Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ SainsTech / 09:50:59 / Waah! Fitur di WhatsApp Bisa Jadi Mata-Mata, Kok Bisa? /
Waah! Fitur di WhatsApp Bisa Jadi Mata-Mata, Kok Bisa?
Kamis, 12 Oktober 2017 - 09:50:59 WIB

WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan yang mengedepankan teknologi enkripsi di dalamnya. Enkripsi digunakan agar percakapan pribadi dan grup tak bocor ke pihak yang tak bertanggung jawab sehingga hanya diketahui oleh pihak yang bersangkutan.

Namun ternyata seseorang masih bisa melakukan mata-mata melalui salah satu fitur di dalam WhatsApp. Dia adalah Robert Heaton yang merupakan seorang teknisi perangkat lunak yang menemukan kerentanan di dalamnya.

Sebagaimana dikutip dari Phone Arena, Kamis (12/10/2017), Heaton memanfaatkan fitur status 'Online' dan 'Last Seen' untuk menganalisa kebiasaan pengguna WhatsApp.

Dengan fitur tersebut Heaton bisa mengetahui keaktifan seseorang di WhatsApp dan mengetahui jadwal tidur orang tersebut. Ia menggunakan sebuah ekstensi di peramban Chrome yang memungkinkannya untuk memonitor kontak yang sedang Online melalui WhatsApp web.

Heaton hanya memerlukan empat baris bahasa pemrograman Javascript untuk melakukannya. Dengan cara tersebut ia bisa memata-matai kontaknya saat mereka sedang berkomunikasi satu sama lain. Tak hanya diterapkan pada WhatsApp, cara tersebut juga berlaku untuk Facebook.

Fitur 'Last Seen' memungkinkan semua orang untuk mengakses informasi kapan si pengguna aktif di WhatsApp. Fitur ini bisa diatur agar hanya terlihat oleh kontak di dalam ponsel pengguna.

Meski demikian, seseorang yang awam mengenai fitur tersebut mungkin tak pernah menyadari karena 'Last Seen' sudah diterapkan WhatsApp secara default di layanannya.

Mengetahui pola tidur pengguna di aplikasi pesan adalah jenis informasi yang dapat dimonetisasi oleh pengiklan online. Sehingga secara teori, kerentan ini dapat membantu melancarkan usaha dalam menghasilkan uang untuk seseorang. []

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com