Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018
/ Riau Region / 15:20:49 / Kejar Target PAD Rp500 Miliar, Pemko Pekanbaru Sasar Pajak Reklame /
Kejar Target PAD Rp500 Miliar, Pemko Pekanbaru Sasar Pajak Reklame
Selasa, 12 Desember 2017 - 15:20:49 WIB

PEKANBARU - Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berupaya menggenjot pajak reklame sebagai upaya merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD) 2017 sebesar Rp500 miliar.

"Hingga akhir November PAD secara keseluruhan Rp436 miliar. Kani optimis hingga akhir tahun mencapai Rp500 miliar. Salah satu objek pajak yang kani maksimalkan adalah reklame," kata Kepala Bapenda Pekanbaru, Azharisman Rozie di Pekanbaru, Senin.

Ia menuturkan hingga kini pajak reklame merupakan objek pajak yang belum tergarap maksimal.

Menurut dia, hingga akhir November lalu, pajak reklame baru mencapai Rp20 miliar dari target Rp80 miliar.

Untuk itu, dia mengatakan pihaknya akan memaksimalkan penerimaan pajak reklame dengan tidak hanya fokus pada papan reklame besar, melainkan langsung memaksimalkan pajak reklame yang terpampang ada toko-toko.

Rozie mengatakan sedikitnya ada 60 ribu papan reklame yang terpampang pada toko-toko di Pekanbaru, yang hingga kini penerimaan pajaknya belum tergarap maksimal.

Selama ini diakui, Haris, pihaknya hanya mengejar pajak reklame yang berukuran besar-besar saja. Seperti baliho dan "Billabard".

Sementara reklame yang kecil-kecil seperti papan plang merek toko banyak yang terlewatkan. Padahal iklan merek toko yang terpasang di toko-toko tersebut jumlahnya cukup banyak.

"Kami datangi masing-masing toko yang belum membayarkan pajaknya. Kita minta mereka untuk langsung membayarkan pajaknya di tempat," ujarnya.

Ia menyatakan akan mengambil tindak tegas sekiranya pemilik toko tidak membayar pajak.

Dia bahkan mengkategorikan wajib pajak yang tidak membayar pajak reklame tergolong ilegal.

Bapenda akan mencopot papan nama atau merek toko milik pelaku usaha yang tidak taat dalam membayarkan pajak reklamenya.

Untuk tahap awal, pihaknya akan menyisir merek toko yang ada di sepanjang ruas Jalan Jenderal Sudirman. Jalan Sudirman merupakan salah satu pusat bisnis di Pekanbaru. Setelah itu baru dilanjutkan ke ruas jalan protokol lainya di Kota Pekanbaru.

Satu ruas jalan saja, kata Haris, jumlahnya bisa mencapai ribuan. Sehingga membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melakukan penertiban dan pendataan.

"Karena objeknya banyak, untuk sementara ini kita mengambil ruas Jalan Sudirman dulu. Untuk tahap awal ini kami akan sisir mulai dari Pelita Pantai sampai ke Jalan Kartini," ujarnya.

Saat melakukan penetiban dan pendataan, pihaknya langsung membawa surat ketetapan pajaknya sehingga wajib pajak diminta untuk langsung membayar pajak. Jika belum bisa pihaknya akan memberikan tenggat waktu untuk segera melunasi pajak reklamenya.

Pihaknya mengimbau wajib pajak yang belum membayarkan pajaknya, agar segera membayar sesuai dengan yang telah ditetapkan sebab jika wajib pajak tersebut membandel tidak mau membayarkan pajaknya, Bapenda akan memang stiker dan melakukan upaya paksa. [ANTARA]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com