Home
Kasus Viktor Laiksodat Dihentikan Polisi, Ini Peringatan MUI | Zainal Bintang: Hasil Rapat Pleno Golkar Mengandung Bom Bunuh Diri | Dewan Pakar ICMI: Polisi Harus Segera Proses Megawati Soekarnoputri! | Victor Lolos, Bareskrim Polri Lakukan Kesalahan Fatal | Polda Metro Siap Amankan Aksi Milad 212 | PAN Sesalkan Sikap Polisi yang Hentikan Kasus Viktor
Rabu, 22 November 2017
/ sport / 08:37:14 / Dovizioso: Lorenzo Tak Menghalangiku /
Dovizioso: Lorenzo Tak Menghalangiku
Senin, 13 November 2017 - 08:37:14 WIB

RIAUTRUST.com - Andrea Dovizioso tak mampu melewati rekan setimnya, Jorge Lorenzo, di MotoGP Valencia. Bahkan Lorenzo diduga tak membiarkannya lewat meski sudah diberi kode.

Start di urutan sembilan pada balapan di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (12/11/2017) malam WIB, Dovizioso wajib menang demi menjaga kans juara. Di saat bersamaan rider Ducati itu harus berharap Marquez, pesaingnya, finis di luar 11 besar.

Maka selepas start Dovizioso pun mencoba melesat ke depan hingga akhirnya naik ke posisi enam di putaran pertama. Di lap berikutnya, dia ada di posisi lima sementara Marquez memimpin.

Marquez sendiri pada prosesnya dilewati Johann Zarco di putaran ketiga. Keduanya diikuti Dani Pedrosa di tempat ketiga. Posisi ini jelas tak bagus untuk Dovizioso dan Ducati, karena Pedrosa tak bisa diharapkan melakukan serangan ke Marquez sebagai rekan setim.

Dovizioso di satu sisi punya sedikit hal positif karena posisi empat ditempati rekan setimnya, Lorenzo. Dengan asumsi Lorenzo paham situasi yang dihadapi Dovizioso, maka di satu titik bisa diperkirakan dia akan memberikan jalan.

Seperti yang diperkirakan, Ducati pada prosesnya memberikan sinyal 'Suggested Mapping 8', seperti pada balapan di Malaysia lalu. Sinyal ini diduga merupakan kode untuk Lorenzo memberi jalan ke Dovizioso.

Tapi sampai beberapa lap, Lorenzo masih tetap di depan Dovizioso hingga timnya memberi sinyal '-1' dengan tanda panah ke bawah lewat pitboard --yang relatif lebih mudah terlihat. Ini diyakini sebagai tanda untuk Lorenzo turun satu posisi.

Meski demikian, setelah sinyal diberikan pun kedua pebalap Ducati itu tak bertukar posisi. Keduanya malah akhirnya sama-sama jatuh di lap ke-24, yang sekaligus menandai berakhirnya mimpi juara dunia Dovizioso dan Ducati.

Melihat situasi di balapan tersebut, muncul dugaan Lorenzo mengeyel dan tak mematuhi perintah tim. Tapi Dovizioso menepis anggapan tersebut, menegaskan dirinya memang tak punya kecepatan untuk melewati sang rekan setim.

"Saya senang karena kami sudah mencoba sampai akhir dan kesempatannya terbuka sampai 10 lap terakhir. Kami berkembang sepanjang akhir pekan, tapi kami tak cukup kencang," ujar Dovizioso dikutip Autosport.

"Saya benar-benar ada di batas sejak putaran pertama. Di awal saya ingin melewati Jorge, tapi di beberapa tikungan saya lebih lambat dan pada akhirnya dia menciptakan laju yang bagus."

"Bagus saja buat saya mengikutinya, saya bisa bertahan dengan mereka. Tapi kami sudah melewati batas kemampuan sepanjang balapan. Kami berdua melakukan kesalahan," imbuhnya.

Harus puas finis sebagai runner-up di kejuaraan dunia setelah memaksa pertarungan berjalan sampai seri terakhir, Dovizioso tak kecewa. Dia menyebut Ducati harus senang dengan capaian ini.

"Kami harus senang, senang dengan jalannya kejuaraan," tandasnya. [RA]

   
 
Sambut Tahun Baru, Bulog Riau Sediakan 11 Ton Daging Beku
Selasa, 21 November 2017 - 16:41

Penemuan Bunga Bangkai Hebohkan Warga Kecamatan Payung Sekaki
Selasa, 21 November 2017 - 16:39

Titiek Soeharto Juga Siap Jadi Ketua Umum Golkar
Selasa, 21 November 2017 - 16:24

Biaya Pengecatan Mobil Penyok di Bengkel Resmi, Mahal Tidak?
Selasa, 21 November 2017 - 16:10

Airlangga, Bukti Intervensi Pemerintah ke Golkar?
Selasa, 21 November 2017 - 16:05

Ada Hak Imunitas, Polri Hentikan Kasus Viktor Laiskodat
Selasa, 21 November 2017 - 16:00

Bocoran Harga Rush-Terios Terbaru, Enggak Sampai Rp300 Juta
Selasa, 21 November 2017 - 14:18

Merokok di Mobil Bikin AC Cepat Rusak, Mitos atau Fakta? ini Jawabannya..
Selasa, 21 November 2017 - 14:17

Mau Ada Model Baru, Harga Terios Lama Turun Drastis
Selasa, 21 November 2017 - 14:13

Saat Kiamat, Ini yang Terjadi pada Bumi Dijelaskan Alquran dan Sains
Selasa, 21 November 2017 - 14:10

LAM Pekanbaru akan Usulkan agar Tanjak Diperdakan
Selasa, 21 November 2017 - 14:06

Kenduri Seni Melayu Perkuat Wisata di Kota Batam
Selasa, 21 November 2017 - 13:59

Luhut Komandan Segala Macam
Selasa, 21 November 2017 - 13:49

Elektabilitas Prabowo Melejit, Rakyat Tak Puas Kinerja Jokowi
Selasa, 21 November 2017 - 13:43

Fahri Hamzah: Kinerja Setya Novanto Sudah Tidak Maksimal Sejak Sebelum Tersangka
Selasa, 21 November 2017 - 13:38

Jaksa Bentak Ustadz Alfian, Pengunjung Sidang: Jangan Kurang Ajar pada Ulama!
Selasa, 21 November 2017 - 13:32

Disbud Taja Sosialisasi Tunjuk Ajar Melayu Gelombang Dua
Selasa, 21 November 2017 - 13:26

Minggu Depan APBD 2018 Riau Ketok Palu
Selasa, 21 November 2017 - 13:20

Perindagkop Meranti akan Panggil PT Bumi Meranti Sejahtera Terkait Ini
Selasa, 21 November 2017 - 08:31

Terkait Tepung Sagu "Diduduki" Anjing, Ketua Koperasi Harmonis Menjawab Begini...
Selasa, 21 November 2017 - 08:28

Bupati Inhil Terima Penghargaan Tingkat Nasional
Selasa, 21 November 2017 - 07:55

Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke-18
Selasa, 21 November 2017 - 07:40

Ini Pesan Bupati Suparman, Kalau Nantinya Ia Dipenjara
Selasa, 21 November 2017 - 07:38

Marquez Tinggalin Honda, Rossi Belum Mau Pensiun
Senin, 20 November 2017 - 21:05

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com