Home
Fadli Zon: Gerindra 100 Persen Capreskan Prabowo | Imigrasi Bagansiapiapi Optimalkan Pengawasan Orang Asing | ESDM Setujui PI 10 Persen Wilayah Kerja Siak Dikelola Riau Petroleum | Akun Instagram Ustaz Abdul Somad Kembali Bisa Diakses | Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus | Abdul Wahid Ragukan 2 Fly Over Tuntas Dibangun Setahun, Ini Argumentasinya
Minggu, 25 Februari 2018
/ Metropolitan / 15:18:02 / Mahfud MD Kritik Metro TV Yang Asal Mencari Narasumber /
Mahfud MD Kritik Metro TV Yang Asal Mencari Narasumber
Rabu, 06 Desember 2017 - 15:18:02 WIB

JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyesalkan pengawasan stasiun Televisi (TV) yang tidak profesional dalam menghadirkan narasumber.

Salah satu yang dikritik oleh Mahfud adalah kesalahan fatal yang dilakukan oleh Nani Handayani, yang diklaim sebagai ustadzah, dalam acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan Metro TV.

"Mohon perhatian @Metro_TV Ini kesalahan fatal. Kesannya, asal mencari narsum krn yang mencari tidak paham. Acr syiar kemuliaan @Metro_TV sangat digemari, jgn salah kelola," kicau Mahfud melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd, Rabu (6/12).

Menurut Mahfud kesalahan yang dilakukan oleh televisi milik Surya Paloh tersebut tak mungkin dilakukan tanpa kesadaran. Sementara narasumber yang hadir pun memilih nekat untuk tampil di siaran publik.

"Kan sudah saya bilang, tak mungkin disengaja oleh @Metro_TV. Ini ketidakprofesionalan yg memilih narsum dan narsumnya sendiri nekat," tambahnya.

Pakar Hukum Tata Negara tersebut mengaku sudah sejak lama mengusulkan agar setiap stasiun TV memiliki tim seleksi pengisi acara agama yang kuat. Jangan sampai kata dia, narasumber yang dihadirkan sekadar pintar bicara dan memiliki wajah rupawan di depan kamera.

"Kalau itu benar, itu kesalahan fatal oleh @Metro_TV dlm memilih narsum dakwah. Sy sdh lama usul agar setiap stasiun TV punya Tim seleksi pengisi acara agama yg kuat. Selama ini bnyk TV yg mengambil sembarang orang seakan hanya mensyaratkan pandai omong dan wajah kamera. Hati2," pungkasnya.

Menurut Mahfud apa yang dituliskan Nani Handayani benar-benar salah. Tulisan-tulisan ayat Alquran yang ditampilkan menunjukkan jika Nani tidak paham kaidah bahasa Arab sama sekali. Menurut Mahfud Nani terlihat jelas tidak paham nahwu dan sharaf dalam kaidah Arab dan juga huruf Alquran. Dari 6 kata potongan ayat Alquran yang ditampilkan salahnya ada tiga.

"Kita hormati, mungkin ybs punya semangat ibadah yg baik. Tp itu sj tdk cukup utk berceramah di ruang publik dgn menggunakan teks nash. Tdk mungkin ada kesengajaan dari @Metro_TV Sy jg pernah mengisi beberapa kali di Syiar Kemuliaan di Metro TV, jd tulisanya langsung, tak mungkin direkayasa scr digital oleh teknisi. OK, kita akhiri diskusi koreksinya. Kita jg mhn maaf kpd ustadzah dan @Metro_TV krn melakukan koreksi terbuka sbb masalahnya di ruang publik," ungkapnya.

Tak hanya Metro TV, Mahfud juga menyentil televisi milik pemerintah yakni TVRI yang juga pernah melakukan kesalahan fatal karena asal memilih narasumber.

"Bkn hny di TV Swasta. Di TVRI jg ada narsum yg tdk bs baca ayat Qur'an. Dia nyuruh org lain membaca ayat lalu membuat tafsir sambil melawak," demikian Mahfud. [RMOL]

   
 
Hasil Autopsi Penyebab Kematian Kakek di Siak Tewas Tidak Dianiaya Anaknya
Sabtu, 24 Februari 2018 - 21:08

Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51

Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:45

Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:35

Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:23

Luas Karlahut Bertambah di Siak, 20 Ha Lahan Kembali Membara
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:41

Ribuan Santri Sambut Kehadiran TGB di Medan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:33

PBB tak Lolos, Yusril akan Pidanakan Komisioner KPU
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:30

Polisi Amankan 8 Paket Sabu-sabu dari Tangan Narapidana Lapas Kelas II A Tembilahan
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:20

Bersama Kepsek, Disdik Kepulauan Meranti Gelar Rapat Persiapan Akreditasi Sekolah
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:15

Batal Maju, Pendukung Harris dan Zukri Siap Menangkan Syamsuar
Sabtu, 24 Februari 2018 - 15:01

Peluang Sri Mulyani Jadi Cawapres Jokowi, Ini Jawaban PDIP
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:27

Publik Setuju Gatot Cawapres Jokowi, Anies Cawapres Prabowo
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:23

Cagub Petahana Andi Rachman Akan Rangkai Jembatan Pulau Padang ke Siak dan Bengkalis
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:18

AHY Siap Sambangi Megawati usai PDIP Tetapkan Jokowi Capres
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:13

Ini Keunggulan Pesawat R80 Gagasan Habibie
Sabtu, 24 Februari 2018 - 08:03

Syamsuar Disambut Ratusan Warga Sorek, Haris: Inilah Pemimpin Dambaan!
Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11

Ustaz Abdul Somad Hadiri Konsolidasi Dukungan kepada TGB
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:57

Mediasi Buntu, Yusril: Kami Akan Mati-Matian Lawan KPU!
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:45

Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com