Home
Populasi Harimau Sumatera Ditaksir Tinggal 400 Ekor | Pekanbaru Hujan Deras, Polantas Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir | Kuduk Anies Merinding Saat Cium Janggut Rasulullah | Rakyat Harus Pilih Pemimpin Yang Kembalikan UUD 1945 Asli | PPL dan Petani Basmi Hama Tikus di Lahan Sawah Bungaraya | Serentak se-Indonesia, KPU Siak Gelar Seni Budaya "Pemilu Berdaulat Negara Kuat"
Minggu, 22 April 2018
/ Peristiwa / 08:15:17 / Video Anak Netanyahu Mabuk di Klub Striptis Gegerkan Israel /
Video Anak Netanyahu Mabuk di Klub Striptis Gegerkan Israel
Rabu, 10 Januari 2018 - 08:15:17 WIB

"Anak polah bapak kepradah." Mungkin situasi itu tepat untuk menggambarkan apa yang dialami oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena ulah anaknya.

Di tengah isu perebutan Yerusalem dengan Palestina, publik Israel kini digegerkan dengan beredarnya rekaman memalukan Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sedang mabuk di sebuah klub striptease. Tak hanya mabuk, Yair membicarakan kesepakatan gas alam utama.

Rekaman kontroversial tersebut disiarkan oleh saluran televisi Channel 2 Israel. Pada rekaman tersebut, yang dikatakan terjadi pada tahun 2015, Yair Netanyahu, sekarang berusia 26 tahun, terdengar berbicara dengan putra Kobi Maimon, seorang pemangku kepentingan di sebuah perusahaan yang memiliki saham di ladang gas Tamar di lepas pantai Israel.

'Ayah saya mengatur US$20 miliar untuk ayah Anda, dan Anda bisa memberi saya US$116,' demikian suara Yair yang terdengar dalam rekaman tersebut, seperti diberitakan Al Arabiya, 9 Januari 2018. Tak hanya soal bisnis, percakapan mereka juga terkait pembicaraan tentang penari telanjang dan pelacur.

Menanggapi rekaman yang memalukan itu, Yair Netanyahu mengeluarkan sebuah pernyataan meminta maaf. Ia mengaku hanya bercanda saat membicarakan kesepakatan soal gas. Ia menegaskan bahwa saat itu dirinya berada 'di bawah pengaruh alkohol.’

"Pernyataan ini tidak mewakili siapa saya atau nilai-nilai yang menjadi dasar saya," katanya menambahkan. "Mengenai apa yang saya katakan tentang kesepakatan gas, itu adalah sebuah lelucon. Siapa pun yang memiliki akal sehat mengerti dengan benar," ujarnya.

Pemimpin partai buruh Avi Gabbay mengatakan rekaman tersebut merupakan 'noda baru pada kesepakatan gas yang korup.'

Netanyahu menghadapi pertarungan politik yang sulit mengenai pengaturan gas alam Israel. Kelompok oposisi menuding Netanyahu terlalu dekat dengan perusahaan yang terlibat.  Tak hanya soal Yair yang mabuk dan membicarakan jual beli gas, ada juga kritik atas pengaturan keamanan terhadap Yair Netanyahu.

Seorang petugas keamanan yang dipekerjakan oleh negara tersebut mengaku menyertai Yair Netanyahu ke klub strip tersebut.  Sementara kantor Netanyahu mengatakan bahwa ' mereka tidak dikonsultasikan soal pengaturan perlindungan untuk anak-anaknya yang diputuskan oleh petugas keamanan.'

Netanyahu dalam sebuah pernyataan mencela siaran rekaman tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah bagian dari 'perburuan ‘penyihir’ terhadap keluarganya yang telah mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.'

"Rupanya, segala sesuatunya adalah permainan yang tak adil untuk menyerang pemerintah dan keluarga Netanyahu, termasuk menggunakan rekaman rahasia dan rekaman ilegal pria muda yang minum alkohol," ujarnya. [VIVA]

   
 
Hari Ini, 1000 Sertifikat Tanah Warga Sik Dibagikan
Jumat, 20 April 2018 - 15:53

Selain Lakukan Pemerasan, Pemilik Swalayan Top 99 Juga Larang Karyawatinya Berjilbab?
Jumat, 20 April 2018 - 15:31

Mahfud MD: Lawan Jokowi Bukan Prabowo, Tapi Gatot Nurmantyo
Jumat, 20 April 2018 - 14:12

Pernyataan Moeldoko Bukti Istana Takut Dengan Kebangkitan Umat Islam
Jumat, 20 April 2018 - 14:08

Bupati Amril Dijadwalkan Hadiri Pelatihan Keterampilan Berusaha Season 8
Jumat, 20 April 2018 - 14:01

Saatnya Perjuangkan Ekonomi Umat
Jumat, 20 April 2018 - 13:52

Warga Panipahan Tanggal 27 Tikam Nomor urut 1
Jumat, 20 April 2018 - 13:48

Tokoh Masyarakat Dua Kecamatan Rapatkan Barisan Menangkan Syamsuar-Edi
Jumat, 20 April 2018 - 13:44

Pelaksanaan TMMD Kodim 0314/Inhil di Keritang Memasuki Hari ke-19
Jumat, 20 April 2018 - 13:39

Bupati Kampar Ajak Seluruh Masyarakat Menabung Di Bank Riau Kepri
Jumat, 20 April 2018 - 13:35

Sekda Inhil Pelajari Sistem Adminduk Kota Tangerang Selatan
Jumat, 20 April 2018 - 13:29

Mudahkan ASN yang Akan Pensiun,
Pemkab Inhil Bersama PT Taspen dan Bank Mandiri Syariah Gelar Sosialisasi Layanan Klaim Otomatis
Jumat, 20 April 2018 - 13:27

Dishub Bengkalis Kurangi Jadwal Keberangkatan Penyeberangan, Ini Alasannya
Kamis, 19 April 2018 - 21:19

Speed Boat Karya Budi Tenggelam di Perairan Indragiri
Kamis, 19 April 2018 - 21:12

Tinggal 4 Perusahaan yang Ekspor Cangkang Sawit Akibat Pajak Tinggi, 2 Dari Riau
Kamis, 19 April 2018 - 20:57

Program ICCTF di Sungai Tohor, Pemkab Meranti dan UR Panen Raya Ikan Keli
Kamis, 19 April 2018 - 20:54

Kapal Banyak Masuk, DPRD Riau Minta Pemprov Lirik Pendapatan di Pesisir
Kamis, 19 April 2018 - 20:50

Cawapres Prabowo Sudah Mengerucut Ke Gatot, Anies Dan TGB
Kamis, 19 April 2018 - 20:40

Survei: Kebanyakan Pemilih Jokowi Berpendidikan SMP Ke Bawah
Kamis, 19 April 2018 - 20:34

Karyawan Ini Ketahuan Mengutil di Swalayan Top 99, Pemilik Swalayan Malah Peras Rp 24 Juta
Kamis, 19 April 2018 - 20:24

Setelah Diperiksa Polisi, Pelapor Rocky Gerung Bingung Langkah Ke Depannya
Kamis, 19 April 2018 - 14:50

Ustaz Somad Minta Umat Gemar Membaca dan Menulis
Kamis, 19 April 2018 - 14:39

Kasus Sukmawati Masih Ditangani Polda Metro Jaya
Kamis, 19 April 2018 - 14:38

Wakapolri: Anggota Polri Diamkan Peredaran Miras Ditindak
Kamis, 19 April 2018 - 14:03

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com