Home
Fenomena Aneh Sapi Beranak Dengan Dua Kepala di Indragiri Hulu | Tiga Calon Haji Asal Bengkalis Batal Berangkat | Pengamat: Jokowi Ketar-ketir Dengan Manuver Prabowo | Bupati Syamsuar Berharap Agar Pelaksanaan MTQ Dari Putra Putri Asli Siak | Syamsuar Sampaikan Harapan Agar Hubungan Baik Antara sesama Alumni Terus Terjaga | Serahkan Berkas Caleg ke KPU, Perindo Inhu Targetkan 1 Fraksi di DPRD
Selasa, 17 Juli 2018
/ Peristiwa / 10:53:16 / Tragedi Titanic, Karamnya Kapal yang Diklaim Tak Bisa Tenggelam /
Tragedi Titanic, Karamnya Kapal yang Diklaim Tak Bisa Tenggelam
Minggu, 15 April 2018 - 10:53:16 WIB

KETIKA White Star Line, perusahaan galangan kapal Inggris, selesai membangun RMS Titanic, para petingginya mengklaim dengan pongahnya armada tersebut tidak akan bisa tenggelam. Akan tetapi, kapal tersebut justru karam dalam pelayaran pertama dari Inggris menuju Amerika Serikat (AS).

Titanic dibangun dengan misi menjadi kapal paling mewah di dunia pada dekade 1910. Kapal tersebut berukuran panjang 274 meter (m) dengan tinggi mencapai 30 m. Titanic diklaim dapat melaju hingga kecepatan 30 knot, yang tercepat saat itu.

Klaim tidak bisa tenggelam itu bukan hanya omong kosong belaka. Titanic dirancang memiliki kompartemen kedap air yang dibuat khusus oleh White Star Line. Kompartemen khusus itu membuat Titanic terlihat tidak akan bisa tenggelam karena kemasukan air.

Kapal mewah itu lantas berangkat pada April 1912 dari pelabuhan Southampton, Inggris, dengan tujuan New York, Amerika Serikat (AS). Titanic dijadwalkan singgah di Cherbourg, Prancis, dan Queenstown, Irlandia. Kapal besar itu membawa lebih dari 2.206 penumpang, termasuk 898 kru.

Melansir dari History, Minggu (15/4/2018), musim dingin yang relatif sejuk menghasilkan beberapa bongkahan es di Samudera Atlantik Utara. Namun, para kru Titanic, yang meyakini kapal mereka tidak akan tenggelam, tidak peduli dengan peringatan adanya bongkahan es.

Pada 14 April 1912 malam, kapal-kapal lain di area tersebut melaporkan adanya bongkahan es lewat radio. Sayangnya, pesan tersebut tidak pernah sampai ke pengawas atau bahkan kapten kapal Titanic. Kru kapal akhirnya sadar ada bongkahan es besar yang pertama kali terlihat pada 23.40 waktu setempat.

Meski tabrakan dengan bongkahan es berhasil dihindari, sisi kanan kapal menyerempet dengan cukup keras sehingga enam kompartemen terbuka lebar. Celakanya, Titanic hanya dirancang untuk menampung kebocoran air hanya untuk empat kompartemen saja.

Kru kapal langsung meminta bantuan dengan mengirim sinyal darurat ke kapal-kapal yang berada di sekitar area tersebut. Merasa pesan tidak sampai, kru kapal segera memerintahkan agar para penumpang dievakuasi dengan menggunakan sekoci. Sayangnya, kapasitas angkut semua sekoci hanya cukup untuk setengah dari total penumpang Titanic.

Kondisi semakin buruk karena kru tidak terlatih menggunakan sekoci karena tidak pernah ada latihan tindakan darurat. Kru kapal memutuskan untuk menyelamatkan para perempuan dan anak-anak yang ada di kelas satu. Sementara perempuan penumpang di kelas tiga baru diselamatkan setelah yang ada di kelas satu berhasil terangkut.

Penumpang laki-laki dewasa dibiarkan berada di kapal hingga tenggelam sementara perempuan diselamatkan. Akan tetapi, Presiden White Star Line, Bruce Ismay, tanpa malu-malu melompat ke kapal sekoci terakhir meski masih banyak anak-anak dan perempuan di atas kapal yang mulai tenggelam.

Pada Minggu 15 April 1912, sekira pukul 02.20 waktu setempat, Titanic akhirnya tenggelam. Kapal sempat terpecah menjadi dua sebelum karam ke dasar laut. Meski Bruce Ismay menyelamatkan diri, Kapten Edward Smith memilih untuk mati bersama Titanic.

Penumpang yang berhasil menyelamatkan diri akhirnya diangkut oleh kapal Carpathia yang tiba sekira satu jam kemudian. Sekira 705 orang yang berhasil diselamatkan dengan sekoci dapat duduk manis di Carpathia. Sementara para penumpang yang tercebur ke Samudera Atlantik yang dingin, tewas.

Otoritas terkait menyalahkan awak dan kapten kapal atas tragedi tersebut. Setelah kecelakaan, baru lah sejumlah peningkatan standar keselamatan diberlakukan, terutama keharusan menyediakan jumlah sekoci yang mampu menampung seluruh penumpang kapal.

Tenggelamnya Titanic lantas menjadi cerita legendaris mengenai bahayanya keangkuhan terhadap alam. Bangkai kapal tersebut baru dapat ditemukan pada 1985. Para penyelam akhirnya berhasil mencapai lokasi karamnya Titanic di dasar Samudera Atlantik.

(OKZ)

   
 
Produk CPO dari Riau Belum Terimbas Konflik Dagang AS
Senin, 16 Juli 2018 - 08:56

Satu Korban Terjepit Kapal Tongkang Akhirnya Meninggal
Senin, 16 Juli 2018 - 08:39

Bupati Wardan Tepuk Tepung Tawar 89 CJH Korpri Inhil
Senin, 16 Juli 2018 - 08:34

Kantor Jaringan BRK Menjadi Layanan Perbankan Pertama Di Senayang Kabupaten Lingga
Minggu, 15 Juli 2018 - 08:01

Hazard Blak-blakan Ingin Hengkang dari Chelsea
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:55

Pengamat: Jokowi Ingin Redam Manuver PKB
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:53

Bupati Anambas Resmikan Kantor Kas ke 41 Bank Riau Kepri di Kecamatan Palmatak
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:04

Pemkab Kepulauan Anambas Wujudkan CSR Dari Bank Riau Kepri Berupa Musholla
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:48

Akhirnya Menteri Susi Pudjiastuti Tuti Dapat Ijazah SMA, Begini Perjalanannya
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:15

Inhil Mengharapkan Generasi Muda Menjadi Generasi Penerus Bangsa
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:11

Produksi Kelapa Capai 10 Juta Perhari, Dewan Inhil Sebut Melibatkan UMKM adalah Solusi Terbaik
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:08

Rp 2,2 T DBH Riau Masih Tunda Bayar oleh Pusat
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:06

Yuk, Kenali Gejala Campak dan Rubella Serta Pencegahannya
Minggu, 15 Juli 2018 - 06:04

Sistem InPAS, Bupati Inhil: Ini Terobosan Cerdas di Era Digital
Minggu, 15 Juli 2018 - 05:59

Jelang Asian Games, Antisipasi Karhutla Dimaksimalkan
Kamis, 12 Juli 2018 - 22:43

Pendaftaran Caleg Diprediksi Membludak Dimenit Terakhir
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:49

Harga Tandan Buah Segar Naik Rp22,39 per Kilogram
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:47

Dinas Peternakan Tingkatkan Pengawasan Hewan Qurban
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:45

Gerindra Dapat Laporan Warga Kapolda Sumut Tidak Netral
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:28

Akan Habis Kontraknya 2020, Empat Blok Migas Laku Dilelang
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:59

228 Calon Haji Siak Siap Berangkat ke Jeddah
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:45

Pemerintah Diminta Utamakan Pengangkatan Guru Honorer K2
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:43

Survei KedaiKOPI: Jokowi dan Prabowo Kurang Religius
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:36

Prancis Menunggu Inggris atau Kroasia di Final
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com