Home
Sudah 680 Hektar Hutan Lahan di Riau Terbakar | Hasil Autopsi Penyebab Kematian Kakek di Siak Tewas Tidak Dianiaya Anaknya | Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina | Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus | Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab | Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Minggu, 25 Februari 2018
/ Lifestyle / 08:13:39 / Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental /
Terlalu Banyak Akses Facebook Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:13:39 WIB

JAKARTA - Apakah anda termasuk orang yang doyan bermain Facebook? Ada baiknya anda mulai membatasi durasi menghabiskan waktu di media sosial. Karena, sejumlah studi memaparkan adanya efek buruk yang diakibatkan karena terlalu banyak mengakses Facebook.

Dilansir dari laman New York Post, Facebook mengumumkan bahwa warga Amerika Serikat rata-rata menghabiskan 50 menit per hari untuk berselancar di Facebook, Instagram, dan Messenger. Durasi itu semakin bertambah dari hari ke hari.
 
Situs marketing Mediakix mengkalkulasikan rerata waktu warganet untuk mengakses Facebook, Snapchat, Instagram, dan Youtube. Sepanjang hidup, seseorang bisa menghabiskan waktu lima hingga empat tahun bermain media sosial ketimbang berinteraksi di dunia nyata.
 
Media sosial menempati urutan kedua setelah televisi yang rata-rata orang menghabiskan waktu tujuh tahun selama hidupnya untuk menonton TV. "Penggunaan Facebook membawa dampak pada kualitas hidup secara keseluruhan," demikian dinyatakan dalam studi yang dipublikasikan pada tahun 2017. Studi itu dilakukan oleh peneliti dari Global Public Health UC San Diego dan Human Nature Lab di Yale University.
 
Hasil studi menunjukkan pengaruh besar Facebook terhadap kesehatan mental. Mengakses Facebook di tahun ini akan berdampak pada kesehatan mental di tahun berikutnya. "Kami konsistensi bahwa memberikan like pada postingan pengguna lain dan mengklik tautan-tautan secara signifikan mengurangi kualitas kesehatan fisik, mental, dan kepuasan hidup," demikian paparan hasil penelitian tersebut.
 
Kesimpulan ini diperoleh setelah ilmuwan mengamati 5.200 orang dewasa dan mencermati bagaimana kehidupan mereka dikaitkan dengan aktivitas di Facebook. Kecanduan pada Facebook dan media sosial sejenis rupanya dipengaruhi oleh area abu-abu di nukleus yang berada di hipotalamus otak.
 
Area itu terhubung dengan respons terhadap penghargaan seperti like atau pujian di Facebook. Inilah mengapa Facebook bisa sangat adiktif bagi penggunanya. Kecanduan pada media sosial ini disebut ilmuwan serupa dengan kecanduan pada obat-obatan yang bisa memengaruhi perilaku manusia.

Hasil studi yang dimuat dalam Social Networking pada 2014 juga menyebut bahwa unggahan, tagging, dan mengomentari postingan orang lain bisa menimbulkan sifat narsis. Berdasarkan penelitian menggunakan metode Narcissistic Personality Index, terlalu sering menulis status dan membagikan tautan juga punya pengaruh dalam meningkatkan level narsisme seseorang. [rol]

   
 
Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

Tol Padang-Pekanbaru tak Terimbas Moratorium Proyek
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:04

Jajaran Polres Inhil Dilatih Tanggulangi Karhutla
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:56

Dikunjungi Pengurus TP-PKK Inhil, Heni Harapkan Kerjasama Demi PKK Inhil Semakin Jaya
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:54

Ketika Habib Rizieq dan Ustaz Somad Muncul di Survei Capres
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:38

Soal Kasus Habib Rizieq, Ini Solusi dari Jimly
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:34

Prabowo-Anies Lebih Menarik Ketimbang JK-Anies
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:28

Pj Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:22

Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning Riau Open 2018, PBSI Riau Gelar Rapat Persiapan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:19

Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan dari Granat
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:17

Tembuskan Badan Jalan Enok - Benteng, Rosman Sumbangkan 5 Tronton Pasir dan Batu
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:15

Rasyidah Alfedri Berpesan Agar Program Prioritas PKK Tetap Dijalankan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:12

Plt Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:09

Kabag Humas Pemda Meranti Terkesan "Pilih Kasih" ke Beberapa Media Saja
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:00

Yenni Nandang: Bantuan Dari YKB Daerah Riau
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:59

Donasi Dhuafa Rp54 Juta, Palestina Rp10 Juta di Acara Grand Opening 212 Mart Dumai
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:55

Kebakaran Lahan Meluas, Dumai Kerahkan Helikopter Water Bombing
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:52

Berkunjung Ke Kota Baru Inhil
Mantan Kades se-Kecamatan Kemuning Sepakat Menangkan Syamsuar
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:49

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com