Home
Populasi Harimau Sumatera Ditaksir Tinggal 400 Ekor | Pekanbaru Hujan Deras, Polantas Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir | Kuduk Anies Merinding Saat Cium Janggut Rasulullah | Rakyat Harus Pilih Pemimpin Yang Kembalikan UUD 1945 Asli | PPL dan Petani Basmi Hama Tikus di Lahan Sawah Bungaraya | Serentak se-Indonesia, KPU Siak Gelar Seni Budaya "Pemilu Berdaulat Negara Kuat"
Minggu, 22 April 2018
/ Peristiwa / 21:23:24 / OC Kaligis Minta Gubernur Anies Pecat Bambang Widjojanto /
OC Kaligis Minta Gubernur Anies Pecat Bambang Widjojanto
Rabu, 10 Januari 2018 - 21:23:24 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diminta untuk meninjau ulang keputusannya mengangkat Bambang Widjojanto sebagai Ketua Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Pemprov DKI. Bambang tidak pantas menempati posisi itu karena berstatus tersangka kasus rekayasa keterangan palsu.

Permintaan agar BW, sapaan akrab Bambang Widjojanto, diberhentikan dari KPK DKI disampaikan OC Kaligis. Permintaan disampaikan Kaligis melalui sepucuk surat yang dikirim ke Anies dari Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Walaupun perkaranya telah dideponeer. Semua ahli hukum akan sependapat dengan saya, bahwa deponeer tidak menghilangkan status tersangka Bambang Widjojanto hingga akhir hayatnya," begitu salah satu petikan surat Kaligis tertanggal 5 Januari 2018.

Surat Kaligis beredar di kalangan wartawan. Dalam suratnya Kaligis menjelaskan bahwa keputusan deponeering kasus yang menimpa BW ketika itu tanpa melalui prosedur yang wajar oleh Kejaksaan Agung. Pasalnya, sesuai keputusan MK Nomor 29/PUU-XIV/2016, keputusan deponeering haruslah melalui proses konsultasi dengan DPR, Mahkamah Agung dan Kapolri.

Anehnya, lanjut Kaligis, sebagai pihak yang dirugikan, BW malah tidak pernah sama sekali menggugat KPK yang telah memberhentikannya sebagai Ketua Komisioner KPK.

Makanya, menurut Kaligis bakal muncul pertanyaan besar jika pemerintahan Anies-Sandi yang kini lagi giat-giatnya memberantas korupsi dan kejahatan justru mengangkat BW yang masih berstatus tersangka sebagai Ketua KPK Pemprov DKI.

"Apakah pantas seseorang yang berlatarbelakang pidana yang dideponeer dan diberhentikan sebagai komisioner KPK kemudian diangkat kembali untuk jabatan penting di DKI?" tulis Kaligis.

Keputusan Anies juga ditegaskannya tidak tepat karena rekam jejak BW semasa memimpin lembaga anti rasuah KPK. Menurut Kaligis, banyak catatan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan BW. Termasuk temuan BPK mengenai penggunaan uang KPK yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk itu, OC mendesak Anies untuk membatalkan keputusannya mengangkat BW sebagai Ketua, bahkan Anggota KPK Pemprov DKI Jakarta.

"Saya yakin Bapak Gubernur bukan pelindung para tersangkap pidana untuk duduk dalam pemerintahan Bapak yang terkenal bersih, karena Bapak sendiri berhasil diangkat sebagai gubernur karena saya percaya Bapak adalah orang yang jujur yang punya penuh integritas dalam mengantar kami rakyat bapa menuju clean goverment," tulis Kaligis lagi dalam suratnya.[RMOL]

   
 
Hari Ini, 1000 Sertifikat Tanah Warga Sik Dibagikan
Jumat, 20 April 2018 - 15:53

Selain Lakukan Pemerasan, Pemilik Swalayan Top 99 Juga Larang Karyawatinya Berjilbab?
Jumat, 20 April 2018 - 15:31

Mahfud MD: Lawan Jokowi Bukan Prabowo, Tapi Gatot Nurmantyo
Jumat, 20 April 2018 - 14:12

Pernyataan Moeldoko Bukti Istana Takut Dengan Kebangkitan Umat Islam
Jumat, 20 April 2018 - 14:08

Bupati Amril Dijadwalkan Hadiri Pelatihan Keterampilan Berusaha Season 8
Jumat, 20 April 2018 - 14:01

Saatnya Perjuangkan Ekonomi Umat
Jumat, 20 April 2018 - 13:52

Warga Panipahan Tanggal 27 Tikam Nomor urut 1
Jumat, 20 April 2018 - 13:48

Tokoh Masyarakat Dua Kecamatan Rapatkan Barisan Menangkan Syamsuar-Edi
Jumat, 20 April 2018 - 13:44

Pelaksanaan TMMD Kodim 0314/Inhil di Keritang Memasuki Hari ke-19
Jumat, 20 April 2018 - 13:39

Bupati Kampar Ajak Seluruh Masyarakat Menabung Di Bank Riau Kepri
Jumat, 20 April 2018 - 13:35

Sekda Inhil Pelajari Sistem Adminduk Kota Tangerang Selatan
Jumat, 20 April 2018 - 13:29

Mudahkan ASN yang Akan Pensiun,
Pemkab Inhil Bersama PT Taspen dan Bank Mandiri Syariah Gelar Sosialisasi Layanan Klaim Otomatis
Jumat, 20 April 2018 - 13:27

Dishub Bengkalis Kurangi Jadwal Keberangkatan Penyeberangan, Ini Alasannya
Kamis, 19 April 2018 - 21:19

Speed Boat Karya Budi Tenggelam di Perairan Indragiri
Kamis, 19 April 2018 - 21:12

Tinggal 4 Perusahaan yang Ekspor Cangkang Sawit Akibat Pajak Tinggi, 2 Dari Riau
Kamis, 19 April 2018 - 20:57

Program ICCTF di Sungai Tohor, Pemkab Meranti dan UR Panen Raya Ikan Keli
Kamis, 19 April 2018 - 20:54

Kapal Banyak Masuk, DPRD Riau Minta Pemprov Lirik Pendapatan di Pesisir
Kamis, 19 April 2018 - 20:50

Cawapres Prabowo Sudah Mengerucut Ke Gatot, Anies Dan TGB
Kamis, 19 April 2018 - 20:40

Survei: Kebanyakan Pemilih Jokowi Berpendidikan SMP Ke Bawah
Kamis, 19 April 2018 - 20:34

Karyawan Ini Ketahuan Mengutil di Swalayan Top 99, Pemilik Swalayan Malah Peras Rp 24 Juta
Kamis, 19 April 2018 - 20:24

Setelah Diperiksa Polisi, Pelapor Rocky Gerung Bingung Langkah Ke Depannya
Kamis, 19 April 2018 - 14:50

Ustaz Somad Minta Umat Gemar Membaca dan Menulis
Kamis, 19 April 2018 - 14:39

Kasus Sukmawati Masih Ditangani Polda Metro Jaya
Kamis, 19 April 2018 - 14:38

Wakapolri: Anggota Polri Diamkan Peredaran Miras Ditindak
Kamis, 19 April 2018 - 14:03

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com