Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Minggu, 21 Oktober 2018
/ Peristiwa / 21:23:24 / OC Kaligis Minta Gubernur Anies Pecat Bambang Widjojanto /
OC Kaligis Minta Gubernur Anies Pecat Bambang Widjojanto
Rabu, 10 Januari 2018 - 21:23:24 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diminta untuk meninjau ulang keputusannya mengangkat Bambang Widjojanto sebagai Ketua Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Pemprov DKI. Bambang tidak pantas menempati posisi itu karena berstatus tersangka kasus rekayasa keterangan palsu.

Permintaan agar BW, sapaan akrab Bambang Widjojanto, diberhentikan dari KPK DKI disampaikan OC Kaligis. Permintaan disampaikan Kaligis melalui sepucuk surat yang dikirim ke Anies dari Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Walaupun perkaranya telah dideponeer. Semua ahli hukum akan sependapat dengan saya, bahwa deponeer tidak menghilangkan status tersangka Bambang Widjojanto hingga akhir hayatnya," begitu salah satu petikan surat Kaligis tertanggal 5 Januari 2018.

Surat Kaligis beredar di kalangan wartawan. Dalam suratnya Kaligis menjelaskan bahwa keputusan deponeering kasus yang menimpa BW ketika itu tanpa melalui prosedur yang wajar oleh Kejaksaan Agung. Pasalnya, sesuai keputusan MK Nomor 29/PUU-XIV/2016, keputusan deponeering haruslah melalui proses konsultasi dengan DPR, Mahkamah Agung dan Kapolri.

Anehnya, lanjut Kaligis, sebagai pihak yang dirugikan, BW malah tidak pernah sama sekali menggugat KPK yang telah memberhentikannya sebagai Ketua Komisioner KPK.

Makanya, menurut Kaligis bakal muncul pertanyaan besar jika pemerintahan Anies-Sandi yang kini lagi giat-giatnya memberantas korupsi dan kejahatan justru mengangkat BW yang masih berstatus tersangka sebagai Ketua KPK Pemprov DKI.

"Apakah pantas seseorang yang berlatarbelakang pidana yang dideponeer dan diberhentikan sebagai komisioner KPK kemudian diangkat kembali untuk jabatan penting di DKI?" tulis Kaligis.

Keputusan Anies juga ditegaskannya tidak tepat karena rekam jejak BW semasa memimpin lembaga anti rasuah KPK. Menurut Kaligis, banyak catatan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan BW. Termasuk temuan BPK mengenai penggunaan uang KPK yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk itu, OC mendesak Anies untuk membatalkan keputusannya mengangkat BW sebagai Ketua, bahkan Anggota KPK Pemprov DKI Jakarta.

"Saya yakin Bapak Gubernur bukan pelindung para tersangkap pidana untuk duduk dalam pemerintahan Bapak yang terkenal bersih, karena Bapak sendiri berhasil diangkat sebagai gubernur karena saya percaya Bapak adalah orang yang jujur yang punya penuh integritas dalam mengantar kami rakyat bapa menuju clean goverment," tulis Kaligis lagi dalam suratnya.[RMOL]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com