Home
Sudah 680 Hektar Hutan Lahan di Riau Terbakar | Hasil Autopsi Penyebab Kematian Kakek di Siak Tewas Tidak Dianiaya Anaknya | Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina | Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus | Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab | Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Minggu, 25 Februari 2018
/ Metropolitan / 15:27:04 / Danau Khayangan Banyak Pungli, Dispar Pekanbaru Cari Investor Pengelola Berpengalaman /
Danau Khayangan Banyak Pungli, Dispar Pekanbaru Cari Investor Pengelola Berpengalaman
Jumat, 19 Januari 2018 - 15:27:04 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mencari calon investor yang sudah berpengalaman untuk mengelola potensi wisata Danau Khayangan yang selama ini terbengkalai.

"Pesan dari Wali Kota Pekanbaru inginnya investor yang sudah berpengalaman dalam mengelola tempat wisata, bukan semata orang punya uang banyak lalu kita kasih izinnya," kata Sekretaris Dinas Parwisata dan Kebudayaan Kota Pekanbaru, Adriansyah Yayan, kepada Antara di Pekanbaru, Jumat.

Danau Khayangan di Kecamatan Rumbai memiliki luas sekitar 16 hektare. Kawasan itu sudah cukup lama dijadikan tempat wisata oleh Pemko Pekanbaru dengan membangun sejumlah fasilitas pada 2014.

Namun, karena belum dikelola secara profesional, potensinya jadi terbuang sia-sia dan fasilitas yang ada kini rusak. Yayan mengatakan, Pemko Pekanbaru pada 2017 seharusnya mendapatkan bantuan anggaran yang cukup besar berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata.

Namun, rencana itu batal sehingga rencana revitalisasi Danau Khayangan batal. "DAK tahun 2017 batal karena tidak bisa digunakan untuk merehabilitasi fasilitas yang ada," ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah setempat sudah memiliki rencana untuk merevitalisasi Danau Khayangan. "Kita sudah menghitung-hitung investasi yang dibutuhkan untuk mempercantik Danau Khayangan dananya sekitar Rp60 miliar," katanya.

Kebutuhan dana yang besar itu tidak bisa dicukupi oleh pemerintah daerah sendirian. Meski sudah ditetapkan sebagai objek wisata, namun Pemko Pekanbaru belum menetapkan retribusi di tempat itu sehingga belum menghasilkan pemasukan untuk kas daerah.

"Sekarang ini sudah ada dua calon investor dalam negeri dan infonya dua calon investor lainnya ada dari Malaysia. Tapi kita belum mengambil keputusan," ujarnya.

Seorang warga Pekanbaru, Anda Serenade (25), mengatakan revitalisasi Danau Khayangan perlu memberi rasa nyaman, aman dan menghibung bagi wisatawan yang berkunjung. Ia mengeluhkan banyaknya sampah dan pungutan liar (pungli) di tempat itu.

"Saya pernah melakukan sesi foto untuk 'pre-wedding' di sana, dan dimintai Rp100 ribu katanya untuk uang kebersihan, padahal disekitarnya saja banyak sampah," kata Anda yang beprofesi sebagai fotografer.

Erfan Setiawan, yang juga warga, juga mengeluhkan pungli pada tarif masuk kawasan itu. "Tarif resmi yang tertera Rp5.000 tapi ketika masuk kita dimintai Rp15.000 per kendaraan. Hal ini yang bikin wisatawan malas datang lagi," ujarnya. [antara]

   
 
Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

Tol Padang-Pekanbaru tak Terimbas Moratorium Proyek
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:04

Jajaran Polres Inhil Dilatih Tanggulangi Karhutla
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:56

Dikunjungi Pengurus TP-PKK Inhil, Heni Harapkan Kerjasama Demi PKK Inhil Semakin Jaya
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:54

Ketika Habib Rizieq dan Ustaz Somad Muncul di Survei Capres
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:38

Soal Kasus Habib Rizieq, Ini Solusi dari Jimly
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:34

Prabowo-Anies Lebih Menarik Ketimbang JK-Anies
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:28

Pj Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:22

Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning Riau Open 2018, PBSI Riau Gelar Rapat Persiapan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:19

Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan dari Granat
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:17

Tembuskan Badan Jalan Enok - Benteng, Rosman Sumbangkan 5 Tronton Pasir dan Batu
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:15

Rasyidah Alfedri Berpesan Agar Program Prioritas PKK Tetap Dijalankan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:12

Plt Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:09

Kabag Humas Pemda Meranti Terkesan "Pilih Kasih" ke Beberapa Media Saja
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:00

Yenni Nandang: Bantuan Dari YKB Daerah Riau
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:59

Donasi Dhuafa Rp54 Juta, Palestina Rp10 Juta di Acara Grand Opening 212 Mart Dumai
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:55

Kebakaran Lahan Meluas, Dumai Kerahkan Helikopter Water Bombing
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:52

Berkunjung Ke Kota Baru Inhil
Mantan Kades se-Kecamatan Kemuning Sepakat Menangkan Syamsuar
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:49

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com