Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ DPRD Inhil / 08:09:49 / DPRD Inhil Harapkan Adanya Penindakan Tegas Perusahaan Bermasalah /
DPRD Inhil Harapkan Adanya Penindakan Tegas Perusahaan Bermasalah
Kamis, 12 Oktober 2017 - 08:09:49 WIB

TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir, Riau meminta kepada Pemerintah Inhil untuk menindak tegas perusahaan-perusahaan pembuat masalah di "Negeri Seribu Parit" tersebut.

Ditegaskan Anggota Komisi II DPRD Inhil, Fadli Sofyan, bukan sekali dua kali masyarakat melapor ke DPRD Inhil terkait kerusakan kebun hingga pencaplokan tanah milik petani, namun demikian, Pemerintah setempat pun tidak pernah mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang sudah terbukti menyusahkan petani.

"Kita merasa Pemkab Inhil tidak punya harga diri dengan perusahaan besar, bahasa kasarnya kita ini dijajah oleh perusahaan," ujar Fadli di Tembilahan, Rabu.

Santainya sikap pihak perusahaan yang seakan tidak ambil pusing dengan masalah yang ditimbulkan membuat DPRD Inhil merasa sangat geram, Keberadaan perusahaan seharusnya mensejahterakan masyarakat, bukan justru menimbulkan masalah yang datang silih berganti.

Lebih lanjut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menceritakan, saat masih berada di Komisi I, ia mengaku sudah pernah mendatangi salah satu perusahaan bersama seluruh unsur terkait untuk menutup perusahaan tersebut, namun lagi-lagi usaha tersebut tidak menghasilkan apa-apa.

"Apapun yang kita lakukan, walaupun kita gembar gembor agar ditutup, mereka tidak takut, malah bersikap ketawa-ketawa karena tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah," lanjutnya.

Ia mencontohkan, seperti yang terjadi di Desa Rambaian, sebanyak 7.000 pohon kelapa petani rusak akibat ulah perusahaan, tapi hingga kini pun tidak ada kelanjutannya.

"Bahkan sekarang banyak masyarakat di sana memilih untuk pindah, karena usaha perkebunan kelapa mereka tidak menghasilkan lagi. Seharusnya jika terbukti adanya hama kumbang dari aktivitas replanting perusahaan, Pemkab harus cabut izin perusahaan itu," tegasnya.

Meski demikian, Fadhli meminta kepada masyarakat yang saat ini kebunnya rusak akibat ulah perusahaan agar tetap bersabar. "Jangan sampai bertindak anarkis, jangan sampai ada kasus Pungkat kedua," pesannya. [antara]

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com