Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018
/ Peristiwa / 08:15:17 / Video Anak Netanyahu Mabuk di Klub Striptis Gegerkan Israel /
Video Anak Netanyahu Mabuk di Klub Striptis Gegerkan Israel
Rabu, 10 Januari 2018 - 08:15:17 WIB

"Anak polah bapak kepradah." Mungkin situasi itu tepat untuk menggambarkan apa yang dialami oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena ulah anaknya.

Di tengah isu perebutan Yerusalem dengan Palestina, publik Israel kini digegerkan dengan beredarnya rekaman memalukan Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sedang mabuk di sebuah klub striptease. Tak hanya mabuk, Yair membicarakan kesepakatan gas alam utama.

Rekaman kontroversial tersebut disiarkan oleh saluran televisi Channel 2 Israel. Pada rekaman tersebut, yang dikatakan terjadi pada tahun 2015, Yair Netanyahu, sekarang berusia 26 tahun, terdengar berbicara dengan putra Kobi Maimon, seorang pemangku kepentingan di sebuah perusahaan yang memiliki saham di ladang gas Tamar di lepas pantai Israel.

'Ayah saya mengatur US$20 miliar untuk ayah Anda, dan Anda bisa memberi saya US$116,' demikian suara Yair yang terdengar dalam rekaman tersebut, seperti diberitakan Al Arabiya, 9 Januari 2018. Tak hanya soal bisnis, percakapan mereka juga terkait pembicaraan tentang penari telanjang dan pelacur.

Menanggapi rekaman yang memalukan itu, Yair Netanyahu mengeluarkan sebuah pernyataan meminta maaf. Ia mengaku hanya bercanda saat membicarakan kesepakatan soal gas. Ia menegaskan bahwa saat itu dirinya berada 'di bawah pengaruh alkohol.’

"Pernyataan ini tidak mewakili siapa saya atau nilai-nilai yang menjadi dasar saya," katanya menambahkan. "Mengenai apa yang saya katakan tentang kesepakatan gas, itu adalah sebuah lelucon. Siapa pun yang memiliki akal sehat mengerti dengan benar," ujarnya.

Pemimpin partai buruh Avi Gabbay mengatakan rekaman tersebut merupakan 'noda baru pada kesepakatan gas yang korup.'

Netanyahu menghadapi pertarungan politik yang sulit mengenai pengaturan gas alam Israel. Kelompok oposisi menuding Netanyahu terlalu dekat dengan perusahaan yang terlibat.  Tak hanya soal Yair yang mabuk dan membicarakan jual beli gas, ada juga kritik atas pengaturan keamanan terhadap Yair Netanyahu.

Seorang petugas keamanan yang dipekerjakan oleh negara tersebut mengaku menyertai Yair Netanyahu ke klub strip tersebut.  Sementara kantor Netanyahu mengatakan bahwa ' mereka tidak dikonsultasikan soal pengaturan perlindungan untuk anak-anaknya yang diputuskan oleh petugas keamanan.'

Netanyahu dalam sebuah pernyataan mencela siaran rekaman tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah bagian dari 'perburuan ‘penyihir’ terhadap keluarganya yang telah mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.'

"Rupanya, segala sesuatunya adalah permainan yang tak adil untuk menyerang pemerintah dan keluarga Netanyahu, termasuk menggunakan rekaman rahasia dan rekaman ilegal pria muda yang minum alkohol," ujarnya. [VIVA]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com