Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018
/ Politik / 15:19:46 / Jangan Bermimpi Jokowi Dan PDIP Akan Biarkan Titiek Soeharto Kuasai Golkar /
Jangan Bermimpi Jokowi Dan PDIP Akan Biarkan Titiek Soeharto Kuasai Golkar
Senin, 11 Desember 2017 - 15:19:46 WIB

JAKARTA - Tinggal menghitung hari Munaslub Partai Golkar akan digelar. Mengerucut dua nama calon Ketua Umum yang bersaing ketat yakni, Airlangga Hartarto dan Titiek Soeharto. Selain gesit menggalang dukungan DPD I dan DPD II, juga dikabarkan kedua calon Ketum Golkar tersebut giat melobi Istana untuk mendapatkan restu.

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menyindir perilaku membongkok ke Jokowi itu justru mengesankan Munaslub Golkar tidak independen, sangat norak dan memalukan.

"Intinya makin memperjelas Munaslub tetap dalam kontrol penguasa, siapa yang dekat dengan Istana sudah pasti dipaksakan jadi ketum Golkar," kata Faizal kepada redaksi , Senin (11/12).

Akrobat politik itu telah dilakukan kasat mata di Munaslub Bali dan kini skenario serupa akan dimainkan kembali secara vulgar. Jadi, menurut dia, sangat mustahil bila Titiek Soeharto yang begitu kental hubungannya dengan Prabowo Subianto serta oposisi meminta dukungan Jokowi.

"Hasilnya akan sia-sia," tegasnya.

Lebih lanjut Faizal mengatakan, sebenarnya peta pertarungan di internal Golkar terlihat sangat jelas antara kubu Jusuf Kalla-ARB, Luhut-Jokowi dan kubu Akbar Tanjung.
Dengan gambaran ini, menurut Faizal, idealnya Titiek Soeharto menggalang konsolidasi untuk menyatukan kubu JK, ARB dan Akbar Tanjung. Tapi nampaknya Titiek telah terjebak 'lempar handuk' pada Jokowi.

Titiek Soeharto lupa bahwa Airlangga sejak awal telah disiapkan untuk melayani kepentingan Jokowi terkait Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Bahkan Faizal menganalisa, Airlangga tidak sebatas dijadikan ketum untuk memastikan Golkar mengusung Jokowi di Pilpres 2019. Tapi juga memberi peluang baginya jadi cawapres Jokowi.

"Pemufakatan politik tersebut telah dibaca oleh kubu Jusuf Kalla, ARB dan Akbar Tanjung. Sehingga JK sejak awal bersikap hati-hati sebab sudah tahu Luhut dan Jokowi akan khianati Titiek Soeharto," terangnya.

Faizal mengingatkan, kalau Titiek Soeharto dan para pendukungnya tidak segera menyatukan potensi dengan JK, ARB dan Akbar Tanjung, maka agenda Luhut dan Jokowi berjalan mulus.

"Singkatnya, jangan bermimpi Jokowi dan PDIP akan membiarkan Titiek Soeharto dan Cendana menguasai Golkar. Kalau hal itu terjadi maka menjadi bencana bagi Jokowi di Pilpres 2019," demikian Faizal.[RMOL]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com