Home
Hari Pertama Masuk Kerja, Rupiah Anjlok Lagi, Tembus Rp 14 Ribu | Habis Membantah, Jokowi Mesti Segera Pecat Tjahjo Kumolo | Malam Ini Debat Paslon Pilkada Riau Tahap II, Ini Sekilas Informasinya | Roti Jala Hidangan Favorit Khas Melayu saat Idul Fitri | 74313 Pengunjung Nikmati Wisata Riau | Plt Gubernur Riau akan Tinjau Jalan Tol Pekanbaru - Dumai
Sabtu, 23 Juni 2018
/ Metropolitan / 16:23:09 / Motif Ombak Bono Dalam Batik Raup Omzet Hingga Rp300 Juta /
Motif Ombak Bono Dalam Batik Raup Omzet Hingga Rp300 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:23:09 WIB

PEKANBARU - Pengelola Rumah Batik Andalan yang beranggotakan kaum ibu rumah tangga beralamat di Pangkalan Kerinci,  Pelalawan,  Riau mengaku kini sudah mampu menghasilkan omzet Rp300 juta perbulan untuk produk unggulan batik tulis motif Gelombang Bono.
  
"Motif Gelombang Bono telah mendapatkan hak paten, " kata Ketua Kelompok Usaha Rumah Batik Andalan Siti Nurbaya (49) tahun saat dijumpai pada acara Riau Expo 2017, di Pekanbaru, Jumat.
  
Siti dan teman-temannya yang merupakan mitra binaan PT. RAPP sudah menggeluti batik tulis sejak November 2013.
 Usaha kerajinan batik tulis yang mengandalkan kaum ibu ini kini berkembang pesat hingga mampu menghasilkan omzet besar dan menambah pendapatan keluarga.
    
"Omzet yang didapat dari usaha ini cukup menjanjikan mencapai Rp300 juta per bulannya," imbuh dia. 
  
Ia menjelaskan motif Gelombang Bono yang diciptakan oleh kelompok yang bermukim di Kerinci itu terinspirasi dari fenomenal alam Gelombang Bono yang ada didaerah Pelalawan.
  
"Sebagai salah satu bentuk kecintaan akan batik akhirnya kami mengabadikan Gelombang Bono sebagai motif batik tulus khas Riau " tuturnya.
 
Ia menjelaskan untuk selembar kain batik tulis motif Gombang Bono bisa dihargai Rp200.000-Rp500.000 tergantung  bahan dasar kain.
  
Diakuinya memang harga batik tulus produksi Rumah Batik Andalan ini lebih mahal ketimbang produk batik lainnnya karena pengerjaannya masih manual dan tradisional.
     
"Rumah Batik Andalan membuat  dengan teknik tulis. Hal ini menyebabkan harga batik Gelombang Bono lebih mahal daripada yang lain dipasaran yang menggunakan teknik printing," tuturnya. 
  
Masih sambung dia kaum ibu yang menjadi anggota kelompok Rumah Batik Andalan kini juga mengembangkan motif lainnya seperti Akasia, Daun Eukaliptus, Timun Suri dan Lakuna.   
    
"Semua motif ini dikreasikan langsung oleh warga binaan PT RAPP dan Pemda dengan terinspirasi dari alam sekitar," ujarnya.
   
Selain kelima motif tersebut,  ada koleksi batik tulis lainnya yang telah didaftarkan untuk dimintai hak patennya yaitu  Daun Sawi,  Daun Pakis,  Pohon Sawit,  Buah Sawit dan Daun Sawit. 
    
Terkait pemasarannya, masih Siti menjelaskan batik Gelombang Bono ini telah menembus pasar internasional  diantaranya China,  Brazil,  Singapura,  Malaysia bahkan Afrika Selatan.
   
Ia menambahkan pada Riau Expo 2017 kali ini untuk tetap bisa bersaing dan eksis kaum ibu berinovasi tidak hanya menjadikan bahan pakaian,  namun aneka batik terutama motif  Glombang Bono dibuat menjadi scraft,  dompet,  tas,  tempat tisu, dan lain sebagainya.
   
"Ini sebagai bentuk kreasi batik Gelombang Bono agar semakin diminati oleh masyarakat. Kami dibantu oleh PT. RAPP untuk pemasaran, kalau ada tamu luar negri mereka membeli untuk dijadikan cinderamata, " Pungkas Siti Nurbaya.[Antara]

   
 
Pengamat: Rizal Ramli Bisa Bawa Indonesia Pemain Kunci Di Kawasan
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:18

H+5 Lebaran, 60 Persen Pemudik Belum Balik Ke Kota
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:15

Menteri Tjahjo Gagal Bina Anak Buah, Pj Gubernur Diambil Dari Polri
Rabu, 20 Juni 2018 - 14:18

PELANTIKAN IRIAWAN
Demokrat: Pengangkatan Iriawan Langgar PP 11/2017, Jokowi Berbuat Tercela?
Rabu, 20 Juni 2018 - 14:13

Tersinggung Tweet SBY, PDIP: Siapa Yang Punya Sejarah Gelap Gunakan Kekuasaan?
Rabu, 20 Juni 2018 - 14:09

Lima Rumah Petak Terbakar di Dumai
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:56

Sampai Lebaran Ketiga Pengunjung Istana Siak Capai 25 Ribu Orang
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:51

Tim Kesehatan Inhil Diingatkan Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:48

Sempena Deklarasi Milad GAS, Sekda Inhil Hadiri Halal Bihala di Teluk Pinang
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:38

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Pemudik Mulai Padati Kota Pekanbaru
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:33

PILKADA JABAR 2018, Pelantikan Iwan Bule Bisa Berdampak Kekalahan Hasanah
Selasa, 19 Juni 2018 - 20:04

Jokowi Dan Tjahjo Dukung Kepentingan Salah Satu Paslon Di Pilkada Jabar
Selasa, 19 Juni 2018 - 20:02

Demokrat: Sebaiknya Jokowi Segera Tarik Penunjukan Iwan Bule
Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00

Pemkab Siak Gelar Open House
Selasa, 19 Juni 2018 - 16:00

Pawai Takbir Idul Fitri, Pjs Bupati Inhil Sebut Tinggi Partisipasi Masyarakat
Selasa, 19 Juni 2018 - 15:58

Madrasah Abbasiyah Juara Umum 1 Pawai Takbir Hari Raya 1439 H
Selasa, 19 Juni 2018 - 15:55

Meriah Pawai Takbir di Siak, Ini Pesan Plt Bupati Alfedri
Selasa, 19 Juni 2018 - 15:24

Austria Buka Kembali Masjid-Masjid yang Ditutup
Kamis, 14 Juni 2018 - 13:52

Jelang Sidang Isbat, Kemenag Pantau Hilal Di 97 Titik
Kamis, 14 Juni 2018 - 13:41

Inisiator #2019GantiPresiden: Masjid Basis Kekuatan Politik Umat
Kamis, 14 Juni 2018 - 13:37

Begini Cara Cek Ban Mobil Layak Pakai atau Tidak
Kamis, 14 Juni 2018 - 07:10

Mudik Terjebak Macet, Cara Mudah Cegah Overheat pada Mobil
Kamis, 14 Juni 2018 - 07:05

PBB Akhirnya Putuskan Israel Bersalah atas Kekerasan di Gaza
Kamis, 14 Juni 2018 - 06:43

Ustad Somad Khatib Salat Id di Dumai
Kamis, 14 Juni 2018 - 06:29

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com