Home
Masyarakat Perbatasan Enggan Pakai Pelat BM, Ini Kata Sekdaprov Riau | Pembangunan Dua Flyover di Pekanbaru Selesai Desember Tahun Ini | Pasca Kebakaran, Pelajar SMPN 4 Pekanbaru Tetap Belajar, Ini Alasannya | Danau Khayangan Banyak Pungli, Dispar Pekanbaru Cari Investor Pengelola Berpengalaman | Ambruk Sejak 2012, Permohonan Rehab Bendungan Kebun Nopi Kurang Direspon Gubri | Sekda Inhil: Cuti HM Wardan dan Rosman Sudah Diajukan ke Gubernur Riau
Jum'at, 19 Januari 2018
/ Nasional / 09:40:40 / Dipaksa Preman Nasi Bungkus Cium Bendera, Ustadz Somad: Jangan Karena Nila Setitik Rusak Susu /
Dipaksa Preman Nasi Bungkus Cium Bendera, Ustadz Somad: Jangan Karena Nila Setitik Rusak Susu
Senin, 11 Desember 2017 - 09:40:40 WIB

JAKARTA - Umat Muslim sudah menetap di Bali selama delapan abad lamanya dari masa kerajaan hingga era Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selama masa itu, hubungan umat Muslim dan Hindu Bali sangat harmonis. 

Adapun upaya pengusiran dan ancaman yang menimpa Ustadz Abdul Somad di Bali pada hari Jumat lalu (8/12) diharapkan tidak merusak hubungan harmonis antar umat beragama di Bali.

Ketika berbicara dalam upacara penyambutan dirinya di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Minggu (9/12), Ustadz Abdul Somad mengatakan, situasi yang sedang dihadapi saat ini seperti mncabut rambut dari dalam tepung. "Jangan karena nila setitik rusak susu sebalanga," ujarnya.

Dia mencontohkan hubungan baik itu antara lain terlihat dari sumbangan besar umat Hindu Bali pada sebuah Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Ubud. Dalam kunjungan ke Bali, Ustadz Abdul Somad sempat bertemu dengan pemilik TPA itu.

"Saya tidak ingin, tadi mendapat kabar bahwa kuil dan vihara di dekat airport tutup karena takut kita sweeping. Itu bukan ciri orang Melayu. Menghacurkan itu sama dengan menghancurkan budaya kita," masih kata Ustadz Abdul Somad.

Bangunan rumah ibadah agama lain dibangun di Riau sebagai wujud orang Melayu cinta pada NKRI dan kebhinnekaan.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan mengapa dia pada awalnya tidak mau mencium bendera merah-putih seperti yang diminta oleh kelompok yang berusaha mengusir dirinya.

"Bukan berarti saya tidak cinta NKRI. Saya tidak perlu berikrar di depan orang yang tidak punya legalitas. Apa legalitas mereka? Otoritas mereka untuk memaksa saya harus berikrar di depan dia apa?" ujarnya lagi.

Begitu juga dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dia menambahkan, sampai kini rekaman dirinya menyanyikan lagu Indonesia bisa ditemukan di internet.

"Bicara mengenai menyanyikan lagu Indonesia Raya, masih ada, viral rekamannya. Masih bisa dicari hingga kini. Di Kampung Talang Mamak sana, tujuh jam naik sampan dari Indragiri Hulu," sambungnya.

Seperti halnya Raja Salman dari Saudi Arabia, Ustadz Abdul Somad juga tak punya masalah mencium bendera. Dia hanya tidak mau dipaksa dan didikte oleh orang-orang yang disebutnya sebagai preman nasi bungkus. [rmol]

   
 
Tokoh Muda Minang: Hukum Tajam Ke Ustadz Zulkifli, Tumpul Ke Viktor Laiskodat
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:35

Zulkifli: Apa Yang Saya Sampaikan Adalah Hadis Nabi
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25

KPU Inhil Umumkan Hasil Kesehatan 3 Peslon Bupati
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:14

Zulaikha Wardan Lantik PAC Dan Ranting Muslimat NU Tempuling
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:12

Bupati Inhil Ingatkan ASN Agar Pahami Peraturan Perundang-undangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09

Anies Ragu Menjawab Tantangan Sofyan Djalil?
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:06

Pimpinan DPR: Utang Negara Semakin Mengkhawatirkan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:02

Sekdako Pekanbaru M.Noer Dipanggil Bawaslu, Ayat Cahyadi: Biarkan Saja
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:58

Layanan Pertolongan Kecelakaan Gratis Bagi Warga Pekanbaru, Cukup Tekan 119
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:53

Semua Balon Pilgubri Belum Lengkap Berkasnya, Firdaus Masih Kurang SKCKnya
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:49

Telah Lahir Bayi Gajah di Suaka Margasatwa Balai Raja Bengkalis
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:47

Ustaz Zulkifli Tersangka Atas Dugaan Ujaran Kebencian
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:42

Emil Sebut Ustaz Somad Inspirasi Dakwahnya Lewat Kekuasaan
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:38

Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Ini Isi Ceramah Ustaz Zulkifli
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:36

Ini Pendapat Ketua MUI Maaruf Amin Soal Mahar Politik
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:33

Pernyataan Lengkap La Nyalla Soal Uang Saksi Prabowo
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:30

Warga Desa Batang Duku dan PT SPM Bekerjasama Buat Embung
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:23

Penjualan Baik, Harga TBS CPO Sawit Riau Naik Rp55,52/Kg
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:21

Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:13

Bagaimana Cara Cetak Foto di Atas Cappucino?
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:36

Gubri Pastikan Jalan Okura-Perawang Siak Dibangun Tahun ini
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:33

Daihatsu Sudirman Sudah Cetak 30 SPK All New Terios, Ini Harganya
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:28

Bupati Inhil Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 011 Desa Sungai Ambat
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:57

Ketua DPRD Inhil Minta ASN Tidak Sibuk Soal Pilkada
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com