Home
Fenomena Aneh Sapi Beranak Dengan Dua Kepala di Indragiri Hulu | Tiga Calon Haji Asal Bengkalis Batal Berangkat | Pengamat: Jokowi Ketar-ketir Dengan Manuver Prabowo | Bupati Syamsuar Berharap Agar Pelaksanaan MTQ Dari Putra Putri Asli Siak | Syamsuar Sampaikan Harapan Agar Hubungan Baik Antara sesama Alumni Terus Terjaga | Serahkan Berkas Caleg ke KPU, Perindo Inhu Targetkan 1 Fraksi di DPRD
Selasa, 17 Juli 2018
/ Politik / 14:24:23 / Yusril: Kami Tidak Akan Mendukung Jokowi, Kalau Calon Tunggal Pilih Kotak Kosong /
WAWANCARA
Yusril: Kami Tidak Akan Mendukung Jokowi, Kalau Calon Tunggal Pilih Kotak Kosong
Jumat, 16 Maret 2018 - 14:24:23 WIB

JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) membuka pintu seluas-luasnya bagi aktivis Front Pembela Islam (FPI) dan eks anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

Berikut penjelasan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.

Betulkah PBB membuka pintu seluas-luasnya bagi ak­tivis FPI dan eks HTI menjadi bacaleg PBB?

Betul. Selama ini kan kami bantu mereka, dan mereka mem­bantu kami. Jadi saling memban­tulah. Karena itu kalau dari ka­langan HTI dan FPI mau masuk PBB silakan, kami siap meneri­ma. Tapi kami tidak terbatas pada merekrut dari kedua ormas ini, dari ormas lain juga. Misalnya kalau anggota NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), Kahmi (Korps Alumni HMI) dan ormas lainnya mau gabung, kami terbuka buat mereka.

Jadi siapa saja yang mau gabung jadi caleg PBB silakan, kami membuka peluang buat mereka. Hanya ada tiga golon­gan yang kami tidak terima.

Golongan apa saja itu?
Pertama PKI, kedua kelom­pok penista agama, dan ketiga kelompok pendukung LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Ketiga golongan itu kami enggak terima. Kalau yang lainnya oke, oke saja, sepanjang memenuhi persyara­tan yang diatur undang-undang, kami membuka kesempatan untuk bergabung. Siapa saja yang bergabung nanti kami seleksi, kami berikan pembeka­lan dan lain-lain, dengan hara­pan PBB bisa jadi partai yang mencakup segala segmen dalam masyarakat, dan berperan aktif dalam keragaman. Karena kami ingin PBB memperoleh keme­nangan yang lebih besar.

Selama ini kan banyak ka­langan menganggap kedua ormas itu radikal. PBB tidak khawatir dicap menganut pa­ham radikal?
HTI sih tidak. HTI itu sebe­narnya cara-caranya damai. Tapi siapapun yang gabung ke PBB pasti akan kami bekali, dan kami berikan training soal ideologi, agar pemikirannya sejalan dengan PBB. PBB ini kan dikenal sebagai partai yang moderat, partai yang modernis yang menjunjung tinggi ajaran Islam. Dalam berpolitik PBB melakukan ijtihad, dalam arti membuka pikiran seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya, serta berupaya menerapkan Islam da­lam rangka menyelesaikan perso­alan yang dihadapi bangsa ini.

Selama ini yang dilihat dari saya kan pendekatan yang ra­sional. Jadi enggak usah ada kekhawatiran PBB akan berubah menjadi kelompok radikal. PBB itu bukan radikal, bukan ekstri­mis, tetapi partai yang moderat. Sepanjang sejarahnya PBB tidak pernah terlibat dalam kejahatan, tidak pernah terlibat dalam konflik, dan tidak pernah terlibat korupsi.

Tidak ada satupun pimpinan PBB yang pernah ditangkap gara-gara korupsi. Jadi PBB betul-betul partai yang menjan­jikan, karena PBB adalah partai yang Islami sekaligus partai ke­bangsaan. Jadi tegas pembelaan kami terhadap Islam, tapi juga tegas pembelaan kami terhadap bangsa.

Persepsi masyarakat kan tidak bisa diatur, sehingga bisa jadi masyarakat justru berpersepsi negatif karena hal ini?
Enggaklah, menurut saya orang justru akan berpikir positif. Karena kan kesan orang HTI itu didzolimi pemerintah, dan kami membela yang didzolimi itu. Dan sikap kami itu jelas sekali dalam membela Islam. Kami tidak hanya membantu HTI, tapi kami juga membela tokoh-tokoh Islam yang dikriminalisasi dan aktivis-aktivis yang dituduh makar. Jadi jelas PBB itu partai yang membela rakyat, mem­bela mereka yang ditindas dan didzolimi. Kami membantunya juga tanpa kekerasan, melainkan dengan cara-cara damai.

Kami mendukung HTI kar­ena ada dugaan kuat mereka didzolimi oleh pemerintah, kar­ena ada kepentingan asing. Jadi sebetulnya kami membela bangsa, membela Islam. Tidak ada pikiran untuk makar dan se­bagainya. Jadi jangan ada-adain yang enggak ada. Sekarang siapa yang berani lawan penguasa ketika Islam didzolimi? Cuma PBB.

PBB sampai hari ini alhamdu­lillah tegas terhadap pendirian. Kami sudah menyatakan bahwa tidak mendukung pencalonan Jokowi lagi. Jadi kalau misal­kan nanti ternyata calon tung­gal, ya kami akan pilih kotak kosong.

Tadi Anda bilang akan ada pembekalan terhadap semua bacaleg yang daftar ke PBB. Seperti apa pembekalannya?

Betul. Jadi bagi yang mau jadi anggota PBB itu kami kasih pembekalan dan kaderi­sasi. PBB itu seperti pelangi, karena merekrut dari berbagai komponen masyarakat. Di tahun awal politik ini PBB membuka diri terhadap semua golongan. Mulai dari yang moderat sampai yang bicara keras itu kami re­krut. Makanya butuh pembeka­lan guna menyamakan ideologi dengan PBB.

Sejauh ini apa sudah ada anggota FPI dan eks HTI yang daftar?
Saya belum tahu ya, karena sa­ya belum bisa cek. Pendaftaran itu dilakukan melalui cabang-cabang partai. Kami punya 560 cabang, kami punya 36 wilayah. Tapi saya dengar di beberapa daerah sudah ada yang daftar. Tapi saya tidak tahu persisnya, karena belum memonitor. Yang jelas kami membuka kesem­patan bagi siapa saja, kecuali tiga golongan tadi. Dan saya ingin sampaikan juga kalau PBB ini partai ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Artinya bukan Syiah dan bukan Wahabi. Saya ingatkan supaya jangan sampai pelecahan di masa lalu kembali terjadi. [RMOL]

   
 
Produk CPO dari Riau Belum Terimbas Konflik Dagang AS
Senin, 16 Juli 2018 - 08:56

Satu Korban Terjepit Kapal Tongkang Akhirnya Meninggal
Senin, 16 Juli 2018 - 08:39

Bupati Wardan Tepuk Tepung Tawar 89 CJH Korpri Inhil
Senin, 16 Juli 2018 - 08:34

Kantor Jaringan BRK Menjadi Layanan Perbankan Pertama Di Senayang Kabupaten Lingga
Minggu, 15 Juli 2018 - 08:01

Hazard Blak-blakan Ingin Hengkang dari Chelsea
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:55

Pengamat: Jokowi Ingin Redam Manuver PKB
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:53

Bupati Anambas Resmikan Kantor Kas ke 41 Bank Riau Kepri di Kecamatan Palmatak
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:04

Pemkab Kepulauan Anambas Wujudkan CSR Dari Bank Riau Kepri Berupa Musholla
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:48

Akhirnya Menteri Susi Pudjiastuti Tuti Dapat Ijazah SMA, Begini Perjalanannya
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:15

Inhil Mengharapkan Generasi Muda Menjadi Generasi Penerus Bangsa
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:11

Produksi Kelapa Capai 10 Juta Perhari, Dewan Inhil Sebut Melibatkan UMKM adalah Solusi Terbaik
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:08

Rp 2,2 T DBH Riau Masih Tunda Bayar oleh Pusat
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:06

Yuk, Kenali Gejala Campak dan Rubella Serta Pencegahannya
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:04

Sistem InPAS, Bupati Inhil: Ini Terobosan Cerdas di Era Digital
Minggu, 15 Juli 2018 - 05:59

Jelang Asian Games, Antisipasi Karhutla Dimaksimalkan
Kamis, 12 Juli 2018 - 22:43

Pendaftaran Caleg Diprediksi Membludak Dimenit Terakhir
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:49

Harga Tandan Buah Segar Naik Rp22,39 per Kilogram
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:47

Dinas Peternakan Tingkatkan Pengawasan Hewan Qurban
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:45

Gerindra Dapat Laporan Warga Kapolda Sumut Tidak Netral
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:28

Akan Habis Kontraknya 2020, Empat Blok Migas Laku Dilelang
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:59

228 Calon Haji Siak Siap Berangkat ke Jeddah
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:45

Pemerintah Diminta Utamakan Pengangkatan Guru Honorer K2
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:43

Survei KedaiKOPI: Jokowi dan Prabowo Kurang Religius
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:36

Prancis Menunggu Inggris atau Kroasia di Final
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com