Home
Pekanbaru Dikepung Banjir, Basarnas dan BPBD Kerahkan Perahu Karet | LAM Beri Jokowi Gelar Adat Karena Riau Bebas Asap dan Rebut Blok Rokan, Ini Kata Gerindra | Ummat Muslim Dumai Diajak Jihad Politik di Tahun 2019 | Wabup Inhil Tinjau Kondisi Jalan Sungai Beringin Tembilahan | Ada Kiai Maaruf, Kenapa Umat Islam Masih Dukung Prabowo Subianto? | Diduga Melakukan Penghinaan, Mahasiswa Polisikan Rektor
Selasa, 11 Desember 2018
/ Peristiwa / 10:18:59 / Pencemaran Limbah Sagu di Meranti Memprihatinkan /
Pencemaran Limbah Sagu di Meranti Memprihatinkan
Selasa, 13 Maret 2018 - 10:18:59 WIB

SELATPANJANG - Kabupaten Kepulauan Meranti, selama ini dikenal sebagai kota sagu. Selain sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani sagu, industri pengolahan sagu juga tumbuh subur di daerah ini.

Sementara itu, dari data yang dihimpun dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti baru-baru ini, jumlah industri sagu telah mencapai lebih dari 95 Kilang Sagu. Dan ini diiringi juga dengan peningkatan limbah dari industri menghasilkan produsen tepung sagu ini.

Dari Pantauan media ini di salah satu kilang sagu di Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir, beberapa waktu lalu, air limbah sisa pengolahan (repuh), langsung dialirkan ke sungai. Padahal pengelola kilang sagu (industri pengolahan sagu red) jelas-jelas mengetahui jika limbah tersebut akan mengalir ke laut.

Adalah AK, pengelola kilang sagu di Meranti ini mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa membuang limbah sagu tersebut ke sungai. Selain tidak memiliki bak penampungan yang mencukupi, selama ini, kegiatan membuang limbah ke sungai tidak pernah dipermasalahkan oleh instansi pemerintah. Dan Bahkan ini telah berlangsung lama, semenjak masih menjadi wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Setahu saya ada 90-an kilang sagu di Meranti, sebagian besar membuang limbahnya ke sungai atau ke laut. Tapi hingga saat ini tidak ada dipermasalahkan," ungkap AK.

AK tidak menampik, jika limbah yang dibuang langsung ke sungai akan berakibat rusaknya ekosistem air dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Namun ia juga mengaku kewalahan jika ia harus membangun penampungan untuk limbah-limbah tersebut.

"Jujur saja, kami tidak sanggup untuk menampung limbah sebanyak ini. Dalam sehari saja kami bisa mengolah hampir seribu tual sagu. Memang banyak masyarakat yang datang untuk mengambil repu (ampas sagu) untuk pakan ternak. Namun limbah yang kami produksi sangat banyak, sementara repu yang diambil para peternak tidak sebanyak yang kami hasilkan," bebernyanya.

Aktifitas pembuangan limbah sagu ke sungai ini tidak lepas dari lemahnya pengawasan BLH Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari 90-an industri pengolahan sagu yang ada, limbah yang dihasilkan bisa mencapai puluhan ribu meter kubik per hari dan sebagian besar berasal dari industri menengah.

Bahkan, sebagian industri kecil juga membuang limbah ke sungai tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Perbuatan tersebut jelas membuat air sungai menjadi kotor dan tercemar.

Sementara BLH Kepulauan Meranti hingga saat ini hanya sebatas melakukan sosialisasi Industri pengolahan air limbah (IPAL) tanpa ada tindakan tegas.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hendra Putra, S.Ip, mengaku telah melakukan sosialisasi penanggulangan pencemaran limbah industri kecil non limbah B3.

Dalam sosialisasi tersebut BLH mengundang sejumlah pemilik kilang sagu yang belum memiliki IPAL (Industri Pengolahan Air Limbah) pada April tahun lalu. "Kita sudah sampaikan ke pengusaha  agar mereka mengelelola limbah dengan baik. Seperti sistem pengelolaan limbah ini terpadu," katanya.

Hendra Putra mengungkapkan, seharusnya setiap kilang wajib memiliki IPAL. Sehingga, limbah yang dihasilkan dari kilang tidak langsung dialirkan ke laut karena bisa mengganggu keberadaan biota laut. {zamri]

   
 
Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD Pada Pameran IBIC 2018
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:08

Polsek Kelayang Gelar Bhakti Religi di Masjid Taqwa Rimba Seminai
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:00

Model Baru Segera Tayang, Begini Nasib Avanza Xenia Bekas
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:53

Deretan Mobil Bekas Irit BBM Versi Pedagang
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:48

Reuni 212 Tanpa Tokoh Setral, Tokoh Sentral Adalah Rakyat Itu Sendiri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:31

Waspada Banjir, Siang Ini PLTA Koto Panjang Buka Pintu Pelimpahan Setinggi 120 Cm
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:19

Malam Minggu Riau Bakal Diguyur Hujan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:17

Aksi 212 Dinilai Dongkrak Prabowo, Gerus Elektabilitas Jokowi
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:37

Menangkan Jokowi Di Jateng, Nasdem Sebar Ribuan Purnawirawan TNI-Polri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:29

Ustaz Abdul Somad Ajak Jamaah Datangi TPS Di Hari Pencoblosan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:26

Pelaku Usaha Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Syariah
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:14

Rohil Segera Miliki Pelabuhan Berskala Internasional
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:06

Bandingkan Kasus Habib Bahar Dengan Bupati Boyolali, Korsa: Polri Pilih Kasih!
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:57

Pengorbanan Besar Umat Islam Saat Tujuh Kata Di Piagam Jakarta Dicoret
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:52

MC Metallica 1993 Jelaskan Keajaiban Reuni 212
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:50

Seruan Habib Rizieq Di Reuni 212 Bukanlah Kampanye
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:45

Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:32

Bangun Tol Riau-Sumbar, PT HK Mulai Mobilisasi Peralatan dari Sicincin ke Pekanbaru
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:18

Jalan Lintas Riau-Sumbar Sering Longsor, Dewan Saran Buat Bangunan Penahan Dinding Bukit
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:07

Fokus Ornop Inhil Gelar Rapat Kerja
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:57

Wardan Lantik Pj Kades Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:54

Kubu Prabowo: Kami tak Diuntungkan Media
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:12

Kuasa Hukum Yakin Habib Bahar Tidak Akan Jadi Tersangka
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:09

Condong ke Jokowi, PBB Akui Ada Caleg Dukung Prabowo
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:02

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com