Home
Amien: Umat Indonesia Berpotensi Pecah Jika Prabowo Pilih UAS | Video Jokowi Naik Moge, Ferdinand: Terlalu Bohongnya ! | Menggelinding Gerakan Haram Pilih Jokowi Di Madura | PHE Siak Lakukan Upacara di Lapangan Batang dan Lapangan Lindai | Gelar Ijtima Ulama II, GNPF Tentukan Sikap ke Prabowo - Sandiaga | Mahasiswa Baru Unri Diserahkan ke Fakultas
Minggu, 19 08 2018
/ Indragiri Hilir / 20:35:45 / Tokoh Muda Minang: Hukum Tajam Ke Ustadz Zulkifli, Tumpul Ke Viktor Laiskodat /
Tokoh Muda Minang: Hukum Tajam Ke Ustadz Zulkifli, Tumpul Ke Viktor Laiskodat
Kamis, 18 Januari 2018 - 20:35:45 WIB

JAKARTA - Penetapan tersangka ustadz Zulkifli Muhammad Ali oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse dan Kriminal (Dirtipid Siber Bareskrim) Mabes Polri, dipertanyakan.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Andre Rosiade mempertanyakan penetapan tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad LC oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse dan Kriminal (Dirtipid Siber Bareskrim) Mabes Polri.

Hari ini, Zulkifli akan diperiksa perdana sebagai tersangka hate speech atau ujaran kebencian terkait ceramahnya mengenai akhir zaman. Polisi menjerat ulama kebanggaan urang Minang tersebut dengan Pasal 16 Jo Pasal 4 Huruf B UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi, Ras dan Etnis dan atau Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Kenapa ulama di era Presiden Jokowi begitu gampang dikriminalisasi, apa salah ulama? Apa salah ulama menyampaikan pesan-pesan dalam Alqur'an dan Hadist?" tegas Wakil Sekretaris Jenderal DPP Andre Rosiade ) dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/1).

Menurut Andre yang juga Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), aparat penegak hukum seharusnya berdiri di tengah masyarakat, bukan malah pilih kasih.
 
"Mereka yang pro terhadap pemerintah dibiarkan melenggang kangkung, sementara yang kontra dan kerap mengkritik serta memberikan masukan sedikit-sedikit dijerat hukum," kecamnya.

Andre pun menyinggung kasus ujaran kebencian yang menjerat politisi Nasdem Viktor Laiskodat, namun hingga kini tidak ada kepastian. Padahal, dalam video yang beredar di media sosial tersebut sangat jelas nadanya adalah ujaran kebencian dan SARA.

"Mengerti negara khilafah? Semua wajib salat. Mengerti? Negara khilafah tak boleh ada perbedaan, semua harus solat. Saya tidak provokasi. Nanti negara hilang, kita bunuh pertama mereka sebelum kita dibunuh. Ingat dulu PKI 1965, mereka tidak berhasil. Kita yang eksekusi mereka," kata Andre mengutip potongan pernyataan Viktor dimaksud.

"Kalau mau menegakkan hukum, tegakkan hukum secara berkeadilan. Umat Islam, ulama-ulamanya, jangan terus-terusan dijadikan pesakitan. Jangan hukum hanya tajam ke ustadz Zulkifli tapi tumpul ke Viktor Laiskodat," sambung Andre.[RMOL]

   
 
Inisiator #2019GantiPresiden: Jangan Khianati Perjuangan Pendiri Bangsa
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 07:52

Gubernur Riau Instruksikan Kekuatan Penuh Tanggulangi Karhutla
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 07:42

ADVERTORIAL PEMKAB KEPULAUAN MERANTI
Upacara HUT RI Ke-73 di Kepulauan Meranti Berlangsung Hikmat dan Lancar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:34

Fahri Hamzah: Kemampuan HRS Baca Peta Situasi Makin Tajam
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:11

Mahfud MD Berpeluang Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maaruf
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:08

Wabup Meranti Inspektur Upacara HUT RI Ke-73 di Lapas Kelas II Selatpanjang
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:04

Sekelumit Cerita Salah Seorang Pelatih Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Siak
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:00

Wakil Bupati Meranti Buka Sosialisasi Kabupaten Program Pamsimas III Tahun 2018
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:56

Jemaah Calon Haji Meranti Persiapan Laksanakan Puncak Haji Armina
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:53

Ramah Tamah berama LVRI, Syamsuar: Peningkatan Pembangunn Tetap Menjadi Perhatian
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:46

Refly Harun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:40

Mayones Baik atau Buruk untuk Kesehatan?
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:38

Pesan Ustaz Somad Di HUT RI: Jangan Pisahkan Nasionalisme Dengan Pekik Allahuakbar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:33

Penyidik KPK Kecewa Kepemimpinan Jokowi Dalam Penegakan Hukum
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:27

Manuver Sandi Dinilai Bisa Memecah Mesin Partai Pendukung Jokowi
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:24

Gubernur Riau: Budaya Melayu Masuk Kurikulum Pendidikan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:17

Indikasi Sengaja, Dansatgas Geram Saksikan Karhutla di Rohil
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:14

Camat Kelayang Kukuhkan Paskibra Tingkat Kecamatan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:54

Demokrat Setuju Djoko Santoso Jadi Ketua Tim Pemenangan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:52

Alumni Presidium 212 Tidak Setuju Kiai Maaruf Jadi Cawapres Jokowi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:46

Kementrian ESDM Fasilitasi Riau Kelola Blok Rokan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:36

TNI Segel 45 Titik Lokasi Karhutla Yang Terjadi Di Provinsi Riau
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:32

Miliki Saham Di Bintan Resort, Pemrov Riau Akan Telusuri
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:30

Defisit Anggaran, Sekda Sebut Riau Alami Masa Sulit
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:26

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com