Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ Mozaik / 14:49:56 / Suara Wanita Termasuk Aurat? /
Suara Wanita Termasuk Aurat?
Rabu, 14 Maret 2018 - 14:49:56 WIB

JAKARTA - Wanita pernah dianggap sebagai makhluk yang tidak terpandang di beberapa peradaban. Apa yang datang dari wanita dianggap jelek, termasuk suaranya. Perdebatan tentang apakah suara wanita aurat atau tidak seolah tak pernah berhenti. Bagaimana para ulama memandang permasalahan ini?

Menurut Syekh Yusuf Qaradhawi, suara wanita bukan termasuk aurat. Menurut ulama yang saat ini tinggal di Qatar ini, Alquran memperbolehkan laki-laki bertanya kepada istri-istri Nabi SAW dari balik tabir. Allah SWT berfirman, "...apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri nabi), maka mintalah dari belakang tabir.... " (QS al-Ahzab: 53).

Permintaan pertanyaan ini sudah tentu memerlukan jawaban dari Ummahatul Mukminin. Mereka juga biasa memberi fatwa kepada orang yang meminta fatwa kepada mereka dan meriwayatkan hadis bagi orang yang ingin mengambil hadis mereka.

Alquran juga mengisahkan anak Nabi Syuaib AS yang berkata kepada Nabi Musa AS. "... Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberi balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami...." (QS al-Qashash: 25). Begitu pula, Alquran menceritakan percakapan antara Nabi Sulaiman AS dan Ratu Bilqis.

Menurut Syekh Qaradhawi, yang dilarang bagi wanita adalah melunakkan pembicaraan untuk menarik laki-laki. Alquran mengistilahkan hal ini dengan al-khudhu bil qaul (memikat dalam berbicara) sebagaimana firman Allah SWT, "Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita lain, jika kamu bertakwa. Maka, janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik." (QS al-Ahzab: 32).

Allah SWT melarang wanita melakukan pembicaraan yang khudhu sehingga bisa memikat orang lain yang memiliki penyakit di hatinya. Namun, bukan berarti wanita sama sekali tidak boleh berbicara seperti di ujung ayat ditekankan boleh berbicara, tapi dengan perkataan yang baik.

Fitnah dari suara wanita bisa timbul jika digunakan untuk membangkitkan syahwat lawan jenis yang bukan muhrimnya.

Pendapat senada dikeluarkan oleh Komite Riset dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi. Menurut Lajnah Daimah Arab Saudi, suara wanita bukan termasuk aurat. Pada zaman Rasulullah SAW, kaum wanita terbiasa menyampaikan keluhan mereka dan pertanyaan tentang Islam kepada Nabi.

Hal yang sama juga dilakukan oleh kaum wanita pada zaman Khulafaurrasyidin dan para pemimpin setelah mereka. Kaum wanita juga mengucapkan dan menjawab salam kepada lelaki non-mahram tanpa ada satu ulama Islam pun yang mengingkari hal itu. Namun, mereka tidak boleh gemulai atau terlalu menunduk saat berbicara seperti yang telah diterangkan.

Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menambahkan tidak ditemukan dalil yang menunjukkan suara wanita itu aurat. Realitas sejarah para sahabat menunjukkan para sahabat laki-laki dan perempuan berinteraksi dengan istri Nabi SAW. Aisyah RA sendiri adalah sahabat kedua yang paling banyak meriwayatkan hadis.

Al-Alusi dalam kitab Ruh al-Ma’ani berpendapat bahwa suara wanita bukanlah termasuk aurat kecuali jika dikhawatirkan akan menimbulkan fitnah.

Syekh Wahbah Zuhaili dalam Fiqh Al Islami wa Adillatuhu berpendapat bahwa suara wanita menurut jumhur (mayoritas ulama) bukanlah aurat karena para sahabat Nabi mendengarkan suara para istri Nabi SAW untuk mempelajari hukum-hukum agama. Namun, diharamkan mendengarkan suara wanita yang disuarakan dengan melagukan dan mengeraskannya walaupun dalam membaca Alquran dengan sebab khawatir timbul fitnah.

Sumber : Dialog Jumat Republika

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com