Home
HUT Ke-19 Rokan Hilir, Plt Gubri Kisahkan Liku-liku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Rohil | Kecewa Jokowi Diberi Gelar Adat, Syarwan Hamid akan Kembalikan Gelarnya ke LAMR | Sejuta Pesona Alam Rokan Hilir, Surganya Para Turis Lokal dan Mancanegara | Spanduk #JKWBersamaPKI Justru Munculkan Kontra Simpati | Serupa Tapi Tak Sama, Daulat 812 Di Kuala Lumpur Dan Aksi 212 Di Jakarta | Air Bersih Untuk Masyarakat, Pemkab Rohil Gelontorkan Rp34 M Bangun Jaringan SPAM Durolis
Senin, 10 Desember 2018
/ Nasional / 08:43:23 / Mahfud MD Kritik Abu Janda soal Hadis /
Mahfud MD Kritik Abu Janda soal Hadis
Rabu, 06 Desember 2017 - 08:43:23 WIB

Perdebatan soal ada atau tidaknya bendera Hizbut Tahrir Indonesia dikibarkan peserta Reuni 212 mewarnai acara talkshow Indonesia Lawyer Club di tvOne, Selasa malam 5 Desember 2017.

Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda al-Boliwudi merasa jelas bendera ormas terlarang itu berkibar pada acara akhir pekan lalu. Sementara penceramah atau Ustad Felix Siauw merasa bendera yang dimaksud Abu Janda bukanlah bendera HTI.
paralax

Dalam penjelasannya Felix mengutip beberapa hadis soal bendera yang dimaksud bendera Panji Rasulullah. Menanggapi kutipan hadis itu, Abu Janda mempertanyakan patokan hadis yang disebutkan Felix.

"Yang saya tahu, hadis itu baru ada sekitar 200 tahun setelah Rasul wafat, jadi banyak yang dhaif (palsu). Jadi itu enggak bisa jadi pegangan," ujarnya.

Penjelasan Abu Janda ini mendapat kritikan dari tokoh Nahdlatul Ulama, Mahfud MD. Menurutnya, penjelasan Abu Janda bertentangan dengan keyakinan dalam tradisi ormas keagamaan besar di Indonesia tersebut.

Mahfud menjelaskan, hadis memang telah disistemisasi dua abad setelah Nabi Muhamad SAW wafat, namun bukan berarti hadis yang mulai ditata setelah nabi wafat adalah hadis palsu.

"Saya kritik mas Abu Janda yang mengatakan hadis yang hadir 200 tahun sesudah nabi wafat itu dhaif, itu sangat berpandangan dengan tradisi NU. Hadis itu memang ditulis, diteliti dan dihimpun 200 tahun sesuah nabi wafat. Ini bisa dipercaya," ujar Mahfud, yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi.

Dia menjelaskan, karena diteliti maka ada tingkatan kualitas hadis. Misalnya ada yang namanya hadis mutawatir. Hadis ini merupakan hadis yang didengar banyak orang dan dengan demikian tak bisa terbantahkan kesahihannya.

Setelah hadis mutawatir, ada hadis sahih. Hadis ini tingkat kebenarannya nomor wahid dan hampir dipastikan sahih kebenarannya. Pada hadis sahih terdapat sanad (sandaran) dan periwayatnya yang jelas.

Dalam hadis sahih, periwayatnya harus memang benar-benar teruji kualitasnya. Periwayatnya orangnya bersih, tak pernah lupa, jujur, kalau punya hutang dia pasti bayar hutang, dan nyaris tak pernah salah.

"Hampir dipastikan itu (hadis) benar meski (hadir setelah) 200 tahun. Itu (penjelasan Abu Janda) menusuk tradisi pesantren," jelasnya. (VIVA)

   
 
MC Metallica 1993 Jelaskan Keajaiban Reuni 212
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:50

Seruan Habib Rizieq Di Reuni 212 Bukanlah Kampanye
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:45

Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:32

Bangun Tol Riau-Sumbar, PT HK Mulai Mobilisasi Peralatan dari Sicincin ke Pekanbaru
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:18

Jalan Lintas Riau-Sumbar Sering Longsor, Dewan Saran Buat Bangunan Penahan Dinding Bukit
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:07

Fokus Ornop Inhil Gelar Rapat Kerja
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:57

Wardan Lantik Pj Kades Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:54

Kubu Prabowo: Kami tak Diuntungkan Media
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:12

Kuasa Hukum Yakin Habib Bahar Tidak Akan Jadi Tersangka
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:09

Condong ke Jokowi, PBB Akui Ada Caleg Dukung Prabowo
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:02

Pemprov Riau Pastikan Elpiji 3 Kg Cukup Hingga Akhir Tahun
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:01

Diduga Hamili Pacar, Oknum Brimob Dilaporkan ke Propam Polda Riau
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:57

Dua Jenazah Lagi Ditemukan di Dumai, Total Sudah 11 Jenazah yang Dievakuasi Polda Riau
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:34

Jaringan Internet di Pekanbaru Lumpuh, Ini Penjelasan Telkomsel
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:30

Syamsuar Buka Seminar Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:13

Kontes Ternak Tingkat Kabupaten Siak Diikuti Kontestan dari 12 Kecamatan
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:09

Penggunaan Biodiesel Dongkrak Penjualan CPO Riau
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:29

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN
Melalui Pelalawan Inovatif, Bupati Harris Terima INAGARA Award 2018
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:18

Bengkalis Alokasikan Rp121,6 Miliar Untuk Bank Riau-Kepri
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:11

Tim Asistensi Ops MBMT 2018 Mabes Polri Berkunjung ke Mapolres Inhu
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:07

Polsek Kelayang Gelar Kegiatan FGD
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:04

Promosikan KITB di Jeddah, Alfedri Bertemu Delegasi King Abdullah Port
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:02

Avanza Baru Bisa Dipesan, Cukup Bayar Rp5 Juta
Rabu, 05 Desember 2018 - 08:38

Petani Siak Remajakan 310 Hektare Sawit
Rabu, 05 Desember 2018 - 08:31

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com