Home
Maju ke Senayan, Ini yang akan Diperjuangkan Andi Rachman | Klarifikasi UAS Soal Gelar Doktor Honoris Causa | Rocky Gerung: Rezim Sudah Goyah | Sama Dengan RR, Buwas Akan Dicopot Karena Terlalu Jujur | Kader HMI Diperlakukan Tidak Manusiawi, KAHMI Layangkan Protes Ke Kapolri | Sekjen PKB Laporkan Ustaz Yahya Waloni Ke Bareskrim
Sabtu, 22 09 2018
/ Nasional / 20:30:14 / Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun /
Anies Baswedan Dirayu Pengembang Reklamasi Rp 77 Triliun
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:30:14 WIB

JAKARTA – Upaya pihak pengembang untuk memuluskan kelanjutan proyek Reklamasi dilakukan dengan berbagai cara, bahkan dengan rayuan langsung kepada Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan. Seperti dikutip dari majalah TEMPO edisi 22-29 Oktober 2017, pihak pengembang sampai membujuk Anies dengan iming-iming Rp 77 triliun dalam satu pertemuan.

Pertemuan di rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada awal Agustus lalu bukan sekadar makan siang biasa. Prabowo mengundang mereka yang terlibat dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Dua tamu Prabowo siang itu adalah bos Grup Artha Graha, Tomy Winata, dan pemilik Grup Agung Sedayu yang punya lima pulau reklamasi, Richard Halim Kusuma. Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Gerindra, Muhammad Taufik juga terlihat ada di sana.

Bintang tamu makan siang itu tak lain adalah jagoan Prabowo yang telah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam pemilihan pada April lalu, Anies Rasyid Baswedan. “Pertemuan itu hanya untuk kulonuwun ke gubernur baru,” kata Taufik pada Kamis pekan lalu.

Anies terlihat kaget begitu melihat Tomy Winata dan Richard Halim. Apalagi, menurut orang-orang dekatnya, mantan pemimpin Kopassus itu tak memberitahu Anies bahwa makan siang tersebut akan mengundang dua pengusaha ini.

Prabowo lalu mempersilakan Tomy Winata menjelaskan tujuan pertemuan itu. Bos Artha Graha itu memulai percakapan dengan memperkenalkan Richard. Ia adalah anak Sugianto Kusuma alias Aguan, bos Grup Agung Sedayu. Perusahaan ini merupakan induk PT Kapuk Naga Indah, pemegang ijin Pulau A, B, C, D, dan E.

Pulau A dan B seluas 259 hektare berada di wilayah Provinsi Banten, sementara Pulau C, D, dan E seluas 872 hektare berada wilayah DKI Jakarta. Pemerintah pusat menghentikan sementara pembangunan Pulau C dan D, yang dianggap melanggar banyak aturan, sampal akhirnya mencabutnya pada awal Oktober ini.

Setelah memperkenalkan Richard, Tomy memperkenalkan laki-laki yang duduk di sebelahnya sebagai Ali Hanafi. Di kalangan pengusaha dan politikus, Ali dikenal sehagat orang kepercayaan Aguan. Tomy lalu meminta Ali menjelaskan lebih jauh soal proyek reklamasi.

Mendapat perintah itu, Ali mengeluarkan segepok dokumen, menjelaskan apa saja yang sudah dilakukan PT Kapuk Naga Indah terkait dengan reklamasi. “Intinya, mereka menjelaskan proyek itu telah berjalan,” kata sumber Tempo yang mengetahui pertemuan ini.

Menurut dia, Richard sesekali menambahkan penjelasan Ali. Anies lebih banyak diam mendengarkan tamu-tamu Prabowo itu berbicara. Sekali ia bertanya di antara jeda penjelasan Richard dan Ali tentang ijin mendirikan pulau buatan. Ali menerangkan, mereka mengerjakan proyek reklamasi dengan mematuhi semua aturan.

Belum sempat Anies melontarkan pertanyaan lanjutan, Ali menambahkan bahwa satu-satunya tindakan di pulau reklamasi yang tak sesuai dengan aturan adalah mendirikan rumah toko (ruko) di Pulau D tanpa dokumen izin mendirikan bangunan.

Richard dan Tomy segera menutup penjelasan Ali dengan bergantian mengatakan para pengusaha bersedia membayar kontribusi tambahan sebesar 15 persen. Kontribusi dimasukkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, diluar kewajiban pengembang menyediakan 40 persen lahan untuk publik, plus 5 persen untuk fasilitas umum. Jika angka itu dikonversi ke dalam rupiah, pemerintah DKI Jakarta bakal mendapatkan Rp 77 triliun dari kontribusi tambahan tersebut.

Setelah diskusi selama hampir satu jam, pertemuan itu bubar tanpa kesepakatan. Sebelum berpisah, Richard Halim sempat mengajak Anies berfoto bersama. Menurut seseorang yang dekat dengan Anies, Gubernur Jakarta itu menolaknya secara halus.

Mantan Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, membenarkan adanya pertemuan di rumah Prabowo yang dihadiri Richard Halim, Tomy Winata, Ali Hanafi, dan Anies Baswedan. Dia menegaskan, tak ada kesepakan apa pun dari pertemuan itu.

(Sumber: Majalah TEMPO)

   
 
BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat
Kamis, 20 September 2018 - 16:19

Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa
Kamis, 20 September 2018 - 15:59

Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat
Kamis, 20 September 2018 - 15:14

Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP
Kamis, 20 September 2018 - 15:12

Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Kamis, 20 September 2018 - 15:11

Honorer Tak Bisa CPNS Dialihkan ke Jalur PPPK
Kamis, 20 September 2018 - 15:09

Dissik Inhil Ungkap Persoalan Lahan SDN 006 Tagaraja Kecamatan Kateman
Kamis, 20 September 2018 - 09:05

Wabup Meranti Lantik 7 Pj. Kades, Ini yang Disampaikan
Kamis, 20 September 2018 - 08:57

Penyegelan SDN 006 Tagaraja Inhil Merupakan Tindakan Melanggar Hukum
Kamis, 20 September 2018 - 08:38

Wabup Lepas Peserta TDS Etape Hari Kedua
Kamis, 20 September 2018 - 08:24

Siap Bertarung di Kejurnas, Wabup Serahkan Bantuan Kepada Atlit Catur Cilik Meranti
Kamis, 20 September 2018 - 08:19

Sah, Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama Dengan Negeri istana
Kamis, 20 September 2018 - 08:17

Tabayyun ke LAMR, Ketua GP Ansor Purwaji Diusir Laskar dan FPI Riau
Rabu, 19 September 2018 - 16:10

Buwas Ngaku Curiga, BPK Temukan Persetujuan Impor Pangan Tidak Lalui Rakor
Rabu, 19 September 2018 - 15:56

Mendag Sebut Gudang Urusan Bulog, Buwas: Matamu, Se enak e Dewe
Rabu, 19 September 2018 - 15:46

Gus Ipul Minta Ansor dan Banser Hentikan Tolak Ustaz Abdul Somad
Rabu, 19 September 2018 - 15:16

Jajaran pengurus Pemuda BNN Diharapkan Menjadi Contoh bagi Masyarakat
Rabu, 19 September 2018 - 08:58

Sekda Inhil Resmikan Pembukaan Bazar Sempena MTQ
Rabu, 19 September 2018 - 08:54

Ketua DPC PKB Inhil Fokus Pertahankan Status PKB Sebagai Partai Pemenang Pileg
Rabu, 19 September 2018 - 08:51

Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com