Home
ESDM Setujui PI 10 Persen Wilayah Kerja Siak Dikelola Riau Petroleum | Akun Instagram Ustaz Abdul Somad Kembali Bisa Diakses | Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus | Abdul Wahid Ragukan 2 Fly Over Tuntas Dibangun Setahun, Ini Argumentasinya | STIE Syariah Bengkalis Taja Seminar Nasional | Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba
Minggu, 25 Februari 2018
/ Peristiwa / 20:58:26 / Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging /
Aparat Tutup Mata, Bahan Baku Galangan Kapal Milik Ationg dari Hasil Ilegal Logging
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:58:26 WIB

SELATPANJANG - Sangat ironis, sudah puluhan tahun, sejumlah Galangan Kapal di wilayah Kepulauan Meranti ternyata beroprasi secara Ilegal, karena tak satupun dari pemilik usaha tersbut memiliki izin. Seperti halnya galangan kapal milik Ationg.

Bukan itu saja, selain tidak mengantongi izin, galangan kapal milik Ationg ini juga diduga menggunakan bahan baku kayu yang didapat secara ilegal. Bahkan bahan baku kayu yang diduga didapat secara ilegal itu terjadi secara kasat mata.  

Ikatan Pemuda Selatpanjang (IPS) mempertanyakan aktifitas galangan kapal milik Ationg yang berada di Sungai Nipah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Pasalnya, aktifitas yang galangan yang telah berlangsung lama tersebut, terus mulus berjalan.
 
"Aktifitas galangan kapal ini kan sudah berlangsung lama, kita mempertanyakan asal bahan bakunya. Kayu-kayu sebagai material utama pembuatan kapal tersebut berasal dari mana. Ini yang kita pertanyakan," ungkap Sekretaris Ikatan Pemuda Selatpanjang, Karim kepada media ini, belum lama ini.

Yang kita pertanyakan, ungkap Karim, adalah bahan baku pembuatan kapal tersebut. Pengusaha yang diketahui bernama Ationg tersebut mendapatkan dari mana. Kalau bahan bakunya berasal dari aktifitas ilegal logging tentu ini harus ditindak tegas.   

Katanya lagi, pihak yang berwenang harus mengusut asal bahan baku pembuatan kapal kayu tersebut. Kalau seandainya ditemukan bahan baku berasal dari aktifitas ilegal logging, tentu harus dihentikan. Pemilik galangan kapal harus diseret ke proses hukum. "Dalam hal ini aparat penegak hukum harus tegas. Jangan terkesan tidak berdaya," katanya.

Aparat penegak hukum jangan berat sebelah dalam melakukan tindakan terkait dengan pemilik galangan kapal ini. Jangan dengan rakyat biasa yang hanya akan membangun rumah, dipertanyakan asal muasal bahan baku kayunya, sementara kalau pengusaha terkesan tidak berdaya.

Riautrust.com yang mendatangi galangan kapal tersebut tidak menjumpai sang pemilik bernama Ationg, yang ada hanya karyawannya saja. Karyawan tersebut mengakui kalau galangan kapal tersebut memang milik Ationg.

"Mengenai bahan baku yang masuk saya tidak tahu menahu, itu bukan urusan saya. Juga mengenai petugas darimana saya tidak ikut cambur, memang toke kami Ationg sering dicari petugas, ada yang jumpa ada yang tidak jumpa," kata karyawan tersebut.( zamri)

   
 
Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:45

Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35

Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:23

Luas Karlahut Bertambah di Siak, 20 Ha Lahan Kembali Membara
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:41

Ribuan Santri Sambut Kehadiran TGB di Medan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:33

PBB tak Lolos, Yusril akan Pidanakan Komisioner KPU
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:30

Polisi Amankan 8 Paket Sabu-sabu dari Tangan Narapidana Lapas Kelas II A Tembilahan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:20

Bersama Kepsek, Disdik Kepulauan Meranti Gelar Rapat Persiapan Akreditasi Sekolah
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:15

Batal Maju, Pendukung Harris dan Zukri Siap Menangkan Syamsuar
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:01

Peluang Sri Mulyani Jadi Cawapres Jokowi, Ini Jawaban PDIP
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:27

Publik Setuju Gatot Cawapres Jokowi, Anies Cawapres Prabowo
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:23

Cagub Petahana Andi Rachman Akan Rangkai Jembatan Pulau Padang ke Siak dan Bengkalis
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:18

AHY Siap Sambangi Megawati usai PDIP Tetapkan Jokowi Capres
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:13

Ini Keunggulan Pesawat R80 Gagasan Habibie
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:03

Syamsuar Disambut Ratusan Warga Sorek, Haris: Inilah Pemimpin Dambaan!
Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11

Ustaz Abdul Somad Hadiri Konsolidasi Dukungan kepada TGB
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:57

Mediasi Buntu, Yusril: Kami Akan Mati-Matian Lawan KPU!
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:45

Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com