Home
Maju ke Senayan, Ini yang akan Diperjuangkan Andi Rachman | Klarifikasi UAS Soal Gelar Doktor Honoris Causa | Rocky Gerung: Rezim Sudah Goyah | Sama Dengan RR, Buwas Akan Dicopot Karena Terlalu Jujur | Kader HMI Diperlakukan Tidak Manusiawi, KAHMI Layangkan Protes Ke Kapolri | Sekjen PKB Laporkan Ustaz Yahya Waloni Ke Bareskrim
Sabtu, 22 09 2018
/ Peristiwa / 20:58:26 / Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging /
Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:58:26 WIB

SELATPANJANG - Sangat ironis, sudah puluhan tahun, sejumlah Galangan Kapal di wilayah Kepulauan Meranti ternyata beroprasi secara Ilegal, karena tak satupun dari pemilik usaha tersbut memiliki izin. Seperti halnya galangan kapal milik Ationg.

Bukan itu saja, selain tidak mengantongi izin, galangan kapal milik Ationg ini juga diduga menggunakan bahan baku kayu yang didapat secara ilegal. Bahkan bahan baku kayu yang diduga didapat secara ilegal itu terjadi secara kasat mata.  

Ikatan Pemuda Selatpanjang (IPS) mempertanyakan aktifitas galangan kapal milik Ationg yang berada di Sungai Nipah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Pasalnya, aktifitas yang galangan yang telah berlangsung lama tersebut, terus mulus berjalan.
 
"Aktifitas galangan kapal ini kan sudah berlangsung lama, kita mempertanyakan asal bahan bakunya. Kayu-kayu sebagai material utama pembuatan kapal tersebut berasal dari mana. Ini yang kita pertanyakan," ungkap Sekretaris Ikatan Pemuda Selatpanjang, Karim kepada media ini, belum lama ini.

Yang kita pertanyakan, ungkap Karim, adalah bahan baku pembuatan kapal tersebut. Pengusaha yang diketahui bernama Ationg tersebut mendapatkan dari mana. Kalau bahan bakunya berasal dari aktifitas ilegal logging tentu ini harus ditindak tegas.   

Katanya lagi, pihak yang berwenang harus mengusut asal bahan baku pembuatan kapal kayu tersebut. Kalau seandainya ditemukan bahan baku berasal dari aktifitas ilegal logging, tentu harus dihentikan. Pemilik galangan kapal harus diseret ke proses hukum. "Dalam hal ini aparat penegak hukum harus tegas. Jangan terkesan tidak berdaya," katanya.

Aparat penegak hukum jangan berat sebelah dalam melakukan tindakan terkait dengan pemilik galangan kapal ini. Jangan dengan rakyat biasa yang hanya akan membangun rumah, dipertanyakan asal muasal bahan baku kayunya, sementara kalau pengusaha terkesan tidak berdaya.

Riautrust.com yang mendatangi galangan kapal tersebut tidak menjumpai sang pemilik bernama Ationg, yang ada hanya karyawannya saja. Karyawan tersebut mengakui kalau galangan kapal tersebut memang milik Ationg.

"Mengenai bahan baku yang masuk saya tidak tahu menahu, itu bukan urusan saya. Juga mengenai petugas darimana saya tidak ikut cambur, memang toke kami Ationg sering dicari petugas, ada yang jumpa ada yang tidak jumpa," kata karyawan tersebut.( zamri)

   
 
BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat
Kamis, 20 September 2018 - 16:19

Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa
Kamis, 20 September 2018 - 15:59

Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat
Kamis, 20 September 2018 - 15:14

Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP
Kamis, 20 September 2018 - 15:12

Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Kamis, 20 September 2018 - 15:11

Honorer Tak Bisa CPNS Dialihkan ke Jalur PPPK
Kamis, 20 September 2018 - 15:09

Dissik Inhil Ungkap Persoalan Lahan SDN 006 Tagaraja Kecamatan Kateman
Kamis, 20 September 2018 - 09:05

Wabup Meranti Lantik 7 Pj. Kades, Ini yang Disampaikan
Kamis, 20 September 2018 - 08:57

Penyegelan SDN 006 Tagaraja Inhil Merupakan Tindakan Melanggar Hukum
Kamis, 20 September 2018 - 08:38

Wabup Lepas Peserta TDS Etape Hari Kedua
Kamis, 20 September 2018 - 08:24

Siap Bertarung di Kejurnas, Wabup Serahkan Bantuan Kepada Atlit Catur Cilik Meranti
Kamis, 20 September 2018 - 08:19

Sah, Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama Dengan Negeri istana
Kamis, 20 September 2018 - 08:17

Tabayyun ke LAMR, Ketua GP Ansor Purwaji Diusir Laskar dan FPI Riau
Rabu, 19 September 2018 - 16:10

Buwas Ngaku Curiga, BPK Temukan Persetujuan Impor Pangan Tidak Lalui Rakor
Rabu, 19 September 2018 - 15:56

Mendag Sebut Gudang Urusan Bulog, Buwas: Matamu, Se enak e Dewe
Rabu, 19 September 2018 - 15:46

Gus Ipul Minta Ansor dan Banser Hentikan Tolak Ustaz Abdul Somad
Rabu, 19 September 2018 - 15:16

Jajaran pengurus Pemuda BNN Diharapkan Menjadi Contoh bagi Masyarakat
Rabu, 19 September 2018 - 08:58

Sekda Inhil Resmikan Pembukaan Bazar Sempena MTQ
Rabu, 19 September 2018 - 08:54

Ketua DPC PKB Inhil Fokus Pertahankan Status PKB Sebagai Partai Pemenang Pileg
Rabu, 19 September 2018 - 08:51

Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com