Home
Sudah 680 Hektar Hutan Lahan di Riau Terbakar | Hasil Autopsi Penyebab Kematian Kakek di Siak Tewas Tidak Dianiaya Anaknya | Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina | Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus | Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab | Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Minggu, 25 Februari 2018
/ Peristiwa / 15:11:12 / Ulama Dan Pastor Diserang, Susah Untuk Tidak Curiga Kalau Kita Sedang Diadu Domba /
Ulama Dan Pastor Diserang, Susah Untuk Tidak Curiga Kalau Kita Sedang Diadu Domba
Senin, 12 Februari 2018 - 15:11:12 WIB

JAKARTA - Setelah aksi kekerasan yang menyasar pesantren, ulama, dan ustad kini terjadi lagi aksi kekerasan di Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta, Minggu pagi (11/2). Selain melukai beberapa jemaah, penyerang juga melukai Pastor Karl-Edmund Prier SJ yang sedang memimpin misa.

Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris mengatakan rentetan peristiwa yang menyerang para pemuka agama ini harus dipandang dari perspektif yang lebih luas dengan tidak menyederhanakannya sebagai peristiwa kriminal biasa agar umat beragama terus waspada menyikapi fenomena tidak biasa ini.

"Saya mengutuk keras penyerangan terhadap para pemuka agama. Setelah ulama kini pastor, susah untuk tidak curiga kalau kita sedang diadu domba. Letupan-letupan peristiwa ini jika diabaikan akan menjadi bom waktu yang bisa disulut kapan saja. Negara harus selangkah di depan mengantisipasi kejadian-kejadian seperti ini," tegas Fahira dalam keterangannya, Senin (12/2).

Fahira mengungkapkan aksi-aksi penyerangan yang menyasar para pemuka agama selain sangat efektif membangkitkan amarah antarumat beragama, menumbuhkan rasa saling curiga dan saling tuduh menuduh, juga efektif dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melakukan pembenaran atas klaim-klaim mereka yang menyatakan bahwa Indonesia sedang dilanda "wabah intoleransi" di mana-mana. Motif dari berbagai penyerangan terhadap pemuka agama ini hanya satu yaitu merusak kedamaian kita sehingga tidak perlu dibelokkan ke isu-isu lain.

"Saat pemuka agama tertentu dianiaya mereka tidak berkomentar dan menganggap perisitwa biasa. Tetapi saat pemuka agama lain mengalami hal yang serupa, isunya mereka belokkan menjadi soal intolerensi dan politik identitas. Kita harus waspada terhadap oknum-oknum yang suka standar ganda seperti ini. Sadar atau tidak sadar, opini mereka ini malah memperkeruh suasana," ujar Senator Jakarta ini.

Menurut Fahira, terlepas dari ada tidaknya "benang merah" terhadap penyerangan para pemuka agama belakangan ini, tokoh-tokoh agama diharapkan dapat menjaga umatnya masing-masing dan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menyejukkan. Karena kalau umat saling bersitegang, saling curiga, saling tuduh dan saling memojokkan, artinya kita tidak sadar sudah menjadi pion-pion oknum-oknum yang memang ingin memanfaatkan berbagai kejadian ini untuk maksud-maksud tertentu.

"Ada atau tidak yang menggerakkan peristiwa ini atau apapun motifnya kita harus menahan diri. Sekarang kita hanya tinggal berharap negara dalam hal kepolisian lebih serius memandang kasus penganiayaan para pemuka agama ini. Pengusutan kasus-kasus seperti harus tuntas, karena kalau tidak akan menjadi bara panas dalam kehidupan umat beragama dan ini berbahaya, terlebih menjelang pilkada dan pemilu," pungkasnya. [rmol]

   
 
Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

Tol Padang-Pekanbaru tak Terimbas Moratorium Proyek
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:04

Jajaran Polres Inhil Dilatih Tanggulangi Karhutla
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:56

Dikunjungi Pengurus TP-PKK Inhil, Heni Harapkan Kerjasama Demi PKK Inhil Semakin Jaya
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:54

Ketika Habib Rizieq dan Ustaz Somad Muncul di Survei Capres
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:38

Soal Kasus Habib Rizieq, Ini Solusi dari Jimly
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:34

Prabowo-Anies Lebih Menarik Ketimbang JK-Anies
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:28

Pj Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:22

Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning Riau Open 2018, PBSI Riau Gelar Rapat Persiapan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:19

Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan dari Granat
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:17

Tembuskan Badan Jalan Enok - Benteng, Rosman Sumbangkan 5 Tronton Pasir dan Batu
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:15

Rasyidah Alfedri Berpesan Agar Program Prioritas PKK Tetap Dijalankan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:12

Plt Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:09

Kabag Humas Pemda Meranti Terkesan "Pilih Kasih" ke Beberapa Media Saja
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:00

Yenni Nandang: Bantuan Dari YKB Daerah Riau
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:59

Donasi Dhuafa Rp54 Juta, Palestina Rp10 Juta di Acara Grand Opening 212 Mart Dumai
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:55

Kebakaran Lahan Meluas, Dumai Kerahkan Helikopter Water Bombing
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:52

Berkunjung Ke Kota Baru Inhil
Mantan Kades se-Kecamatan Kemuning Sepakat Menangkan Syamsuar
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:49

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com