Home
Komplotan Pencuri Sapi Kembali Bereaksi di Rakitkulim | Warga Sei Lala Ditemukan Tewas Gantung Diri | Pembangunan Fly Over Simpang SKA Dipastikan Tak Selesai Akhir Tahun Ini | Ruqyah Massal di Pekanbaru, dari yang Muntah Hingga Keluarkan Jurus Silat | Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 14.900 | Genderuwo - Sontoloyo dan Lunturnya Politik Simbol Jokowi
Rabu, 14 November 2018
/ Ekbis / 15:29:56 / Astra International Beli Saham Go-Jek Rp2 Triliun /
Astra International Beli Saham Go-Jek Rp2 Triliun
Senin, 12 Februari 2018 - 15:29:56 WIB

JAKARTA - Era baru kolaborasi konglomerat industri otomotif dan digitalisasi asal Indonesia telah dimulai. Grup otomotif terbesar di dalam negeri, Astra International, mengumumkan telah berinvestasi dalam kepemilikan saham senilai 150 juta dollar Amerika Serikat (Rp 2 triliun) pada penyedia jasa berbasis aplikasi online Go-Jek, di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Founder Go-Jek Nadiem Makarim menjelaskan nilai investasi Astra International merupakan yang terbesar di antara investor lainnya dalam funding round. Sementara buat Astra International, investasi itu menjadi yang terbesar di bidang digitalisasi perusahaan.

Baik pihak Go-Jek ataupun Astra International tidak merinci seberapa besar kepemilikan dengan nilai investasi itu. Sebelumnya, Go-Jek dikabarkan telah mendapat suntikan dana dari pihak asing, termasuk Google.

Nadiem mengungkapkan apresiasinya atas langkah perusahaan asal Indonesia dengan status seperti Astra International mau bermitra dengan Go-Jek. Menurut dia, makna investasi ini lebih besar daripada hanya keuntungan finansial. Dalam ekosistem Astra International dan Go-Jek dikatakan melibatkan mendekati 5 juta orang.

“Ada berbagai macam area rencana bisnis dari sisi kendaraan, distribusi, dan finance. Pemain-pemain besar lokal telah berpastisipasi dalam ekonomi digital di Indonesia. Harapannya, ini hanya awal kerja sama dari bidang tradisional dengan digital,” kata Nadiem dalam pidatonya.

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto bercerita tim Go-Jek sudah melakukan pendekatan sejak tiga tahun lalu. Investasi yang dilakukan saat ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk pandangan jangka panjang.


Go Jek

Prijono mengatakan pada 2014 penetrasi mobile internet di Indonesia mencapai 34 persen. Lalu pada tahun ini penetrasi itu diprediksi mencapai 76 persen. Dia mengatakan bila angka prediksi yang berdasarkan riset itu benar maka pada 2020, penetrasi di Indonesia sudah 100 persen.

“Era digitalisasi harus disambut gembira oleh para investor. Kenapa tidak kami bergabung dengan Go-Jek. Saya melihat ada benang merahnya,” kata Prijono dilansir kompas.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang datang dalam acara pengumuman mengatakan Astra International jangan memandang investasi ini hanya untuk mendapatkan keuntungan, namun sebagai akselerasi digital ekonomi di Indonesia.

“Astra seharusnya menjadi penghela atau penarik, pengubah transisi ekonomi kita menjadi digital. Ini adalah proses bisnis, teknologi itu netral. Tapi mental, mindset bisnis yang berubah memanfaatkan teknologi,” kata Rudiantara.(*)

   
 
Merpati Direncanakan Kembali Terbang Mulai 2019
Senin, 12 November 2018 - 08:22

Fadli Zon: Genderuwo di Istana, Berewokan Mukanya
Senin, 12 November 2018 - 08:20

Legislator: Pemberian Gelar Adat Jangan Sampai Ada Unsur Politik
Senin, 12 November 2018 - 08:15

Legislator Tak Ingin Disalahkan Proyek Fly Over Tak Siap
Senin, 12 November 2018 - 08:11

Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi Turun di Riau
Senin, 12 November 2018 - 08:08

Garbi Lahir Dari Kegelisahan Anak Bangsa
Senin, 12 November 2018 - 08:06

LGBT di Bogor Gunakan Ruang Publik untuk Perilaku Tercela
Jumat, 09 November 2018 - 16:41

Nissa Sabyan Disebut akan Hadiri Reuni 212
Jumat, 09 November 2018 - 16:38

Tudingan Rizieq Shihab Hanya Untuk Kepentingan Politik
Jumat, 09 November 2018 - 16:34

Kantor Kas BRK Kuala Kampar-Pelalawan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Sekitar
Jumat, 09 November 2018 - 16:30

Asisten II Setda Inhil Tinjau Persiapan Pelatihan Menghadapi MTQ
Jumat, 09 November 2018 - 16:24

Tinjau Lokasi Banjir, Kapolres Inhu Berikan Bantuan Sembako
Jumat, 09 November 2018 - 16:19

Menyonsong Pemilu 2019, Pemilunya Generasi Bangsa di Era Milenial
Jumat, 09 November 2018 - 16:16

Jokowi Terapkan DP 0, Tim Prabowo-Sandi: Dulu Dicemooh, Kini Diaplikasikan
Jumat, 09 November 2018 - 16:11

PT KITB Kerjasama dengan BGMC, Infrastruktur KITB Mulai Dibangun
Jumat, 09 November 2018 - 16:08

4 SDN di Rakitkulim Diliburkan, Banjir Genangi Ruangan Kelas
Jumat, 09 November 2018 - 16:01

Soal Esemka, Inisiator: Bikin Mobil Tak Seperti Bikin Kacang Goreng
Jumat, 09 November 2018 - 08:10

Dugaan Rekayasa, Rizieq Shihab Lapor Balik ke Polisi Saudi
Jumat, 09 November 2018 - 08:04

Yayasan Masjid di Belanda Desak Twitter Blokir Akun Wilders
Jumat, 09 November 2018 - 08:02

Pengamat Politik: Kasus HRS Menguntungkan Jokowi-Maaruf
Jumat, 09 November 2018 - 07:54

Fotonya Jadi Ikon Perlawanan Palestina, Abu Amr Ditembak Israel
Jumat, 09 November 2018 - 07:49

Dinilai Abaikan Standar Keselamatan, DPR Desak Pemerintah Cabut Izin Lion Air
Jumat, 09 November 2018 - 07:46

Benarkah Kopi Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Otak?
Jumat, 09 November 2018 - 07:41

Garuda Indonesia Berhasil Meraup Rp4,1 Miliar Dari GATF-II Di Pekanbaru
Jumat, 09 November 2018 - 07:39

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com