Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ Peristiwa / 10:53:16 / Tragedi Titanic, Karamnya Kapal yang Diklaim Tak Bisa Tenggelam /
Tragedi Titanic, Karamnya Kapal yang Diklaim Tak Bisa Tenggelam
Minggu, 15 April 2018 - 10:53:16 WIB

KETIKA White Star Line, perusahaan galangan kapal Inggris, selesai membangun RMS Titanic, para petingginya mengklaim dengan pongahnya armada tersebut tidak akan bisa tenggelam. Akan tetapi, kapal tersebut justru karam dalam pelayaran pertama dari Inggris menuju Amerika Serikat (AS).

Titanic dibangun dengan misi menjadi kapal paling mewah di dunia pada dekade 1910. Kapal tersebut berukuran panjang 274 meter (m) dengan tinggi mencapai 30 m. Titanic diklaim dapat melaju hingga kecepatan 30 knot, yang tercepat saat itu.

Klaim tidak bisa tenggelam itu bukan hanya omong kosong belaka. Titanic dirancang memiliki kompartemen kedap air yang dibuat khusus oleh White Star Line. Kompartemen khusus itu membuat Titanic terlihat tidak akan bisa tenggelam karena kemasukan air.

Kapal mewah itu lantas berangkat pada April 1912 dari pelabuhan Southampton, Inggris, dengan tujuan New York, Amerika Serikat (AS). Titanic dijadwalkan singgah di Cherbourg, Prancis, dan Queenstown, Irlandia. Kapal besar itu membawa lebih dari 2.206 penumpang, termasuk 898 kru.

Melansir dari History, Minggu (15/4/2018), musim dingin yang relatif sejuk menghasilkan beberapa bongkahan es di Samudera Atlantik Utara. Namun, para kru Titanic, yang meyakini kapal mereka tidak akan tenggelam, tidak peduli dengan peringatan adanya bongkahan es.

Pada 14 April 1912 malam, kapal-kapal lain di area tersebut melaporkan adanya bongkahan es lewat radio. Sayangnya, pesan tersebut tidak pernah sampai ke pengawas atau bahkan kapten kapal Titanic. Kru kapal akhirnya sadar ada bongkahan es besar yang pertama kali terlihat pada 23.40 waktu setempat.

Meski tabrakan dengan bongkahan es berhasil dihindari, sisi kanan kapal menyerempet dengan cukup keras sehingga enam kompartemen terbuka lebar. Celakanya, Titanic hanya dirancang untuk menampung kebocoran air hanya untuk empat kompartemen saja.

Kru kapal langsung meminta bantuan dengan mengirim sinyal darurat ke kapal-kapal yang berada di sekitar area tersebut. Merasa pesan tidak sampai, kru kapal segera memerintahkan agar para penumpang dievakuasi dengan menggunakan sekoci. Sayangnya, kapasitas angkut semua sekoci hanya cukup untuk setengah dari total penumpang Titanic.

Kondisi semakin buruk karena kru tidak terlatih menggunakan sekoci karena tidak pernah ada latihan tindakan darurat. Kru kapal memutuskan untuk menyelamatkan para perempuan dan anak-anak yang ada di kelas satu. Sementara perempuan penumpang di kelas tiga baru diselamatkan setelah yang ada di kelas satu berhasil terangkut.

Penumpang laki-laki dewasa dibiarkan berada di kapal hingga tenggelam sementara perempuan diselamatkan. Akan tetapi, Presiden White Star Line, Bruce Ismay, tanpa malu-malu melompat ke kapal sekoci terakhir meski masih banyak anak-anak dan perempuan di atas kapal yang mulai tenggelam.

Pada Minggu 15 April 1912, sekira pukul 02.20 waktu setempat, Titanic akhirnya tenggelam. Kapal sempat terpecah menjadi dua sebelum karam ke dasar laut. Meski Bruce Ismay menyelamatkan diri, Kapten Edward Smith memilih untuk mati bersama Titanic.

Penumpang yang berhasil menyelamatkan diri akhirnya diangkut oleh kapal Carpathia yang tiba sekira satu jam kemudian. Sekira 705 orang yang berhasil diselamatkan dengan sekoci dapat duduk manis di Carpathia. Sementara para penumpang yang tercebur ke Samudera Atlantik yang dingin, tewas.

Otoritas terkait menyalahkan awak dan kapten kapal atas tragedi tersebut. Setelah kecelakaan, baru lah sejumlah peningkatan standar keselamatan diberlakukan, terutama keharusan menyediakan jumlah sekoci yang mampu menampung seluruh penumpang kapal.

Tenggelamnya Titanic lantas menjadi cerita legendaris mengenai bahayanya keangkuhan terhadap alam. Bangkai kapal tersebut baru dapat ditemukan pada 1985. Para penyelam akhirnya berhasil mencapai lokasi karamnya Titanic di dasar Samudera Atlantik.

(OKZ)

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com