Home
Amien Rais: Zulkifli Hasan Hanya Bersandiwara Politik | Dua Pilihan Munculnya Capres Alternatif di Pilpres | Aktivitas Galian C Tidak Sengaja Temukan Peninggalan Kuno Bagian dari Candi Muara Takus | Disparbud Rohul Inventarisir Lokasi Obyek Wisata | Ertiga Baru Akan Segera Menyusul Xpander ke Luar Negeri | Pj Bupati Inhil Buka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat SMA Sederajat
Jum'at, 27 April 2018
/ Nasional / 10:08:56 / Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama /
Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama
Senin, 11 Desember 2017 - 10:08:56 WIB

JAKARTA - Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali meminta kelompok masyarakat yang menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad ke Pulau Dewata itu tidak mengganggu kerukunan umat beragama di lingkungan setempat. Ketua PHDI, I Gusti Ngurah Sudiana, menegaskan, Bali merupakan daerah damai dan tenteram.

"Kami minta mereka yang menolak jangan memperkeruh suasana di Bali," kata Sudiana, Sabtu (9/12).

Guru Besar Sosiologi Agama ini meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Bali, tidak mengaitkan masalah penolakan ini dengan agama. Masyarakat Bali, jelas dia, sangat menghormati tamu.

"Selama tujuannya baik, siapa pun ke Bali tidak ada masalah," kata Sudiana.

Kalaupun ada hal yang dianggap tidak baik, dia mengimbau untuk dikomunikasikan bersama dahulu. Salurannya yakni Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bila terkait agama atau aparat yang berwenang.

Menurut dia, pihak panitia tidak mengomunikasikan hal itu bersama FKUB. Ketika ada persoalan penolakan dari ormas kepemudaan, PHDI pun tidak mengetahuinya.

Sudiana juga menegaskan, ormas kepemudaan yang menolak Ustaz Abdul Somad bukan organisasi berdasar agama. Kelompok ini pun dinilai tidak mewakili seluruh masyarakat Bali. Mereka juga sudah dimediasi oleh aparat. "Jadi, masalahnya sudah selesai," kata dia.

Beberapa kelompok ormas kepemudaan menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad di Bali pada Jumat (8/12). Kelompok ormas ini terdiri atas Patriot Garuda Nusantara (PGN), Laskar Bali, Banaspati, dan Sandhi Murti. Mereka menolak Ustaz Abdul Somad karena dituduh anti-NKRI dan ingin mendirikan negara Khilafah.

Beruntung, penolakan itu segera dimediasi oleh aparat keamanan. Acara tabligh akbar di Masjid An Nur pun bisa dilanjutkan. Ustaz Abdul Somad bisa menyampaikan ceramah selama kurang lebih seratus menit.

Dalam ceramahnya, dia menegaskan tidak anti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika ada pihak yang menyebarkan isu tersebut dengan berpedoman pada potongan-potongan video pendek di media sosial maka itu sama sekali tidak benar.

"Jika ada isu saya anti-NKRI, ini pasti dibuat sama orang yang tidak punya paket data karena hanya menonton video pendek (jamaah tertawa),” kata dia di Masjid An Nur, Denpasar, Jumat malam.

Dia meminta umat tidak marah dan mendoakan mereka yang menebar isu diberikan hidayah, rezeki banyak, dan umur panjang. Dia menambahkan, Islam adalah agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Menurut dia, ulama terdahulu membawa Islam ke negeri ini sehingga Muslim bisa bertetangga dengan saudaranya yang beragama Hindu, Kristen, dan sebagainya.

Meski demikian, Ustaz Somad dalam klarifikasinya yang disusun belakangan meminta agar oknum perusak kebinekaan bisa ditindak secara hukum.

Direktur Legal LBH Street Lawyer M Kamil Pasha menegaskan, tindakan ormas penolak Ustaz Abdul Somad telah bertentangan dengan Pasal 59 Ayat 3 UU tentang Ormas (Eks Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 2 Tahun 2017).
"Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan," kata Pasha.

Ia menerangkan, ormas juga dilarang melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia. Ormas juga dilarang melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum serta sosial. (Pengolah A Syalaby Ichsan). [ROL]

   
 
Segudang Penyebab yang Membuat Rupiah Melemah
Kamis, 26 April 2018 - 13:15

Pertemuan Jokowi Dengan Tokoh Alumni 212 Direstui Habib Rizieq
Rabu, 25 April 2018 - 20:58

Rizal Ramli Didzolimi Jokowi?
Rabu, 25 April 2018 - 20:50

Anton Tabah: Tiongkok Sudah Ambisius Kuasai Indonesia Sejak Era Majapahit
Rabu, 25 April 2018 - 20:42

Peneliti Kedai Kopi: Prabowo Sebaiknya tak Nyapres
Rabu, 25 April 2018 - 20:35

Gatot Komentari Isu Parpol-Parpol Tutup Pintu untuk Dirinya
Rabu, 25 April 2018 - 20:27

Tidak Lama Lagi E-Samsat Siap Diluncurkan Di Riau Melalui Bank Riau Kepri
Rabu, 25 April 2018 - 20:16

Agar Selalu GCG Bank Riau Kepri Berkoordinasi Dengan KPK
Rabu, 25 April 2018 - 20:13

Survei: Capres Alternatif, Elektabilitas Gatot Tertinggi
Rabu, 25 April 2018 - 20:05

Mahasiswa Inhil Geruduk Gedung DPRD Minta Pemda Perhatikan Petani Kelapa
Rabu, 25 April 2018 - 14:13

Sekda Inhil Buka Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu di Tanah Merah
Rabu, 25 April 2018 - 14:05

Kades Kayu Ara Ogak Komentari Proyek Mangkrak Pembuatan Tiang Listrik PVC
Rabu, 25 April 2018 - 14:00

Yusril Sebut Rezim Jokowi Tunduk pada China soal TKA
Rabu, 25 April 2018 - 13:54

Temukan Jerat Harimau di SM Kerumutan, BBKSDA Riau Awasi Aktivitas Perburuan
Rabu, 25 April 2018 - 13:16

Pasar Lama Padat, Pasar Central Jembatan Padamaran Segera Difungsikan
Rabu, 25 April 2018 - 13:14

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Cenaku
Rabu, 25 April 2018 - 13:02

Disdukcapil Kuansing Batasi Pencetakan KTP Elektronik
Rabu, 25 April 2018 - 13:01

Dua Pejabat Baru Polres Kepulauan Meranti Dilantik
Rabu, 25 April 2018 - 12:59

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Pekanbaru Naik
Rabu, 25 April 2018 - 12:57

Mendagri Ingatkan ASN Jaga Netralitas
Rabu, 25 April 2018 - 12:53

MTQ Kecamatan Rupat Utara Wahana Tampilkan Potensi Desa
Rabu, 25 April 2018 - 12:51

Kabar Gembira, ADD dan DD Triwulan I Sudah Ditransfer
Rabu, 25 April 2018 - 12:48

Tahun Ini Proyek Multiyears Pulau Rupat Dilanjutkan
Rabu, 25 April 2018 - 12:46

Bupati Kampar Tinjau Langsung Kondisi Pedesaan
Selasa, 24 April 2018 - 17:47

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com