Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018
/ Nasional / 10:08:56 / Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama /
Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama
Senin, 11 Desember 2017 - 10:08:56 WIB

JAKARTA - Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali meminta kelompok masyarakat yang menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad ke Pulau Dewata itu tidak mengganggu kerukunan umat beragama di lingkungan setempat. Ketua PHDI, I Gusti Ngurah Sudiana, menegaskan, Bali merupakan daerah damai dan tenteram.

"Kami minta mereka yang menolak jangan memperkeruh suasana di Bali," kata Sudiana, Sabtu (9/12).

Guru Besar Sosiologi Agama ini meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Bali, tidak mengaitkan masalah penolakan ini dengan agama. Masyarakat Bali, jelas dia, sangat menghormati tamu.

"Selama tujuannya baik, siapa pun ke Bali tidak ada masalah," kata Sudiana.

Kalaupun ada hal yang dianggap tidak baik, dia mengimbau untuk dikomunikasikan bersama dahulu. Salurannya yakni Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bila terkait agama atau aparat yang berwenang.

Menurut dia, pihak panitia tidak mengomunikasikan hal itu bersama FKUB. Ketika ada persoalan penolakan dari ormas kepemudaan, PHDI pun tidak mengetahuinya.

Sudiana juga menegaskan, ormas kepemudaan yang menolak Ustaz Abdul Somad bukan organisasi berdasar agama. Kelompok ini pun dinilai tidak mewakili seluruh masyarakat Bali. Mereka juga sudah dimediasi oleh aparat. "Jadi, masalahnya sudah selesai," kata dia.

Beberapa kelompok ormas kepemudaan menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad di Bali pada Jumat (8/12). Kelompok ormas ini terdiri atas Patriot Garuda Nusantara (PGN), Laskar Bali, Banaspati, dan Sandhi Murti. Mereka menolak Ustaz Abdul Somad karena dituduh anti-NKRI dan ingin mendirikan negara Khilafah.

Beruntung, penolakan itu segera dimediasi oleh aparat keamanan. Acara tabligh akbar di Masjid An Nur pun bisa dilanjutkan. Ustaz Abdul Somad bisa menyampaikan ceramah selama kurang lebih seratus menit.

Dalam ceramahnya, dia menegaskan tidak anti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika ada pihak yang menyebarkan isu tersebut dengan berpedoman pada potongan-potongan video pendek di media sosial maka itu sama sekali tidak benar.

"Jika ada isu saya anti-NKRI, ini pasti dibuat sama orang yang tidak punya paket data karena hanya menonton video pendek (jamaah tertawa),” kata dia di Masjid An Nur, Denpasar, Jumat malam.

Dia meminta umat tidak marah dan mendoakan mereka yang menebar isu diberikan hidayah, rezeki banyak, dan umur panjang. Dia menambahkan, Islam adalah agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Menurut dia, ulama terdahulu membawa Islam ke negeri ini sehingga Muslim bisa bertetangga dengan saudaranya yang beragama Hindu, Kristen, dan sebagainya.

Meski demikian, Ustaz Somad dalam klarifikasinya yang disusun belakangan meminta agar oknum perusak kebinekaan bisa ditindak secara hukum.

Direktur Legal LBH Street Lawyer M Kamil Pasha menegaskan, tindakan ormas penolak Ustaz Abdul Somad telah bertentangan dengan Pasal 59 Ayat 3 UU tentang Ormas (Eks Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 2 Tahun 2017).
"Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan," kata Pasha.

Ia menerangkan, ormas juga dilarang melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia. Ormas juga dilarang melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum serta sosial. (Pengolah A Syalaby Ichsan). [ROL]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com