Home
Sudah 680 Hektar Hutan Lahan di Riau Terbakar | Hasil Autopsi Penyebab Kematian Kakek di Siak Tewas Tidak Dianiaya Anaknya | Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina | Kaukus Pembela Rizieq Minta Kapolda Hentikan Kasus | Cerita Yusril Dipanggil Jokowi Bahas Kasus Rizieq Shihab | Disela-sela Kampanye, Rosman Penuhi Undangan Ibu Mariati Pasar Kembang
Minggu, 25 Februari 2018
/ Ekbis / 15:29:56 / Astra International Beli Saham Go-Jek Rp2 Triliun /
Astra International Beli Saham Go-Jek Rp2 Triliun
Senin, 12 Februari 2018 - 15:29:56 WIB

JAKARTA - Era baru kolaborasi konglomerat industri otomotif dan digitalisasi asal Indonesia telah dimulai. Grup otomotif terbesar di dalam negeri, Astra International, mengumumkan telah berinvestasi dalam kepemilikan saham senilai 150 juta dollar Amerika Serikat (Rp 2 triliun) pada penyedia jasa berbasis aplikasi online Go-Jek, di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Founder Go-Jek Nadiem Makarim menjelaskan nilai investasi Astra International merupakan yang terbesar di antara investor lainnya dalam funding round. Sementara buat Astra International, investasi itu menjadi yang terbesar di bidang digitalisasi perusahaan.

Baik pihak Go-Jek ataupun Astra International tidak merinci seberapa besar kepemilikan dengan nilai investasi itu. Sebelumnya, Go-Jek dikabarkan telah mendapat suntikan dana dari pihak asing, termasuk Google.

Nadiem mengungkapkan apresiasinya atas langkah perusahaan asal Indonesia dengan status seperti Astra International mau bermitra dengan Go-Jek. Menurut dia, makna investasi ini lebih besar daripada hanya keuntungan finansial. Dalam ekosistem Astra International dan Go-Jek dikatakan melibatkan mendekati 5 juta orang.

“Ada berbagai macam area rencana bisnis dari sisi kendaraan, distribusi, dan finance. Pemain-pemain besar lokal telah berpastisipasi dalam ekonomi digital di Indonesia. Harapannya, ini hanya awal kerja sama dari bidang tradisional dengan digital,” kata Nadiem dalam pidatonya.

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto bercerita tim Go-Jek sudah melakukan pendekatan sejak tiga tahun lalu. Investasi yang dilakukan saat ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk pandangan jangka panjang.


Go Jek

Prijono mengatakan pada 2014 penetrasi mobile internet di Indonesia mencapai 34 persen. Lalu pada tahun ini penetrasi itu diprediksi mencapai 76 persen. Dia mengatakan bila angka prediksi yang berdasarkan riset itu benar maka pada 2020, penetrasi di Indonesia sudah 100 persen.

“Era digitalisasi harus disambut gembira oleh para investor. Kenapa tidak kami bergabung dengan Go-Jek. Saya melihat ada benang merahnya,” kata Prijono dilansir kompas.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang datang dalam acara pengumuman mengatakan Astra International jangan memandang investasi ini hanya untuk mendapatkan keuntungan, namun sebagai akselerasi digital ekonomi di Indonesia.

“Astra seharusnya menjadi penghela atau penarik, pengubah transisi ekonomi kita menjadi digital. Ini adalah proses bisnis, teknologi itu netral. Tapi mental, mindset bisnis yang berubah memanfaatkan teknologi,” kata Rudiantara.(*)

   
 
Jokowi-Gatot Dan Prabowo-Anies Bakal Bersaing Ketat Di Pemilu 2019
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:42

Elektabilitas Jokowi Konsisten Turun
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:34

Rizal Ramli: Petani Luar Negeri Berterima Kasih Kepada Menteri Enggar
Jumat, 23 Februari 2018 - 20:19

Rakornas Apernas di Pekanbaru,
Pengembang Perumahan Keluhkan Sulitnya Izin di Kementrian PUPR
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:23

92 Pelajar SMA Pekanbaru dan Dumai Ikuti Program Ngaji Teknologi Kelistrikan
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:19

Jimly: Masih Banyak yang Benci Anies-Sandi, Move On...
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:15

Dilaporkan ke Polisi Soal Kebijakan, Anies Hanya Tersenyum
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:12

Tol Padang-Pekanbaru tak Terimbas Moratorium Proyek
Jumat, 23 Februari 2018 - 17:04

Jajaran Polres Inhil Dilatih Tanggulangi Karhutla
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:56

Dikunjungi Pengurus TP-PKK Inhil, Heni Harapkan Kerjasama Demi PKK Inhil Semakin Jaya
Jumat, 23 Februari 2018 - 16:54

Ketika Habib Rizieq dan Ustaz Somad Muncul di Survei Capres
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:38

Soal Kasus Habib Rizieq, Ini Solusi dari Jimly
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:34

Prabowo-Anies Lebih Menarik Ketimbang JK-Anies
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:28

Pj Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:22

Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-Ning Riau Open 2018, PBSI Riau Gelar Rapat Persiapan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:19

Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan dari Granat
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:17

Tembuskan Badan Jalan Enok - Benteng, Rosman Sumbangkan 5 Tronton Pasir dan Batu
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:15

Rasyidah Alfedri Berpesan Agar Program Prioritas PKK Tetap Dijalankan
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:12

Plt Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:09

Kabag Humas Pemda Meranti Terkesan "Pilih Kasih" ke Beberapa Media Saja
Jumat, 23 Februari 2018 - 09:00

Yenni Nandang: Bantuan Dari YKB Daerah Riau
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:59

Donasi Dhuafa Rp54 Juta, Palestina Rp10 Juta di Acara Grand Opening 212 Mart Dumai
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:55

Kebakaran Lahan Meluas, Dumai Kerahkan Helikopter Water Bombing
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:52

Berkunjung Ke Kota Baru Inhil
Mantan Kades se-Kecamatan Kemuning Sepakat Menangkan Syamsuar
Kamis, 22 Februari 2018 - 20:49

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com