Home
ESDM Setujui PI 10 Persen Wilayah Kerja Siak Dikelola Riau Petroleum | Akun Instagram Ustaz Abdul Somad Kembali Bisa Diakses | Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus | Abdul Wahid Ragukan 2 Fly Over Tuntas Dibangun Setahun, Ini Argumentasinya | STIE Syariah Bengkalis Taja Seminar Nasional | Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba
Minggu, 25 Februari 2018
/ Nasional / 20:30:14 / Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun /
Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:30:14 WIB

JAKARTA – Upaya pihak pengembang untuk memuluskan kelanjutan proyek Reklamasi dilakukan dengan berbagai cara, bahkan dengan rayuan langsung kepada Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan. Seperti dikutip dari majalah TEMPO edisi 22-29 Oktober 2017, pihak pengembang sampai membujuk Anies dengan iming-iming Rp 77 triliun dalam satu pertemuan.

Pertemuan di rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada awal Agustus lalu bukan sekadar makan siang biasa. Prabowo mengundang mereka yang terlibat dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Dua tamu Prabowo siang itu adalah bos Grup Artha Graha, Tomy Winata, dan pemilik Grup Agung Sedayu yang punya lima pulau reklamasi, Richard Halim Kusuma. Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Gerindra, Muhammad Taufik juga terlihat ada di sana.

Bintang tamu makan siang itu tak lain adalah jagoan Prabowo yang telah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam pemilihan pada April lalu, Anies Rasyid Baswedan. “Pertemuan itu hanya untuk kulonuwun ke gubernur baru,” kata Taufik pada Kamis pekan lalu.

Anies terlihat kaget begitu melihat Tomy Winata dan Richard Halim. Apalagi, menurut orang-orang dekatnya, mantan pemimpin Kopassus itu tak memberitahu Anies bahwa makan siang tersebut akan mengundang dua pengusaha ini.

Prabowo lalu mempersilakan Tomy Winata menjelaskan tujuan pertemuan itu. Bos Artha Graha itu memulai percakapan dengan memperkenalkan Richard. Ia adalah anak Sugianto Kusuma alias Aguan, bos Grup Agung Sedayu. Perusahaan ini merupakan induk PT Kapuk Naga Indah, pemegang ijin Pulau A, B, C, D, dan E.

Pulau A dan B seluas 259 hektare berada di wilayah Provinsi Banten, sementara Pulau C, D, dan E seluas 872 hektare berada wilayah DKI Jakarta. Pemerintah pusat menghentikan sementara pembangunan Pulau C dan D, yang dianggap melanggar banyak aturan, sampal akhirnya mencabutnya pada awal Oktober ini.

Setelah memperkenalkan Richard, Tomy memperkenalkan laki-laki yang duduk di sebelahnya sebagai Ali Hanafi. Di kalangan pengusaha dan politikus, Ali dikenal sehagat orang kepercayaan Aguan. Tomy lalu meminta Ali menjelaskan lebih jauh soal proyek reklamasi.

Mendapat perintah itu, Ali mengeluarkan segepok dokumen, menjelaskan apa saja yang sudah dilakukan PT Kapuk Naga Indah terkait dengan reklamasi. “Intinya, mereka menjelaskan proyek itu telah berjalan,” kata sumber Tempo yang mengetahui pertemuan ini.

Menurut dia, Richard sesekali menambahkan penjelasan Ali. Anies lebih banyak diam mendengarkan tamu-tamu Prabowo itu berbicara. Sekali ia bertanya di antara jeda penjelasan Richard dan Ali tentang ijin mendirikan pulau buatan. Ali menerangkan, mereka mengerjakan proyek reklamasi dengan mematuhi semua aturan.

Belum sempat Anies melontarkan pertanyaan lanjutan, Ali menambahkan bahwa satu-satunya tindakan di pulau reklamasi yang tak sesuai dengan aturan adalah mendirikan rumah toko (ruko) di Pulau D tanpa dokumen izin mendirikan bangunan.

Richard dan Tomy segera menutup penjelasan Ali dengan bergantian mengatakan para pengusaha bersedia membayar kontribusi tambahan sebesar 15 persen. Kontribusi dimasukkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, diluar kewajiban pengembang menyediakan 40 persen lahan untuk publik, plus 5 persen untuk fasilitas umum. Jika angka itu dikonversi ke dalam rupiah, pemerintah DKI Jakarta bakal mendapatkan Rp 77 triliun dari kontribusi tambahan tersebut.

Setelah diskusi selama hampir satu jam, pertemuan itu bubar tanpa kesepakatan. Sebelum berpisah, Richard Halim sempat mengajak Anies berfoto bersama. Menurut seseorang yang dekat dengan Anies, Gubernur Jakarta itu menolaknya secara halus.

Mantan Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, membenarkan adanya pertemuan di rumah Prabowo yang dihadiri Richard Halim, Tomy Winata, Ali Hanafi, dan Anies Baswedan. Dia menegaskan, tak ada kesepakan apa pun dari pertemuan itu.

(Sumber: Majalah TEMPO)

   
 
Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:45

Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35

Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:23

Luas Karlahut Bertambah di Siak, 20 Ha Lahan Kembali Membara
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:41

Ribuan Santri Sambut Kehadiran TGB di Medan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:33

PBB tak Lolos, Yusril akan Pidanakan Komisioner KPU
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:30

Polisi Amankan 8 Paket Sabu-sabu dari Tangan Narapidana Lapas Kelas II A Tembilahan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:20

Bersama Kepsek, Disdik Kepulauan Meranti Gelar Rapat Persiapan Akreditasi Sekolah
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:15

Batal Maju, Pendukung Harris dan Zukri Siap Menangkan Syamsuar
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:01

Peluang Sri Mulyani Jadi Cawapres Jokowi, Ini Jawaban PDIP
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:27

Publik Setuju Gatot Cawapres Jokowi, Anies Cawapres Prabowo
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:23

Cagub Petahana Andi Rachman Akan Rangkai Jembatan Pulau Padang ke Siak dan Bengkalis
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:18

AHY Siap Sambangi Megawati usai PDIP Tetapkan Jokowi Capres
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:13

Ini Keunggulan Pesawat R80 Gagasan Habibie
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:03

Syamsuar Disambut Ratusan Warga Sorek, Haris: Inilah Pemimpin Dambaan!
Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11

Ustaz Abdul Somad Hadiri Konsolidasi Dukungan kepada TGB
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:57

Mediasi Buntu, Yusril: Kami Akan Mati-Matian Lawan KPU!
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:45

Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com