Home
Dokumen Tak Lengkap, Partai Idaman dan 12 Parpol Tak Ikut Pemilu | Wapres Jusuf Kalla Bela Anies Baswedan soal "Pribumi" | Tanggul Jebol, Limbah Pabrik PKS PT EMA Kepenuhan Cemari Sungai | Pakar Kritisi Sifat Kegentingan Memaksa Perppu Ormas | Ini Alasan JK tak Setuju Densus Tipikor | Soal Reklamasi, Luhut: Silahkan Anies dan Sandi Temui Saya
Rabu, 18 Oktober 2017
/ Peristiwa / 09:13:14 / UIN Kalijaga Larang Pengenaan Pakaian Ala Arab di Kampus /
UIN Kalijaga Larang Pengenaan Pakaian Ala Arab di Kampus
Kamis, 12 Oktober 2017 - 09:13:14 WIB

JAKARTA - Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri (UIN) Kalijaga, Yogyakarta, Dr. Waryono Abdul Ghafur, mengatakan pihaknya melarang pengenaan Pakaian ala Arab di lingkungan kampus. Tujuannya, guna mereduksi kebiasaan mengkafirkan karena perbedaan budaya.

Waryono mwngatakan itu dalam pembukaan kegiatan Dialog Pelibatan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Birokrasi Kampus dalam Pencegahan Terorisme di kampus UIN Kalijaga, Rabu (11/10).

"Saya melarang keras mahasiswi memakai cadar. Saya sampaikan, kita ini hidup di Indonesia, pakailah pakaian normal Indonesia," kata dia.

Waryono mengatakan, inti dari berpakaian adalah menutup aurat. Tidak memakai cadar ditegaskannya tidak melanggar aturan agama Islam. "Makanya jangan mengkafirkan orang yang tidak berpakain ala Arab," tambahnya tegas.

Larangan mengenakan cadar di kampus UIN Kalijaga juga diterapkan karena adanya potensi menimbulkan perselisihan antarmahasiswa dan dengan pihak lain di lingkungan kampus.

"Memakai cadar itu tidak adil. Dia bisa melihat dan mengenali wajah kita, tapi kita tidak bisa melihatnya. Kalau dibiarkan orang-orang akan saling curiga," tandas Waryono.

Terkait kegiatan Dialog Pelibatan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Birokrasi Kampus dalam Pencegahan Terorisme, Waryono menegaskan pihaknya sangat mendukung pelaksanaannya.

Mahasiswa sebagai generasi penerus harus diberikan pembekalan bahaya terorisme sejak dini, agar dalam dakwahnya mampu bermuatan pencegahan terorisme.

Guru Besar UIN Sumatera Utara, Prof, Dr. Syahrin Harahap, M.A., menjelaskan, pentingnya anggota LDK untuk memperbaiki dirinya terlebih dahulu sebelum terlibat dalam dakwah mengajak masyarakat berubah.

"Saya menyebutnya inner capacity. Perbaiki, tingkatkan kapasitas kalian terlebih dahulu, baru berdakwah mengajak masyarakat ke kebaikan," ujarnya.

Syahrin juga mengingatkan, dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa anggota LDK harus belajar kepada guru yang memahami agama dengan baik dan benar, bukan yang setengah-setengah atau melalui buku dan media sosial semata.

"Satu lagi, guru agama yang baik adalah yang literaturnya merujuk pada kedamaian, karena inti dari agama adalah mengajak menuju perdamaian," tutupnya.

Kegiatan Dialog Pelibatan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Birokrasi Kampus dalam Pencegahan Terorisme di kampus UIN Kalijaga terlaksana atas kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Yogyakarta. Kegiatan yang sama sudah dan akan dilaksanakan di 32 provinsi se-Indonesia sepanjang tahun 2017. [RMOL]

   
 
Politisi Sebut Taj Mahal Bukan Budaya India
Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:22

Karni Ilyas Ungkap Reporternya Diusir di Kawasan Reklamasi
Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:18

Panglima: Jangan Sekali-kali Kita Jadi Pengkhianat Bangsa
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:47

Bupati Inhil Paparkan Potensi Daerah Di Hadapan Investor Malaysia
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:40

Setdaprov Riau Sebut Realisasi APBD Baru Mencapai 47,5 Persen
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:37

Berikut Harga Kelapa Sawit Minggu Ini
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:32

Tanjak Dirancang Jadi Ikon Souvenir di Riau
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:30

Polres Siak dan Pemkab Siak MoU Untu Rekrutmen Polri
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:25

Pemko Selesaikan Ganti Rugi Lahan Jalan Soebrantas
Rabu, 18 Oktober 2017 - 05:23

Ini Pesan JK untuk Anies-Sandi Bangun Jakarta
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:44

Demokrat Jakarta: Anies Mau Tunjukkan Diri Berpihak Pada Warga Miskin
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:42

Giliran Organda Sumbar Tolak Angkutan Online Beroperasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:40

Sandiaga Uno Penuhi Nazar, Tak Bakal Terima Gaji Sebagai Wagub
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:37

Sekdaprov Riau Ungkap Alasan Anggaran Beasiswa Dicoret
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:30

Dispar Riau Kembangkan Tanjak Melayu Sebagai Souvenir
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:26

Gerombolan IQ Satu Digit
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:20

Anies Tegaskan Masih Tolak Reklamasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:09

Dewan Inhil Sebut Banyak Masyarakat Miskin Belum Tercover Kuota BPJS
Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:55

Bupati dan Kapolres Inhil Sepakat Bina Siswa Berprestasi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:54

Harris- Yopi Maju Di Pilgubri, Ini Kemungkinan Terbesarnya
Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:08

BRK Raih Juara I Lomba Perpustakaan Khusus Tingkat Provinsi Riau 2017
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:57

215 mahasiswa Stikes hang tuah Pekanbaru belajar di Siak
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:49

RTRW, Pemprov Tunggu Keputusan Pusat
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:44

Luhut: Enggak Ada Pribumi dan Non Pribumi
Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:38

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com