Home
ESDM Setujui PI 10 Persen Wilayah Kerja Siak Dikelola Riau Petroleum | Akun Instagram Ustaz Abdul Somad Kembali Bisa Diakses | Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus | Abdul Wahid Ragukan 2 Fly Over Tuntas Dibangun Setahun, Ini Argumentasinya | STIE Syariah Bengkalis Taja Seminar Nasional | Polres Inhil Kembali Amankan Pelaku Narkoba
Minggu, 25 Februari 2018
/ sport / 08:37:14 / Dovizioso: Lorenzo Tak Menghalangiku /
Dovizioso: Lorenzo Tak Menghalangiku
Senin, 13 November 2017 - 08:37:14 WIB

RIAUTRUST.com - Andrea Dovizioso tak mampu melewati rekan setimnya, Jorge Lorenzo, di MotoGP Valencia. Bahkan Lorenzo diduga tak membiarkannya lewat meski sudah diberi kode.

Start di urutan sembilan pada balapan di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (12/11/2017) malam WIB, Dovizioso wajib menang demi menjaga kans juara. Di saat bersamaan rider Ducati itu harus berharap Marquez, pesaingnya, finis di luar 11 besar.

Maka selepas start Dovizioso pun mencoba melesat ke depan hingga akhirnya naik ke posisi enam di putaran pertama. Di lap berikutnya, dia ada di posisi lima sementara Marquez memimpin.

Marquez sendiri pada prosesnya dilewati Johann Zarco di putaran ketiga. Keduanya diikuti Dani Pedrosa di tempat ketiga. Posisi ini jelas tak bagus untuk Dovizioso dan Ducati, karena Pedrosa tak bisa diharapkan melakukan serangan ke Marquez sebagai rekan setim.

Dovizioso di satu sisi punya sedikit hal positif karena posisi empat ditempati rekan setimnya, Lorenzo. Dengan asumsi Lorenzo paham situasi yang dihadapi Dovizioso, maka di satu titik bisa diperkirakan dia akan memberikan jalan.

Seperti yang diperkirakan, Ducati pada prosesnya memberikan sinyal 'Suggested Mapping 8', seperti pada balapan di Malaysia lalu. Sinyal ini diduga merupakan kode untuk Lorenzo memberi jalan ke Dovizioso.

Tapi sampai beberapa lap, Lorenzo masih tetap di depan Dovizioso hingga timnya memberi sinyal '-1' dengan tanda panah ke bawah lewat pitboard --yang relatif lebih mudah terlihat. Ini diyakini sebagai tanda untuk Lorenzo turun satu posisi.

Meski demikian, setelah sinyal diberikan pun kedua pebalap Ducati itu tak bertukar posisi. Keduanya malah akhirnya sama-sama jatuh di lap ke-24, yang sekaligus menandai berakhirnya mimpi juara dunia Dovizioso dan Ducati.

Melihat situasi di balapan tersebut, muncul dugaan Lorenzo mengeyel dan tak mematuhi perintah tim. Tapi Dovizioso menepis anggapan tersebut, menegaskan dirinya memang tak punya kecepatan untuk melewati sang rekan setim.

"Saya senang karena kami sudah mencoba sampai akhir dan kesempatannya terbuka sampai 10 lap terakhir. Kami berkembang sepanjang akhir pekan, tapi kami tak cukup kencang," ujar Dovizioso dikutip Autosport.

"Saya benar-benar ada di batas sejak putaran pertama. Di awal saya ingin melewati Jorge, tapi di beberapa tikungan saya lebih lambat dan pada akhirnya dia menciptakan laju yang bagus."

"Bagus saja buat saya mengikutinya, saya bisa bertahan dengan mereka. Tapi kami sudah melewati batas kemampuan sepanjang balapan. Kami berdua melakukan kesalahan," imbuhnya.

Harus puas finis sebagai runner-up di kejuaraan dunia setelah memaksa pertarungan berjalan sampai seri terakhir, Dovizioso tak kecewa. Dia menyebut Ducati harus senang dengan capaian ini.

"Kami harus senang, senang dengan jalannya kejuaraan," tandasnya. [RA]

   
 
Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:45

Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35

Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:23

Luas Karlahut Bertambah di Siak, 20 Ha Lahan Kembali Membara
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:41

Ribuan Santri Sambut Kehadiran TGB di Medan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:33

PBB tak Lolos, Yusril akan Pidanakan Komisioner KPU
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:30

Polisi Amankan 8 Paket Sabu-sabu dari Tangan Narapidana Lapas Kelas II A Tembilahan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:20

Bersama Kepsek, Disdik Kepulauan Meranti Gelar Rapat Persiapan Akreditasi Sekolah
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:15

Batal Maju, Pendukung Harris dan Zukri Siap Menangkan Syamsuar
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:01

Peluang Sri Mulyani Jadi Cawapres Jokowi, Ini Jawaban PDIP
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:27

Publik Setuju Gatot Cawapres Jokowi, Anies Cawapres Prabowo
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:23

Cagub Petahana Andi Rachman Akan Rangkai Jembatan Pulau Padang ke Siak dan Bengkalis
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:18

AHY Siap Sambangi Megawati usai PDIP Tetapkan Jokowi Capres
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:13

Ini Keunggulan Pesawat R80 Gagasan Habibie
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:03

Syamsuar Disambut Ratusan Warga Sorek, Haris: Inilah Pemimpin Dambaan!
Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11

Ustaz Abdul Somad Hadiri Konsolidasi Dukungan kepada TGB
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:57

Mediasi Buntu, Yusril: Kami Akan Mati-Matian Lawan KPU!
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:45

Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com