Home
Ummat Muslim Dumai Diajak Jihad Politik di Tahun 2019 | Wabup Inhil Tinjau Kondisi Jalan Sungai Beringin Tembilahan | Ada Kiai Maaruf, Kenapa Umat Islam Masih Dukung Prabowo Subianto? | Diduga Melakukan Penghinaan, Mahasiswa Polisikan Rektor | Buaya Terperangkap di Salurkan Irigasi Kuansing Saat Banjir | OJK Belum Terima Nama Calon Dirut Bank Riau Kepri
Selasa, 11 Desember 2018
/ Peristiwa / 10:53:16 / Tragedi Titanic, Karamnya Kapal yang Diklaim Tak Bisa Tenggelam /
Tragedi Titanic, Karamnya Kapal yang Diklaim Tak Bisa Tenggelam
Minggu, 15 April 2018 - 10:53:16 WIB

KETIKA White Star Line, perusahaan galangan kapal Inggris, selesai membangun RMS Titanic, para petingginya mengklaim dengan pongahnya armada tersebut tidak akan bisa tenggelam. Akan tetapi, kapal tersebut justru karam dalam pelayaran pertama dari Inggris menuju Amerika Serikat (AS).

Titanic dibangun dengan misi menjadi kapal paling mewah di dunia pada dekade 1910. Kapal tersebut berukuran panjang 274 meter (m) dengan tinggi mencapai 30 m. Titanic diklaim dapat melaju hingga kecepatan 30 knot, yang tercepat saat itu.

Klaim tidak bisa tenggelam itu bukan hanya omong kosong belaka. Titanic dirancang memiliki kompartemen kedap air yang dibuat khusus oleh White Star Line. Kompartemen khusus itu membuat Titanic terlihat tidak akan bisa tenggelam karena kemasukan air.

Kapal mewah itu lantas berangkat pada April 1912 dari pelabuhan Southampton, Inggris, dengan tujuan New York, Amerika Serikat (AS). Titanic dijadwalkan singgah di Cherbourg, Prancis, dan Queenstown, Irlandia. Kapal besar itu membawa lebih dari 2.206 penumpang, termasuk 898 kru.

Melansir dari History, Minggu (15/4/2018), musim dingin yang relatif sejuk menghasilkan beberapa bongkahan es di Samudera Atlantik Utara. Namun, para kru Titanic, yang meyakini kapal mereka tidak akan tenggelam, tidak peduli dengan peringatan adanya bongkahan es.

Pada 14 April 1912 malam, kapal-kapal lain di area tersebut melaporkan adanya bongkahan es lewat radio. Sayangnya, pesan tersebut tidak pernah sampai ke pengawas atau bahkan kapten kapal Titanic. Kru kapal akhirnya sadar ada bongkahan es besar yang pertama kali terlihat pada 23.40 waktu setempat.

Meski tabrakan dengan bongkahan es berhasil dihindari, sisi kanan kapal menyerempet dengan cukup keras sehingga enam kompartemen terbuka lebar. Celakanya, Titanic hanya dirancang untuk menampung kebocoran air hanya untuk empat kompartemen saja.

Kru kapal langsung meminta bantuan dengan mengirim sinyal darurat ke kapal-kapal yang berada di sekitar area tersebut. Merasa pesan tidak sampai, kru kapal segera memerintahkan agar para penumpang dievakuasi dengan menggunakan sekoci. Sayangnya, kapasitas angkut semua sekoci hanya cukup untuk setengah dari total penumpang Titanic.

Kondisi semakin buruk karena kru tidak terlatih menggunakan sekoci karena tidak pernah ada latihan tindakan darurat. Kru kapal memutuskan untuk menyelamatkan para perempuan dan anak-anak yang ada di kelas satu. Sementara perempuan penumpang di kelas tiga baru diselamatkan setelah yang ada di kelas satu berhasil terangkut.

Penumpang laki-laki dewasa dibiarkan berada di kapal hingga tenggelam sementara perempuan diselamatkan. Akan tetapi, Presiden White Star Line, Bruce Ismay, tanpa malu-malu melompat ke kapal sekoci terakhir meski masih banyak anak-anak dan perempuan di atas kapal yang mulai tenggelam.

Pada Minggu 15 April 1912, sekira pukul 02.20 waktu setempat, Titanic akhirnya tenggelam. Kapal sempat terpecah menjadi dua sebelum karam ke dasar laut. Meski Bruce Ismay menyelamatkan diri, Kapten Edward Smith memilih untuk mati bersama Titanic.

Penumpang yang berhasil menyelamatkan diri akhirnya diangkut oleh kapal Carpathia yang tiba sekira satu jam kemudian. Sekira 705 orang yang berhasil diselamatkan dengan sekoci dapat duduk manis di Carpathia. Sementara para penumpang yang tercebur ke Samudera Atlantik yang dingin, tewas.

Otoritas terkait menyalahkan awak dan kapten kapal atas tragedi tersebut. Setelah kecelakaan, baru lah sejumlah peningkatan standar keselamatan diberlakukan, terutama keharusan menyediakan jumlah sekoci yang mampu menampung seluruh penumpang kapal.

Tenggelamnya Titanic lantas menjadi cerita legendaris mengenai bahayanya keangkuhan terhadap alam. Bangkai kapal tersebut baru dapat ditemukan pada 1985. Para penyelam akhirnya berhasil mencapai lokasi karamnya Titanic di dasar Samudera Atlantik.

(OKZ)

   
 
Model Baru Segera Tayang, Begini Nasib Avanza Xenia Bekas
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:53

Deretan Mobil Bekas Irit BBM Versi Pedagang
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:48

Reuni 212 Tanpa Tokoh Setral, Tokoh Sentral Adalah Rakyat Itu Sendiri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:31

Waspada Banjir, Siang Ini PLTA Koto Panjang Buka Pintu Pelimpahan Setinggi 120 Cm
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:19

Malam Minggu Riau Bakal Diguyur Hujan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:17

Aksi 212 Dinilai Dongkrak Prabowo, Gerus Elektabilitas Jokowi
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:37

Menangkan Jokowi Di Jateng, Nasdem Sebar Ribuan Purnawirawan TNI-Polri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:29

Ustaz Abdul Somad Ajak Jamaah Datangi TPS Di Hari Pencoblosan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:26

Pelaku Usaha Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Syariah
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:14

Rohil Segera Miliki Pelabuhan Berskala Internasional
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:06

Bandingkan Kasus Habib Bahar Dengan Bupati Boyolali, Korsa: Polri Pilih Kasih!
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:57

Pengorbanan Besar Umat Islam Saat Tujuh Kata Di Piagam Jakarta Dicoret
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:52

MC Metallica 1993 Jelaskan Keajaiban Reuni 212
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:50

Seruan Habib Rizieq Di Reuni 212 Bukanlah Kampanye
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:45

Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:32

Bangun Tol Riau-Sumbar, PT HK Mulai Mobilisasi Peralatan dari Sicincin ke Pekanbaru
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:18

Jalan Lintas Riau-Sumbar Sering Longsor, Dewan Saran Buat Bangunan Penahan Dinding Bukit
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:07

Fokus Ornop Inhil Gelar Rapat Kerja
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:57

Wardan Lantik Pj Kades Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:54

Kubu Prabowo: Kami tak Diuntungkan Media
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:12

Kuasa Hukum Yakin Habib Bahar Tidak Akan Jadi Tersangka
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:09

Condong ke Jokowi, PBB Akui Ada Caleg Dukung Prabowo
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:02

Pemprov Riau Pastikan Elpiji 3 Kg Cukup Hingga Akhir Tahun
Kamis, 06 Desember 2018 - 16:01

Diduga Hamili Pacar, Oknum Brimob Dilaporkan ke Propam Polda Riau
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com