Home
Masyarakat Perbatasan Enggan Pakai Pelat BM, Ini Kata Sekdaprov Riau | Pembangunan Dua Flyover di Pekanbaru Selesai Desember Tahun Ini | Pasca Kebakaran, Pelajar SMPN 4 Pekanbaru Tetap Belajar, Ini Alasannya | Danau Khayangan Banyak Pungli, Dispar Pekanbaru Cari Investor Pengelola Berpengalaman | Ambruk Sejak 2012, Permohonan Rehab Bendungan Kebun Nopi Kurang Direspon Gubri | Sekda Inhil: Cuti HM Wardan dan Rosman Sudah Diajukan ke Gubernur Riau
Jum'at, 19 Januari 2018
/ Nasional / 10:08:56 / Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama /
Penolakan Ustaz Somad dan Kerukunan Umat Beragama
Senin, 11 Desember 2017 - 10:08:56 WIB

JAKARTA - Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali meminta kelompok masyarakat yang menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad ke Pulau Dewata itu tidak mengganggu kerukunan umat beragama di lingkungan setempat. Ketua PHDI, I Gusti Ngurah Sudiana, menegaskan, Bali merupakan daerah damai dan tenteram.

"Kami minta mereka yang menolak jangan memperkeruh suasana di Bali," kata Sudiana, Sabtu (9/12).

Guru Besar Sosiologi Agama ini meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Bali, tidak mengaitkan masalah penolakan ini dengan agama. Masyarakat Bali, jelas dia, sangat menghormati tamu.

"Selama tujuannya baik, siapa pun ke Bali tidak ada masalah," kata Sudiana.

Kalaupun ada hal yang dianggap tidak baik, dia mengimbau untuk dikomunikasikan bersama dahulu. Salurannya yakni Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bila terkait agama atau aparat yang berwenang.

Menurut dia, pihak panitia tidak mengomunikasikan hal itu bersama FKUB. Ketika ada persoalan penolakan dari ormas kepemudaan, PHDI pun tidak mengetahuinya.

Sudiana juga menegaskan, ormas kepemudaan yang menolak Ustaz Abdul Somad bukan organisasi berdasar agama. Kelompok ini pun dinilai tidak mewakili seluruh masyarakat Bali. Mereka juga sudah dimediasi oleh aparat. "Jadi, masalahnya sudah selesai," kata dia.

Beberapa kelompok ormas kepemudaan menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad di Bali pada Jumat (8/12). Kelompok ormas ini terdiri atas Patriot Garuda Nusantara (PGN), Laskar Bali, Banaspati, dan Sandhi Murti. Mereka menolak Ustaz Abdul Somad karena dituduh anti-NKRI dan ingin mendirikan negara Khilafah.

Beruntung, penolakan itu segera dimediasi oleh aparat keamanan. Acara tabligh akbar di Masjid An Nur pun bisa dilanjutkan. Ustaz Abdul Somad bisa menyampaikan ceramah selama kurang lebih seratus menit.

Dalam ceramahnya, dia menegaskan tidak anti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika ada pihak yang menyebarkan isu tersebut dengan berpedoman pada potongan-potongan video pendek di media sosial maka itu sama sekali tidak benar.

"Jika ada isu saya anti-NKRI, ini pasti dibuat sama orang yang tidak punya paket data karena hanya menonton video pendek (jamaah tertawa),” kata dia di Masjid An Nur, Denpasar, Jumat malam.

Dia meminta umat tidak marah dan mendoakan mereka yang menebar isu diberikan hidayah, rezeki banyak, dan umur panjang. Dia menambahkan, Islam adalah agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Menurut dia, ulama terdahulu membawa Islam ke negeri ini sehingga Muslim bisa bertetangga dengan saudaranya yang beragama Hindu, Kristen, dan sebagainya.

Meski demikian, Ustaz Somad dalam klarifikasinya yang disusun belakangan meminta agar oknum perusak kebinekaan bisa ditindak secara hukum.

Direktur Legal LBH Street Lawyer M Kamil Pasha menegaskan, tindakan ormas penolak Ustaz Abdul Somad telah bertentangan dengan Pasal 59 Ayat 3 UU tentang Ormas (Eks Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 2 Tahun 2017).
"Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan," kata Pasha.

Ia menerangkan, ormas juga dilarang melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia. Ormas juga dilarang melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum serta sosial. (Pengolah A Syalaby Ichsan). [ROL]

   
 
Tokoh Muda Minang: Hukum Tajam Ke Ustadz Zulkifli, Tumpul Ke Viktor Laiskodat
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:35

Zulkifli: Apa Yang Saya Sampaikan Adalah Hadis Nabi
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25

KPU Inhil Umumkan Hasil Kesehatan 3 Peslon Bupati
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:14

Zulaikha Wardan Lantik PAC Dan Ranting Muslimat NU Tempuling
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:12

Bupati Inhil Ingatkan ASN Agar Pahami Peraturan Perundang-undangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09

Anies Ragu Menjawab Tantangan Sofyan Djalil?
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:06

Pimpinan DPR: Utang Negara Semakin Mengkhawatirkan
Rabu, 17 Januari 2018 - 17:02

Sekdako Pekanbaru M.Noer Dipanggil Bawaslu, Ayat Cahyadi: Biarkan Saja
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:58

Layanan Pertolongan Kecelakaan Gratis Bagi Warga Pekanbaru, Cukup Tekan 119
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:53

Semua Balon Pilgubri Belum Lengkap Berkasnya, Firdaus Masih Kurang SKCKnya
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:49

Telah Lahir Bayi Gajah di Suaka Margasatwa Balai Raja Bengkalis
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:47

Ustaz Zulkifli Tersangka Atas Dugaan Ujaran Kebencian
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:42

Emil Sebut Ustaz Somad Inspirasi Dakwahnya Lewat Kekuasaan
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:38

Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Ini Isi Ceramah Ustaz Zulkifli
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:36

Ini Pendapat Ketua MUI Maaruf Amin Soal Mahar Politik
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:33

Pernyataan Lengkap La Nyalla Soal Uang Saksi Prabowo
Rabu, 17 Januari 2018 - 16:30

Warga Desa Batang Duku dan PT SPM Bekerjasama Buat Embung
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:23

Penjualan Baik, Harga TBS CPO Sawit Riau Naik Rp55,52/Kg
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:21

Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:13

Bagaimana Cara Cetak Foto di Atas Cappucino?
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:36

Gubri Pastikan Jalan Okura-Perawang Siak Dibangun Tahun ini
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:33

Daihatsu Sudirman Sudah Cetak 30 SPK All New Terios, Ini Harganya
Selasa, 16 Januari 2018 - 20:28

Bupati Inhil Tinjau Kondisi Memprihatinkan SDN 011 Desa Sungai Ambat
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:57

Ketua DPRD Inhil Minta ASN Tidak Sibuk Soal Pilkada
Selasa, 16 Januari 2018 - 16:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com