Home
Komplotan Pencuri Sapi Kembali Bereaksi di Rakitkulim | Warga Sei Lala Ditemukan Tewas Gantung Diri | Pembangunan Fly Over Simpang SKA Dipastikan Tak Selesai Akhir Tahun Ini | Ruqyah Massal di Pekanbaru, dari yang Muntah Hingga Keluarkan Jurus Silat | Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 14.900 | Genderuwo - Sontoloyo dan Lunturnya Politik Simbol Jokowi
Rabu, 14 November 2018
/ Lifestyle / 08:13:39 / Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental /
Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:13:39 WIB

JAKARTA - Apakah anda termasuk orang yang doyan bermain Facebook? Ada baiknya anda mulai membatasi durasi menghabiskan waktu di media sosial. Karena, sejumlah studi memaparkan adanya efek buruk yang diakibatkan karena terlalu banyak mengakses Facebook.

Dilansir dari laman New York Post, Facebook mengumumkan bahwa warga Amerika Serikat rata-rata menghabiskan 50 menit per hari untuk berselancar di Facebook, Instagram, dan Messenger. Durasi itu semakin bertambah dari hari ke hari.
 
Situs marketing Mediakix mengkalkulasikan rerata waktu warganet untuk mengakses Facebook, Snapchat, Instagram, dan Youtube. Sepanjang hidup, seseorang bisa menghabiskan waktu lima hingga empat tahun bermain media sosial ketimbang berinteraksi di dunia nyata.
 
Media sosial menempati urutan kedua setelah televisi yang rata-rata orang menghabiskan waktu tujuh tahun selama hidupnya untuk menonton TV. "Penggunaan Facebook membawa dampak pada kualitas hidup secara keseluruhan," demikian dinyatakan dalam studi yang dipublikasikan pada tahun 2017. Studi itu dilakukan oleh peneliti dari Global Public Health UC San Diego dan Human Nature Lab di Yale University.
 
Hasil studi menunjukkan pengaruh besar Facebook terhadap kesehatan mental. Mengakses Facebook di tahun ini akan berdampak pada kesehatan mental di tahun berikutnya. "Kami konsistensi bahwa memberikan like pada postingan pengguna lain dan mengklik tautan-tautan secara signifikan mengurangi kualitas kesehatan fisik, mental, dan kepuasan hidup," demikian paparan hasil penelitian tersebut.
 
Kesimpulan ini diperoleh setelah ilmuwan mengamati 5.200 orang dewasa dan mencermati bagaimana kehidupan mereka dikaitkan dengan aktivitas di Facebook. Kecanduan pada Facebook dan media sosial sejenis rupanya dipengaruhi oleh area abu-abu di nukleus yang berada di hipotalamus otak.
 
Area itu terhubung dengan respons terhadap penghargaan seperti like atau pujian di Facebook. Inilah mengapa Facebook bisa sangat adiktif bagi penggunanya. Kecanduan pada media sosial ini disebut ilmuwan serupa dengan kecanduan pada obat-obatan yang bisa memengaruhi perilaku manusia.

Hasil studi yang dimuat dalam Social Networking pada 2014 juga menyebut bahwa unggahan, tagging, dan mengomentari postingan orang lain bisa menimbulkan sifat narsis. Berdasarkan penelitian menggunakan metode Narcissistic Personality Index, terlalu sering menulis status dan membagikan tautan juga punya pengaruh dalam meningkatkan level narsisme seseorang. [rol]

   
 
Merpati Direncanakan Kembali Terbang Mulai 2019
Senin, 12 November 2018 - 08:22

Fadli Zon: Genderuwo di Istana, Berewokan Mukanya
Senin, 12 November 2018 - 08:20

Legislator: Pemberian Gelar Adat Jangan Sampai Ada Unsur Politik
Senin, 12 November 2018 - 08:15

Legislator Tak Ingin Disalahkan Proyek Fly Over Tak Siap
Senin, 12 November 2018 - 08:11

Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi Turun di Riau
Senin, 12 November 2018 - 08:08

Garbi Lahir Dari Kegelisahan Anak Bangsa
Senin, 12 November 2018 - 08:06

LGBT di Bogor Gunakan Ruang Publik untuk Perilaku Tercela
Jumat, 09 November 2018 - 16:41

Nissa Sabyan Disebut akan Hadiri Reuni 212
Jumat, 09 November 2018 - 16:38

Tudingan Rizieq Shihab Hanya Untuk Kepentingan Politik
Jumat, 09 November 2018 - 16:34

Kantor Kas BRK Kuala Kampar-Pelalawan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Sekitar
Jumat, 09 November 2018 - 16:30

Asisten II Setda Inhil Tinjau Persiapan Pelatihan Menghadapi MTQ
Jumat, 09 November 2018 - 16:24

Tinjau Lokasi Banjir, Kapolres Inhu Berikan Bantuan Sembako
Jumat, 09 November 2018 - 16:19

Menyonsong Pemilu 2019, Pemilunya Generasi Bangsa di Era Milenial
Jumat, 09 November 2018 - 16:16

Jokowi Terapkan DP 0, Tim Prabowo-Sandi: Dulu Dicemooh, Kini Diaplikasikan
Jumat, 09 November 2018 - 16:11

PT KITB Kerjasama dengan BGMC, Infrastruktur KITB Mulai Dibangun
Jumat, 09 November 2018 - 16:08

4 SDN di Rakitkulim Diliburkan, Banjir Genangi Ruangan Kelas
Jumat, 09 November 2018 - 16:01

Soal Esemka, Inisiator: Bikin Mobil Tak Seperti Bikin Kacang Goreng
Jumat, 09 November 2018 - 08:10

Dugaan Rekayasa, Rizieq Shihab Lapor Balik ke Polisi Saudi
Jumat, 09 November 2018 - 08:04

Yayasan Masjid di Belanda Desak Twitter Blokir Akun Wilders
Jumat, 09 November 2018 - 08:02

Pengamat Politik: Kasus HRS Menguntungkan Jokowi-Maaruf
Jumat, 09 November 2018 - 07:54

Fotonya Jadi Ikon Perlawanan Palestina, Abu Amr Ditembak Israel
Jumat, 09 November 2018 - 07:49

Dinilai Abaikan Standar Keselamatan, DPR Desak Pemerintah Cabut Izin Lion Air
Jumat, 09 November 2018 - 07:46

Benarkah Kopi Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Otak?
Jumat, 09 November 2018 - 07:41

Garuda Indonesia Berhasil Meraup Rp4,1 Miliar Dari GATF-II Di Pekanbaru
Jumat, 09 November 2018 - 07:39

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com