan Pusat
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:44

Luhut: Enggak Ada Pribumi dan Non Pribumi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:38

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com