Home
Temukan Gas Bersubsidi Dijual Rp40 Ribu di Kampar Saat Sidak, Begini Respon Anggota DPR | Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Riau | UAS Isi Tabligh Akbar Bahas LGBT dan Pergaulan Bebas Usai Salat Jumat di Pekanbaru | LAM Pekanbaru Tak Dilibatkan dalam Pemberian Gelar Adat untuk Jokowi | Ustaz Abdul Somad Imbau Umat Abaikan Survei LSI Terhadapnya | Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Sabtu, 17 November 2018
/ Mozaik / 17:46:10 / Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus /
Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus
Minggu, 25 Februari 2018 - 17:46:10 WIB

PEKANBARU - Anggota Badan Musyawarah DPRD Riau Suhardiman Amby menegaskan revisi terhadap peraturan daerah nomor 4/2015 pasal 24 ayat 2 tentang pajak Bahan Bakar Minyak non subsidi dapat digesa dan tidak akan memakan waktu lama.
    
"Kalau tanpa Pansus (Panitia Khusus) maka akan selesai dua minggu setelah diparipurnakan awal. Ini kan hanya merevisi satu ayat, sehingga nanti bisa dipatok pajak dibawah 10 persen. Terserah nanti siapa yang melaksanakan, yang penting tidak usah pakai Pansus," kata Sekretaris Komisi III DPRD Riau Suhardiman Amby di Pekanbaru, Minggu.
    
Dia membantah, Pihak Banmus DPRD Riau telah memutuskan membentuk Panitia Khusus untuk merevisi perda tersebut, sebab menurutnya akan memakan waktu dan banyak anggaran yang dikeluarkan jika melalui pansus. "Belum diputuskan, kemaren baru opsi saja, mekanisme mana yang akan digunakan. Banyak yang menginginkan tidak melalui Pansus termasuk saya. Sebab melalui Pansus itu agak lama waktu revisinya. Kalau tanpa Pansus, misalnya dilaksanakan oleh Komisi III, maka itu akan lebih cepat prosesnya," kata Suhardiman.
    
Politisi Hanura Riau ini menyayangkan jika akhirnya revisi Perda tersebut tetap harus melalui Pansus, karena ketika ada pilihan untuk mempercepat, harusnya mengambil jalan cepat saja. "Jelas ini untuk kepentingan masyarakat, jangan dipersulit lagi. Tidak mungkin hanya untuk mengubah satu kata kita harus mengelurkan uang Rp1 miliar (jika dibentuk Pansus)," katanya.
    
Disinggung terkait apakah akan terjadi penurunan Pendapatan Asli Daerah dengan diturunkannya pajak tersebut, Suhardiman mengaku tidak terlalu signifikan, apalagi sumber PAD dapat digalih dari potensi lainnya.

Berbeda pendapat, Anggota Badan Musyawarah DPRD Riau lainnya, Yusuf Sikumbang justru menyarankan untuk dibuat Pansus untuk merevisi perda tersebut, hal tersebut dengan pertimbangan untuk mengkaji dampak negatif atau positif penurunan pajak BBM non subsidi.
    
"Dengan penurunan pajak tersebut,  kami harus kaji itu dulu. Apa dampaknya terhadap pendapatan daerah? Kami mesti tanyakan juga ke Badan Pendapatan Daerah. Sepertinya nanti melalui pansus, Senin depan paripurna akan digelar,"ucap Yusuf Sikumbang.
    
Politisi PKB Riau ini mengasumsikan, hitungannya dengan pajak sebesar 10 persen bisa didapatkan pendapatan sebesar Rp100 miliar. Namun jika dikurangi menjadi lima persen maka besar kemungkinan pendapatan menurun menjadi Rp50 miliar.
    
Kajian tersebut, kata Yusuf, sangat diperlukan untuk melakukan revisi perda pajak BBM non subsidi. Yusuf juga menilai, dikarenakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018 sudah berjalan sehingga realisasi penurunan pajak tersebut berkemungkinan dilaksanakan pada tahun mendatang.
      
"Sekalipun pansus memutuskan untuk merevisi Perda tersebut tetap belum bisa diterapkan pada 2018 ini. Karena kalau 2019 saya rasa tidak masalah. Nanti pembahasan APBD murni pada Maret, April, Mei dan Juni. Ini kami pertimbangkan,"jelasnya.
      
Sebagaimana diberitakan, akibat naiknya harga pertalite oleh Pertamina tanpa ada pengumuman dari Rp7.900  menjadi Rp8.000 perliternya, membuat masyarakat resah. Masyarakat menilai  mahalnya harga pertalite tersebut selain dari kenaikan dari Pertamina juga akibat tingginya pajak BBM non subsidi oleh Pemprov sebesar 10 persen. Sedangkan daerah lain hanya lima persen. [Antara]

   
 
"Prabowo Menang" Terdengar Dalam Mukernas PPP
Kamis, 15 November 2018 - 15:04

Menyerang, Jokowi Dikalahkan Diri Sendiri Dan Bunuh Diri Politik
Kamis, 15 November 2018 - 15:01

Pertamina Jamin Premium Riau Hingga Akhir Tahun
Kamis, 15 November 2018 - 14:55

BBKSDA Riau Selamatkan Beruang Madu Terjerat
Kamis, 15 November 2018 - 14:54

BRG RI: Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
Kamis, 15 November 2018 - 14:52

Progres Imunisasi MR di Inhil Capai 76.290 Anak
Kamis, 15 November 2018 - 14:49

Dua Pimpinan LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
Kamis, 15 November 2018 - 14:48

Diterjang Banjir, Akses Transporasi Terganggu
Kamis, 15 November 2018 - 14:45

Satu Persen Penguasa Ekonomi Itulah Yang Genderuwo
Kamis, 15 November 2018 - 08:52

Rapat Akhir Persiapan Internasional Serindit Boat Race Selesai Dilaksanakan
Kamis, 15 November 2018 - 08:38

Menghadapi Pemilu 2019 Polda Riau Laksanakan Kegiatan Safari Sinergitas
Kamis, 15 November 2018 - 08:34

Rektor UIR Teken MoA dengan Rektor MCU Taiwan
Kamis, 15 November 2018 - 08:30

Wabup Meranti Canangkan GERMAS Tahun 2018
Kamis, 15 November 2018 - 08:27

Harimau Masuk Pemukiman Warga Inhil
Kamis, 15 November 2018 - 08:26

Pencairan DBH Migas Triwulan IV 2017 Belum Rampung
Kamis, 15 November 2018 - 08:24

Politikus Demokrat: Jokowi Memang Terlihat Ingin seperti Raja
Rabu, 14 November 2018 - 16:17

Astaghfirullaah... Jumlah LGBT di Pekanbaru Mencapai 4 Ribu Orang
Rabu, 14 November 2018 - 16:09

GARBI Dukung Riau Jadi Daerah Otonomi Khusus
Rabu, 14 November 2018 - 16:06

Tembok SD 141 Makan Korban Jiwa, Dewan: Sudah Tahu Miring Kenapa Tak Dirobohkan Saja
Rabu, 14 November 2018 - 16:03

Kadivhumas Polri Ajak Panitia Reuni Aksi 212 Duduk Bersama
Rabu, 14 November 2018 - 14:39

Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Rabu, 14 November 2018 - 14:33

Polresta Pekanbaru Selidiki Robohnya Tembok Maut Sekolah
Rabu, 14 November 2018 - 14:29

Tembok Sekolah Timpa Siswa Miring Sebulan Terakhir
Rabu, 14 November 2018 - 14:28

Korban Meninggal Robohnya Tembok Sekolah Pekanbaru Bertambah
Rabu, 14 November 2018 - 14:22

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com