Home
Dokumen Tak Lengkap, Partai Idaman dan 12 Parpol Tak Ikut Pemilu | Wapres Jusuf Kalla Bela Anies Baswedan soal "Pribumi" | Tanggul Jebol, Limbah Pabrik PKS PT EMA Kepenuhan Cemari Sungai | Pakar Kritisi Sifat Kegentingan Memaksa Perppu Ormas | Ini Alasan JK tak Setuju Densus Tipikor | Soal Reklamasi, Luhut: Silahkan Anies dan Sandi Temui Saya
Rabu, 18 Oktober 2017
/ Politik / 08:42:13 / Demokrat: Memalukan, Hatta Ali Harus Mundur /
Demokrat: Memalukan, Hatta Ali Harus Mundur
Rabu, 11 Oktober 2017 - 08:42:13 WIB

JAKARTA - Banyaknya hakim yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat kasus korupsi berakibat pada goyangnya kursi Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali. Desakan agar Hatta mundur pun menguat. Tidak hanya dari kalangan internal, desakan serupa juga datang dari para politisi Senayan.

Berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW), sejak Hatta Ali yang dilantikan menjadi ketua MA pada 1 Maret 2012 hingga Oktober 2017, sudah ada 25 hakim dan aparat peradilan diduga terlibat korupsi dan jual beli perkara.

Yang teranyar, Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Utara (Sulut) Sudiwardono terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Jumat tengah malam, pekan kemarin, karena diduga menerima suap dari politisi Golkar Aditya Anugrah Moha sebesar 64.000 dolar Singapura untuk mengamankan putusan banding perkara Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa Kabupaten Bolaang Mongondow‎.

Atas kasus ini, Hakim Agung Gayus Lumbuun meminta Hatta Ali mundur demi mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada dunia peradilan. Kini, desakan yang sama disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman dan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

"Menurut saya, kasus-kasus hakim tertangkap tangan menerima suap ini harus dijadikan bahan refleksi dan koreksi atas kepemimpinan MA di bawah Hatta Ali. Bahwa, kepemimpinan Hatta Ali gagal melakukan dan membangun birokrasi peradilan yang bebas korupsi,” kata Benny K Harman, Selasa (10/10).

Menurut politisi Demokrat ini, hakim tertangkap tangan menerima suap adalah tindakan yang sangat memalukan bagi peradilan. Apalagi yang ditangkap kali ini adalah ketua Pengadilan Tinggi, yang seharusnya membimbing para hakim di bawahnya. Bagi Benny, kasus tersebut menunjukkan kegagalan reformasi aparat penegak hukum di tubuh MA. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Hatta Ali mesti meletakkan jabatannya.

"Kalau saya ketua MA, pasti mundur. (Ketua Pengadilan Tinggi menerima suap) memalukan itu. Ini kan sudah berulang-ulang. Saya kira ini merupakan tamparan keras bagi MA. Kasus ini harus jadi momentum bagi para Hakim Agung untuk koreksi ke dalam,” tegas dia. [RMOL]

   
 
Politisi Sebut Taj Mahal Bukan Budaya India
Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:22

Karni Ilyas Ungkap Reporternya Diusir di Kawasan Reklamasi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:18

Panglima: Jangan Sekali-kali Kita Jadi Pengkhianat Bangsa
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:47

Bupati Inhil Paparkan Potensi Daerah Di Hadapan Investor Malaysia
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:40

Setdaprov Riau Sebut Realisasi APBD Baru Mencapai 47,5 Persen
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:37

Berikut Harga Kelapa Sawit Minggu Ini
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:32

Tanjak Dirancang Jadi Ikon Souvenir di Riau
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:30

Polres Siak dan Pemkab Siak MoU Untu Rekrutmen Polri
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:25

Pemko Selesaikan Ganti Rugi Lahan Jalan Soebrantas
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:23

Ini Pesan JK untuk Anies-Sandi Bangun Jakarta
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:44

Demokrat Jakarta: Anies Mau Tunjukkan Diri Berpihak Pada Warga Miskin
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:42

Giliran Organda Sumbar Tolak Angkutan Online Beroperasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:40

Sandiaga Uno Penuhi Nazar, Tak Bakal Terima Gaji Sebagai Wagub
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:37

Sekdaprov Riau Ungkap Alasan Anggaran Beasiswa Dicoret
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:30

Dispar Riau Kembangkan Tanjak Melayu Sebagai Souvenir
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:26

Gerombolan IQ Satu Digit
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:20

Anies Tegaskan Masih Tolak Reklamasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:09

Dewan Inhil Sebut Banyak Masyarakat Miskin Belum Tercover Kuota BPJS
Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:55

Bupati dan Kapolres Inhil Sepakat Bina Siswa Berprestasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:54

Harris- Yopi Maju Di Pilgubri, Ini Kemungkinan Terbesarnya
Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:08

BRK Raih Juara I Lomba Perpustakaan Khusus Tingkat Provinsi Riau 2017
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:57

215 mahasiswa Stikes hang tuah Pekanbaru belajar di Siak
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:49

RTRW, Pemprov Tunggu Keputusan Pusat
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:44

Luhut: Enggak Ada Pribumi dan Non Pribumi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:38

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com