Home
Maju ke Senayan, Ini yang akan Diperjuangkan Andi Rachman | Klarifikasi UAS Soal Gelar Doktor Honoris Causa | Rocky Gerung: Rezim Sudah Goyah | Sama Dengan RR, Buwas Akan Dicopot Karena Terlalu Jujur | Kader HMI Diperlakukan Tidak Manusiawi, KAHMI Layangkan Protes Ke Kapolri | Sekjen PKB Laporkan Ustaz Yahya Waloni Ke Bareskrim
Sabtu, 22 09 2018
/ Nasional / 16:17:37 / Jokowi Disarankan Segera Ganti Jenderal Gatot /
Jokowi Disarankan Segera Ganti Jenderal Gatot
Senin, 13 November 2017 - 16:17:37 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo disarankan segera mengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo lantaran menjelang masa pensiun. Pergantian ini diperlukan untuk penyegaran di tubuh TNI dan juga mendukung agenda strategis Jokowi soal poros maritim.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro. Pria yang akrab disapa Simon itu mengingatkan bahwa Jenderal Gatot akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018.

"Maret 2018 kan Panglima TNI pensiun. Sudah saatnya sekarang dilakukan rotasi. Rotasi dimaksudkan agar terjadi penyegaran di tubuh TNI," kata Simon dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, 13 November 2017.

Menurut dia, pergantian Panglima TNI untuk mendukung agenda pemerintahan sesuai target. Untuk poros maritim, TNI dinilai yang bisa berperan dalam menjaga teritorial. "Kita semua kan tahu, agenda strategis Presiden sekarang poros maritim. Rotasi pimpinan TNI juga bagian upaya mewujudkan agenda itu," tutur penulis buku 'TNI & Ancaman Baru Dunia Pertahanan' tersebut.

Kemudian, terkait pergantian Panglima TNI baru, sebaiknya dilanjutkan kepada matra Angkatan Udara dan Angkatan Laut. Hal ini mengacu Undang Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004. Dalam aturan tersebut, jabatan Panglima TNI sebaiknya dijabat secara bergantian dari setiap matra. Latar belakang calon Panglima TNI biasanya yang pernah menjabat kepala staf.

"Ini penting juga menjalankan amanah reformasi dan profesionalisme di tubuh TNI," jelas Simon.

Jatah TNI AU

Kendati demikian, Simon melihat Angkatan Udara saat ini memiliki momentum untuk menjadi pimpinan TNI. Alasannya cukup masuk akal. Kata dia, dengan dipegang AU, diharapkan cita-cita Jokowi memperkuat poros maritim bisa terealisasi.

"Untuk menjadi nakhoda TNI sekarang lebih tepat diberikan kepada matra udara. Ini untuk memperkuat poros maritim dunia," ujarnya.

Selain itu, jatah untuk TNI AU juga menyesuaikan sebelumnya yang sudah diperoleh TNI AD sebanyak dua kali. "Apalagi TNI AD sudah dua kali menjabat," tuturnya.

Namun, diingatkan Simon, tak hanya matra TNI AU, dalam menjaga poros maritim diperlukan dukungan TNI AD dan TNI AL. "Tiga matra ini harus bersinergi," ujarnya.

Pentingnya sinergi tiga matra ini karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang punya panjang 3,5 juta mil. "Tak kurang ada 17.000 pulau, maka cita-cita poros maritim perlu didukung sistem pertahanan kepulauan yang kuat," jelasnya. [viva]

   
 
BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat
Kamis, 20 September 2018 - 16:19

Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa
Kamis, 20 September 2018 - 15:59

Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat
Kamis, 20 September 2018 - 15:14

Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP
Kamis, 20 September 2018 - 15:12

Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Kamis, 20 September 2018 - 15:11

Honorer Tak Bisa CPNS Dialihkan ke Jalur PPPK
Kamis, 20 September 2018 - 15:09

Dissik Inhil Ungkap Persoalan Lahan SDN 006 Tagaraja Kecamatan Kateman
Kamis, 20 September 2018 - 09:05

Wabup Meranti Lantik 7 Pj. Kades, Ini yang Disampaikan
Kamis, 20 September 2018 - 08:57

Penyegelan SDN 006 Tagaraja Inhil Merupakan Tindakan Melanggar Hukum
Kamis, 20 September 2018 - 08:38

Wabup Lepas Peserta TDS Etape Hari Kedua
Kamis, 20 September 2018 - 08:24

Siap Bertarung di Kejurnas, Wabup Serahkan Bantuan Kepada Atlit Catur Cilik Meranti
Kamis, 20 September 2018 - 08:19

Sah, Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama Dengan Negeri istana
Kamis, 20 September 2018 - 08:17

Tabayyun ke LAMR, Ketua GP Ansor Purwaji Diusir Laskar dan FPI Riau
Rabu, 19 September 2018 - 16:10

Buwas Ngaku Curiga, BPK Temukan Persetujuan Impor Pangan Tidak Lalui Rakor
Rabu, 19 September 2018 - 15:56

Mendag Sebut Gudang Urusan Bulog, Buwas: Matamu, Se enak e Dewe
Rabu, 19 September 2018 - 15:46

Gus Ipul Minta Ansor dan Banser Hentikan Tolak Ustaz Abdul Somad
Rabu, 19 September 2018 - 15:16

Jajaran pengurus Pemuda BNN Diharapkan Menjadi Contoh bagi Masyarakat
Rabu, 19 September 2018 - 08:58

Sekda Inhil Resmikan Pembukaan Bazar Sempena MTQ
Rabu, 19 September 2018 - 08:54

Ketua DPC PKB Inhil Fokus Pertahankan Status PKB Sebagai Partai Pemenang Pileg
Rabu, 19 September 2018 - 08:51

Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com