Home
Soal Penunjukkan Iwan Bule, Gerindra: Jokowi Dan Tjahjo Saling Menyelamatkan | Anton Digdoyo: Pilkada Dan Pilpres Harus Taat Fatwa Ulama 16/2009 | Pengamat: Kontroversi Komjen Iriawan Bisa Jadi Faktor Kemenangan Asyik | Elektabilitas Khofifah-Emil Unggul Jauh Dari Gus Ipul-Puti | Plt Gubri Tinjau Tol Pekanbaru - Dumai Tembus ke Minas KM 85 | Hari Pertama Masuk Kerja, Rupiah Anjlok Lagi, Tembus Rp 14 Ribu
Minggu, 24 Juni 2018
/ Lifestyle / 20:51:02 / Batas Usia Nikah Buat Perempuan Dinaikkan Jadi 18 Tahun /
Batas Usia Nikah Buat Perempuan Dinaikkan Jadi 18 Tahun
Sabtu, 04 November 2017 - 20:51:02 WIB

RIAUTRUST.com - Tingkat pernikahan melibatkan perempuan di bawah umur masih tinggi. Karena itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) bersiap mengajukan revisi UU 1/1974 tentang Perkawinan.

Menteri PP-PA Yohana Susana Yembise mengungkapkan, untuk membahas revisi UU tersebut, dirinya sudah bertemu Menag Lukman Hakim Saifuddin. "Saya bersyukur Pak Menteri Lukman memberikan dukungan," katanya.

Yohana menyebutkan, poin utama usulan revisi UU Perkawinan itu adalah soal batas minimal usia nikah untuk perempuan. Di dalam UU tersebut, batas usia minimal bisa menikah untuk perempuan adalah 16 tahun. Jika usulan revisi itu tidak lolos, bakal ada upaya lagi melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

Menurut Yohana, usia 16 tahun masih terlalu kecil. Karena itu, dalam revisi UU, usia minimal menikah ditambah menjadi lebih dari 18 tahun. Yohana melanjutkan, banyak sekali potensi persoalan yang muncul akibat nikah di usia anak-anak. Di antaranya adalah masih tingginya angka meninggal ibu melahirkan atau bayinya. Selain itu, anak perempuan yang menikah umumnya ikut bekerja dan membantu keuangan negara.

"Sudah waktunya kita bersama membiarkan anak-anak perempuan bermain, belajar, dan berprestasi," jelasnya.

Yohana menyebutkan, di level ASEAN, tingkat pernikahan usia anak di Indonesia masih tinggi. Potensi nikah usia dini cukup besar karena saat ini jumlah anak-anak di Indonesia mencapai 87 juta jiwa. Upaya menghentikan pernikahan usia anak itu tidak bisa dilakukan Kementerian PP-PA saja, tetapi juga harus melibatkan masyarakat.

"Saya sudah mendapatkan dukungan dari tokoh agama dan adat," jelasnya seraya menambahkan bahwa upaya mencegah pernikahan anak kerap terkait dengan faktor agama dan budaya.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PP-PA Lenny Nurharyanti Rosalin menambahkan, ada lima provinsi yang potensi nikah usia anaknya besar. Yakni, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasar penelitian, satu dari enam anak perempuan menikah di usia dini.

Dia menjelaskan, prevalensi nikah usia anak di Sulawesi Selatan dan Jawa Barat mencapai 30,5 persen. Artinya, 30,5 persen perempuan antara 20 tahun sampai 24 tahun mengaku menikah sebelum usia 18 tahun. Dia berharap angka pernikahan anak yang masih tinggi tersebut bisa ditekan.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyuarakan dukungannya. Sekretaris KPAI Bidang Pengasuhan Anak Rita Pranawati mengungkapkan, pendewasaan usia perkawinan akan meningkatkan ketahanan keluarga Indonesia.

Menurut Rita, di usia 16 tahun, organ reproduksi anak perempuan belum cukup siap. "Risikonya bisa kematian ibu dan anak," katanya. Selain itu, secara psikis, belum ada mental mengasuh dan mendidik anak di usia sekitar 16 tahun. "Mentalnya masih ingin bermain-main, lalu harus mengasuh anak," ungkap Rita.

Belum lagi, dengan pernikahan, pendidikan seorang perempuan sangat mungkin terhenti. Indeks kualitas manusia dari generasi yang dilahirkan pun akan rendah yang bisa berisiko kesulitan ekonomi. "Sama saja dengan kita menjerumuskan anak pada kemiskinan berulang,” pungkasnya. 

Sumber: pojoksatu.co.id

   
 
Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Lebaran
Kamis, 21 Juni 2018 - 14:31

25 Juni, KPU Mulai Distribusikan Logistik Pilkada Riau ke Kelurahan
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:47

Komjen Iriawan Tak Harus Mengundurkan Diri Untuk jadi Pj Gubernur Jabar, Ini Aturannya
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:38

Trik Bikin AC Mobil Tetap Dingin dan Awet, Mudah Kok
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:28

CR7 Senang Cetak Gol Keempatnya di Piala Dunia
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:23

Pengamat: Rizal Ramli Bisa Bawa Indonesia Pemain Kunci Di Kawasan
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:18

H+5 Lebaran, 60 Persen Pemudik Belum Balik Ke Kota
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:15

Menteri Tjahjo Gagal Bina Anak Buah, Pj Gubernur Diambil Dari Polri
Rabu, 20 Juni 2018 - 14:18

PELANTIKAN IRIAWAN
Demokrat: Pengangkatan Iriawan Langgar PP 11/2017, Jokowi Berbuat Tercela?
Rabu, 20 Juni 2018 - 14:13

Tersinggung Tweet SBY, PDIP: Siapa Yang Punya Sejarah Gelap Gunakan Kekuasaan?
Rabu, 20 Juni 2018 - 14:09

Lima Rumah Petak Terbakar di Dumai
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:56

Sampai Lebaran Ketiga Pengunjung Istana Siak Capai 25 Ribu Orang
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:51

Tim Kesehatan Inhil Diingatkan Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:48

Sempena Deklarasi Milad GAS, Sekda Inhil Hadiri Halal Bihala di Teluk Pinang
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:38

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Pemudik Mulai Padati Kota Pekanbaru
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:33

PILKADA JABAR 2018, Pelantikan Iwan Bule Bisa Berdampak Kekalahan Hasanah
Selasa, 19 Juni 2018 - 20:04

Jokowi Dan Tjahjo Dukung Kepentingan Salah Satu Paslon Di Pilkada Jabar
Selasa, 19 Juni 2018 - 20:02

Demokrat: Sebaiknya Jokowi Segera Tarik Penunjukan Iwan Bule
Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00

Pemkab Siak Gelar Open House
Selasa, 19 Juni 2018 - 16:00

Pawai Takbir Idul Fitri, Pjs Bupati Inhil Sebut Tinggi Partisipasi Masyarakat
Selasa, 19 Juni 2018 - 15:58

Madrasah Abbasiyah Juara Umum 1 Pawai Takbir Hari Raya 1439 H
Selasa, 19 Juni 2018 - 15:55

Meriah Pawai Takbir di Siak, Ini Pesan Plt Bupati Alfedri
Selasa, 19 Juni 2018 - 15:24

Austria Buka Kembali Masjid-Masjid yang Ditutup
Kamis, 14 Juni 2018 - 13:52

Jelang Sidang Isbat, Kemenag Pantau Hilal Di 97 Titik
Kamis, 14 Juni 2018 - 13:41

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com