Home
Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh | Legislator Dukung Langkah MUI Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG
Senin, 25 Maret 2019
/ Riau Region / 14:38:46 / Bupati Meranti dan Investor Teken MoU Program Kemitraan Bapak Angkat /
Bupati Meranti dan Investor Teken MoU Program Kemitraan Bapak Angkat
Rabu, 14 Maret 2018 - 14:38:46 WIB

TEBINGTINGGI BARAT - Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si, melakukan penandatanganan MoU Program Kemitraan Pola Bapak Angkat dalam Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Pranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat antara Kelompok Tani Kenunduk Putih dengan Sugiharto Tanuwidjaya.

Penandatanganan MoU langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si dan Sugiharto Tanuwidjaya serta Kepala Desa Tanjung Pranap Aswandi.

Penandatanganan kerjasama pengembangan lahan pertanian itu juga turut disaksikan oleh Camat Tebingtinggi Barat Drs. Idris Sudin, Kabag Humas dan Protokol Helfandi, Kabid Perindustrian Disperindag Rudi, Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Bonardo Purba serta rombongan investor dari Taiwan.

Dalam sambutannya, Bupati menyambut baik rencana Sugiharto Tanuwidjaya, sebagai bapak angkat dalam pengembangan lahan pertanian di Desa Tanjung Pranap. Diharapkan dengan terlaksananya program itu dapat memberdayakan lahan lahan tidur yang ada untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sekedar informasi, program bapak angkat yang akan dilaksanakan ini akan memggunakan lahan seluas 200 hektar, yang berlokasi di Desa Tanjung Pranap. Nantinya dilahan itu akan ditanami batang Jarak, biji bijian, sayur mayur, cabe, jagung dan lainnya yang dapat diserap oleh pasar dalam dan luar negeri.

Demi suksesnya program yang didukung penuh oleh Pemkab Kepulauan Meranti, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bupati Meranti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan turut memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan perkebunan yang produktif.

"Para investor luar negeri saja bersemangat dalam mengembangkan lahan perkebunan di Desa Tanjung Pranap, hendaknya semangat yang sama juga ada pada masyarakat," harap Bupati.

"Semoga program ini dapat mendorong gairah masyarakat untuk memanfaatkan dan mengelola lahan tidur di Desa Tanjung Pranap bersama bapak angkat," tambahnya.

Bupati juga berpesan, nantinya hasil perkebunan selain untuk kepentingan ekspor juga ada pembagian untuk masyarakat.

Diakui Bupati, Pemkab Kepulauan Meranti sangat serius mendukung program pengembangan pertanian di Desa Tanjung Pranap, karena menurutnya ini merupakan kegiatan produktif yang diyakini dapat mendorong taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan begitu angka kemiskinan yang cukup tinggi di Meranti berada diangka 29.8 persen dapat segera ditekan.

Lebih jauh dikatakan Bupati, dalam mengangkat taraf ekonomi masyarakat perlu terobosan, dan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan perkebunan produktif, ini diyakini merupakan salah satu cara yang efektif.

Kedepan dalam rangka mendukung pengembangan potensi perkebunan di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Pemkab Kepulauan Meranti akan berupaya membangun jalan akses yang dapat menghubungkan Selatpanjang - Buton.

Seperti diketahui, Pemkab Kepulauan Meranti didukung Pemprov Riau telah berupaya membangun jalan di kawasan Kampung Balak, namun karena kondisi alam yang tidak memungkinkan, proyek jalan tersebut sulit dituntaskan. Kedepan Pemkab akan mengupayakan lokasi baru sebagai alternatif, sehingga jalan tersebut dapat terhubung.

"Jika hal itu terwujud maka Desa Tanjung Pranap akan menjadi desa yang maju," ucapnya.

Dihadapan para investor dari Taiwan yang juga hadir, Bupati mengajak untuk turut memanfaatkan lahan lahan tidur yang banyak di Meranti untuk dijadikan perkebunan produktif. Seperti yang akan dilakukan di Kecamatan Pulau Merbau, dimana investor dari Taiwan akan membuka tambak udang dilahan seluas 1000 hektar.

"Saya harap investor Taiwan lainnya juga dapat memberdayakan lahan tidur yang ada di Kepulauan Meranti dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya.

Sementara itu, Bapak angkat kemitraan Sugiharto Tanuwidjaya, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Tanjung Pranap dalam pengembangan sektor pertanian setempat semoga dapat mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Kepada tokoh masyarakat, Sugiharto mengaku terkesan dengan potensi kebun cabe dan jagung yang dikembangkan oleh Kades Tanjung Pranap, yang dapat tumbuh dengan subur. Hal itu mendorong para peneliti Sugiharto untuk melakukan riset yang hasilnya menyatakan lahan tidur di Desa Tanjung Pranap sangat layak dijadikan lahan perkebunan.

Sugiharto juga berharap jaminan keamanan dan kemudahan investasi kepada Pemkab Kepulauan Meranti sehingga tahap demi tahap pekerjaan yang telah disusun dapat berjalan dengan lancar sehingga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan demi membantu masyarakat khususnya Desa Tanjung Pranap.

Sugiharto akan melakukan penanaman kacang, kedelai, biji bijian serta sayuran, dan tanaman yang telah sukses dipasaran, yakni biji jarak yang akan disebarluaskan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Untuk tahap awal akan dilakukan uji coba lahan masyarakat seluas 200 hektar, jika dalam tempo 6 bulan kedepan hasil perkebunan bisa tumbuh dengan subur, maka akan dilanjutkan dengan perjanjian atau MoU berikutnya.

Menyangkut konsep pertanian yang akan dikembangkannya, adalah konsep pertanian modern berstandar internasional, sehingga hasilnya dapat di ekspor untuk mencukupi kebutuhan lokal dan negara maju di asia.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Tanjung Pranap, Aswandi, atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak angkat Sugiharto yang masih melirik Desa Tanjung Pranap.

"Terima kasih kami ucapkan karena Tanjung Pranap sebuah desa terisolir masih dilirik oleh para investor, mudah mudahan kedepan Desa Tanjung Pranap yang terkenal dengan penghasil Kayu Balak, dapat kembali jaya seperti dahulu. Yang kali ini akan dijadikan pusat perkebunan dan tanaman hortikultura," ujarnya.

Kepala Desa Tanjung Pranap juga menginformasikan, kalau wilayahnya juga mendapat bantuan dari Badan Restorasi Gambut (BRG) seluas 10 hektar yang akan ditanami tanaman jagung.

Selain itu, Desa paling ujung di Kecamatan Tebingtinggi Barat ini akan didatangi rombongan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang akan mempraktekan tanaman Tumpang Sari.

Dengan dukungan berbagai pihak itu, Kepala Desa Tanjung Pranap, Aswandi meyakini desanya akan menjadi mutiara hitam di Kabupaten Kepulauan Meranti. (Mcr)

   
 
Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

Kapan Jokowi Besuk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com