Home
Honda Tampilkan Penyegaran All New Mobilio | HNW: Gubernur Riau tak Minta Persetujuan PKS Dukung Jokowi | 12 Ribu Personel Bersiap Amankan Malam Munajat 212 | BPBD Petakan 188 Desa di Riau Rawan Karhutla | Terpilih Aklamasi, Mursini Terpilih Jadi Ketua DPW PPP Riau | Fly Over Simpang SKA Jadi Spot Selfie
Jum'at, 22 Februari 2019
/ Ekbis / 15:29:56 / Astra International Beli Saham Go-Jek Rp2 Triliun /
Astra International Beli Saham Go-Jek Rp2 Triliun
Senin, 12 Februari 2018 - 15:29:56 WIB

JAKARTA - Era baru kolaborasi konglomerat industri otomotif dan digitalisasi asal Indonesia telah dimulai. Grup otomotif terbesar di dalam negeri, Astra International, mengumumkan telah berinvestasi dalam kepemilikan saham senilai 150 juta dollar Amerika Serikat (Rp 2 triliun) pada penyedia jasa berbasis aplikasi online Go-Jek, di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Founder Go-Jek Nadiem Makarim menjelaskan nilai investasi Astra International merupakan yang terbesar di antara investor lainnya dalam funding round. Sementara buat Astra International, investasi itu menjadi yang terbesar di bidang digitalisasi perusahaan.

Baik pihak Go-Jek ataupun Astra International tidak merinci seberapa besar kepemilikan dengan nilai investasi itu. Sebelumnya, Go-Jek dikabarkan telah mendapat suntikan dana dari pihak asing, termasuk Google.

Nadiem mengungkapkan apresiasinya atas langkah perusahaan asal Indonesia dengan status seperti Astra International mau bermitra dengan Go-Jek. Menurut dia, makna investasi ini lebih besar daripada hanya keuntungan finansial. Dalam ekosistem Astra International dan Go-Jek dikatakan melibatkan mendekati 5 juta orang.

“Ada berbagai macam area rencana bisnis dari sisi kendaraan, distribusi, dan finance. Pemain-pemain besar lokal telah berpastisipasi dalam ekonomi digital di Indonesia. Harapannya, ini hanya awal kerja sama dari bidang tradisional dengan digital,” kata Nadiem dalam pidatonya.

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto bercerita tim Go-Jek sudah melakukan pendekatan sejak tiga tahun lalu. Investasi yang dilakukan saat ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk pandangan jangka panjang.


Go Jek

Prijono mengatakan pada 2014 penetrasi mobile internet di Indonesia mencapai 34 persen. Lalu pada tahun ini penetrasi itu diprediksi mencapai 76 persen. Dia mengatakan bila angka prediksi yang berdasarkan riset itu benar maka pada 2020, penetrasi di Indonesia sudah 100 persen.

“Era digitalisasi harus disambut gembira oleh para investor. Kenapa tidak kami bergabung dengan Go-Jek. Saya melihat ada benang merahnya,” kata Prijono dilansir kompas.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang datang dalam acara pengumuman mengatakan Astra International jangan memandang investasi ini hanya untuk mendapatkan keuntungan, namun sebagai akselerasi digital ekonomi di Indonesia.

“Astra seharusnya menjadi penghela atau penarik, pengubah transisi ekonomi kita menjadi digital. Ini adalah proses bisnis, teknologi itu netral. Tapi mental, mindset bisnis yang berubah memanfaatkan teknologi,” kata Rudiantara.(*)

   
 
Pemerintah Didesak Blak-blakan Buka Semua Dokumen HGU Lahan
Rabu, 20 Februari 2019 - 13:20

Ini Program Utama 100 Hari Syamsuar Usai Dilantik Jadi Gubri
Rabu, 20 Februari 2019 - 13:16

Harga TBS Sawit Naik Tipis
Rabu, 20 Februari 2019 - 13:13

Hari Ini, Presiden Jokowi Lantik Gubri dan Wagubri Terpilih
Rabu, 20 Februari 2019 - 08:01

Respons Rencana Pemanggilan Ustaz Slamet Maarif, PAN Bakal Gelar Jumpa Pers
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:56

Habiskan Stok, Ertiga Produksi 2018 Dikasih Diskon Menggiurkan
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:50

Nasihat Ustaz Abdul Somad untuk Penunda Shalat
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:38

Messi-Suarez Tumpul, Barcelona Raih Hasil Seri di Markas Lyon
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:26

252 Pelamar PPPK Pemko Pekanbaru Lulus Administrasi
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:23

Prabowo: Hukuman Dhani Bukti Ketidakbenaran Hukum
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:48

TKN Akui Luhut Bersuara Lantang, Tapi Bukan Marah
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:39

TKN Akui Luhut Bersuara Lantang, Tapi Bukan Marah
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:32

PKS: Injak-injak Sajadah Caleg PDIP Itu Penistaan
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:18

Wan Thamrin Minta Syamsuar Lanjutkan Pembangunan yang Telah Dimulai
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:05

Besok Plh Gubri Ditentukan Dalam Rapat di Setneg
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:01

Profesor Australia: UAS Sangat Populer karena Tampilkan Islam Solusi atas Segala Persoalan
Selasa, 19 Februari 2019 - 14:55

Kebijakan Jokowi Membahayakan Kedaulatan Pangan
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:30

Aci Cahaya Juara MTQ Riau 2018 Rilis Lagu
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:05

Perpani Siak Raih 1 Emas 7 Perak dan 4 Perunggu di Wirabraja Open 2019
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:57

Tanya Unicorn ke Prabowo, Bahasa Inggris Jokowi Disebut Belepotan
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:47

Israel Tutup Semua Gerbang Masjid Al-Aqsha
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:40

TKN Jawab Tuduhan Gerak-gerik Mencurigakan Anggotanya saat Debat
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:34

Fraksi Golkar Soroti Masalah PAD Tidak Capai Target
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:25

Dibahas di Debat Capres, Apa Saja Unicorn Indonesia?
Senin, 18 Februari 2019 - 16:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com