Home
Diselimuti Asap, Jarak Pandang di Dumai Cuma 4 Kilometer | Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh
Senin, 25 Maret 2019
/ Ekbis / 14:19:39 / Puluhan Ribu Kontraktor Bangkrut Gara-Gara Pemimpin Berpaham Neoliberal /
Puluhan Ribu Kontraktor Bangkrut Gara-Gara Pemimpin Berpaham Neoliberal
Jumat, 16 Maret 2018 - 14:19:39 WIB

JAKARTA - 37.000 perusahaan kontraktor swasta bangkrut sebagaimana catatan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) tidak mengherankan terjadi di negeri ini.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi mengatakan, pemimpin negeri ini dan jajarannya merupakan orang-orang yang berpaham neoliberalis.

"Karena kalau neoliberal seperti yang dijalankan sekarang ini memang hanya akan menguntungkan pemilik modal besar, sementara pemilik modal menengah kayak kontraktor kelas menengah ya mati aja," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum III Gapensi, Bambang Rahmadi menguraikan bahwa catatan itu diperolehnya dari data penurunan jumlah anggota Gapensi dari sebelumnya sekitar 80.000 menjadi 43.000 anggota.

Bambang bilang hal itu terjadi karena pemerintah hanya memberikan 45 persen dari keseluruhan proyek infrastruktur kepada pihak swasta. Di sisi lain pemerintah memberikan 65 persen dari keseluruhan proyek infrastruktur kepada delapan kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kalau ekonomi ini kebijakannya hanya dua. Ikut pemilik modal atau berpihak kepada rakyat. Kalau ikut pemilik modal pasti lebih banyak keuntungan dinikmati yang di atas, investor luar negeri. Tapi kalau berpihak ke rakyat ya pasti akan untung banyak ya rakyatnya," lanjut Adhie.

Adhie menekankan negeri ini butuh sosok pemimpin yang lebih pro masyarakat kelas menengah ke bawah. 

"Jadi menurut saya sih kalau jalan ekonominya mengikuti apa yang dilakukan oleh Rizal Ramli ya rakyat kita yang menengah ke bawah pasti akan lebih sejahtera lah dibandingkan dengan ekonomi yang neoliberal ya," terangnya.

Jiwa aktivis yang melekat pada diri menteri koordinator bidang perekonomian era Presiden Gus Dur itulah yang diyakininya bakal mampu menaikkan derajat hidup rakyat Indonesia. Karena sejak usia belia, pria yang akrab disapa RR itu selalu menentang kebijakan pemerintahan orde baru yang dinilainya tak berpihak kepada rakyat.

"Kebetulan yang memiliki keberpihakan itu kan lebih banyak aktivis. Orang pergerakan seperti Soekarno berpihak kepada rakyat, Gus Dur berpihak kepada rakyat, kemudian Rizal Ramli. Ketika bukan orang pergerakan, keberpihakannya kepada rakyat kan nggak ada," urainya.

Tak hanya di Indonesia,menurut Adhie, di seluruh dunia pun demikian. Seorang berlatar aktivis yang menjadi pemimpin selalu mengeluarkan kebijakan pro rakyat ketimbang pemilik modal, apalagi asing.

"Morales, orang gerakan memimpin Bolivia juga berpihak kepada rakyat. Dua pemimpin kita juga yang berpihak kepada rakyat juga kebetulan Soekarno, Gus Dur," sebut dia, mencontohkan.

Namun demikian, Adhie mengingatkan bukan berarti setiap orang pergerakan memiliki naluri keberpihakan kepada rakyat kecil. Karenanya masyarakat tak boleh salah memilih aktivis sebagai pemimpin.

"Lihat kualitas orangnya juga, track record nya juga. Rizal Ramli sejak mahasiswa sudah berpihak kepada rakyat, begitu juga Soekarno sejak mahasiswa sudah berpihak kepada rakyat, Gus Dur juga sejak muda berpihak kepada rakyat. Jadi ada track record nya itu. Nggak mungkin keberpihakan itu muncul dalam waktu yang tiba-tiba. Paling kan Pemilu berpihak kepada rakyat, setelah Pemilu ngga lagi," tutup Adhie.[RMOL]

   
 
Dilengkapi Taman Wisata, Masjid Cheng Ho akan Berdiri di Rohil
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:54

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com