Home
5 Kali WTP Berturut-turut, Bupati Siak Terima Penghargaan Menkeu | Alfedri Hadiri Pencanangan Penanaman Mangrove | UAS Sumbangkan Rp 100 Juta Bangun MDA Untuk Anak-Anak Talang Mamak di Rakitkulim | Himbau Karlahut Kepada Masyarakat, Polsek Kelayang Turun Langsung Patroli | Tiga Rumah Warga Jalan Kesehatan Gang Satria I Hangus Terbakar | warga Kelurahan Teluk Pinang, Inhil Membuat Bubur Asyura Secara Bersama-sama
Jum'at, 21 09 2018
/ Peristiwa / 10:18:59 / Pencemaran Limbah Sagu di Meranti Memprihatinkan /
Pencemaran Limbah Sagu di Meranti Memprihatinkan
Selasa, 13 Maret 2018 - 10:18:59 WIB

SELATPANJANG - Kabupaten Kepulauan Meranti, selama ini dikenal sebagai kota sagu. Selain sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani sagu, industri pengolahan sagu juga tumbuh subur di daerah ini.

Sementara itu, dari data yang dihimpun dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti baru-baru ini, jumlah industri sagu telah mencapai lebih dari 95 Kilang Sagu. Dan ini diiringi juga dengan peningkatan limbah dari industri menghasilkan produsen tepung sagu ini.

Dari Pantauan media ini di salah satu kilang sagu di Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir, beberapa waktu lalu, air limbah sisa pengolahan (repuh), langsung dialirkan ke sungai. Padahal pengelola kilang sagu (industri pengolahan sagu red) jelas-jelas mengetahui jika limbah tersebut akan mengalir ke laut.

Adalah AK, pengelola kilang sagu di Meranti ini mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa membuang limbah sagu tersebut ke sungai. Selain tidak memiliki bak penampungan yang mencukupi, selama ini, kegiatan membuang limbah ke sungai tidak pernah dipermasalahkan oleh instansi pemerintah. Dan Bahkan ini telah berlangsung lama, semenjak masih menjadi wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Setahu saya ada 90-an kilang sagu di Meranti, sebagian besar membuang limbahnya ke sungai atau ke laut. Tapi hingga saat ini tidak ada dipermasalahkan," ungkap AK.

AK tidak menampik, jika limbah yang dibuang langsung ke sungai akan berakibat rusaknya ekosistem air dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Namun ia juga mengaku kewalahan jika ia harus membangun penampungan untuk limbah-limbah tersebut.

"Jujur saja, kami tidak sanggup untuk menampung limbah sebanyak ini. Dalam sehari saja kami bisa mengolah hampir seribu tual sagu. Memang banyak masyarakat yang datang untuk mengambil repu (ampas sagu) untuk pakan ternak. Namun limbah yang kami produksi sangat banyak, sementara repu yang diambil para peternak tidak sebanyak yang kami hasilkan," bebernyanya.

Aktifitas pembuangan limbah sagu ke sungai ini tidak lepas dari lemahnya pengawasan BLH Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari 90-an industri pengolahan sagu yang ada, limbah yang dihasilkan bisa mencapai puluhan ribu meter kubik per hari dan sebagian besar berasal dari industri menengah.

Bahkan, sebagian industri kecil juga membuang limbah ke sungai tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Perbuatan tersebut jelas membuat air sungai menjadi kotor dan tercemar.

Sementara BLH Kepulauan Meranti hingga saat ini hanya sebatas melakukan sosialisasi Industri pengolahan air limbah (IPAL) tanpa ada tindakan tegas.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hendra Putra, S.Ip, mengaku telah melakukan sosialisasi penanggulangan pencemaran limbah industri kecil non limbah B3.

Dalam sosialisasi tersebut BLH mengundang sejumlah pemilik kilang sagu yang belum memiliki IPAL (Industri Pengolahan Air Limbah) pada April tahun lalu. "Kita sudah sampaikan ke pengusaha  agar mereka mengelelola limbah dengan baik. Seperti sistem pengelolaan limbah ini terpadu," katanya.

Hendra Putra mengungkapkan, seharusnya setiap kilang wajib memiliki IPAL. Sehingga, limbah yang dihasilkan dari kilang tidak langsung dialirkan ke laut karena bisa mengganggu keberadaan biota laut. {zamri]

   
 
Penyegelan SDN 006 Tagaraja Inhil Merupakan Tindakan Melanggar Hukum
Kamis, 20 September 2018 - 08:38

Wabup Lepas Peserta TDS Etape Hari Kedua
Kamis, 20 September 2018 - 08:24

Siap Bertarung di Kejurnas, Wabup Serahkan Bantuan Kepada Atlit Catur Cilik Meranti
Kamis, 20 September 2018 - 08:19

Sah, Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama Dengan Negeri istana
Kamis, 20 September 2018 - 08:17

Tabayyun ke LAMR, Ketua GP Ansor Purwaji Diusir Laskar dan FPI Riau
Rabu, 19 September 2018 - 16:10

Buwas Ngaku Curiga, BPK Temukan Persetujuan Impor Pangan Tidak Lalui Rakor
Rabu, 19 September 2018 - 15:56

Mendag Sebut Gudang Urusan Bulog, Buwas: Matamu, Se enak e Dewe
Rabu, 19 September 2018 - 15:46

Gus Ipul Minta Ansor dan Banser Hentikan Tolak Ustaz Abdul Somad
Rabu, 19 September 2018 - 15:16

Jajaran pengurus Pemuda BNN Diharapkan Menjadi Contoh bagi Masyarakat
Rabu, 19 September 2018 - 08:58

Sekda Inhil Resmikan Pembukaan Bazar Sempena MTQ
Rabu, 19 September 2018 - 08:54

Ketua DPC PKB Inhil Fokus Pertahankan Status PKB Sebagai Partai Pemenang Pileg
Rabu, 19 September 2018 - 08:51

Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com