Home
Masyarakat Perbatasan Enggan Pakai Pelat BM, Ini Kata Sekdaprov Riau | Pembangunan Dua Flyover di Pekanbaru Selesai Desember Tahun Ini | Pasca Kebakaran, Pelajar SMPN 4 Pekanbaru Tetap Belajar, Ini Alasannya | Danau Khayangan Banyak Pungli, Dispar Pekanbaru Cari Investor Pengelola Berpengalaman | Ambruk Sejak 2012, Permohonan Rehab Bendungan Kebun Nopi Kurang Direspon Gubri | Sekda Inhil: Cuti HM Wardan dan Rosman Sudah Diajukan ke Gubernur Riau
Jum'at, 19 Januari 2018
/ Nasional / 09:46:27 / Penghadangan Ustad Abdul Somad Bentuk Arogansi Dan Kegagalan Berpikir /
Penghadangan Ustad Abdul Somad Bentuk Arogansi Dan Kegagalan Berpikir
Senin, 11 Desember 2017 - 09:46:27 WIB

JAKARTA - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris mengecam aksi penghadangan yang dilakukan segelintir orang kepada Ustad Abdul Somad saat hendak melakukan safari dakwah di Kota Denpasar, Bali, Jumat lalu (8/12).

Aksi penghadangan Ustad Somad yang mengatasnamakan 'cinta Pancasila dan NKRI harga mati' malah dilakukan dengan nilai-nilai yang bertentangan dengan Pancasila dan berpotensi merusak harmoni antarumat beragama.

"Jika polisi tidak tegas melakukan tindakan hukum terhadap otak dan pelaku penghadangan, maka ke depan kejadian serupa akan terulang dan ini sangat berbahaya karena bisa menimbulkan keresahan sosial yang besar," kata Fahira dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (11/12).

Jelas dia, peristiwa seperti ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya penghadangan terhadap ulama dan tokoh sudah pernah tejadi bahkan masuk bandara dan massa membawa senjata tajam.

"Namun, hingga saat ini saya belum mendengar ada tindakan hukum kepada para pelaku. Jadi, ke depan jika polisi tidak tegas, penghadangan terhadap ulama dan tokoh yang menurut versi mereka tidak cinta NKRI dan Pancasila pasti akan terjadi dan ini sangat berbahaya bagi keharmonisan bangsa," tegas Fahira.

Fahira mengungkapkan, saat ini terjadi penurunan pemaknaan cinta Pancasila dan NKRI yang sangat mengkhawatirkan karena ada sekelompok masyarakat yang dengan percaya diri menyatakan diri paling Pancasila dan paling cinta NKRI, sementara kelompok yang lain anti Pancasila dan NKRI hanya karena berbeda pendapat, pandangan dan kritis terhadap pemerintah.

Penghadangan terhadap Ustad Somad, lanjut Fahira, selain bentuk kegagalan berpikir juga adalah bentuk arogansi mengatasnamakan Pancasila dan NKRI.

"Memaksa Ustad Somad ikrarkan kebangsaan apalagi disertai intimidasi, ancaman dan kata-kata kasar oleh gerombolan orang yang sama sekali tidak punya otoritas untuk itu adalah tindakan yang sangat merendahkan. Selama ini, yang mengundang Ustad Somad berceramah itu mulai dari pejabat negara, kepala daerah, bahkan satuan-satuan TNI di daerah, hingga kelompok pengajian biasa dari seluruh Indonesia. Mana mungkin mereka mengundang Ustad Somad kalau beliau anti NKRI," ujar Senator Jakarta ini.

Kecintaan Ustad Somad terhadap NKRI, menurut Fahira, bukan lagi sekedar teriak-teriak 'saya Pancasila saya NKRI', tetapi sudah diamalkan. Ustadz Somad, rutin turun ke desa-desa terpencil mengajarkan cinta tanah air kepada anak-anak bangsa.

"Sekarang saya mau tanya, apa yang sudah dilakukan orang-orang yang menghadang Ustad Somad terhadap NKRI dan Pancasila? Inilah akibat jika merasa diri paling NKRI, paling pancasilais sehingga orang yang berbeda pendapat dan pandangan dianggap tidak cinta NKRI dan anti Pancasila. Paradigma seperti ini sangat berbahaya bagi keutuhan kita sebagai sebuah bangsa," terang dia.

Oleh karena itu, sambung Fahira, kepolisian harus melakukan tindakan hukum terhadap otak di balik kejadian yang bisa memicu keresahan umat ini. "Saya juga meminta kepada semua umat Islam untuk tenang, tunjukkan kita lebih dewasa menyikapi perbedaan pendapat, pandangan dan keyakinan," tutupnya. [RMOL]

   
 
Tokoh Muda Minang: Hukum Tajam Ke Ustadz Zulkifli, Tumpul Ke Viktor Laiskodat
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:35

Zulkifli: Apa Yang Saya Sampaikan Adalah Hadis Nabi
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25

KPU Inhil Umumkan Hasil Kesehatan 3 Peslon Bupati
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:14

Zulaikha Wardan Lantik PAC Dan Ranting Muslimat NU Tempuling
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:12

Bupati Inhil Ingatkan ASN Agar Pahami Peraturan Perundang-undangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09

Anies Ragu Menjawab Tantangan Sofyan Djalil?
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:06

Pimpinan DPR: Utang Negara Semakin Mengkhawatirkan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:02

Sekdako Pekanbaru M.Noer Dipanggil Bawaslu, Ayat Cahyadi: Biarkan Saja
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:58

Layanan Pertolongan Kecelakaan Gratis Bagi Warga Pekanbaru, Cukup Tekan 119
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:53

Semua Balon Pilgubri Belum Lengkap Berkasnya, Firdaus Masih Kurang SKCKnya
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:49

Telah Lahir Bayi Gajah di Suaka Margasatwa Balai Raja Bengkalis
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:47

Ustaz Zulkifli Tersangka Atas Dugaan Ujaran Kebencian
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:42

Emil Sebut Ustaz Somad Inspirasi Dakwahnya Lewat Kekuasaan
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:38

Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Ini Isi Ceramah Ustaz Zulkifli
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:36

Ini Pendapat Ketua MUI Maaruf Amin Soal Mahar Politik
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:33

Pernyataan Lengkap La Nyalla Soal Uang Saksi Prabowo
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:30

Warga Desa Batang Duku dan PT SPM Bekerjasama Buat Embung
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:23

Penjualan Baik, Harga TBS CPO Sawit Riau Naik Rp55,52/Kg
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:21

Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:13

Bagaimana Cara Cetak Foto di Atas Cappucino?
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:36

Gubri Pastikan Jalan Okura-Perawang Siak Dibangun Tahun ini
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:33

Daihatsu Sudirman Sudah Cetak 30 SPK All New Terios, Ini Harganya
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:28

Bupati Inhil Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 011 Desa Sungai Ambat
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:57

Ketua DPRD Inhil Minta ASN Tidak Sibuk Soal Pilkada
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com