Home
HUT Ke-19 Rokan Hilir, Plt Gubri Kisahkan Liku-liku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Rohil | Kecewa Jokowi Diberi Gelar Adat, Syarwan Hamid akan Kembalikan Gelarnya ke LAMR | Sejuta Pesona Alam Rokan Hilir, Surganya Para Turis Lokal dan Mancanegara | Spanduk #JKWBersamaPKI Justru Munculkan Kontra Simpati | Serupa Tapi Tak Sama, Daulat 812 Di Kuala Lumpur Dan Aksi 212 Di Jakarta | Air Bersih Untuk Masyarakat, Pemkab Rohil Gelontorkan Rp34 M Bangun Jaringan SPAM Durolis
Senin, 10 Desember 2018
/ Riau Region / 07:51:44 / DPRD Bengkalis Diminta Untuk Memanggil Kontraktor MY Duri-Pakning /
DPRD Bengkalis Diminta Untuk Memanggil Kontraktor MY Duri-Pakning
Rabu, 06 Desember 2017 - 07:51:44 WIB

BENGKALIS - Badan Anti Korupsi (BAK) Lembaga Iventarisir Penyalahgunaan Uang Negara (LIPUN), Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, meminta pihak Komisi II DPRD Bengkalis memanggil kontraktor dan PPTK terkait proyek Multiyers (MY) Duri-Pakning.
    
Sekretaris BAK-LIPUN Wan M Sabri menyebutkan proyek tersebut harus benar-benar diawasi oleh berbagai pihak.
    
"Jika sudah diawasi, tentu PPTK bisa menjelaskan, kenapa progres pekerjaan baru mencapai 6,7 persen, padahal perusahaan telah mencairkan uang muka 15 persen. Yang seharusnya uang muka itu progresnya sudah harus mencapai diatas 30 persen ini baru bisa disebut memiliki progres, " kata Sekretaris Baklipun, Sabri di Bengkalis, Senin.
    
Dia mengatakan, kontrak pekerjaan tersebut ditanda tangani di Bulan Mei 2017 lalu, yang berarti perusahaan sudah menjalani 6 Bulan masa pekerjaan, namun progres kerja yang setelah ditinjau itu hanya baru 6,7 persen, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan.
    
"Kita berharap, Komisi II dapat menunjukkan pengawasan yang nyata. Kalau perlu dievaluasi kemungkinan kemampuan perusahaan tersebut. Dan perlu dijajaki apa benar gosip nya pekerjaan tidak langsung dilakukan oleh PT. CGA tapi disubkan ke pihak lain," ujarnya lagi.
    
Menurutnya, jika isu yang beredar tersebut benar adanya maka didapati PT berkenaan apakah melanggar kontrak yang ada.
    
"Jika melanggar maka sanksi terberat kontrak diputuskan. dan apakah perusahaan bisa diberi sanksi, karena sampai akhir tahun progres pekerjaan tak akan melampaui DP yang sudah diambil perusahaan tentu ada sanksinya.  Atau mungkin dalam bentuk denda terhadap kontraktor," ujarnya lagi.
    
Dia menjelaskan, sesuai dengan Perpres no 54 tahun 2010 Pengaturan Tentang Pemutusan Kontrak, pada pasal 93 oleh PPK secara sepihak, pertama apabila denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia barang/jasa, melampaui 5 persen.
    
Kedua penyedia barang jasa lalai/dicera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak tepat waktu sesuai kesepatakan kontrak.
    
Ketiga penyedia jasa terbukti melakukan KKN, dan keempat mensubkontrakkan seluruh pekerjaan kepada pihak lain. [antara]

   
 
MC Metallica 1993 Jelaskan Keajaiban Reuni 212
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:50

Seruan Habib Rizieq Di Reuni 212 Bukanlah Kampanye
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:45

Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:32

Bangun Tol Riau-Sumbar, PT HK Mulai Mobilisasi Peralatan dari Sicincin ke Pekanbaru
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:18

Jalan Lintas Riau-Sumbar Sering Longsor, Dewan Saran Buat Bangunan Penahan Dinding Bukit
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:07

Fokus Ornop Inhil Gelar Rapat Kerja
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:57

Wardan Lantik Pj Kades Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:54

Kubu Prabowo: Kami tak Diuntungkan Media
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:12

Kuasa Hukum Yakin Habib Bahar Tidak Akan Jadi Tersangka
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:09

Condong ke Jokowi, PBB Akui Ada Caleg Dukung Prabowo
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:02

Pemprov Riau Pastikan Elpiji 3 Kg Cukup Hingga Akhir Tahun
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:01

Diduga Hamili Pacar, Oknum Brimob Dilaporkan ke Propam Polda Riau
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:57

Dua Jenazah Lagi Ditemukan di Dumai, Total Sudah 11 Jenazah yang Dievakuasi Polda Riau
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:34

Jaringan Internet di Pekanbaru Lumpuh, Ini Penjelasan Telkomsel
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:30

Syamsuar Buka Seminar Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:13

Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Siak Diikuti Kontestan dari 12 Kecamatan
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:09

Penggunaan Biodiesel Dongkrak Penjualan CPO Riau
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:29

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN
Melalui Pelalawan Inovatif, Bupati Harris Terima INAGARA Award 2018
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:18

Bengkalis Alokasikan Rp121,6 Miliar Untuk Bank Riau-Kepri
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:11

Tim Asistensi Ops MBMT 2018 Mabes Polri Berkunjung ke Mapolres Inhu
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:07

Polsek Kelayang Gelar Kegiatan FGD
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:04

Promosikan KITB di Jeddah, Alfedri Bertemu Delegasi King Abdullah Port
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:02

Avanza Baru Bisa Dipesan, Cukup Bayar Rp5 Juta
Rabu, 05 Desember 2018 - 08:38

Petani Siak Remajakan 310 Hektare Sawit
Rabu, 05 Desember 2018 - 08:31

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com