Home
Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh | Legislator Dukung Langkah MUI Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG
Senin, 25 Maret 2019
/ Nasional / 10:19:42 / Jokowi Diingatkan, Pemerintahan Sentralisasi Bisa Bikin Indonesia Hilang /
Jokowi Diingatkan, Pemerintahan Sentralisasi Bisa Bikin Indonesia Hilang
Minggu, 15 April 2018 - 10:19:42 WIB

JAKARTA - Pemerintahan di era Presiden Joko Widodo ini belumlah berubah bagi kemajuan masyarakat Indonesia di daerah-daerah. Nyatanya, pengelolaan pemerintahan dan pengelolaan negara masih saja sentralistik, tidak beda dengan era presiden-presiden Indonesia terdahulu.

Ketua Umum Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) Annar S Sampetoding mengatakan, meski di era Jokowi ini sudah ada perubahan, seperti dalam hal penyampaian aspirasi tidak melulu melalui lembaga-lembaga seperti Lemhanas atau lembaga lainnya, namun sentralisme pemerintah dan negara masih bercokol kuat.

Pola pengelolaan yang sentralistik ini, menurut Annar, tidak akan membawa banyak manfaat bagi pengembangan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah.

"Memang pemerintahan sekarang pemikirannya lebih kongkrit dan efisien, tidak melulu harus lapor lembaga ini itu lagi, karena masalah Iindonesia semakin hari semakin kompleks. Tetapi, Pemerintah Pusat saat ini pun tidak mau berubah. Indonesia ini terlalu luas hanya diatur Jakarta saja,” tutur Annar S Sampetoding kepada redaksi, Sabtu (14/4).

Memang, lanjut dia, adanya pro kontra dari prediksi yang menyebut bahwa Indonesia bisa bubar jika masih dikelola secara sentralistik, perlu dipikirkan secara obyektif.

Sebab, lanjut Annar, meski diakui bahwa sosok Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia cukup disenangi oleh sebagian besar masyarakat, namun warning yang sempat dilontarkan Prabowo Subianto soal Indonesia bubar 2030 juga tidak boleh dianggap remeh.

"Saya setuju dengan warning Prabowo untuk kita ambil dari sisi positifnya,” ujarnya.

Bagi Annar, warning itu juga sebagai peringatan bagi Pemerintah Pusat hari ini, bahwa kalau sistim pemerintahan sentralisasi dipertahankan seperti ini terus, Indonesia akan hilang.

"Seperti nasibnya Uni Soviet dan lainnya,” ujar Annar.

Sebagai seorang pengusaha yang berasal dari Kawasan Indonesia Timur, lanjut Annar, dia sering melihat langsung ketimpangan yang jauh antara Pulau Jawa, khususnya Jakarta dengan kondisi di daerah-daerah.

"Di Indonesia Timur sangat merasakan ketimpangan,” ujarnya.

Dia pun memperingatkan, walau sebanyak apapun uang yang dimiliki Indonesia, jika pengelolaannya tidak merata dan tidak adil karena masih menerapkan sentralisme, maka semua itu hanya kesia-siaan saja, takkan sanggup menyejahterakan masyarakat.

"Biar uang satu gunung membangun infrastruktur, tetapi kalau perihal yang prinsip tidak berubah, ya sama dengan membuang garam di laut,” ujarnya.

Dia mengaku, pada awal pemerintahan, Annar berada dalam satu garis seperjuangan dengan Jusuf Kalla, untuk membangun Kawasan Indonesia Timur yang lebih baik dan lebih sejahtera masyarakatnya.

"Saya sudah sejak 1989 bersama Pak Jusuf Kalla, seperjuangan untuk perubahan Indonesia Timur, tetapi setelah beliau menjadi Wakil Presiden, ya terlupa perjuangan kita bersama,” demikian Annar. [rmol]

   
 
Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

Kapan Jokowi Besuk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com