Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018
/ Nasional / 15:35:07 / Ustadz Abdul Somad: Saya Bukan Pemberontak /
KRONOLOGI PENGUSIRAN UAS
Ustadz Abdul Somad: Saya Bukan Pemberontak
Minggu, 10 Desember 2017 - 15:35:07 WIB

RIAUTRUST.COM - Sehari sebelum berangkat ke Bali, Ustadz Abdul Somad sudah mendengar bahwa ada kelompok masyarakat yang menolak kehadirannya di Pulau Dewata.

Menurut informasi, Komponen Rakyat Bali (KRB) akan menerima kehadiran Ustadz Abdul Somad bila yang bersangkutan mau berikrar kesetiaan pada NKRI.

Atas syarat itu, Ustadz Abdul Somad menyatakan menolak karena dirinya bukan pemberontak dan tidak terdaftar dalam organisasi terlarang manapun. Dia juga menolak karena sudah pernah mengikuti dan lulus Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) di tahun 1998 saat hendak berangkat sekolah ke Mesir.

Selain itu, sampai sekarang Ustadz Abdul Somad aktif mengajarkan cinta kebangsaan dari kampus sampai desa terpencil.

Setelah mengetahui upaya penolakan, Ustadz Abdul Somad meminta kepastian dari panitia penyelenggara, yang kemudian memastikan bahwa keadaan baik-baik saja.

Ustadz Abdul Somad dan rombongan tiba di Bali pada pukul 13.00 hari Jumat (8/12). Dari Bandara Ngurah Rai, dirinya dibawa panitia ke Hotel Aston di Denpasar.

Sekitar pukul 16.00 waktu setempat, dirinya dibangunkan oleh panitia. Mencium gelagat kurang baik, Ustadz Abdul Somad meminta anggota timnya untuk membeli tiket kembali ke Jakarta hari itu juga.

Lalu oleh panitia, Ustadz Abdul Somad dibawa ke sebuah ruangan di hotel untuk bertemu dengan pihak yang menolak kehadirannya dan meminta dirinya mengucapkan ikrar.

Dengan alasan-alasan yang sudah disebutkan di atas, Ustadz Abdul Somad menolak. Dia menegaskan bahwa semua tuduhhan itu adalah fitnah.

Pihak yang menolak kehadirannya tidak menerima alasan Ustadz Abdul Somad dan mulai mengeluarkan pernyataan-penyataan yang tidak layak.

Adapun Ustadz Abdul Somad memilih untuk pulang.

Sekitar pukul 17.00, di saat dirinya sedang bersiap-siap untuk meninggalkan hotel, Kapolres dan Dandim setempat mendatangi kamarnya.

Mereka meminta Ustadz Abdul Somad mempertimbangkan keadaan. Kalau dirinya pulang, maka situasi akan berkembang ke arah yang semakin tidak kondusif. Juga disebutkan, bahwa sekitar 5.000 jamaah yan sudah berada di Masjid An Nur Denpasar akan mendatangi Hotel Aston. Di Hotel Aston sendiri, suasana sudah cukup mencekam.

Setelah mendengarkan pandangan dari pihak keamanan, Ustadz Abdul Somad mengambil keputusan untuk melanjutkan kegiatan. Sekitar pukul 18.00 dirinya kembali ke ruang mediasi.

Setelah Kapolres menyampaikan sambutan singkat, salah seorang aktivis NU membawa bendera merah putih dan mempersilakan semua yang hadir pada mediasi itu mencium bendera merah putih.

Dari ruang mediasi, Ustadz Abdul Somad menuju lobi hotel dan bersama dengan semua yang ada di lobi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah shalat Isya, Ustadz Abdul Somad dan seluruh rombongan menuju Masjid An Nur. Ceramah berlangsung sekitar 100 menit dan jamaah sangat antusias.

Selesai ceramah, dia pun kembali ke hotel.

Sekitar pukul 22.00 Ustads Abdul Somad diwawancarai stasiun televisi swasta nasional, dan menjelasakan bahwa dirinya dalam keadaan aman.

Di hari Sabtu (9/12), suasana sudah jauh lebih kondusif. Ustadz Abdul Somad melaksanakan shalat Shubuh di Masjid Baiturrahman. Sepanjang siang dirinya menerima tamu-tamu dari berbagai kalangan.

Menjelang Maghrib giliran pimpinan PW NU, Muhammadiyah, MUI Bali, GNPF, dan sebagainya yang mengunjungi Ustadz Abdul Somad. Lalu setelah Isya Ustadz Abdul Somad kembali ke Masjid Baiturrahmah untuk tabligh akbar terakhir.

Ustadz Abdul Somad meninggalkan Bali dalam penerbangan pagi tadi (Minggu, 10/12).

Penjelasan Ustadz Abdul Somad ini beredar di berbagai grup WA, dan redaksi sudah mengkonfirmasi ke pihak-pihak terdekat dengan UStadz Abdul Somad. [RMOL]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com