Home
Bhayangkari Cabang Inhu Bantu Keluarga Polri dan Warga Kurang Mampu | Siak Intip Peluang Industri Syariah | Sudah 140 Hektare Terbakar Lahan di Dumai, 5 Helikopter Membom Air | Soal Kapitra, PA 212: Makin Jelas yang Taat dan yang Khianat | Pantau Kebakaran Hutan Lindung, BRG: Kekeringan Gambut Dumai Makin Mengkhawatirkan | PUPR Riau Optimis Dua Fly Over Tuntas Akhir Tahun
Jum'at, 20 Juli 2018
/ Nasional / 10:08:56 / Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama /
Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama
Senin, 11 Desember 2017 - 10:08:56 WIB

JAKARTA - Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali meminta kelompok masyarakat yang menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad ke Pulau Dewata itu tidak mengganggu kerukunan umat beragama di lingkungan setempat. Ketua PHDI, I Gusti Ngurah Sudiana, menegaskan, Bali merupakan daerah damai dan tenteram.

"Kami minta mereka yang menolak jangan memperkeruh suasana di Bali," kata Sudiana, Sabtu (9/12).

Guru Besar Sosiologi Agama ini meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Bali, tidak mengaitkan masalah penolakan ini dengan agama. Masyarakat Bali, jelas dia, sangat menghormati tamu.

"Selama tujuannya baik, siapa pun ke Bali tidak ada masalah," kata Sudiana.

Kalaupun ada hal yang dianggap tidak baik, dia mengimbau untuk dikomunikasikan bersama dahulu. Salurannya yakni Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bila terkait agama atau aparat yang berwenang.

Menurut dia, pihak panitia tidak mengomunikasikan hal itu bersama FKUB. Ketika ada persoalan penolakan dari ormas kepemudaan, PHDI pun tidak mengetahuinya.

Sudiana juga menegaskan, ormas kepemudaan yang menolak Ustaz Abdul Somad bukan organisasi berdasar agama. Kelompok ini pun dinilai tidak mewakili seluruh masyarakat Bali. Mereka juga sudah dimediasi oleh aparat. "Jadi, masalahnya sudah selesai," kata dia.

Beberapa kelompok ormas kepemudaan menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad di Bali pada Jumat (8/12). Kelompok ormas ini terdiri atas Patriot Garuda Nusantara (PGN), Laskar Bali, Banaspati, dan Sandhi Murti. Mereka menolak Ustaz Abdul Somad karena dituduh anti-NKRI dan ingin mendirikan negara Khilafah.

Beruntung, penolakan itu segera dimediasi oleh aparat keamanan. Acara tabligh akbar di Masjid An Nur pun bisa dilanjutkan. Ustaz Abdul Somad bisa menyampaikan ceramah selama kurang lebih seratus menit.

Dalam ceramahnya, dia menegaskan tidak anti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika ada pihak yang menyebarkan isu tersebut dengan berpedoman pada potongan-potongan video pendek di media sosial maka itu sama sekali tidak benar.

"Jika ada isu saya anti-NKRI, ini pasti dibuat sama orang yang tidak punya paket data karena hanya menonton video pendek (jamaah tertawa),” kata dia di Masjid An Nur, Denpasar, Jumat malam.

Dia meminta umat tidak marah dan mendoakan mereka yang menebar isu diberikan hidayah, rezeki banyak, dan umur panjang. Dia menambahkan, Islam adalah agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Menurut dia, ulama terdahulu membawa Islam ke negeri ini sehingga Muslim bisa bertetangga dengan saudaranya yang beragama Hindu, Kristen, dan sebagainya.

Meski demikian, Ustaz Somad dalam klarifikasinya yang disusun belakangan meminta agar oknum perusak kebinekaan bisa ditindak secara hukum.

Direktur Legal LBH Street Lawyer M Kamil Pasha menegaskan, tindakan ormas penolak Ustaz Abdul Somad telah bertentangan dengan Pasal 59 Ayat 3 UU tentang Ormas (Eks Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 2 Tahun 2017).
"Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan," kata Pasha.

Ia menerangkan, ormas juga dilarang melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia. Ormas juga dilarang melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum serta sosial. (Pengolah A Syalaby Ichsan). [ROL]

   
 
Diskominfops Inhil Ikuti Rapat Finalisasi Dan Penandatanganan PKS Dengan BSSN
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:17

Ditinggal Nyaleg, Andi Rachman Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:12

Dadang: Progres Pembangunan Dua Flyover di Pekanbaru Over Target
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:09

Lusa, Pembangunan Masjid Raya Riau Teken Kontrak
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:06

Bupati Inhil Sampaikan Pidato Pengantar Terhadap 5 Ranperda 2018
Rabu, 18 Juli 2018 - 21:02

Disaksikan AHY, Prabowo Dan SBY Bernostalgia
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:54

Hasto Pastikan Berkas Bacaleg Kapitra Ampera Masuk Di KPU
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:48

KPU Inhil: Semua Parpol Peserta Pemilu 2019 Sudah Mendaftar
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:42

Pemkab Kuansing Butuh Puluhan Guru, 600 Tenaga Penjaga dan Kebersihan Sekolah
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:38

Di Inhu, PSI Tak Ada Daftarkan Bacalegnya
Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34

Yuzril Turun Gunung Jadi Bacaleg Dapil DKI Jakarta III
Rabu, 18 Juli 2018 - 10:55

126 Titik Panas Tersebar di Sumatera, 61nya ada di Riau
Rabu, 18 Juli 2018 - 10:49

Digagas Diskominfops, Bupati Inhil Resmikan Peluncuran Sistem Inpas
Rabu, 18 Juli 2018 - 10:44

Gubernur Riau Terpilih Kunjungi LAMR Riau
Rabu, 18 Juli 2018 - 10:41

Kirab Api Obor Asean Games 2018 Ajang Promosi Pariwisata Siak
Rabu, 18 Juli 2018 - 10:37

Polres Inhu Amankan 18 Paket Shabu Seberat 14.58 gram dan 4 Butir Pil Ekstasi
Rabu, 18 Juli 2018 - 10:34

Fenomena Aneh Sapi Beranak Dengan Dua Kepala di Indragiri Hulu
Selasa, 17 Juli 2018 - 15:46

Tiga Calon Haji Asal Bengkalis Batal Berangkat
Selasa, 17 Juli 2018 - 15:42

Pengamat: Jokowi Ketar-ketir Dengan Manuver Prabowo
Selasa, 17 Juli 2018 - 09:39

Bupati Syamsuar Berharap Agar Pelaksanaan MTQ Dari Putra Putri Asli Siak
Selasa, 17 Juli 2018 - 09:24

Syamsuar Sampaikan Harapan Agar Hubungan Baik Antara sesama Alumni Terus Terjaga
Selasa, 17 Juli 2018 - 09:22

Serahkan Berkas Caleg ke KPU, Perindo Inhu Targetkan 1 Fraksi di DPRD
Selasa, 17 Juli 2018 - 09:09

KSOP Dumai Imbau Kapal Antisipasi Kecelakaan Laut
Selasa, 17 Juli 2018 - 09:00

Tak Terpantau Miliki Titik Api Namun 2,5 Hektare Lahan Terbakar di Bengkalis ini
Selasa, 17 Juli 2018 - 08:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com