Home
Kasus Viktor Laiksodat Dihentikan Polisi, Ini Peringatan MUI | Zainal Bintang: Hasil Rapat Pleno Golkar Mengandung Bom Bunuh Diri | Dewan Pakar ICMI: Polisi Harus Segera Proses Megawati Soekarnoputri! | Victor Lolos, Bareskrim Polri Lakukan Kesalahan Fatal | Polda Metro Siap Amankan Aksi Milad 212 | PAN Sesalkan Sikap Polisi yang Hentikan Kasus Viktor
Rabu, 22 November 2017
/ Nasional / 16:17:37 / Jokowi Disarankan Segera Ganti Jenderal Gatot /
Jokowi Disarankan Segera Ganti Jenderal Gatot
Senin, 13 November 2017 - 16:17:37 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo disarankan segera mengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo lantaran menjelang masa pensiun. Pergantian ini diperlukan untuk penyegaran di tubuh TNI dan juga mendukung agenda strategis Jokowi soal poros maritim.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro. Pria yang akrab disapa Simon itu mengingatkan bahwa Jenderal Gatot akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018.

"Maret 2018 kan Panglima TNI pensiun. Sudah saatnya sekarang dilakukan rotasi. Rotasi dimaksudkan agar terjadi penyegaran di tubuh TNI," kata Simon dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, 13 November 2017.

Menurut dia, pergantian Panglima TNI untuk mendukung agenda pemerintahan sesuai target. Untuk poros maritim, TNI dinilai yang bisa berperan dalam menjaga teritorial. "Kita semua kan tahu, agenda strategis Presiden sekarang poros maritim. Rotasi pimpinan TNI juga bagian upaya mewujudkan agenda itu," tutur penulis buku 'TNI & Ancaman Baru Dunia Pertahanan' tersebut.

Kemudian, terkait pergantian Panglima TNI baru, sebaiknya dilanjutkan kepada matra Angkatan Udara dan Angkatan Laut. Hal ini mengacu Undang Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004. Dalam aturan tersebut, jabatan Panglima TNI sebaiknya dijabat secara bergantian dari setiap matra. Latar belakang calon Panglima TNI biasanya yang pernah menjabat kepala staf.

"Ini penting juga menjalankan amanah reformasi dan profesionalisme di tubuh TNI," jelas Simon.

Jatah TNI AU

Kendati demikian, Simon melihat Angkatan Udara saat ini memiliki momentum untuk menjadi pimpinan TNI. Alasannya cukup masuk akal. Kata dia, dengan dipegang AU, diharapkan cita-cita Jokowi memperkuat poros maritim bisa terealisasi.

"Untuk menjadi nakhoda TNI sekarang lebih tepat diberikan kepada matra udara. Ini untuk memperkuat poros maritim dunia," ujarnya.

Selain itu, jatah untuk TNI AU juga menyesuaikan sebelumnya yang sudah diperoleh TNI AD sebanyak dua kali. "Apalagi TNI AD sudah dua kali menjabat," tuturnya.

Namun, diingatkan Simon, tak hanya matra TNI AU, dalam menjaga poros maritim diperlukan dukungan TNI AD dan TNI AL. "Tiga matra ini harus bersinergi," ujarnya.

Pentingnya sinergi tiga matra ini karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang punya panjang 3,5 juta mil. "Tak kurang ada 17.000 pulau, maka cita-cita poros maritim perlu didukung sistem pertahanan kepulauan yang kuat," jelasnya. [viva]

   
 
Sambut Tahun Baru, Bulog Riau Sediakan 11 Ton Daging Beku
Selasa, 21 November 2017 - 16:41

Penemuan Bunga Bangkai Hebohkan Warga Kecamatan Payung Sekaki
Selasa, 21 November 2017 - 16:39

Titiek Soeharto Juga Siap Jadi Ketua Umum Golkar
Selasa, 21 November 2017 - 16:24

Biaya Pengecatan Mobil Penyok di Bengkel Resmi, Mahal Tidak?
Selasa, 21 November 2017 - 16:10

Airlangga, Bukti Intervensi Pemerintah ke Golkar?
Selasa, 21 November 2017 - 16:05

Ada Hak Imunitas, Polri Hentikan Kasus Viktor Laiskodat
Selasa, 21 November 2017 - 16:00

Bocoran Harga Rush-Terios Terbaru, Enggak Sampai Rp300 Juta
Selasa, 21 November 2017 - 14:18

Merokok di Mobil Bikin AC Cepat Rusak, Mitos atau Fakta? ini Jawabannya..
Selasa, 21 November 2017 - 14:17

Mau Ada Model Baru, Harga Terios Lama Turun Drastis
Selasa, 21 November 2017 - 14:13

Saat Kiamat, Ini yang Terjadi pada Bumi Dijelaskan Alquran dan Sains
Selasa, 21 November 2017 - 14:10

LAM Pekanbaru akan Usulkan agar Tanjak Diperdakan
Selasa, 21 November 2017 - 14:06

Kenduri Seni Melayu Perkuat Wisata di Kota Batam
Selasa, 21 November 2017 - 13:59

Luhut Komandan Segala Macam
Selasa, 21 November 2017 - 13:49

Elektabilitas Prabowo Melejit, Rakyat Tak Puas Kinerja Jokowi
Selasa, 21 November 2017 - 13:43

Fahri Hamzah: Kinerja Setya Novanto Sudah Tidak Maksimal Sejak Sebelum Tersangka
Selasa, 21 November 2017 - 13:38

Jaksa Bentak Ustadz Alfian, Pengunjung Sidang: Jangan Kurang Ajar pada Ulama!
Selasa, 21 November 2017 - 13:32

Disbud Taja Sosialisasi Tunjuk Ajar Melayu Gelombang Dua
Selasa, 21 November 2017 - 13:26

Minggu Depan APBD 2018 Riau Ketok Palu
Selasa, 21 November 2017 - 13:20

Perindagkop Meranti akan Panggil PT Bumi Meranti Sejahtera Terkait Ini
Selasa, 21 November 2017 - 08:31

Terkait Tepung Sagu "Diduduki" Anjing, Ketua Koperasi Harmonis Menjawab Begini...
Selasa, 21 November 2017 - 08:28

Bupati Inhil Terima Penghargaan Tingkat Nasional
Selasa, 21 November 2017 - 07:55

Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke-18
Selasa, 21 November 2017 - 07:40

Ini Pesan Bupati Suparman, Kalau Nantinya Ia Dipenjara
Selasa, 21 November 2017 - 07:38

Marquez Tinggalin Honda, Rossi Belum Mau Pensiun
Senin, 20 November 2017 - 21:05

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com