Home
Petani Riau Merugi Akibat Banjir | Realisasi Pembangunan Pekanbaru 75 Persen Terkendala Anggaran | Banjir Kampar Riau Lumpuhkan Aktivitas Sekolah | Waspada! PLTA Masih Buka 5 Pintu Pelimpahan Setinggi 150 Cm | Pekanbaru Dikepung Banjir, Basarnas dan BPBD Kerahkan Perahu Karet | LAM Beri Jokowi Gelar Adat Karena Riau Bebas Asap dan Rebut Blok Rokan, Ini Kata Gerindra
Selasa, 11 Desember 2018
/ Peristiwa / 20:51:12 / Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina /
Pengendali Narkoba 1,6 Ton Berasal dari Cina
Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51:12 WIB

JAKARTA - Empat orang WNA awak kapal pembawa sabu beserta sabu 1,6 ton yang diungkap di perairan Kepulauan Riau beberapa lalu oleh Tim Gabungan Polri dan Bea Cukai telah dibawa ke Indonesia. Kapal ini diketahui dikendalikan dari Cina.

"Mereka diperintahkan oleh seseorang dari negara Cina membawa ke Indonesia," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Krisno Siregar di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (24/2).

Krisno mengungkapkan, alur barang ini di Indonesia sudah diketahui. Namun, Kisno belum bisa mengungkapkan secara detil hal tersebut. Pasalnya hal ini butuh pemeriksaan yang lebih jauh.

Proses berikutnya, Krisno mengatakan merupakan tahap penyidikan. Tahap penyidikan meliputi pemeriksaan tersangka. Saksi-saksi dan pemeriksaan labfor untuk mengetahui apakah ini benar amphetamine dengan kandungannya. "Kami akan kirimkan (barang bukti) ke laboratorium forensik untuk memeriksa kandungan dan signaturenya," kata Kisno.

"Kami akan tahan terus, proses sidik kami akan koordinasi dengan kejaksaan sehingga kasus ini cepat selesai," lanjut dia.

Kepolisian menduga ada pihak lain yang mengetahui di mana barang ini diedarkan. Bisa jadi Indonesia merupakan target akhir. Namun tidak menutup kemungkinan, Indonesia hanya dijadikan tempat transit. "Narkoba itu sistem terputus yang  complicated. Jadi ada beberapa layer lagi, bisa sampai pada mastermind, tergantung dari hasil penyidikan dan saya belum bisa menyimpulkan," ucap Krisno.

Keterlibatan warga negara Indonesia sendiri belum diketahui dalam kasus ini. Begitu pula peran warga negara asing lainnya, polisi mengatakan, akan melakukan pendalaman lebih lanjut. "Kami akan bekerja sama dengan rekan kami di negara lain. Kami punya komunitas di penegak hukum pemberantasan narkotika," ujar Krisno.

Penangkapan sebelumnya, Satgas Gabungan Polri yang bekerja sama dengan Bea Cukai pada Selasa (20/2) mengungkap penyelundupan sabu dengan perkiraan mencapai 1,6 ton (sebelumnya Dirtipid Narkoba menyebut 1,8 ton, Red). Pengungkapan itu terjadi di perairan Anambas Batam, Kepulauan Riau yang diangkut oleh sebuah kapal berbendera Singapura dengan awak kapal empat orang WNA.

Setidaknya 81 karung yang berisikan methampetamine masing-masing kurang lebih berisikan 20 kg diamankan petugas. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1,8 ton. Jumlah itu pun masih dalam tahap penghitungan. Ada pun empat tersangka yang diamankan adalah Tan Mai (69 tahun), Tab Yi (33 tahun), Tan Hui (43 tahun) dan Liu Yin Hua (63 tahun). [Rol]

   
 
ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Sejuta Pesona Alam Rokan Hilir, Surganya Para Turis Lokal dan Mancanegara
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:01

Spanduk #JKWBersamaPKI Justru Munculkan Kontra Simpati
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:36

Serupa Tapi Tak Sama, Daulat 812 Di Kuala Lumpur Dan Aksi 212 Di Jakarta
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:31

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Air Bersih Untuk Masyarakat, Pemkab Rohil Gelontorkan Rp34 M Bangun Jaringan SPAM Durolis
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:01

Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD Pada Pameran IBIC 2018
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:08

Polsek Kelayang Gelar Bhakti Religi di Masjid Taqwa Rimba Seminai
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:00

Model Baru Segera Tayang, Begini Nasib Avanza Xenia Bekas
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:53

Deretan Mobil Bekas Irit BBM Versi Pedagang
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:48

Reuni 212 Tanpa Tokoh Setral, Tokoh Sentral Adalah Rakyat Itu Sendiri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:31

Waspada Banjir, Siang Ini PLTA Koto Panjang Buka Pintu Pelimpahan Setinggi 120 Cm
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:19

Malam Minggu Riau Bakal Diguyur Hujan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:17

Aksi 212 Dinilai Dongkrak Prabowo, Gerus Elektabilitas Jokowi
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:37

Menangkan Jokowi Di Jateng, Nasdem Sebar Ribuan Purnawirawan TNI-Polri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:29

Ustaz Abdul Somad Ajak Jamaah Datangi TPS Di Hari Pencoblosan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:26

Pelaku Usaha Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Syariah
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:14

Rohil Segera Miliki Pelabuhan Berskala Internasional
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:06

Bandingkan Kasus Habib Bahar Dengan Bupati Boyolali, Korsa: Polri Pilih Kasih!
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:57

Pengorbanan Besar Umat Islam Saat Tujuh Kata Di Piagam Jakarta Dicoret
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:52

MC Metallica 1993 Jelaskan Keajaiban Reuni 212
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:50

Seruan Habib Rizieq Di Reuni 212 Bukanlah Kampanye
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:45

Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:32

Bangun Tol Riau-Sumbar, PT HK Mulai Mobilisasi Peralatan dari Sicincin ke Pekanbaru
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:18

Jalan Lintas Riau-Sumbar Sering Longsor, Dewan Saran Buat Bangunan Penahan Dinding Bukit
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:07

Fokus Ornop Inhil Gelar Rapat Kerja
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com